Menjaga kesehatan selama kehamilan tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan rutin dan pemenuhan nutrisi, tetapi juga perlindungan terhadap penyakit infeksi tertentu. Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah vaksinasi untuk membantu memberikan perlindungan bagi ibu selama masa kehamilan sekaligus mendukung kesehatan bayi.
Salah satu vaksin yang dapat diberikan pada ibu hamil adalah vaksin Tdap. Vaksin ini memberikan perlindungan terhadap tiga penyakit, yaitu tetanus, difteri, dan pertusis (batuk rejan). Pemberian vaksin Tdap selama kehamilan perlu disesuaikan dengan usia kehamilan dan anjuran dokter.
Contents
Kenapa vaksin Tdap penting untuk ibu hamil?
Batuk rejan atau pertusis merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kondisi serius dan bahkan mengancam nyawa bayi. Bayi baru mulai membangun perlindungan terhadap pertusis setelah mendapatkan vaksinasi pada usia sekitar 2 bulan.
Hal ini membuat bayi masih memiliki risiko lebih tinggi terkena pertusis dan mengalami komplikasi serius pada beberapa bulan pertama kehidupannya. Karena itu, perlindungan sejak sebelum bayi lahir menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan selama kehamilan.
Pemberian vaksin Tdap saat hamil membantu tubuh ibu membentuk antibodi terhadap pertusis, kemudian meneruskannya kepada bayi melalui plasenta sebelum lahir. Antibodi tersebut memberikan perlindungan sementara pada bayi di awal kehidupannya dan dapat membantu mengurangi risiko mengalami komplikasi serius akibat pertusis.
Baca juga: Mengenal Vaksin RSV untuk Ibu Hamil: Kenapa Penting, Kapan Diberikan, dan Harganya
Kapan vaksin Tdap untuk ibu hamil diberikan?
Vaksin Tdap untuk ibu hamil direkomendasikan diberikan pada setiap kehamilan. Pemberian vaksin dilakukan pada usia kehamilan 27–36 minggu, meskipun sebaiknya diberikan sedini mungkin dalam rentang waktu tersebut.
Pemberian vaksin pada periode ini bertujuan agar tubuh ibu memiliki cukup waktu untuk membentuk antibodi yang dapat diteruskan kepada bayi sebelum lahir. Dengan begitu, bayi dapat memperoleh perlindungan awal terhadap pertusis pada masa-masa pertama kehidupannya.
Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda, sehingga ibu hamil juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) untuk menentukan waktu terbaik mendapatkan vaksin Tdap. Dokter akan mempertimbangkan usia kehamilan dan kondisi kesehatan ibu sebelum memberikan rekomendasi vaksinasi.
Apakah vaksin Tdap untuk ibu hamil menimbulkan efek samping?
Seperti vaksin pada umumnya, vaksin Tdap dapat menimbulkan beberapa efek samping setelah pemberian. Namun, efek samping yang terjadi biasanya ringan dan bersifat sementara. Risiko terjadinya reaksi yang mengancam nyawa juga sangat kecil dibandingkan dengan risiko penyakit pertusis, tetanus, atau difteri.
Beberapa efek samping ringan yang dapat muncul setelah mendapatkan vaksin Tdap meliputi:
- Nyeri, kemerahan, atau bengkak pada area bekas suntikan
- Demam ringan
- Sakit kepala
- Rasa lelah
- Nyeri otot
- Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, atau diare.
Efek samping tersebut umumnya merupakan respons tubuh setelah menerima vaksin dan dapat membaik dengan sendirinya. Jika ibu hamil mengalami keluhan yang terasa berat, menetap, atau menimbulkan kekhawatiran setelah vaksinasi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Harga vaksin Tdap untuk ibu hamil di RS Mandaya Royal Puri
Harga vaksin Tdap untuk ibu hamil di RS Mandaya Royal Puri mulai dari Rp738.000. Harga tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi ibu hamil yang ingin mendapatkan vaksinasi sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap tetanus, difteri, dan pertusis.
Sebelum melakukan vaksinasi, ibu hamil dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis Obgyn di RS Mandaya Royal Puri guna memastikan waktu dan jenis vaksin yang sesuai dengan kondisi kehamilan. Harga vaksin dapat berubah sesuai dengan kebijakan rumah sakit, sehingga pasien disarankan untuk mengonfirmasi biaya terbaru sebelum mendapatkan vaksinasi.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Healthline. Tdap Vaccine: What You Need to Know. (https://www.healthline.com/health/new-baby-vaccination-guide/tdap-vaccine). Diakses pada 29 September 2026.
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Tdap Vaccination for Pregnant Women. (https://www.cdc.gov/pertussis/vaccines/tdap-vaccination-during-pregnancy.html). Diakses pada 29 September 2026.
- American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Maternal Immunizations. (https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-statement/articles/2026/02/maternal-immunizations). Diakses pada 29 September 2026.
- WebMD. Tdap Vaccine for Adults. (https://www.webmd.com/vaccines/tdap-vaccine-for-adults). Diakses pada 29 September 2026.

