Keunggulan Operasi Bypass Jantung Menggunakan Robot Da Vinci Xi, Ini Penjelasan dr. Wirya dari RS Mandaya Puri

Keunggulan Operasi Bypass Jantung Menggunakan Robot Da Vinci Xi, Ini Penjelasan dr. Wirya dari RS Mandaya Puri

Operasi bypass jantung atau coronary artery bypass grafting (CABG) merupakan prosedur untuk mengatasi penyakit jantung koroner akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner. Melalui prosedur ini, dokter membuat jalur baru agar aliran darah dan oksigen tetap dapat mencapai otot jantung.

Selain operasi konvensional, bypass jantung juga dapat dilakukan dengan pendekatan minimal invasif atau Minimally Invasive Cardiac Surgery Coronary Artery Bypass Grafting (MICS CABG). Prosedur ini dilakukan melalui sayatan kecil sekitar 7–10 cm di area sela tulang rusuk atau bawah dada kiri tanpa perlu membelah tulang dada (sternum), sehingga trauma operasi dapat diminimalkan dan pemulihan pasien berpotensi lebih cepat.

dr. Wirya A. Graha, Sp.BTKV, Subsp. JD (K)

Seiring perkembangan teknologi bedah jantung, prosedur bypass jantung minimal invasif juga dapat dilakukan dengan bantuan robot bedah Da Vinci Xi. Pendekatan ini telah diterapkan oleh dr. Wirya A. Graha, Sp.BTKV, Subsp. JD(K) di RS Mandaya Royal Puri. Dengan sistem robotik, dokter dapat melakukan prosedur dengan visualisasi tiga dimensi dan instrumen yang memiliki kemampuan pergerakan lebih presisi. Lalu, apa saja keunggulan operasi bypass jantung menggunakan robot Da Vinci Xi?

Konsultasi dokter

Keunggulan bypass jantung dengan robot Da Vinci Xi, dijelaskan langsung oleh ahlinya

Menurut dr. Wirya, salah satu keunggulan utama penggunaan robot Da Vinci Xi dalam operasi bypass jantung adalah tingkat presisinya. Sistem robotik dilengkapi kamera dengan kemampuan pembesaran (zoom) tinggi sehingga dokter dapat melihat area operasi dengan lebih jelas dan detail. Kondisi ini membantu dokter melakukan tindakan pada struktur pembuluh darah yang berukuran sangat kecil dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi.

“Ketika kita menggunakan robot, kita menggunakan kamera dan zoom-nya itu besar. View-nya jadi lebih jelas, makanya sangat-sangat presisi. Bahkan 1 milimeter atau 2 milimeter itu sangat kelihatan di robot,” kata dr. Wirya. 

Bypass Jantung Tanpa Belah Dada Kini Dilengkapi Robotik Da Vinci Xi, Tersedia di RS Mandaya Puri dr. Wirya, Dokter Spesialis Bedah Jantung Berlisensi Robotik, Bypass Jantung Lebih Presisi

Selain presisi, penggunaan robot juga memungkinkan prosedur dilakukan melalui akses yang lebih kecil sehingga dapat mengurangi trauma akibat operasi. Sayatan yang lebih kecil dapat membantu mengurangi nyeri dan perdarahan serta mendukung proses pemulihan pasien yang lebih cepat dibandingkan operasi dengan sayatan yang lebih besar.

Keunggulan lainnya berkaitan dengan proses pengambilan pembuluh darah dari dinding dada yang akan digunakan sebagai graft (pembuluh darah cangkok) untuk membuat jalur baru menuju jantung. Dengan bantuan robot, proses pengambilan pembuluh darah tersebut dapat dilakukan secara lebih presisi.

“Fungsinya robot adalah mengambil pembuluh darah yang di dinding dada, yang nanti kita mau bypass ke jantung.”

Pembuluh darah dari dinding dada tersebut, yang dikenal sebagai left internal mammary artery (LIMA), memiliki peran penting dalam operasi bypass jantung karena dikenal memiliki daya tahan yang baik. Penggunaan LIMA sebagai graft, terutama untuk pembuluh darah koroner bagian depan jantung, dapat memberikan hasil bypass yang lebih tahan lama.

Mengenal operasi bypass jantung metode minimal invasif (MICS) dan keunggulannya

Setelah pembuluh darah dari dinding dada berhasil diambil dengan bantuan robot Da Vinci Xi, prosedur bypass jantung selanjutnya dilakukan oleh dr. Wirya melalui metode minimal invasif. 

Berbeda dengan operasi bypass jantung konvensional yang memerlukan pembelahan tulang dada, MICS CABG dilakukan melalui sayatan yang lebih kecil di area bawah dada kiri dan umumnya tidak mengharuskan jantung dihentikan selama prosedur. Dengan pendekatan ini, trauma akibat operasi dapat diminimalkan sehingga mendukung proses pemulihan pasien. 

Beberapa keunggulan MICS CABG meliputi:

  • Tidak perlu membelah tulang dada: Prosedur dilakukan tanpa membuka sternum, sehingga trauma pada tulang dan jaringan di area dada dapat dikurangi.
  • Sayatan lebih kecil: Sayatan berukuran sekitar 7–10 cm dan berada di bawah dada kiri sehingga bekas luka dapat lebih tersembunyi.
  • Trauma jaringan dan pembuluh darah lebih minimal: Akses operasi yang lebih kecil membantu mengurangi kerusakan jaringan di sekitar area tindakan.
  • Perdarahan lebih sedikit: Minimnya trauma selama prosedur dapat membantu mengurangi jumlah perdarahan.
  • Nyeri lebih ringan: Sayatan yang lebih kecil dan tidak adanya pembelahan sternum dapat membantu mengurangi rasa sakit setelah operasi.
  • Mengurangi risiko komplikasi: Pendekatan minimal invasif dapat membantu mengurangi tingkat keparahan komplikasi, terutama pada pasien dengan kondisi penyerta seperti diabetes atau pasien lanjut usia.
  • Pemulihan lebih cepat: Masa pemulihan cenderung lebih singkat sehingga pasien dapat kembali melakukan aktivitas atau pekerjaan ringan sekitar 3–4 minggu setelah operasi, sesuai dengan kondisi dan evaluasi dokter.

Pemilihan metode operasi bypass jantung, baik melalui pendekatan minimal invasif (MICS) maupun operasi konvensional, akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien. Dokter akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti lokasi dan jumlah pembuluh darah yang mengalami penyempitan atau penyumbatan, kondisi kesehatan secara keseluruhan, serta risiko operasi, untuk menentukan metode yang paling aman dan sesuai bagi pasien. 

Profil dan jadwal praktik dr. Wirya di RS Mandaya Royal Puri

dr. Wirya A. Graha, Sp.BTKV, Subsp. JD(K)

dr. Wirya A. Graha, Sp.BTKV, Subsp. JD (K) merupakan dokter spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) dengan subspesialisasi bedah jantung dewasa. Beliau memiliki pengalaman menangani lebih dari 400 kasus MICS dalam kurun waktu dua tahun. Selain aktif melakukan prosedur MICS, dr. Wirya juga dikenal sebagai pelopor yang mengembangkan dan memperkenalkan teknik MICS di Indonesia, termasuk untuk prosedur bypass jantung dan operasi penggantian katup jantung. Teknik ini umumnya dilakukan melalui sayatan sekitar 6–8 cm tanpa perlu membelah tulang dada secara penuh.

dr. Wirya menyelesaikan pendidikan Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Pendidikan tersebut menjadi bagian dari dasar keilmuan dan kompetensinya dalam menangani berbagai prosedur bedah jantung dengan pendekatan modern.

Kami sangat bangga dengan dr. Wirya, seorang putra bangsa yang menjadi pelopor dalam pengembangan operasi bypass jantung MICS dengan bantuan robot Da Vinci Xi di Indonesia. Dengan pengalaman yang luar biasa (menangani lebih dari 400 kasus MICS dalam kurun waktu dua tahun), dr. Wirya memiliki pengalaman yang sangat kuat dalam bidang ini. Kini, kami berharap pengalaman dan keahliannya dapat terus dibagikan melalui peran sebagai proktor dan mentor bagi rekan-rekan sejawat dokter Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) di seluruh Indonesia, agar MICS dapat membantu lebih banyak pasien Indonesia,” ujar Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.

Dalam praktiknya, dr. Wirya memiliki fokus keahlian pada MICS, yakni pendekatan bedah jantung melalui sayatan yang lebih kecil tanpa membuka tulang dada secara penuh. Metode ini dapat memberikan sejumlah manfaat bagi pasien, termasuk mengurangi nyeri pascaoperasi, meminimalkan risiko komplikasi tertentu, serta mendukung proses pemulihan yang lebih cepat dibandingkan pendekatan konvensional pada pasien yang sesuai.

Selain MICS, dr. Wirya juga menangani berbagai prosedur bedah jantung dan pembuluh darah, termasuk bypass jantung atau CABG, operasi katup jantung, dan tindakan bedah aorta. Beliau juga merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan menjalankan praktik dengan mengutamakan aspek keamanan serta kebutuhan setiap pasien.

Untuk memperluas dan memperbarui kompetensinya, dr. Wirya juga mengikuti berbagai kegiatan ilmiah dan pelatihan internasional, di antaranya:

  • 2017: 25th Annual Meeting of the Asian Society for Cardiovascular and Thoracic Surgery, Seoul, South Korea
  • 2018: 28th Annual Meeting of the Association of the Thoracic and Cardiovascular Surgeon of Asia
  • 2019: 1st Joint Biennial South East Asian Regional Congress on Cardiovascular and Thoracic Surgery in Collaboration with 20th MATCVS – Annual Scientific Meeting, Malacca
  • 2021: 25th European Vascular Course and 5th European Cardiovascular Course

Bagi pasien yang ingin berkonsultasi mengenai MICS, bypass jantung, operasi katup, maupun kondisi jantung dan pembuluh darah lainnya, dr. Wirya A. Graha dapat ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri dengan jadwal praktik:

  • Selasa: 16.30–20.00 WIB
  • Kamis: 16.30–20.00 WIB
  • Sabtu: 10.00–13.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Johns Hopkins Medicine. Coronary Artery Bypass Graft Surgery. (https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/coronary-artery-bypass-graft-surgery). Diakses pada 26 Agustus 2026.
  2. Bangkok Hospital. MICS CABG. (https://www.bangkokhospital.com/en/bangkok-heart/content/mics-cabg). Diakses pada 26 Agustus 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes