Miom adalah tumor jinak yang tumbuh dari jaringan otot rahim. Kondisi yang juga dikenal sebagai mioma uteri atau fibroid rahim ini cukup sering dialami oleh wanita usia reproduktif. Ukuran miom dapat bervariasi, mulai dari sangat kecil hingga membesar dan memenuhi rongga perut. Meski bersifat jinak, miom tetap dapat menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu kualitas hidup penderitanya.
Gejala miom bisa berbeda pada setiap orang, tergantung ukuran, jumlah, dan lokasi tumbuhnya tumor. Beberapa gejala yang umum dialami antara lain perut terasa membesar atau seperti ada benjolan, nyeri panggul, menstruasi yang banyak atau berkepanjangan, sering buang air kecil, sulit buang air besar, hingga gangguan kesuburan. Pada beberapa kasus, miom berukuran besar juga dapat menekan organ-organ di sekitarnya sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dalam aktivitas sehari-hari.

Kabar baiknya, miom tidak selalu harus ditangani dengan operasi atau pengangkatan rahim. Kini tersedia teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) di Mandaya Royal Hospital Puri yang dapat menghancurkan jaringan miom tanpa sayatan. Teknologi ini juga digunakan untuk menangani pasien dengan miom berukuran sangat besar, yakni sekitar 16×20 cm. Tindakan dilakukan oleh dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes, dokter spesialis kandungan dan kebidanan (obgyn) Mandaya Royal Hospital Puri, dengan hasil ablasi tumor mencapai sekitar 90%.
Contents
Miom 16×20 cm menyebabkan perut membesar dan gangguan berkemih
Pasien ini datang ke Mandaya Royal Hospital Puri setelah merasakan adanya benjolan pada perut yang semakin membesar selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Lihat postingan ini di Instagram
Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan dua miom berukuran besar di dalam rahim, dengan ukuran terbesar mencapai sekitar 16×20 cm.
Ukuran miom yang besar tersebut menimbulkan berbagai keluhan. Pasien merasakan perut yang membesar dan penuh, serta mengalami kesulitan saat buang air kecil maupun buang air besar akibat tekanan dari tumor terhadap organ di sekitarnya.
Selain menimbulkan ketidaknyamanan, ukuran miom yang besar juga berpotensi memengaruhi kesehatan reproduksi wanita. Oleh karena itu, pasien mencari alternatif pengobatan yang dapat mengatasi miom tanpa operasi dan tanpa pengangkatan rahim.
Penanganan miom tanpa operasi dengan teknologi HIFU
Setelah mengetahui bahwa Mandaya Royal Hospital Puri memiliki teknologi HIFU, pasien datang untuk menjalani konsultasi dan pemeriksaan menyeluruh. Tim dokter kemudian melakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah pasien memenuhi kriteria sebagai kandidat tindakan HIFU.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, termasuk evaluasi menggunakan MRI, ditemukan dua mioma uteri subserosa berukuran besar yang dinilai dapat ditangani dengan teknologi HIFU.
HIFU bekerja dengan memfokuskan gelombang ultrasound berintensitas tinggi secara presisi ke jaringan miom. Energi panas yang dihasilkan akan menghancurkan jaringan tumor tanpa perlu membuat sayatan pada tubuh pasien.
Berikut beberapa keunggulan teknologi HIFU dalam penanganan miom:
- Tidak memerlukan operasi: HIFU merupakan prosedur non-invasif yang dilakukan tanpa sayatan, sehingga risiko infeksi dan komplikasi pascatindakan cenderung lebih rendah dibandingkan operasi konvensional.
- Menggunakan gelombang ultrasound: Teknologi HIFU bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasound berintensitas tinggi untuk menghancurkan jaringan miom tanpa menggunakan radiasi.
- Tidak membutuhkan anestesi umum: Tindakan HIFU umumnya dilakukan dengan bantuan sedasi ringan atau obat pereda nyeri, sehingga pasien tidak perlu menjalani pembiusan total.
- Membantu mempertahankan fungsi reproduksi: Karena dapat menargetkan jaringan miom secara akurat tanpa mengangkat rahim, HIFU menjadi pilihan bagi wanita yang ingin menjaga peluang kehamilan di masa depan.
- Masa pemulihan lebih singkat: Tanpa luka operasi, pasien biasanya dapat pulih lebih cepat dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dalam waktu yang lebih singkat.
Selama tindakan berlangsung, area miom yang menjadi target terapi dapat dipantau secara real-time sehingga proses ablasi dilakukan dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Hasil ablasi mencapai 90%, pasien dapat beraktivitas kembali
Setelah tindakan HIFU selesai dilakukan, evaluasi menunjukkan bahwa sekitar 90% jaringan miom berhasil terablasi. Dalam penanganan miom menggunakan HIFU, menurut dr. Doddy, hasil ablasi di atas 70% umumnya sudah dianggap sebagai indikator keberhasilan terapi. Dengan capaian sekitar 90%, hasil pengobatan pada pasien ini menunjukkan respons yang sangat baik.
Pasca tindakan, pasien juga tidak mengalami keluhan berarti. Rasa nyeri yang muncul sangat minimal dan masih dapat ditoleransi dengan baik. Pasien dapat makan dan minum seperti biasa serta sudah dapat buang air kecil dan buang air besar secara normal.
Karena kondisi pasien stabil dan proses pemulihan berlangsung baik, pasien diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan lanjutan. Hal ini menjadi salah satu keunggulan HIFU dibandingkan operasi konvensional, karena pasien umumnya dapat kembali beraktivitas lebih cepat tanpa harus menjalani masa rawat inap yang panjang.
Bagi Anda yang ingin berkonsultasi mengenai miom atau mencari alternatif pengobatan tanpa operasi menggunakan teknologi HIFU, Anda dapat berkonsultasi dengan dr. Doddy di Mandaya Royal Hospital Puri untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Kapan harus berkonsultasi ke dokter terkait miom?
Pada beberapa kasus, miom tidak menimbulkan gejala apa pun sehingga sering kali baru ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan kesehatan rutin atau USG. Namun, jika miom mulai membesar atau berada di lokasi tertentu, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Segera konsultasikan diri ke dokter jika Anda mengalami:
- Nyeri panggul yang tidak kunjung membaik atau berlangsung terus-menerus.
- Menstruasi yang sangat banyak atau nyeri haid yang berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Flek atau perdarahan di luar siklus menstruasi.
- Kesulitan mengosongkan kandung kemih atau merasa buang air kecil tidak tuntas.
- Kelelahan dan tubuh terasa lemas secara terus-menerus, yang bisa menjadi tanda anemia akibat perdarahan berlebihan.
Selain itu, segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami perdarahan vagina yang sangat banyak atau nyeri panggul hebat yang muncul secara tiba-tiba. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya komplikasi yang memerlukan penanganan segera.
Baca juga: RS Mandaya Royal Puri Miliki 7 Dokter OBGYN Tersertifikasi HIFU untuk Tangani Miom Rahim
Konsultasikan miom Anda dengan dr. Doddy di RS Mandaya Royal Puri

Bagi Anda yang mengalami gejala miom atau ingin mengetahui pilihan terapi tanpa operasi seperti HIFU, Anda dapat berkonsultasi dengan dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes, dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan di Mandaya Royal Hospital Puri. Beliau memiliki kompetensi dan pengalaman dalam menangani berbagai masalah kesehatan reproduksi wanita, mulai dari perencanaan kehamilan hingga penanganan kasus-kasus ginekologi kompleks.
Latar belakang pendidikan dr. Doddy mencakup pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi di Universitas Hasanuddin, serta pendidikan konsultan yang diselesaikan di Universitas Indonesia. Dengan bekal tersebut, beliau menangani berbagai layanan kesehatan wanita, termasuk konsultasi prakonsepsi, evaluasi dan pemantauan kehamilan, pemeriksaan pencitraan janin, konsultasi keluarga berencana, hingga penanganan berbagai komplikasi kehamilan.
Selain itu, dr. Doddy juga berpengalaman dalam menangani berbagai kelainan ginekologi jinak, termasuk miom, kista ovarium, dan gangguan kesehatan reproduksi lainnya. Berbagai prosedur minimal invasif juga dapat dilakukan sesuai indikasi medis dan kebutuhan masing-masing pasien.
Jadwal praktik dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes di Mandaya Royal Hospital Puri:
- Selasa: 17.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 12.00 WIB
Jika Anda ingin mengetahui apakah miom yang dialami dapat ditangani dengan teknologi HIFU, konsultasi dengan dokter spesialis merupakan langkah awal yang penting untuk menentukan pilihan terapi yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Mayo Clinic. Uterine Fibroids. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-fibroids/symptoms-causes/syc-20354288). Direvisi terakhir 24 Juni 2024. Diakses pada 25 Juni 2026.
- JPNN.com. RS Mandaya Royal Puri Hadirkan Teknologi HIFU untuk Tangani Miom hingga Kanker Tanpa Operasi. (https://m.jpnn.com/news/rs-mandaya-royal-puri-hadirkan-teknologi-hifu-untuk-tangani-miom-hingga-kanker-tanpa-operasi?page=2). Dipublikasikan 17 Juni 2025. Diakses pada 25 Juni 2026.
- Mayo Clinic. Uterine Fibroids. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-fibroids/symptoms-causes/syc-20354288). Direvisi terakhir 24 Juni 2024. Diakses pada 25 Juni 2026.

