WALANT (Wide Awake Local Anesthesia No Tourniquet) merupakan teknik operasi yang menggunakan anestesi lokal dan obat untuk mengontrol perdarahan, sehingga tindakan operasi pada tangan dapat dilakukan tanpa bius total, obat penenang, maupun penggunaan tourniquet atau alat pembendung aliran darah. Salah satu keunikan teknik ini adalah pasien tetap sadar sepenuhnya selama operasi dan dapat berkomunikasi langsung dengan dokter.
Teknik WALANT dapat dilakukan di ruang operasi maupun dalam lingkungan rawat jalan tertentu untuk menangani berbagai kondisi yang memengaruhi ekstremitas atas, terutama tangan dan pergelangan tangan. Selain membuat pasien tetap sadar selama prosedur, teknik ini juga memiliki sejumlah manfaat, termasuk meningkatkan keamanan pasien dan memberikan akses terhadap tindakan operasi tangan yang lebih praktis.

Di RS Mandaya Royal Puri, penanganan kondisi tangan yang membutuhkan teknik WALANT dapat dilakukan oleh dr. Jecky Chandra, M.Kes, Sp.OT (K), CIPS, AIFO-K, dokter spesialis dan konsultan ortopedi yang memiliki keahlian khusus dalam menangani berbagai gangguan pada jari, tangan, siku, dan bahu.
Contents
Kondisi yang umum ditangani dengan teknik WALANT
Teknik WALANT dapat digunakan untuk menangani berbagai kondisi ortopedi, khususnya yang memengaruhi tangan dan pergelangan tangan. Beberapa tindakan operasi yang umum dilakukan dengan teknik WALANT meliputi:
- Carpal tunnel syndrome, yaitu kondisi akibat tertekannya saraf medianus di area pergelangan tangan.
- Trigger finger, yaitu kondisi ketika jari terasa kaku atau terkunci saat ditekuk dan diluruskan.
- Kista atau ganglion, termasuk tindakan pengangkatan kista pada tangan dan pergelangan tangan.
- Kontraktur Dupuytren, yaitu kondisi yang menyebabkan jari tertarik ke arah telapak tangan akibat penebalan jaringan di bawah kulit.
- De Quervain’s tenosynovitis, yaitu peradangan pada tendon di sisi ibu jari pergelangan tangan.
- Pengangkatan massa atau benjolan, termasuk benjolan tertentu yang muncul pada area tangan dan pergelangan tangan.
Jenis tindakan yang dapat dilakukan dengan WALANT tentunya bergantung pada kondisi pasien, jenis kelainan, serta pertimbangan dokter setelah melakukan pemeriksaan.
Baca juga: Metode Operasi WALANT, dr. Jecky Perbaiki Gerakan Tangan Pasca Cedera Olahraga
Apa saja manfaat teknik WALANT?
Teknik WALANT dapat memberikan sejumlah keunggulan dibandingkan operasi tangan konvensional yang dilakukan di ruang operasi dengan anestesi umum. Beberapa manfaatnya meliputi:
1. Lebih praktis
Pasien yang menjalani prosedur WALANT umumnya membutuhkan waktu lebih singkat di rumah sakit atau klinik karena tidak memerlukan persiapan praoperasi yang kompleks. Karena tidak menggunakan anestesi umum, pasien juga umumnya tidak perlu berpuasa sebelum tindakan.
Pada kondisi tertentu, pasien yang mengonsumsi obat-obatan yang dapat berpengaruh terhadap anestesi umum, seperti pengencer darah, mungkin tidak perlu menghentikan obat tersebut sebelum menjalani WALANT. Namun, keputusan mengenai penggunaan obat tetap harus berdasarkan arahan dokter.
2. Pemulihan lebih cepat
WALANT menggunakan anestesi lokal, bukan obat anestesi umum. Dengan demikian, pasien dapat terhindar dari efek samping yang berkaitan dengan anestesi umum, seperti mual dan muntah. Karena tetap sadar selama prosedur dan tidak mendapatkan anestesi umum, pasien juga dapat lebih cepat kembali melakukan aktivitas setelah tindakan, sesuai anjuran dokter.
3. Penjadwalan lebih mudah
Karena tidak membutuhkan puasa atau pemeriksaan praoperasi yang ekstensif seperti pada operasi dengan anestesi umum, prosedur WALANT dapat lebih mudah dijadwalkan. Pada kondisi tertentu, pasien bahkan dapat menjalani tindakan pada hari yang sama ketika berkonsultasi dengan dokter bedah.
4. Hasil tindakan dapat dievaluasi secara langsung
Salah satu keunggulan WALANT adalah pasien tetap sadar selama operasi, sehingga dapat berkomunikasi langsung dengan dokter. Pasien juga dapat diminta menggerakkan atau menunjukkan fungsi tangannya selama prosedur.
Hal ini memungkinkan dokter untuk mengevaluasi fungsi tangan secara langsung dan memastikan hasil tindakan sesuai dengan yang diharapkan. Kondisi tersebut juga dapat membantu proses rehabilitasi setelah operasi dan mengoptimalkan waktu pada kunjungan kontrol berikutnya.
Baca juga: Jari Kaku Susah Ditekuk, dr. Jecky Punya Metode WALANT
Prosedur teknik WALANT
Secara umum, prosedur WALANT dalam operasi tangan meliputi beberapa tahapan berikut:
1. Pemberian anestesi lokal
Dokter memberikan anestesi lokal pada area tangan yang akan menjalani operasi. Saat obat anestesi disuntikkan, pasien mungkin merasakan sedikit sensasi perih atau seperti tertusuk jarum. Rasa tidak nyaman ini biasanya hanya berlangsung singkat hingga area tersebut mulai mati rasa.
2. Memastikan area operasi sudah mati rasa
Setelah anestesi bekerja, dokter akan memastikan pasien tidak merasakan nyeri pada area yang akan dioperasi. Jika diperlukan tambahan anestesi lokal, dokter dapat memberikannya pada area yang sudah mengalami mati rasa.
3. Melakukan tindakan operasi
Setelah area operasi benar-benar mati rasa, dokter melakukan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi kondisi pada tangan atau pergelangan tangan. Selama proses ini, pasien tetap sadar dan dapat berkomunikasi dengan dokter.
4. Pasien dapat merasakan tekanan, tetapi bukan rasa sakit
Sebagian pasien mungkin masih dapat merasakan adanya tekanan, gerakan, atau sensasi ketika dokter melakukan tindakan pada tangan. Namun, pasien seharusnya tidak merasakan nyeri selama prosedur berlangsung.
5. Pasien dapat melihat proses operasi jika menginginkannya
Karena pasien tetap sadar, beberapa pasien memilih untuk melihat proses operasi agar lebih memahami tindakan yang dilakukan. Namun, hal ini tidak wajib. Pasien dapat memilih untuk mengalihkan pandangan, mendengarkan musik, atau melakukan aktivitas lain selama diperbolehkan oleh tim medis.
6. Pasien dapat segera pulang setelah operasi
Setelah tindakan selesai, pasien umumnya tidak membutuhkan waktu pemulihan yang panjang di klinik atau rumah sakit seperti pada operasi dengan anestesi umum. Pada kondisi yang sesuai, pasien dapat pulang segera setelah prosedur selesai berdasarkan evaluasi dan arahan dokter.
Operasi tangan dengan teknik WALANT di RS Mandaya Royal Puri

Penanganan berbagai kondisi pada tangan dan pergelangan tangan dengan teknik WALANT di RS Mandaya Royal Puri dilakukan oleh dr. Jecky Chandra, M.Kes, Sp.OT (K), CIPS, AIFO-K, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi sekaligus konsultan yang memiliki keahlian dalam menangani gangguan pada jari, tangan, siku, dan bahu, termasuk tindakan pada ekstremitas atas dengan teknik WALANT.
Dr. Jecky memiliki latar belakang pendidikan dan pelatihan yang mendukung keahliannya di bidang ortopedi, ekstremitas atas, serta penanganan nyeri. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, kemudian menyelesaikan Program Magister Kesehatan (S2) di Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin. Ia juga menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi di Universitas Hasanuddin, Makassar.
Untuk memperdalam kompetensinya, dr. Jecky mengikuti Comprehensive Course in Musculoskeletal Pain Intervention and Regeneration di Precursor, Universitas Padjadjaran, Bandung. Ia juga menyelesaikan pendidikan Subspesialis/Konsultan Hand, Upper Limb and Microsurgery di RSUD dr. Soetomo/Universitas Airlangga, Surabaya.
Selain itu, dr. Jecky telah lulus ujian sertifikasi nasional bidang fisiologi olahraga dan memperoleh gelar AIFO-K (Ahli Ilmu Faal Olahraga Klinis). Ia juga memiliki sertifikasi internasional CIPS (Certified Interventional Pain Sonologist) dari World Institute of Pain (WIP) yang diperoleh setelah mengikuti ujian sertifikasi di Budapest, Hungaria.
Bagi pasien yang membutuhkan konsultasi mengenai kondisi tangan, pergelangan tangan, jari, siku, maupun bahu, termasuk kemungkinan menjalani operasi dengan teknik WALANT, dr. Jecky Chandra dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
dr. Jecky Chandra, M.Kes, Sp.OT (K), CIPS, AIFO-K bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00 – 12.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
- Rabu: 13.00 – 17.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 17.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 12.00 WIB
- Sabtu: 17.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- National Center for Biotechnology Information (NCBI). Wide Awake Local Anesthesia No Tourniquet (WALANT). (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK570646/). Diakses pada 13 Agustus 2026.
- Orthopaedic Associates of Manhasset. What Is WALANT? (https://www.orthopaedicassociatesmanhasset.com/blog/what-is-walant/). Diakses pada 13 Agustus 2026.
- Washington University in St. Louis. WALANT Hand Surgery. (https://plasticsurgery.wustl.edu/patient-care/hand-surgery/walant-hand-surgery/). Diakses pada 13 Agustus 2026.

