Perkembangan teknologi di bidang kedokteran memungkinkan berbagai prosedur operasi dilakukan dengan tingkat ketelitian yang semakin tinggi. Salah satunya melalui teknologi robotik yang dapat membantu dokter dalam melakukan tindakan bedah pada area tubuh yang sulit dijangkau dengan teknik konvensional. Kehadiran teknologi ini juga membuka peluang penerapan metode operasi yang lebih minimal invasif pada kondisi dan pasien yang sesuai.
Di Indonesia, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan berbagai teknologi robotik untuk mendukung layanan bedah dan penanganan pasien. Tidak hanya menggunakan satu jenis robot, Mandaya memiliki 5 teknologi robot operasi, yaitu Da Vinci Xi, Zamenix, MonaLisa, CORI, serta 3D Brain Neuronavigation dengan robotic microscope alignment. Masing-masing teknologi memiliki fungsi berbeda dan digunakan untuk membantu dokter menangani kondisi pasien sesuai kebutuhan medisnya.
Contents
Lebih dekat dengan 5 teknologi robot di RS Mandaya Royal Puri
Berikut adalah penjelasan dari masing-masing teknologi robot di Pusat Robot RS Mandaya Royal Puri:
1. Da Vinci Xi untuk berbagai prosedur operasi

Da Vinci Xi merupakan sistem robotik untuk membantu dokter melakukan prosedur operasi dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Sistem ini dilengkapi empat lengan instrumen yang dikendalikan langsung oleh dokter melalui konsol dengan tampilan 3D beresolusi tinggi. Visualisasi tersebut membantu dokter melihat struktur organ dan area operasi dengan lebih jelas selama tindakan berlangsung.
Setiap lengan robot dilengkapi instrumen yang fleksibel dan mampu bergerak menyerupai pergelangan tangan manusia, tetapi dalam ukuran yang lebih kecil. Fleksibilitas ini memungkinkan dokter melakukan manuver dengan lebih leluasa, termasuk pada area tubuh yang sempit atau sulit dijangkau menggunakan teknik operasi konvensional. Dengan demikian, teknologi Da Vinci Xi dapat membantu meningkatkan presisi dan kontrol selama prosedur.
Di RS Mandaya Royal Puri, Da Vinci Xi tidak hanya digunakan untuk operasi pengangkatan tumor ginjal dan berbagai kasus urologi. Teknologi ini juga mendukung sejumlah prosedur pada bidang lain, seperti:
- Operasi ginekologi (kandungan), termasuk histerektomi.
- Operasi hepatobilier dan pankreas untuk menangani kondisi pada hati, saluran empedu, dan pankreas.
- Operasi urologi untuk berbagai kondisi pada sistem saluran kemih dan organ reproduksi pria, termasuk transplantasi ginjal.
- Operasi kolorektal yang melibatkan usus besar dan rektum.
- Operasi bypass jantung dengan metode MICS, yaitu prosedur bypass jantung melalui pendekatan minimal invasif.
2. Zamenix untuk menangani batu ginjal berukuran besar
Zamenix merupakan sistem bedah robotik medis yang dirancang khusus untuk membantu dokter menangani batu ginjal tanpa operasi. Teknologi ini dapat digunakan untuk mendeteksi, menghancurkan, sekaligus mengeluarkan batu ginjal, termasuk batu berukuran besar dengan diameter lebih dari 2 cm.

Salah satu keunggulan Zamenix terletak pada lengan robotnya yang fleksibel. Lengan tersebut dapat menjangkau rongga-rongga sempit di dalam ginjal, sehingga dokter dapat mengarahkan instrumen ke lokasi batu dengan lebih leluasa. Setelah mencapai batu, dokter dapat menggunakan laser Thulium untuk memecah batu menjadi fragmen-fragmen kecil hingga menyerupai pasir.
Fragmen yang berukuran sangat kecil atau seperti pasir kemudian dapat keluar secara alami melalui urine. Sementara itu, fragmen batu yang masih berukuran lebih besar dapat diambil menggunakan lengan robot Zamenix yang juga dilengkapi fungsi seperti pencapit. Dengan kemampuan tersebut, Zamenix membantu dokter menangani batu ginjal melalui proses penghancuran sekaligus pengeluaran fragmen batu secara lebih terkontrol.
3. MonaLisa untuk biopsi prostat yang lebih presisi
MonaLisa merupakan teknologi robotik yang digunakan untuk membantu dokter melakukan biopsi prostat dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Sistem ini membantu dokter menargetkan area prostat yang dicurigai mengalami kelainan secara lebih akurat, sehingga pengambilan sampel jaringan dapat dilakukan pada lokasi yang tepat.
Dengan penargetan yang lebih presisi, teknologi MonaLisa dapat membantu meningkatkan peluang mendeteksi kanker prostat sejak dini sekaligus mengurangi risiko kesalahan dalam pengambilan sampel jaringan.
4. CORI untuk operasi penggantian sendi lutut yang lebih presisi
CORI Robotic Surgical System merupakan teknologi navigasi robotik yang membantu dokter melakukan operasi penggantian sendi lutut dengan tingkat presisi yang tinggi. Teknologi ini dapat digunakan untuk penggantian sendi lutut sebagian (UKA/Unicompartmental Knee Arthroplasty) maupun penggantian sendi lutut total (TKR/Total Knee Replacement).

CORI menggunakan pemetaan anatomi lutut secara 3D dan real-time, sehingga dokter dapat menyesuaikan perencanaan operasi dan posisi implan berdasarkan kondisi serta anatomi masing-masing pasien. Pemetaan ini juga dapat dilakukan tanpa pasien harus menjalani CT scan sebelum operasi.
Teknologi ini telah melalui penggunaan dan pengembangan klinis selama lebih dari 20 tahun serta telah digunakan di lebih dari 120 negara. CORI dilengkapi smart surgical saw atau pisau bedah pintar yang membantu dokter melakukan pemotongan tulang secara lebih terkontrol dan menempatkan implan sesuai dengan anatomi lutut pasien. Pendekatan tersebut dapat membantu meningkatkan akurasi tindakan dan mendukung proses pemulihan setelah operasi.
Selain digunakan pada operasi penggantian sendi lutut, CORI juga memiliki kemampuan untuk mendukung operasi revisi lutut, yaitu prosedur untuk mengganti sebagian atau seluruh implan lutut yang sebelumnya telah dipasang dengan implan baru. Teknologi CORI menjadi satu-satunya sistem robotik untuk operasi lutut yang telah mendapatkan persetujuan FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat untuk indikasi revisi lutut tersebut.
5. 3D Brain Neuronavigation dan robotic microscope alignment untuk operasi otak
3D Brain Neuronavigation yang dipadukan dengan robotic microscope alignment merupakan kombinasi teknologi canggih yang digunakan untuk membantu dokter melakukan operasi bedah saraf dengan tingkat presisi tinggi di Mandaya Royal Hospital Puri. Sistem ini bekerja seperti “GPS otak” yang membantu dokter menentukan lokasi dan arah tindakan secara lebih akurat selama prosedur berlangsung.


Teknologi navigasi tersebut terintegrasi dengan mikroskop robotik berbasis AI, sehingga dokter dapat memperoleh panduan visual yang lebih detail saat menangani area otak yang sulit dijangkau. Kombinasi keduanya membantu dokter bekerja dengan lebih terarah dan presisi, sekaligus mendukung upaya meminimalkan risiko terhadap jaringan otak sehat di sekitar area yang ditangani, terutama dalam operasi pengangkatan tumor otak.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

