RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan layanan Selective Internal Radiation Therapy Yttrium-90 (SIRT Y-90) sebagai terobosan terapi kanker hati minimal invasif tanpa operasi besar pada Minggu (24/5). Layanan ini tergolong baru dan masih jarang ditemukan di Indonesia.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh pakar SIRT Y-90 internasional, yaitu Assoc. Prof. Too Chow Wei selaku Senior Consultant dari Departemen Radiologi Intervensi Singapore General Hospital. Sementara dari RS Mandaya Royal Puri, turut hadir narasumber dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI selaku dokter spesialis radiologi intervensi dan dimoderatori oleh dr. Eko Purnomo, Sp.KNTM (K) Onk, dokter spesialis kedokteran nuklir.

Kanker hati merupakan salah satu jenis kanker dengan angka kematian yang tinggi di dunia karena sering kali baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Penyakit ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi hepatitis B dan C kronis, sirosis hati, perlemakan hati (fatty liver), hingga konsumsi alkohol berlebihan. Pada tahap awal, kanker hati sering tidak menimbulkan gejala yang khas. Namun seiring perkembangan penyakit, pasien dapat mengalami nyeri perut kanan atas, penurunan berat badan drastis, perut membesar akibat penumpukan cairan, hingga gangguan fungsi hati yang dapat memengaruhi kualitas hidup secara signifikan.
Penanganan kanker hati sangat bergantung pada stadium penyakit, ukuran dan lokasi tumor, serta kondisi fungsi hati pasien. Pada stadium awal dengan kondisi tertentu, operasi pengangkatan tumor maupun transplantasi hati masih dapat menjadi pilihan terapi utama. Namun pada banyak kasus, kanker hati baru ditemukan ketika ukuran tumor sudah besar, jumlahnya lebih dari satu, atau letaknya terlalu dekat dengan pembuluh darah besar sehingga operasi menjadi berisiko tinggi. Dalam kondisi ini, terapi minimal invasif tanpa operasi seperti SIRT Y-90 dapat menjadi alternatif penanganan yang membantu mengendalikan pertumbuhan tumor, mengecilkan ukuran kanker, hingga membuka peluang pasien untuk mendapatkan terapi lanjutan seperti operasi maupun transplantasi hati.
Sebagai pusat layanan kanker hati yang komprehensif, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan SIRT Y-90 untuk melengkapi berbagai pilihan terapi yang sudah tersedia di pusat ini. SIRT Y-90 merupakan terapi kanker hati yang menggunakan zat radioaktif Yttrium-90 untuk menghantarkan radiasi langsung ke inti tumor melalui aliran darah. Terapi ini memungkinkan radiasi diarahkan lebih akurat ke tumor sehingga sel kanker dapat dihancurkan secara maksimal dengan risiko kerusakan lebih minimal pada jaringan hati sehat di sekitarnya. Sebelum prosedur dilakukan, pasien akan menjalani pemeriksaan pencitraan untuk memetakan pembuluh darah dan menentukan jalur paling presisi menuju tumor. Selanjutnya, dokter memasukkan kateter melalui pembuluh darah di area paha dekat selangkangan untuk menyalurkan partikel Y-90 langsung ke tumor hati, yang kemudian melepaskan radiasi dosis tinggi dalam jarak dekat.
“Kami telah menyiapkan 11 layanan diagnostik, 10 layanan terapeutik, serta didukung oleh 26 tim dokter multidisiplin untuk menangani kanker hati secara komprehensif. Dari ujung ke ujung, seluruh penanganan kanker hati dapat dilakukan di Mandaya Royal Hospital Puri. Kenapa saya ingin ada SIRT Y-90 di Mandaya? Karena saya tahu ini hebat banget hasilnya. Semuanya kami harapkan dan maksimalkan untuk para pejuang kanker hati. Semoga Mandaya bisa membantu sebanyak-banyaknya pasien kanker hati untuk penyembuhan mereka,” ujar Dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-founder & President Director Mandaya Hospital Group.
SIRT Y-90 dapat digunakan pada pasien kanker hati stadium awal maupun stadium lanjut, baik kanker hati primer maupun kanker yang telah menyebar (metastasis) ke hati. Terapi ini juga dapat menjadi pilihan pada kasus kanker hati yang tidak dapat dioperasi, misalnya ketika lokasi tumor terlalu dekat dengan pembuluh darah besar sehingga operasi berisiko menyebabkan kerusakan hati yang serius. Selain itu, SIRT Y-90 juga bisa membantu mengecilkan ukuran tumor sehingga pasien memiliki peluang untuk mendapatkan terapi lanjutan, seperti operasi maupun transplantasi hati.
“Semoga kehadiran SIRT Y-90 menjadi berita baik bagi para pejuang kanker hati di Indonesia. Mandaya menjadi satu dari dua rumah sakit di Indonesia yang memiliki layanan Y-90 ini. Tentunya ini melengkapi ekosistem terapi kanker hati di RS Mandaya Royal Puri, yang mungkin menjadi pusat kanker hati paling komprehensif yang ada di Indonesia saat ini,” kata Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.
Digunakan di 40 Negara, SIRT Y-90 Tawarkan Keunggulan yang Membawa Harapan
Secara global, terapi SIRT Y-90 telah digunakan secara luas dalam penanganan kanker hati. Hingga saat ini, terapi tersebut telah diterapkan pada lebih dari 100.000 kasus di lebih dari 1.000 pusat layanan kesehatan yang tersebar di lebih dari 40 negara.
SIRT Y-90 tidak hanya membantu menghancurkan tumor secara langsung, tetapi juga dapat membantu meregenerasi lobus hati yang sehat agar dapat bekerja lebih optimal. Saat area hati yang terkena kanker terpapar radiasi dari partikel Y-90, bagian hati yang sehat akan tumbuh dan membesar secara alami untuk membantu mengambil alih fungsi hati yang terganggu. Selain itu, SIRT Y-90 juga memiliki efek imunomodulasi hingga 70% yang membantu meningkatkan respons sistem imun tubuh dalam melawan sel kanker.
Dibandingkan terapi sistemik, SIRT Y-90 umumnya menimbulkan efek samping yang lebih ringan karena radiasi langsung diarahkan melalui pembuluh darah menuju tumor. Selain itu, terapi ini biasanya tidak memerlukan banyak sesi karena pada sebagian besar kasus SIRT Y-90 cukup dilakukan sebanyak 1-2 kali. Ditambah lagi, karena prosedurnya bersifat minim sayatan, pasien dapat pulih dan pulang relatif lebih cepat.
Layanan SIRT Y-90 di RS Mandaya Royal Puri ditangani oleh tim multidisiplin, termasuk tim dokter spesialis kedokteran nuklir dan dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI sebagai dokter spesialis radiologi intervensi yang berperan dalam pelaksanaan prosedur terapi.
Selain menghadirkan SIRT Y-90, RS Mandaya Royal Puri juga telah menyediakan berbagai pilihan terapi modern lainnya untuk penanganan kanker hati di setiap fase atau stadium, seperti pembedahan atau reseksi hati, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), kemoterapi, imunoterapi, Transarterial Chemoembolization (TACE), High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) yang memanfaatkan gelombang ultrasound untuk membantu menangani kanker hati tanpa operasi, robot da Vinci Xi, hingga yang terbaru yaitu SIRT Y-90. RS Mandaya Royal Puri juga menyediakan layanan transplantasi hati sebagai bagian dari penanganan komprehensif untuk pasien dengan penyakit hati maupun kanker hati.
Tidak hanya dari sisi terapi, tersedia pula layanan diagnostik yang lengkap, mulai dari laboratorium hati lanjutan seperti PIVKA-II dan M2BPGi untuk membantu deteksi dan evaluasi kondisi hati secara lebih mendalam, MRI Liver with Primovist & PDFF, hingga Digital PET/CT Scan. Selain itu, tersedia juga prosedur biopsi dengan teknologi endoskopi canggih seperti EUS dan ERCP guna membantu diagnosis yang lebih akurat dan menyeluruh. Melalui RS Mandaya Royal Puri, Indonesia memiliki pusat kanker hati komprehensif yang bahkan dapat disandingkan dengan pusat hati terkemuka di kawasan Asia Tenggara, baik dari sisi diagnostik sampai layanan transplantasi hati.
Pusat Kanker Hati RS Mandaya Royal Puri didukung oleh tim dokter subspesialis gastroenterohepatologi (KGEH) dan bedah digestif yang berpengalaman, antara lain dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH, dr. Hendra Nurjadin, Sp.PD-KGEH, Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD (K), dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K), dan dr. Emerson Budiarman Masli, Sp.B. Subsp.BD (K).
Sementara itu, untuk penanganan gangguan hati pada anak, RS Mandaya Royal Puri memiliki tim dokter yang terdiri dari dr. Sastiono, Sp.B Subsp.Ped(K), dr. Kshetra Rinaldhy, Sp.B, Subsp.Ped(K)., hingga dr. Annisa Rahmania Yulman, Sp.A, Subsp,GH (K).
Dengan menghadirkan layanan SIRT Y-90, RS Mandaya Royal Puri berharap dapat membuka akses terhadap terapi kanker hati yang lebih modern, minim invasif, dan lebih presisi bagi masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara. Kehadiran teknologi ini diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan peluang keberhasilan terapi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi pasien kanker hati untuk menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik.
https://m.antaranews.com/amp/berita/5584357/metode-radiotrapi-sirt-y-90-langkah-efektif-untuk-pengobatan-kanker
