Divonis Harus Angkat Rahim Akibat Miom, Pasien Ini Akhirnya Jalani Tindakan HIFU di RS Mandaya Puri dengan dr. Unedo

Divonis Harus Angkat Rahim Akibat Miom, Pasien Ini Akhirnya Jalani Tindakan HIFU di RS Mandaya Puri dengan dr. Unedo

Miom merupakan tumor jinak yang tumbuh di rahim dan sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, pada sebagian wanita, miom dapat menyebabkan keluhan yang cukup mengganggu, seperti perdarahan menstruasi berlebihan, nyeri panggul, hingga gangguan kesuburan. Dalam beberapa kasus, ukuran dan lokasi miom bahkan dapat membuat pasien disarankan menjalani operasi pengangkatan rahim.

Hal inilah yang dialami oleh Ibu Sri Lestari, pasien asal Palembang yang didiagnosis memiliki dua miom di rahim dengan ukuran masing-masing 2×3 cm dan 2×2 cm. Setelah mengalami perdarahan berkepanjangan selama dua bulan tanpa henti, ia akhirnya mencari pertolongan medis untuk mengetahui penyebab keluhannya.

“Alhamdulillah sampai sekarang (setelah tindakan HIFU) tidak ada rasa apa-apa. Biasa saja setelah bangun, sudah bisa semua, infus juga sudah dilepas. Pokoknya sudah bisa mandiri, kalau mau suruh lari, bisa nih lari,” kata pasien. 

Konsultasi dokter

Perdarahan dua bulan akibat miom, sempat disarankan angkat rahim

Saat menjalani pemeriksaan di rumah sakit, Ibu Sri diketahui memiliki dua miom yang diduga menjadi penyebab perdarahan yang dialaminya. Dokter saat itu memberikan dua pilihan penanganan, yaitu terapi menggunakan pil hormon atau tindakan operasi pengangkatan rahim.

Ibu Sri dan keluarga kemudian mencoba pilihan pertama dengan mengonsumsi pil hormon. Namun, terapi tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan. Kondisinya terus menurun akibat perdarahan yang berkepanjangan sehingga operasi menjadi salah satu opsi yang harus dipertimbangkan.

Hasil pemeriksaan USG transvaginal juga menunjukkan adanya perlengketan yang melibatkan rahim dengan organ di sekitarnya, seperti usus maupun kandung kemih. Kondisi tersebut membuat Ibu Sri dan keluarganya merasa khawatir terhadap tindakan operasi yang akan dijalani.

Baca juga: Tanpa Operasi, Ini Cara HIFU Atasi Miom Rahim dengan Gelombang Suara

Mencari alternatif selain operasi dan menemukan teknologi HIFU

Di tengah kebingungan menentukan langkah pengobatan, suami pasien mulai mencari berbagai informasi mengenai pilihan terapi miom yang tersedia. Dari hasil pencarian yang dilakukannya, ia menemukan teknologi High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU).

HIFU adalah teknologi medis non-bedah yang digunakan untuk menangani miom tanpa memerlukan tindakan operasi maupun sayatan. Prosedur ini memanfaatkan gelombang ultrasound berintensitas tinggi yang diarahkan secara tepat dari luar tubuh menuju jaringan miom di dalam rahim. Ketika gelombang tersebut mencapai titik target, energi yang terkumpul akan menghasilkan panas yang cukup untuk menghancurkan jaringan miom, sementara jaringan sehat di sekitarnya tetap terlindungi.

Cara kerja HIFU didasarkan pada penghantaran energi panas secara terfokus ke area miom yang telah ditentukan melalui pemetaan dan panduan pencitraan yang akurat. Paparan suhu tinggi tersebut menyebabkan sel-sel miom mengalami kerusakan permanen dan mati secara bertahap melalui proses nekrosis koagulatif. Karena mampu menargetkan jaringan abnormal secara selektif tanpa merusak organ di sekitarnya, HIFU menjadi salah satu pilihan terapi yang efektif dan minimal invasif untuk mengatasi miom rahim yang bersifat jinak.

Ketertarikan terhadap teknologi HIFU mendorong keluarga pasien untuk mencari rumah sakit dan dokter yang memiliki pengalaman dalam melakukan prosedur tersebut. Setelah menelusuri berbagai informasi mengenai dokter-dokter yang menangani HIFU di Mandaya Royal Hospital Puri, mereka akhirnya memilih Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk untuk menangani kasus Ibu Sri.

Kondisi pasien setelah menjalani HIFU di RS Mandaya Puri

Setelah menjalani tindakan HIFU di Mandaya Royal Hospital Puri, pasien mengaku merasakan pemulihan yang sangat baik. Ia tidak mengalami keluhan berarti setelah prosedur dilakukan dan dapat kembali beraktivitas secara mandiri dalam waktu singkat.

Kondisi tersebut berbeda dengan kekhawatiran yang sebelumnya sempat dirasakan ketika harus mempertimbangkan tindakan operasi. Setelah bangun dari prosedur HIFU, ia sudah dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan dan tidak lagi bergantung pada bantuan orang lain.

Pengalaman Ibu Sri menunjukkan bahwa pasien miom kini memiliki pilihan terapi selain operasi terbuka maupun pengangkatan rahim. Dengan perkembangan teknologi medis seperti HIFU, penanganan miom dapat dilakukan secara non-invasif sehingga membantu menjaga kualitas hidup pasien sekaligus mempercepat proses pemulihan.

Konsultasi dokter

Baca juga: Sekarang Miom Tidak Perlu Dioperasi, RS Mandaya Royal Puri Gunakan Teknologi HIFU Tanpa Sayatan

Profil, keahlian, dan jadwal praktik dr. Unedo di RS Mandaya Royal Puri

dr. Unedo merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialisasi onkologi ginekologi yang memiliki latar belakang pendidikan dari Universitas Sriwijaya dan Universitas Sebelas Maret. Untuk memperdalam kompetensinya di bidang kanker ginekologi, beliau melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Konsultan dan Doktor di Universitas Indonesia.

Dalam praktiknya, dr. Unedo menangani berbagai jenis kanker pada sistem reproduksi wanita, termasuk kanker serviks, kanker rahim, kanker ovarium, kanker vulva, dan kanker vagina. Selain itu, beliau juga berpengalaman dalam menangani berbagai kelainan jinak pada organ reproduksi wanita, seperti polip rahim dan tumor rahim, termasuk miom.

Dengan pengalaman dan keahliannya di bidang onkologi ginekologi, dr. Unedo dikenal mengedepankan pendekatan yang menyeluruh, teliti, dan berfokus pada kebutuhan pasien. Gaya komunikasinya yang hangat dan empatik juga membantu pasien merasa lebih nyaman selama menjalani konsultasi maupun proses pengobatan.

Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 20.00 WIB
  • Sabtu: 13.00 – 16.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes