Operasi Kanker Payudara Tanpa Angkat Seluruh Payudara di RS Mandaya Royal Puri

Operasi Kanker Payudara Tanpa Angkat Seluruh Payudara di RS Mandaya Royal Puri

Lumpektomi merupakan salah satu pilihan operasi untuk menangani tumor atau kanker payudara tanpa harus mengangkat seluruh payudara. Pada prosedur ini, dokter mengangkat tumor beserta sedikit jaringan payudara sehat di sekitarnya, sementara sebagian besar jaringan payudara lainnya tetap dipertahankan. Karena itu, lumpektomi sering disebut sebagai operasi kanker payudara tanpa angkat seluruh payudara, berbeda dengan mastektomi yang mengangkat seluruh payudara.

Selain dapat dilakukan untuk menangani kanker payudara pada pasien yang sesuai, lumpektomi juga dapat menjadi pilihan penanganan untuk tumor payudara jinak pada kondisi tertentu. Di RS Mandaya Royal Puri, salah satu pasien pernah menjalani tindakan lumpektomi untuk mengatasi tumor jinak di payudara sebelah kirinya. Setelah menjalani operasi, pasien dapat pulang pada hari berikutnya apabila kondisi sudah dinilai baik oleh dokter.

Konsultasi dokter

Pengalaman pasien menjalani operasi tumor payudara di RS Mandaya Royal Puri

Salah satu pasien yang menjalani operasi tumor payudara di RS Mandaya Royal Puri adalah Fitri, 30 tahun. Ia awalnya merasakan adanya benjolan pada payudara sebelah kiri sekitar Maret 2023. Benjolan tersebut terasa semakin besar dan disertai rasa nyeri, termasuk di luar masa menstruasi.

Karena menyadari adanya perubahan pada payudaranya, Fitri kemudian memutuskan untuk memeriksakan kondisi tersebut. Setelah mencari informasi mengenai beberapa rumah sakit dan melihat sejumlah pengalaman pasien, ia memilih melakukan pemeriksaan di Mandaya Breast Advanced Cancer Center.

Pemeriksaan kemudian dilakukan bersama dokter dengan USG mammae dan pemeriksaan fisik. Dari hasil pemeriksaan awal, benjolan tersebut dinilai memiliki kemungkinan besar bersifat jinak. Meski demikian, dokter tetap menyarankan tindakan operasi untuk mengangkat benjolan sekaligus memastikan diagnosis melalui pemeriksaan patologi.

Tindakan operasi berjalan dengan lancar. Setelah operasi, Fitri tidak merasakan nyeri yang berarti pada area luka dan menjalani pemulihan dengan cukup cepat. Jika kondisi pasien sudah dinilai baik setelah operasi, pasien dapat diperbolehkan pulang pada hari berikutnya. Fitri kemudian dijadwalkan untuk melakukan kontrol kembali sekitar satu minggu setelah tindakan.

Mengenal lumpektomi teknik minim sayatan (endoskopi) di RS Mandaya Royal Puri

Lumpektomi minim sayatan dengan teknik endoskopi merupakan salah satu pendekatan dalam operasi payudara yang memungkinkan dokter mengangkat jaringan kanker payudara melalui sayatan berukuran kecil, tanpa membuat sayatan langsung pada area payudara. Akses menuju tumor dapat dilakukan melalui area ketiak, sehingga lokasi bekas luka dapat menjadi lebih tersembunyi.

Teknik ini tidak hanya memperhatikan proses pengangkatan jaringan kanker, tetapi juga mempertimbangkan tampilan payudara setelah operasi. Dengan ukuran sayatan yang lebih kecil dan lokasi akses yang berada di area ketiak, bekas luka pada payudara dapat lebih tersamarkan. Pendekatan tersebut juga dapat membantu mempertahankan bentuk payudara setelah jaringan tumor diangkat.

Lumpektomi dengan teknik endoskopi merupakan bagian dari perkembangan endoscopic oncoplastic breast surgery, yang menggabungkan prinsip pengangkatan kanker dengan upaya mempertahankan atau memperbaiki bentuk payudara. Bagi pasien yang memenuhi kriteria, teknik ini dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan hasil kosmetik yang baik dengan bekas luka yang lebih samar setelah operasi.

Baca juga: 5 Gejala Kanker Payudara Stadium Awal

Manfaat lumpektomi dengan teknik endoskopi

Sebagai salah satu pendekatan minim invasif dalam operasi kanker payudara, teknik endoskopi memiliki sejumlah manfaat yang terutama berkaitan dengan ukuran dan lokasi sayatan, serta tampilan payudara setelah operasi. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

  • Bekas luka lebih tersembunyi, karena akses operasi dapat dilakukan melalui area yang tidak langsung berada di payudara.
  • Ukuran sayatan lebih kecil, sehingga jaringan di sekitar area tindakan dapat lebih terjaga.
  • Rasa tidak nyaman setelah operasi dapat lebih ringan pada sebagian pasien karena sayatan yang digunakan berukuran lebih kecil.
  • Pengangkatan tumor dilakukan secara terarah, dengan tetap mempertimbangkan jaringan payudara yang sehat di sekitarnya.
  • Pemulihan setelah operasi dapat lebih cepat pada pasien tertentu, tergantung kondisi dan respons tubuh terhadap tindakan.
  • Pengangkatan tumor dan rekonstruksi payudara dapat dilakukan dalam satu rangkaian tindakan pada pasien yang memenuhi kriteria.
  • Perawatan luka dapat lebih sederhana karena ukuran sayatan relatif kecil.
  • Mendukung kepercayaan diri pasien, terutama bagi pasien yang mempertimbangkan perubahan bentuk dan tampilan payudara setelah operasi.

Dalam penanganan kanker payudara, keberhasilan terapi bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian. Kualitas hidup dan hasil estetika setelah operasi juga semakin dipertimbangkan, terutama bagi pasien yang merasa khawatir terhadap perubahan bentuk payudara atau bekas luka.

Melalui pendekatan endoskopi, pengangkatan jaringan kanker dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek estetika payudara. Dengan demikian, selain berfokus pada penanganan kanker, dokter juga dapat mempertimbangkan upaya mempertahankan tampilan payudara sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.

Kapan lumpektomi menjadi pilihan untuk kanker payudara?

Lumpektomi dapat menjadi pilihan apabila tumor dapat diangkat secara menyeluruh dengan tetap mempertahankan sebagian besar jaringan payudara dan hasil penanganannya dinilai sesuai dengan kondisi pasien. Dokter akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan apakah lumpektomi merupakan pilihan yang tepat.

Secara umum, pasien dapat menjadi kandidat lumpektomi apabila:

  • Kanker hanya berada pada satu area payudara.
  • Ukuran tumor relatif kecil dibandingkan dengan ukuran payudara.
  • Jaringan payudara yang tersisa masih memadai untuk mempertahankan atau membentuk kembali kontur payudara setelah tumor diangkat.
  • Kondisi kesehatan memungkinkan pasien menjalani radioterapi setelah lumpektomi apabila terapi tersebut direkomendasikan oleh dokter.

Dokter ahli operasi kanker payudara dan rekonstruksi payudara

1. dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk

dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk
dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk

dr. Abdul Rachman merupakan dokter spesialis bedah onkologi yang menempuh pendidikan Dokter Umum di Universitas Trisakti, kemudian melanjutkan pendidikan Spesialis Bedah Umum dan Spesialis Bedah Onkologi di Universitas Indonesia. Untuk mengembangkan kompetensinya, beliau juga mengikuti berbagai courses, pelatihan, dan workshop di bidang bedah serta onkologi, seperti Workshop Minimal Invasive Surgery, RFA and VABB, Workshop Oncoplasty, Microsurgery in Management of Cancer, hingga pelatihan Laparoscopic in Breast Cancer dan Reconstruction with Implant di National Cheng Kung University Hospital.

Dengan pengalaman dan kompetensi di bidang bedah onkologi, dr. Abdul Rachman menangani berbagai kondisi tumor dan kanker yang membutuhkan tindakan pembedahan, termasuk kanker payudara. Di RS Mandaya Royal Puri, beliau membantu melakukan evaluasi dan menentukan pilihan penanganan kanker payudara sesuai kondisi pasien, termasuk tindakan lumpektomi, mastektomi, maupun pendekatan bedah lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien.

dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 06.00–18.00 WIB
  • Kamis: 06.00–18.00 WIB
  • Sabtu: 09.00–12.00 WIB.

2. dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk

dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk

dr. Enos H. Siburian merupakan dokter spesialis bedah onkologi yang menyelesaikan pendidikan Dokter Umum di Universitas Kristen Indonesia, kemudian melanjutkan pendidikan Spesialis Bedah di Universitas Sam Ratulangi, Manado. Beliau memiliki pengalaman dalam menangani berbagai jenis kanker yang membutuhkan penanganan melalui pembedahan, termasuk kanker payudara, kanker usus besar, kanker tiroid, kanker perut, kanker paru, melanoma dan kanker kulit, kanker pankreas, serta jenis kanker lainnya.

Selain tindakan pembedahan konvensional, dr. Enos juga memiliki kompetensi dalam prosedur bedah minimal invasif, termasuk laparoskopi. Dalam penanganan kanker payudara, pemeriksaan dan evaluasi oleh dokter bedah onkologi menjadi bagian penting untuk menentukan pilihan terapi yang sesuai. Berdasarkan kondisi dan karakteristik tumor, dokter dapat mempertimbangkan berbagai pilihan tindakan, termasuk lumpektomi maupun mastektomi.

dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Rabu: 13.00–15.00 WIB
  • Kamis: 09.00–11.00 WIB
  • Jumat: 13.00–15.00 WIB.

Baca juga: Dokter Spesialis Rekonstruksi Payudara untuk Pasien Kanker, dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K)

3. dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K)

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K)

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K) merupakan dokter spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang menyelesaikan pendidikan dokter umum dan spesialis di Universitas Indonesia. Beliau kemudian memperdalam keahlian di bidang mikrosurgery dan onkoplasti, yang mendukung penanganannya pada berbagai kasus rekonstruksi, termasuk rekonstruksi payudara pada pasien kanker.

Keahlian dr. Sara dalam bidang rekonstruksi dan onkoplasti dapat berperan dalam membantu mempertahankan maupun memperbaiki bentuk payudara setelah tindakan pengangkatan jaringan kanker. Pada pasien yang menjalani lumpektomi, pendekatan onkoplasti dapat dipertimbangkan untuk membantu mempertahankan kontur payudara setelah jaringan tumor diangkat. Sementara pada pasien yang menjalani mastektomi, rekonstruksi payudara dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu membentuk kembali payudara setelah pengangkatan jaringan payudara.

Setiap metode rekonstruksi perlu disesuaikan dengan kondisi jaringan, jenis tindakan kanker yang telah atau akan dijalani, serta kebutuhan masing-masing pasien. Karena itu, konsultasi bersama dokter diperlukan untuk membahas pilihan yang paling sesuai, termasuk hasil yang diharapkan dari sisi fungsi maupun bentuk payudara.

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K) dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 17.00–19.30 WIB
  • Kamis: 17.00–19.30 WIB.

Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:

  • Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Mayo Clinic. Lumpectomy. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/lumpectomy/about/pac-20394650. Diakses pada 6 Oktober 2026.
  2. Cleveland Clinic. Lumpectomy. https://my.clevelandclinic.org/health/procedures/12962-lumpectomy. Diakses pada 6 Oktober 2026.
  3. SAGES. Single Site Endoscopic Breast Lumpectomy: A Case Series. https://www.sages.org/meetings/annual-meeting/abstracts-archive/single-site-endoscopic-breast-lumpectomy-a-case-series/. Diakses pada 6 Oktober 2026.
  4. National Center for Biotechnology Information (NCBI). Endoscopic Breast Surgery: A Minimally Invasive Approach. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5351487/. Diakses pada 6 Oktober 2026.
  5. Bangkok Hospital. Endoscopic Breast Surgery: A Minimally Invasive Option for Breast Cancer. https://www.bangkokhospital.com/en/bangkok-cancer/content/endoscopic-breast-surgery. Diakses pada 6 Oktober 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes