Sacral neuromodulation (SNM) adalah teknik terapi minimal invasif yang bekerja dengan memberikan stimulasi listrik ringan pada akar saraf sakral untuk mengatur kembali jalur saraf pembawa sinyal. Prosedur ini terbukti memiliki efektivitas jangka panjang yang baik dalam mengatasi berbagai gangguan fungsi kandung kemih.
Secara medis, prosedur ini menjadi solusi efektif bagi pria maupun wanita yang mengalami retensi urine kronis serta gejala overactive bladder (OAB) atau kandung kemih terlalu aktif. Kondisi OAB ditandai dengan munculnya dorongan buang air kecil yang mendadak, sangat sering (beser), hingga disertai kebocoran urine yang sulit tertahan (inkontinensia atau mengompol).
Bagi Anda yang mengalami masalah beser yang membatasi kenyamanan beraktivitas, teknologi sacral neuromodulation tersedia di RS Mandaya Royal Puri. Penanganan medis modern ini hadir untuk membantu mengontrol kembali fungsi buang air kecil secara optimal sehingga kualitas hidup dan kenyamanan Anda dapat pulih kembali.
Contents
Bagaimana prosedur sacral neuromodulation?
Prosedur SNM sendiri terdiri dari dua tahapan utama:
Tahap 1: Tahap uji coba
Tahap ini bertujuan untuk memastikan apakah terapi SNM efektif untuk kondisi Anda sebelum perangkat permanen dipasang. Jika stimulasi selama masa uji coba berhasil meredakan gejala, dokter akan melanjutkan ke tahap implantasi.
- Pemasangan kawat sementara: Dokter bedah akan memasukkan kawat halus di bawah kulit dekat saraf sakral. Kawat ini terhubung ke perangkat penstimulasi uji coba di luar tubuh melalui sayatan kecil di punggung bawah atau bokong atas.
- Lokasi tindakan: Dokter akan menentukan apakah tindakan dilakukan di ruang rawat jalan (outpatient) atau di kamar operasi.
- Sensasi yang dirasakan: Tim medis mungkin akan menanyakan sensasi yang Anda rasakan saat saraf sakral distimulasi. Anda mungkin merasakan sensasi tertarik, kesemutan ringan, atau ketukan halus di area otot panggul, serta pergerakan pada ibu jari kaki.
- Evaluasi di rumah: Setelah prosedur selesai, dokter akan mengajari Anda cara menggunakan remote control perangkat tersebut. Anda dapat pulang dan diminta mencatat perkembangan gejala pada buku harian selama beberapa hari.
Tahap 2: Implantasi perangkat SNM permanen
Jika tahap uji coba memberikan hasil yang memuaskan (umumnya dievaluasi dalam 1-2 minggu), dokter bedah akan merencanakan pembedahan implantasi di kamar operasi.
- Dokter membuat sayatan berukuran sekitar 5 cm untuk menempatkan perangkat neurostimulator di bawah kulit.
- Perangkat tersebut kemudian dihubungkan ke kawat yang telah dipasang sebelumnya.
- Setelah selesai, seluruh sistem alat penstimulasi saraf akan berada sepenuhnya di dalam tubuh secara rapi dan tidak terlihat dari luar.
Berapa lama perangkat sacral neuromodulation dapat bertahan?
Baterai pada perangkat penstimulasi saraf (SNM) umumnya memiliki daya tahan yang sangat panjang, yaitu sekitar 15-20 tahun, bahkan dalam beberapa kasus dapat bertahan hingga 20-25 tahun.
Beberapa hal penting terkait perawatan dan masa pakai perangkat meliputi:
- Indikasi baterai lemah: Anda dapat mengetahui jika baterai perangkat sudah mulai melemah melalui notifikasi pada remote control, atau jika gejala beser/OAB mulai muncul kembali.
- Penggantian baterai: Jika baterai sudah habis, dokter bedah dapat menggantinya dengan unit baterai baru melalui prosedur kecil.
- Ketahanan kawat penghubung: Kawat halus yang terpasang di dekat saraf sakral umumnya tidak memerlukan penyesuaian ulang. Namun, apabila Anda mengalami benturan keras atau kecelakaan yang menyebabkan posisi kawat bergeser, tim medis akan membantu mengembalikannya ke posisi yang tepat.
Kapan perlu mempertimbangkan terapi sacral neuromodulation?
Prosedur sacral neuromodulation dapat menjadi pilihan penanganan medis yang tepat bagi Anda apabila berbagai metode penanganan konservatif atau konvensional sebelumnya tidak berhasil meredakan gejala beser dan OAB secara signifikan.
Dokter umumnya akan merekomendasikan terapi SNM jika kondisi Anda tidak kunjung membaik setelah mencoba:
- Pengobatan: Penggunaan obat pereda overaktivitas kandung kemih tidak memberikan hasil optimal atau menimbulkan efek samping yang mengganggu.
- Perubahan perilaku: Penyesuaian kebiasaan buang air kecil (bladder training) belum mampu mengontrol dorongan berkemih.
- Perubahan pola makan dan diet: Membatasi konsumsi kafein, alkohol, atau makanan pemicu iritasi kandung kemih tidak mengurangi gejala beser.
- Latihan otot dasar panggul: Senam kegel atau latihan penguatan otot panggul secara rutin belum berhasil menahan kebocoran urine.
- Penggunaan kateter: Penggunaan kateter urine mandiri atau berkala kurang efektif atau dirasa membatasi kenyamanan aktivitas harian.
Dokter urologi ahli prosedur sacral neuromodulation di RS Mandaya Royal Puri

dr. Andika Afriansyah, Sp.U, Subsp. FFN (K), MARS merupakan dokter spesialis urologi konsultan urologi fungsional, perempuan, dan neuro-urologi. Beliau menamatkan pendidikan Dokter Umum di Universitas Indonesia pada tahun 2008, kemudian melanjutkan pendidikan Spesialis Urologi di institusi yang sama hingga lulus pada tahun 2020. Guna memperkuat kepakarannya, dr. Andika menempuh pendidikan Konsultan Urologi Fungsional, Perempuan, dan Neuro-Urologi di Kolegium Urologi Indonesia yang diselesaikan pada tahun 2022.
Sebagai seorang spesialis neuro-urologi, fokus keahlian dr. Andika mencakup penanganan kompleks pada gangguan fungsi berkemih dan saluran kemih, khususnya pada perempuan. Kasus yang sering beliau tangani meliputi kandung kemih terlalu aktif atau beser, kencing tidak tuntas, inkontinensia urine (kebocoran urine), hingga gangguan kontrol berkemih akibat gangguan saraf maupun otot dasar panggul.
Dalam memberikan penanganan, dr. Andika menguasai prosedur sacral neuromodulation. Teknologi penstimulasi saraf sakral ini menjadi salah satu layanan unggulan yang beliau hadirkan di RS Mandaya Royal Puri untuk membantu pasien mengontrol kembali fungsi kandung kemih dan mengatasi masalah beser secara efektif.
Konsultasi gangguan berkemih di RS Mandaya Royal Puri
Bagi Anda yang mengeluhkan gangguan berkemih seperti rasa ingin buang air kecil yang teramat sering, sulit menahan kencing, atau urine keluar tanpa disadari, konsultasi langsung dengan dokter spesialis urologi sangat disarankan. Setiap pasien akan menjalani evaluasi medis menyeluruh guna mengidentifikasi akar penyebab masalah, sehingga rencana penanganan—mulai dari terapi konservatif hingga tindakan canggih seperti Sacral Neuromodulation—dapat disesuaikan secara presisi dengan kondisi Anda.
dr. Andika Afriansyah, Sp.U, Subsp. FFN (K), MARS melayani konsultasi di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 16.00–20.00 WIB
- Kamis: 16.00–20.00 WIB
- Sabtu: 09.00–16.00 WIB.
Fasilitas pasien luar kota dan internasional Mandaya Royal Hospital Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:
- Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
- Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
- Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
- Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Sacral Nerve Stimulation. https://my.clevelandclinic.org/health/procedures/sacral-nerve-stimulation. Diakses pada 5 Oktober 2026.
- NCBI PMC. Sacral Neuromodulation. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7993957/. Diakses pada 5 Oktober 2026.
- Northwestern Medicine. Sacral Neuromodulation. https://www.nm.org/conditions-and-care-areas/treatments/sacral-neuromodulation. Diakses pada 5 Oktober 2026.

