Miom Bisa Hilang Tanpa Harus Angkat Rahim, Apakah Bisa? RS Mandaya Puri Punya Solusinya

Miom Bisa Hilang Tanpa Harus Angkat Rahim, Apakah Bisa? RS Mandaya Puri Punya Solusinya

Miom rahim atau uterine fibroids merupakan pertumbuhan jaringan yang tersusun dari otot dan jaringan ikat di dalam atau pada dinding rahim. Kondisi ini umum dialami perempuan dan sebagian besar bersifat jinak, bukan kanker.

Walaupun umumnya tidak bersifat kanker, miom dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejalanya meliputi nyeri panggul, menstruasi dengan perdarahan berlebihan, hingga perdarahan vagina yang tidak teratur. Keluhan yang muncul dapat berbeda-beda, bergantung pada ukuran, jumlah, dan lokasi miom.

Salah satu pilihan penanganan miom tanpa sayatan operasi adalah teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) yang tersedia di RS Mandaya Royal Puri. Prosedur ini menggunakan gelombang suara berintensitas tinggi yang difokuskan pada jaringan miom untuk merusaknya. Dengan demikian, HIFU dapat menjadi alternatif penanganan bagi pasien yang ingin mengatasi miom tanpa menjalani operasi pengangkatan rahim, selama sesuai dengan hasil evaluasi dokter.

Konsultasi dokter

Mengenal teknologi HIFU untuk menangani miom tanpa angkat rahim

Pada kondisi tertentu, miom rahim dapat memerlukan tindakan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim, terutama apabila menimbulkan gejala berat atau penanganan lain tidak memberikan hasil yang diharapkan. Namun, histerektomi bukan satu-satunya pilihan penanganan. Pasien dapat mempertimbangkan alternatif lain, seperti HIFU, sesuai dengan kondisi medis masing-masing.

HIFU
HIFU

HIFU merupakan prosedur medis yang memanfaatkan gelombang ultrasound untuk menangani jaringan sasaran tanpa memerlukan sayatan operasi. Karena tidak melibatkan pembedahan konvensional, prosedur ini tergolong noninvasif.

Cara kerja HIFU untuk mengatasi miom rahim

Berbeda dengan ultrasonografi (USG) biasa yang digunakan untuk menghasilkan gambaran organ dalam tubuh, HIFU memanfaatkan energi gelombang suara untuk merusak jaringan yang menjadi sasaran terapi. Berikut tahapan mekanisme kerjanya:

  • Memusatkan gelombang suara pada jaringan miom. Gelombang ultrasound diarahkan dan difokuskan pada area miom yang akan ditangani. Mekanismenya menyerupai kaca pembesar yang memusatkan sinar matahari pada satu titik.
  • Meningkatkan suhu jaringan sasaran. Energi gelombang suara yang terkonsentrasi meningkatkan suhu jaringan miom sehingga menyebabkan kerusakan jaringan melalui proses yang disebut ablasi.
  • Meminimalkan kerusakan jaringan di sekitarnya. Gelombang suara dapat melewati lapisan jaringan lain, seperti kulit, sebelum mencapai jaringan sasaran. Hal ini membantu membatasi efek terapi pada area yang dituju.
  • Menggunakan panduan pencitraan. Dokter dapat menggunakan USG atau magnetic resonance imaging (MRI) untuk membantu mengarahkan tindakan serta memantau proses terapi.

Melalui mekanisme tersebut, HIFU dapat menjadi pilihan penanganan miom tanpa pengangkatan rahim. Meski demikian, tidak semua miom dapat ditangani menggunakan metode ini. Dokter perlu mempertimbangkan ukuran dan lokasi miom, gejala yang dialami, serta kondisi kesehatan pasien sebelum menentukan terapi yang sesuai.

Baca juga: Ciri-ciri miom pada wanita dan penanganannya tanpa operasi di RS Mandaya Royal Puri

Keunggulan HIFU untuk menangani miom tanpa angkat rahim

HIFU menawarkan beberapa keunggulan yang dapat menjadi pertimbangan dalam memilih metode penanganan miom rahim. Berikut sejumlah manfaat yang perlu diketahui:

  • Tidak memerlukan sayatan operasi. HIFU merupakan prosedur noninvasif yang tidak membutuhkan sayatan pada tubuh. Teknologi ini juga tidak menggunakan radiasi pengion.
  • Menargetkan jaringan miom secara spesifik. Gelombang ultrasound difokuskan pada jaringan yang menjadi sasaran terapi sehingga membantu meminimalkan dampak pada jaringan sehat di sekitarnya.
  • Pemulihan relatif singkat. HIFU umumnya dapat dilakukan sebagai prosedur rawat jalan. Sebagian pasien dapat kembali bekerja atau beraktivitas dalam beberapa hari, bergantung pada kondisi masing-masing.

Keunggulan tersebut menjadikan HIFU sebagai salah satu alternatif penanganan miom tanpa operasi pengangkatan rahim. Namun, metode ini tidak selalu sesuai untuk setiap pasien. Pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk menentukan pilihan terapi berdasarkan kondisi miom dan kebutuhan pasien.

Baca juga: Apa saja pilihan pengobatan miom rahim?

Jangan abai, kenali gejala miom yang sering tak disadari

Miom rahim tidak selalu menimbulkan gejala. Akibatnya, sebagian perempuan mungkin tidak menyadari bahwa dirinya memiliki miom hingga menjalani pemeriksaan medis. Jika muncul keluhan, gejalanya dapat bervariasi, tergantung ukuran dan lokasi miom.

Berikut beberapa gejala miom rahim yang perlu diwaspadai:

  • Menstruasi berlebihan atau terasa nyeri. Miom dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang lebih banyak atau nyeri haid yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Nyeri perut dan punggung bawah. Sebagian perempuan dapat merasakan nyeri atau ketidaknyamanan di area perut maupun punggung bagian bawah.
  • Lebih sering buang air kecil. Miom yang menekan kandung kemih dapat menyebabkan keinginan buang air kecil lebih sering, dorongan mendadak untuk berkemih, atau kesulitan mengendalikan keluarnya urine. Informasi lebih lanjut dapat dibaca pada artikel sering buang air kecil.
  • Gangguan buang air besar. Tekanan miom pada organ di sekitarnya dapat menimbulkan perut kembung, sembelit, atau nyeri saat buang air besar.
  • Nyeri saat berhubungan seksual. Pada sebagian perempuan, miom dapat menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman saat berhubungan seksual, bergantung pada lokasi dan ukurannya.
  • Kesulitan untuk hamil. Dalam kondisi tertentu, miom dapat memengaruhi kesuburan atau meningkatkan risiko gangguan kehamilan, terutama jika mengubah bentuk rongga rahim.

Jika mengalami gejala tersebut, khususnya perdarahan menstruasi berlebihan atau nyeri yang berulang, sebaiknya konsultasikan kondisi Anda kepada dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn). Pemeriksaan, termasuk USG, dapat membantu mendeteksi miom dan menentukan penanganan yang tepat.

Apakah miom berbahaya jika didiamkan tanpa penanganan?

Miom rahim umumnya bersifat jinak. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena pada sebagian pasien dapat menimbulkan komplikasi, terutama jika menyebabkan perdarahan berlebihan atau menekan organ di sekitarnya.

Beberapa komplikasi miom rahim yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Anemia akibat kekurangan zat besi. Perdarahan menstruasi berlebihan dapat menyebabkan kehilangan darah dalam jumlah banyak sehingga kadar hemoglobin dan zat besi dalam tubuh menurun.
  • Gangguan saluran kemih. Miom berukuran besar dapat menekan kandung kemih dan menyebabkan kesulitan buang air kecil, sulit menahan urine, atau meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.
  • Gangguan kesuburan dan kehamilan. Pada kasus tertentu, miom dapat menyulitkan terjadinya kehamilan atau meningkatkan risiko keguguran. Risiko ini bergantung pada ukuran, jumlah, dan lokasi miom.

Meski demikian, tidak semua miom harus segera ditangani dengan prosedur medis. Miom yang tidak menimbulkan gejala mungkin cukup dipantau secara berkala oleh dokter. Sebaliknya, miom yang menyebabkan perdarahan berlebihan, nyeri, atau gangguan pada organ di sekitarnya perlu dievaluasi untuk menentukan penanganan yang sesuai.

Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:

  • Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Uterine Fibroids: Causes, Symptoms & Treatment. (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9130-uterine-fibroids). Diakses pada 28 Oktober 2026.
  2. Cleveland Clinic. High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU): Purpose & Procedure. (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/16541-hifu-high-intensity-focused-ultrasound). Diakses pada 28 Oktober 2026.
  3. NHS. Fibroids. (https://www.nhs.uk/conditions/fibroids/). Diakses pada 28 Oktober 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes