Dry needling adalah teknik terapi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih, seperti fisioterapis, untuk membantu menangani nyeri muskuloskeletal dan gangguan gerak. Terapi ini biasanya menjadi bagian dari program penanganan nyeri yang lebih menyeluruh, bersama dengan latihan fisik, peregangan, pijat, atau metode terapi lainnya. Dalam prosedurnya, terapis memasukkan jarum tipis ke dalam atau di sekitar titik pemicu nyeri (myofascial trigger points) pada otot.
Myofascial trigger points merupakan area otot yang terasa kaku, membentuk simpul, dan sensitif ketika disentuh. Titik ini dapat menimbulkan nyeri pada lokasi yang sama atau menyebabkan nyeri menjalar ke bagian tubuh lain. Istilah myofascial sendiri berasal dari kata myo yang berarti otot dan fascia, yaitu jaringan ikat tipis yang menyelubungi otot.
Dalam terapi dry needling, jarum padat yang tidak mengandung obat digunakan untuk menstimulasi titik pemicu pada otot dan jaringan di sekitarnya. Stimulasi ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot, meningkatkan aliran darah, serta meredakan nyeri lokal maupun nyeri yang menjalar. Disebut dry needling karena tidak ada obat atau cairan yang disuntikkan ke dalam tubuh, sehingga berbeda dari prosedur injeksi titik pemicu (trigger point injection) yang menggunakan obat.
Contents
Bagaimana cara kerja dry needling?
Dry needling bekerja dengan menstimulasi titik pemicu nyeri pada otot. Berikut proses yang terjadi dan cara terapi ini membantu meredakan nyeri:
- Ketegangan otot akibat penggunaan berlebihan: Ketika otot digunakan secara berlebihan, serat otot dapat mengalami gangguan suplai darah sehingga kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk kembali ke kondisi istirahat normal.
- Munculnya nyeri dan sensitivitas: Gangguan tersebut dapat memicu perubahan kondisi kimiawi jaringan di sekitar titik pemicu serta meningkatkan sensitivitas saraf. Akibatnya, area otot terasa nyeri, pegal, atau sensitif saat disentuh.
- Stimulasi menggunakan jarum tipis: Terapis memasukkan jarum ke titik pemicu untuk menstimulasi jaringan otot. Stimulasi ini diduga membantu meningkatkan aliran darah lokal dan mengurangi ketegangan pada area tersebut.
- Respons kedutan otot: Terapis dapat menggerakkan jarum sedikit untuk memicu kontraksi atau kedutan singkat pada otot. Respons ini menunjukkan adanya reaksi otot terhadap stimulasi jarum, tetapi tidak selalu harus terjadi agar terapi memberikan manfaat.
- Membantu mengurangi nyeri: Stimulasi jarum juga dapat memengaruhi aktivitas saraf dan mekanisme pengendalian nyeri tubuh, termasuk pelepasan endorfin, yaitu zat alami tubuh yang membantu mengurangi rasa sakit.
Hasil terapi dry needling dapat berbeda pada setiap orang. Sebagian pasien merasakan perbaikan nyeri dan rentang gerak setelah satu sesi, sedangkan pasien lainnya mungkin memerlukan beberapa sesi terapi sesuai kondisi dan evaluasi tenaga kesehatan.
Apa manfaat terapi dry needling?
Terapi dry needling dapat membantu meredakan nyeri dan meningkatkan rentang gerak tubuh. Terapi ini dapat digunakan sebagai bagian dari penanganan berbagai kondisi, antara lain:
- Gangguan atau nyeri sendi.
- Gangguan pada diskus tulang belakang.
- Tendinitis atau peradangan tendon.
- Migrain dan sakit kepala tipe tegang.
- Gangguan rahang dan mulut, seperti gangguan sendi temporomandibular (TMJ).
- Whiplash, yaitu cedera leher akibat gerakan mendadak.
- Gangguan akibat gerakan berulang, seperti sindrom terowongan karpal (carpal tunnel syndrome).
- Gangguan pada tulang belakang.
- Nyeri panggul.
- Kram otot pada malam hari.
- Nyeri anggota tubuh fantom (phantom limb pain), yaitu sensasi nyeri pada bagian tubuh yang telah diamputasi.
- Neuralgia pascaherpes, yaitu nyeri saraf yang dapat muncul sebagai komplikasi herpes zoster.
Pemilihan terapi dry needling perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Dokter atau tenaga kesehatan terlatih akan melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menentukan apakah terapi ini sesuai sebagai bagian dari program penanganan pasien.
Siapa yang tidak disarankan menjalani terapi dry needling?
Terapi dry needling tidak selalu cocok untuk semua orang. Anak-anak di bawah usia 12 tahun umumnya tidak disarankan menjalani prosedur ini karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri. Pilihan terapi lain yang lebih minim invasif dapat dipertimbangkan terlebih dahulu.
Selain itu, beberapa kelompok berikut perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani terapi dry needling:
- Ibu hamil, untuk memastikan keamanan terapi sesuai kondisi kehamilan.
- Orang yang kesulitan memahami prosedur, karena pemahaman dan persetujuan pasien merupakan bagian penting sebelum tindakan dilakukan.
- Orang yang memiliki ketakutan berlebihan terhadap jarum (trypanophobia), karena prosedur ini dapat menimbulkan kecemasan.
- Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, karena perlu mempertimbangkan risiko infeksi dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
- Orang yang baru menjalani operasi, karena waktu dan keamanan terapi perlu disesuaikan dengan proses pemulihan.
- Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, karena perlu dilakukan penilaian terhadap risiko perdarahan atau memar.
Konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan terlatih diperlukan sebelum menjalani terapi untuk memastikan bahwa prosedur ini sesuai dengan kondisi kesehatan pasien dan manfaatnya lebih besar daripada risikonya.
Dry needling vs akupunktur, apa perbedaannya?
Dry needling dan akupunktur sama-sama menggunakan jarum tipis yang dimasukkan ke kulit untuk membantu menangani keluhan tertentu. Namun, keduanya memiliki beberapa perbedaan utama:
- Tujuan terapi: Dry needling berfokus pada penanganan nyeri otot dan gangguan gerak dengan menstimulasi titik pemicu nyeri. Sementara itu, akupunktur merupakan bagian dari pengobatan tradisional Tiongkok yang bertujuan menyeimbangkan aliran energi tubuh menurut konsep pengobatan tersebut.
- Cara kerja: Dry needling menargetkan titik pemicu pada otot yang tegang atau nyeri. Akupunktur menggunakan jarum pada titik-titik tertentu di sepanjang jalur meridian berdasarkan prinsip pengobatan tradisional Tiongkok.
- Jumlah jarum: Terapi dry needling umumnya menggunakan lebih sedikit jarum, sedangkan akupunktur dapat melibatkan beberapa jarum dalam satu sesi.
- Kondisi yang ditangani: Dry needling terutama digunakan untuk keluhan muskuloskeletal dan neuromuskular. Akupunktur digunakan untuk beragam keluhan, seperti nyeri, sakit kepala, kelelahan, gangguan tidur, kecemasan, dan kondisi lainnya.
- Teknik tambahan: Dry needling terkadang dikombinasikan dengan stimulasi listrik untuk membantu merangsang kontraksi dan relaksasi otot. Akupunktur juga dapat melibatkan manipulasi jarum, bergantung pada teknik yang digunakan.
Keduanya dapat menjadi bagian dari rencana perawatan yang lebih menyeluruh. Pemilihan terapi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan hasil evaluasi tenaga kesehatan.
Terapi dry needling di RS Mandaya Royal Puri
RS Mandaya Royal Puri menyediakan layanan rehabilitasi medik untuk membantu pasien mengatasi berbagai keluhan otot dan sendi, termasuk nyeri serta gangguan gerak. Salah satu metode terapi yang dapat digunakan sesuai indikasi medis adalah dry needling.
Layanan rehabilitasi medik di RS Mandaya Royal Puri ditangani oleh dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi yang memiliki kompetensi dalam berbagai metode terapi, termasuk dry needling, terapi laser, dan shockwave therapy.
Sebelum menentukan jenis terapi yang sesuai, dokter akan mengevaluasi kondisi pasien agar penanganan dapat disesuaikan dengan keluhan dan kebutuhan masing-masing individu.
Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:
- Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
- Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
- Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
- Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Dry Needling. (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/16542-dry-needling). Diakses pada 21 Oktober 2026.
- Mayo Clinic Health System. On Pins and Needles: Just What Is Dry Needling? (https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/on-pins-and-needles-just-what-is-dry-needling). Diakses pada 21 Oktober 2026.

