Kandung kemih terlalu aktif atau overactive bladder (OAB) adalah kondisi yang membuat seseorang tiba-tiba merasa ingin buang air kecil dan sulit menahannya. Penderitanya juga dapat merasa ingin buang air kecil lebih sering, baik pada siang maupun malam hari. Pada beberapa orang, keinginan buang air kecil yang mendesak bahkan dapat menyebabkan urine keluar tanpa sengaja (ngompol), yang disebut inkontinensia urine urgensi.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman atau malu sehingga memilih membatasi aktivitas sosial maupun pekerjaan. Namun, kandung kemih terlalu aktif dapat ditangani dengan berbagai pilihan terapi. Salah satunya adalah suntik Botox ke dalam kandung kemih, terutama ketika perubahan perilaku, latihan, atau obat-obatan belum cukup efektif mengendalikan gejala.
Contents
Prosedur suntik Botox untuk kandung kemih yang terlalu aktif
Suntik Botox pada kandung kemih bekerja dengan membantu mengurangi aktivitas otot kandung kemih yang terlalu berlebihan, sehingga dapat membantu mengurangi rasa ingin buang air kecil yang mendesak dan frekuensi buang air kecil pada pasien yang sesuai. Prosedur ini dilakukan oleh dokter dengan menyuntikkan Botox secara langsung ke otot kandung kemih melalui prosedur khusus.
Suntik Botox pada kandung kemih dilakukan melalui prosedur minimal invasif. Secara umum, tahapannya meliputi:
1. Pemberian anestesi lokal
Dokter memasukkan obat bius lokal, seperti lidokain, melalui kateter ke dalam kandung kemih. Obat ini dibiarkan selama sekitar 20–30 menit untuk membuat lapisan dalam kandung kemih menjadi lebih mati rasa.
2. Memasukkan alat berkamera
Setelah anestesi bekerja, dokter memasukkan alat kecil berbentuk seperti selang kateter yang dilengkapi kamera melalui uretra (saluran urine) hingga mencapai kandung kemih. Alat ini memungkinkan dokter melihat bagian dalam kandung kemih selama prosedur.
3. Penyuntikan Botox
Dengan menggunakan jarum kecil yang dimasukkan melalui alat berkamera tersebut, dokter menyuntikkan larutan Botox ke beberapa titik pada otot kandung kemih. Botox bekerja dengan mengurangi aktivitas otot kandung kemih yang terlalu aktif.
4. Prosedur berlangsung singkat
Proses penyuntikan Botox itu sendiri umumnya hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit atau kurang, meskipun keseluruhan waktu tindakan dapat berbeda tergantung kondisi dan kebutuhan pasien.
Baca juga: 5 Penyebab Buang Air Kecil Tidak Tuntas dan Cara Mengatasinya
Apa manfaat suntik Botox untuk kandung kemih?
Suntik Botox pada kandung kemih dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain:
- Mengurangi atau menghentikan episode inkontinensia urine, sehingga urine tidak lagi sering keluar tanpa disadari.
- Mengurangi rasa ingin buang air kecil yang mendesak dan sulit ditahan.
- Mengurangi frekuensi buang air kecil, baik pada siang maupun malam hari.
- Mengurangi atau menghilangkan kebutuhan menggunakan pembalut atau pad khusus inkontinensia urine.
- Meningkatkan kualitas hidup, karena gejala kandung kemih terlalu aktif dapat lebih terkontrol.
Sekitar 70–75% pasien mengalami penurunan gejala yang signifikan sekaligus peningkatan kualitas hidup setelah menjalani terapi Botox pada kandung kemih.
Efek suntikan Botox dapat bertahan selama satu hingga tiga tahun. Jika hasilnya memberikan manfaat, Anda dapat menjalani suntikan ulang. Anda perlu menghubungi dokter ketika merasa gejala Anda mulai kembali.
Baca juga: 8 Penyebab Susah Buang Air Kecil, Salah Satunya Prostat Bengkak
Kenali gejala-gejala kandung kemih terlalu aktif ini
Kandung kemih terlalu aktif dapat ditandai dengan beberapa gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejala yang umum meliputi:
- Rasa ingin buang air kecil yang muncul tiba-tiba dan sulit ditahan.
- Urine keluar tanpa disengaja setelah muncul dorongan kuat untuk buang air kecil, yang disebut inkontinensia urgensi.
- Sering buang air kecil, misalnya hingga 8 kali atau lebih dalam waktu 24 jam.
- Sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil (nokturia), terutama jika terjadi lebih dari dua kali dalam semalam.
Meskipun Anda masih dapat mencapai toilet tepat waktu saat muncul keinginan buang air kecil, frekuensi buang air kecil yang terlalu sering, baik pada siang maupun malam hari, tetap dapat mengganggu aktivitas dan kualitas hidup.
Suntik botox untuk kandung kemih terlalu aktif di RS Mandaya Royal Puri

Di RS Mandaya Royal Puri, keluhan akibat kandung kemih terlalu aktif dapat ditangani salah satunya oleh dr. Andika Afriansyah, Sp.U, Subsp. FFN (K), MARS, dokter spesialis urologi konsultan fungsional, perempuan, dan neuro-urologi. Dengan keahliannya dalam menangani berbagai gangguan fungsi saluran kemih, dr. Andika dapat melakukan evaluasi dan menentukan terapi yang sesuai, termasuk suntik Botox pada kandung kemih untuk membantu mengurangi kontraksi kandung kemih yang berlebihan.
dr. Andika menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Indonesia pada 2008, kemudian melanjutkan pendidikan Dokter Spesialis Urologi di Universitas Indonesia dan lulus pada 2020. Beliau selanjutnya memperdalam kompetensinya dengan menempuh pendidikan Konsultan Urologi Fungsional, Perempuan, dan Neuro-Urologi di Kolegium Urologi Indonesia yang diselesaikan pada 2022. Latar belakang tersebut mendukung kompetensinya dalam menangani berbagai masalah berkemih, termasuk kandung kemih terlalu aktif, inkontinensia urine, serta gangguan fungsi kandung kemih yang berkaitan dengan kelainan saraf.
Keahlian dr. Andika Afriansyah, Sp.U, Subsp. FFN (K), MARS
Selain menangani kandung kemih terlalu aktif dengan terapi seperti suntik Botox, dr. Andika memiliki keahlian dalam menangani berbagai gangguan fungsi saluran kemih, antara lain:
- Inkontinensia urine, termasuk kondisi ketika urine keluar tanpa disengaja atau sulit menahan buang air kecil.
- Gangguan berkemih, seperti sulit buang air kecil, aliran urine lemah, dan kandung kemih yang tidak dapat dikosongkan secara optimal.
- Gangguan saluran kemih pada perempuan, termasuk infeksi saluran kemih (ISK) yang berulang.
- Gangguan fungsi kandung kemih akibat kelainan saraf (neurourologi), termasuk yang berkaitan dengan neuropati akibat diabetes maupun kondisi pascastroke.
Jadwal praktik dr. Andika di RS Mandaya Royal Puri
dr. Andika Afriansyah, Sp.U, Subsp. FFN (K), MARS melayani konsultasi pasien di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Selasa: 16.00–20.00 WIB
- Kamis: 16.00–20.00 WIB
- Sabtu: 09.00–16.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Mayo Clinic. Overactive Bladder: Symptoms and Causes. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/overactive-bladder/symptoms-causes/syc-20355715). Diakses pada 27 Agustus 2026.
- Mayo Clinic Health System. How Do Bladder Botox Injections Work? (https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/how-do-bladder-botox-injections-work). Diakses pada 27 Agustus 2026.
- UCLA Health. Botox for Overactive Bladder. (https://www.uclahealth.org/medical-services/womens-pelvic-health/diagnostic-testing-office-services/botox-overactive-bladder). Diakses pada 27 Agustus 2026.
- Milton Keynes University Hospital NHS Foundation Trust. Botox Injections for the Treatment of an Overactive Bladder. (https://www.mkuh.nhs.uk/patient-information-leaflet/botox-injections-for-the-treatment-of-an-overactive-bladder-2). Diakses pada 27 Agustus 2026.

