Anak-anak memiliki aktivitas fisik yang sangat tinggi. Mulai dari berlari, melompat, bermain di taman, hingga mengikuti berbagai olahraga, semua aktivitas tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera. Tidak hanya benturan atau keseleo, sebagian anak juga dapat mengalami nyeri otot, cedera olahraga, maupun gangguan pada sistem gerak yang memerlukan rehabilitasi medik.
Sayangnya, tidak sedikit orang tua yang merasa khawatir ketika harus membawa anak menjalani fisioterapi karena menganggap terapi akan terasa sakit atau membuat anak tidak nyaman. Padahal, perkembangan teknologi rehabilitasi medik saat ini memungkinkan proses terapi dilakukan dengan lebih nyaman, bahkan beberapa metode tidak menimbulkan rasa panas maupun nyeri.
Salah satunya adalah layanan di Laser & Shockwave Rehab Center di RS Mandaya Royal Puri. Pusat rehabilitasi ini melayani pasien anak hingga dewasa dengan dukungan berbagai teknologi modern yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Selain membantu mengurangi nyeri, teknologi rehabilitasi juga dapat mempercepat proses penyembuhan jaringan, mengembalikan fungsi gerak, serta membantu pasien kembali beraktivitas secara optimal.
Contents
Teknologi rehabilitasi di Laser & Shockwave Rehab Center RS Mandaya Royal Puri

Laser & Shockwave Rehab Center RS Mandaya Royal Puri dilengkapi dengan berbagai teknologi rehabilitasi yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pasien. Penentuan terapi dilakukan oleh dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi setelah mengevaluasi kondisi pasien secara menyeluruh.
1. Low Level Laser Therapy (LLLT)

Salah satu teknologi yang menjadi unggulan adalah Low Level Laser Therapy (LLLT). Terapi ini menggunakan sinar laser berintensitas rendah yang bekerja merangsang proses penyembuhan alami pada jaringan tubuh.
Berbeda dengan laser berenergi tinggi, LLLT tidak menghasilkan rasa panas yang berlebihan sehingga terapi dapat dilakukan dengan nyaman, termasuk pada pasien anak. Teknologi ini banyak dimanfaatkan untuk membantu mengurangi nyeri, meredakan peradangan, serta mempercepat proses regenerasi jaringan yang mengalami cedera.
Karena bersifat noninvasif, terapi dilakukan tanpa sayatan maupun tindakan operasi sehingga dapat menjadi salah satu pilihan rehabilitasi pada berbagai gangguan otot, tendon, ligamen, maupun cedera olahraga.
2. High Intensity Laser Therapy (HILT)

Selain LLLT, RS Mandaya Royal Puri juga menyediakan High Intensity Laser Therapy (HILT). Teknologi ini memanfaatkan energi laser dengan intensitas yang lebih tinggi untuk menjangkau jaringan yang letaknya lebih dalam.
HILT umumnya digunakan untuk membantu mengatasi berbagai gangguan muskuloskeletal, seperti cedera otot, tendon, ligamen, sendi, hingga keluhan pada tulang. Terapi ini bertujuan mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi gerak, meningkatkan fleksibilitas sendi, serta mendukung proses rehabilitasi agar pasien dapat kembali beraktivitas lebih cepat.
Baca juga: Rumah Sakit Rehabilitasi Medik di Jakarta Barat dan Tangerang, RS Mandaya Puri
3. Shockwave Therapy

Shockwave Therapy merupakan terapi yang menggunakan gelombang kejut berenergi tinggi untuk merangsang proses penyembuhan pada jaringan yang mengalami cedera.
Gelombang tersebut dihantarkan melalui alat khusus yang ditempelkan pada permukaan kulit tanpa memerlukan tindakan operasi. Terapi ini banyak digunakan untuk membantu mengatasi cedera tendon, ligamen, otot, plantar fasciitis, tennis elbow, hingga berbagai keluhan nyeri muskuloskeletal yang sulit membaik dengan terapi konvensional.
4. Diathermy

Diathermy adalah terapi yang memanfaatkan energi elektromagnetik atau gelombang suara untuk menghasilkan panas terapeutik pada jaringan tubuh.
Efek panas tersebut membantu meningkatkan aliran darah, mengurangi kekakuan otot dan sendi, meredakan nyeri, serta mempercepat proses pemulihan jaringan yang mengalami cedera. Diathermy juga sering dikombinasikan dengan latihan fisioterapi untuk mendapatkan hasil rehabilitasi yang lebih optimal.
5. Cryotherapy

Selain terapi panas, Laser & Shockwave Rehab Center juga memiliki Cryotherapy, yaitu terapi menggunakan suhu dingin untuk membantu mengurangi pembengkakan, nyeri, serta peradangan pada area yang mengalami cedera.
Cryotherapy banyak dimanfaatkan pada rehabilitasi cedera olahraga maupun fase awal setelah cedera karena dapat membantu mengurangi respons inflamasi sekaligus mempercepat proses pemulihan sebelum pasien menjalani latihan rehabilitasi berikutnya.
Baca juga: Rekomendasi Dokter Rehabilitasi Medis di Jakarta dan Tangerang
Fasilitas rehabilitasi anak & dewasa di RS Mandaya Royal Puri


Selain didukung berbagai teknologi rehabilitasi modern, Laser & Shockwave Rehab Center RS Mandaya Royal Puri juga dilengkapi dengan fasilitas yang dirancang untuk menunjang proses pemulihan pasien anak maupun dewasa. Seluruh program rehabilitasi disesuaikan dengan usia, kondisi medis, serta target terapi masing-masing pasien agar hasil yang diperoleh lebih optimal.
Berikut beberapa fasilitas yang tersedia di Laser & Shockwave Rehab Center RS Mandaya Royal Puri:
1. Fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara
Laser & Shockwave Rehab Center menghadirkan layanan rehabilitasi yang terintegrasi dalam satu tempat. Pasien dapat menjalani fisioterapi untuk memulihkan fungsi gerak, terapi okupasi untuk melatih kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, hingga terapi wicara bagi pasien yang mengalami gangguan bicara, bahasa, maupun menelan.
Bagi anak, layanan ini dapat membantu menangani berbagai kondisi seperti keterlambatan perkembangan motorik, gangguan koordinasi gerak, hingga kebutuhan rehabilitasi setelah cedera atau operasi. Sementara pada pasien dewasa, terapi dilakukan untuk membantu pemulihan setelah stroke, cedera olahraga, operasi, maupun gangguan muskuloskeletal lainnya.
2. Kolam hidroterapi
RS Mandaya Royal Puri juga memiliki fasilitas hidroterapi yang memanfaatkan air sebagai media latihan rehabilitasi.
Latihan di dalam air membantu mengurangi beban pada sendi sehingga pasien dapat bergerak lebih leluasa dengan rasa nyeri yang lebih minimal. Hidroterapi sering digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, serta melatih kemampuan berjalan pada pasien dengan berbagai gangguan sistem gerak.
Pada anak, hidroterapi juga dapat menjadi alternatif latihan yang lebih menyenangkan karena dilakukan di dalam air, sehingga membantu meningkatkan kenyamanan dan kerja sama selama proses rehabilitasi.
3. Indoor exercise track
Untuk melatih kemampuan berjalan dan meningkatkan keseimbangan tubuh, tersedia indoor exercise track yang digunakan dalam berbagai program rehabilitasi.
Fasilitas ini memungkinkan terapis memantau pola berjalan pasien secara lebih optimal sekaligus memberikan latihan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu. Latihan dapat diberikan kepada pasien pascaoperasi, pasien stroke, maupun anak yang sedang menjalani terapi untuk meningkatkan kemampuan motoriknya.
4. Ergocycle dan treadmill dengan pemantauan jantung
Program rehabilitasi juga didukung oleh ergocycle dan treadmill yang dilengkapi sistem pemantauan parameter jantung selama latihan.
Dengan fasilitas ini, dokter dan fisioterapis dapat mengawasi respons tubuh pasien terhadap aktivitas fisik sehingga latihan dapat dilakukan secara lebih aman dan sesuai dengan kapasitas masing-masing pasien. Fasilitas ini banyak dimanfaatkan pada program rehabilitasi kardiovaskular, neurologis, maupun pemulihan setelah cedera.
5. Virtual Reality (VR) Therapy
Laser & Shockwave Rehab Center turut menghadirkan teknologi Virtual Reality (VR) sebagai bagian dari program rehabilitasi.
Melalui simulasi interaktif, pasien diajak melakukan berbagai aktivitas yang dirancang untuk melatih keseimbangan, koordinasi tubuh, kekuatan otot, hingga kemampuan motorik. Teknologi ini juga dapat membantu meningkatkan motivasi pasien selama menjalani terapi karena latihan terasa lebih menarik dan tidak monoton.
VR Therapy banyak dimanfaatkan dalam rehabilitasi pasien stroke, gangguan neurologis, maupun beberapa kondisi pada anak yang memerlukan latihan koordinasi gerak secara bertahap.
6. Ruang terapi yang nyaman
Seluruh ruang terapi dirancang agar memberikan suasana yang nyaman bagi pasien selama menjalani rehabilitasi. Area terapi yang luas memungkinkan pasien bergerak dengan leluasa saat menjalani berbagai jenis latihan sesuai program yang telah disusun oleh tim rehabilitasi.
Lingkungan terapi yang nyaman juga membantu meningkatkan rasa percaya diri pasien, termasuk anak-anak yang baru pertama kali menjalani fisioterapi.
7. Waiting Lounge Rehabilitation Center
Untuk meningkatkan kenyamanan selama berkunjung, RS Mandaya Royal Puri menyediakan Waiting Lounge Rehabilitation Center yang dapat digunakan oleh pasien maupun keluarga saat menunggu jadwal terapi.
Area tunggu yang nyaman diharapkan dapat memberikan pengalaman rehabilitasi yang lebih menyenangkan, terutama bagi orang tua yang mendampingi anak menjalani sesi terapi secara rutin.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
Referensi:
- Hamblin, M. R., & Demidova-Rice, T. N. Mechanisms of Low Level Light Therapy. (https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4126803/). Dipublikasikan tahun 2006. Diakses pada 13 Juli 2026.
- Zati, A., dkk. Effectiveness of High-Intensity Laser Therapy in the Treatment of Musculoskeletal Disorders: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. (https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9963402/). Dipublikasikan 24 Februari 2023. Diakses pada 13 Juli 2026.
- WebMD. What Is Shockwave Therapy? (https://www.webmd.com/pain-management/what-is-shockwave-therapy). Direvisi terakhir 17 November 2023. Diakses pada 13 Juli 2026.
- Cleveland Clinic. Diathermy. (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/24926-diathermy). Direvisi terakhir 28 Juni 2023. Diakses pada 13 Juli 2026.

