Operasi Angkat Tiroid 4 cm Tanpa Mengganggu Pita Suara Metode Intraoperative Monitoring di RS Mandaya Puri

Operasi Angkat Tiroid 4 cm Tanpa Mengganggu Pita Suara Metode Intraoperative Monitoring di RS Mandaya Puri

Kelenjar tiroid memainkan peran vital dalam mengatur metabolisme tubuh melalui produksi hormon tiroksin. Namun ketika kelenjar ini mengalami gangguan, seperti munculnya benjolan atau kadar thyroglobulin yang jauh melampaui batas normal, tindakan medis berupa operasi pengangkatan tiroid atau tiroidektomi kerap menjadi solusi yang direkomendasikan. Prosedur ini, meski terbukti efektif, kerap menimbulkan kekhawatiran tersendiri di benak pasien, terutama risiko kerusakan pada saraf pita suara yang dapat memengaruhi kemampuan berbicara dan bernyanyi setelah operasi.

Kabar baiknya, kemajuan teknologi medis kini memungkinkan prosedur tiroidektomi dilakukan dengan tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi. RS Mandaya Royal Puri hadir sebagai salah satu pusat layanan tiroid terkemuka di Indonesia, menghadirkan teknologi Intraoperative Neuromonitoring (IONM) yang memungkinkan dokter bedah memantau fungsi saraf pita suara secara langsung selama operasi berlangsung. Teknologi ini terbukti berhasil menjaga fungsi pita suara pasien tetap utuh dan langsung dirasakan oleh pasien bernama David asal Jakarta Pusat yang menjalani operasi tiroid di rumah sakit ini.

“Begitu saya sadar (bangun dari operasi), dr. Enos datang ke sini, saya disuruh nyanyi, dalam bahasa Karo. Lalu ditanya apakah saya ada mual atau tidak, kemudian saya jawab tidak. Apakah sakit menelan? Tidak. Apakah ada dahak-dahak di tenggorokan? Tidak juga,” ucap pasien. 

Konsultasi dokter

Perjalanan pasien menuju diagnosis tiroid

David awalnya datang ke dokter bukan karena keluhan tiroid. Ia memiliki riwayat penyakit batu empedu, lambung, dan prostat, dan dari sanalah dokter merekomendasikan agar David menjalani skrining tiroid sebagai bagian dari pemeriksaan menyeluruh. Hasil skrining menunjukkan temuan yang mengejutkan, kadar thyroglobulin pasien mencapai angka 1.096 ng/mL, jauh melampaui batas normal yang seharusnya hanya sekitar 70 ng/mL.

Pemeriksaan USG lebih lanjut mengungkapkan adanya benjolan berukuran sekitar 4 cm di lobus kanan kelenjar tiroid, serta benjolan kecil di sisi kiri. Melihat ukuran benjolan yang sudah cukup besar, dokter yang menangani David kala itu langsung merekomendasikan tindakan pengangkatan tiroid. Inilah titik awal perjalanan David dalam mencari penanganan medis paling sesuai untuk kondisinya.

Baca juga: Hipertiroid: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Mencari second opinion hingga mempertimbangkan berobat ke luar negeri

Sebelum memutuskan langkah selanjutnya, David dan istrinya memilih untuk mencari second opinion. Dorongan dari keluarga dan rekan-rekan mendorong mereka untuk mempertimbangkan berobat ke Penang, Malaysia. Mengingat David memiliki empat kondisi kesehatan sekaligus, mereka berpikir untuk menuntaskan semuanya dalam satu perjalanan medis.

Namun setelah berkonsultasi dengan dokter di sana, operasi tetap menjadi satu-satunya pilihan. Keraguan untuk menjalani operasi di luar negeri pun muncul, karena waktu pemulihan bisa memakan waktu hingga 10 hari, sementara pasien tidak mungkin untuk mengambil cuti selama itu. Akhirnya David dan keluarga memutuskan untuk melakukan operasi di Indonesia saja.

Konsultasi dokter

Memilih RS Mandaya Royal Puri sebagai Pusat Tiroid terpercaya

Istri pasien kemudian melakukan riset mendalam dan menemukan empat rumah sakit di Indonesia yang dikenal sebagai pusat layanan tiroid. RS Mandaya Royal Puri masuk dalam daftar tersebut, dan akhirnya menjadi pilihan mereka. Keputusan ini membawa David berkenalan dengan tim medis yang akan mengubah pengalaman operasinya menjadi jauh lebih menenangkan dari yang ia bayangkan.

 

dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk
dr. Eko Purnomo, Sp.KNTM (K) Onk

Di Mandaya Royal Puri, pasien bertemu dengan dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk, dokter spesialis bedah onkologi, serta dr. Eko Purnomo, Sp.KNTM (K) Onk, dokter spesialis kedokteran nuklir. Keduanya merupakan bagian dari tim multidisiplin yang terdiri dari berbagai spesialis, sebuah pendekatan yang sangat diapresiasi David. Ia mengakui bahwa bertemu langsung dengan berbagai dokter spesialis dalam satu sesi jauh lebih efisien dan nyaman dibandingkan harus mengunjungi satu per satu ruangan dokter yang berbeda.

Seperti banyak pasien yang akan menjalani tiroidektomi, David menyimpan satu kekhawatiran besar, apakah pita suaranya akan tetap berfungsi normal setelah operasi? Seperti yang diketahui, kelenjar tiroid terletak berdekatan dengan saraf laringeal rekuren, yaitu saraf yang mengontrol pergerakan pita suara. Kerusakan pada saraf ini dapat menyebabkan suara serak permanen atau bahkan kehilangan suara.

David dengan terbuka menyampaikan kekhawatiran ini kepada dr. Enos sebelum operasi. Dokter pun memberikan penjelasan yang meyakinkan bahwa prosedur akan dilakukan dengan sangat hati-hati, dengan mengutamakan preservasi saraf pita suara, kelenjar paratiroid, serta pembuluh-pembuluh darah penting di sekitar area operasi. Lebih dari itu, dr. Enos juga meluangkan waktu untuk mendatangi David sebelum operasi dimulai, memberikan doa dan ketenangan agar pasien memasuki ruang operasi dengan pikiran yang lebih tenang.

Baca juga: Ragam Penyakit Kelenjar Tiroid – Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Teknologi IONM, menjaga pita suara pasien selama operasi

Salah satu keunggulan yang ditawarkan RS Mandaya Royal Puri dalam prosedur tiroidektomi adalah penggunaan teknologi IONM. Teknologi ini bekerja dengan cara memantau kondisi saraf secara real-time selama operasi berlangsung, sehingga dokter bedah dapat langsung mengetahui jika ada potensi kerusakan dan segera mengambil tindakan pencegahan.

Dengan IONM, dokter tidak hanya mengandalkan pengamatan visual semata. Sistem pemantauan ini memberikan lapisan keamanan tambahan yang krusial, terutama dalam kasus dengan anatomi yang kompleks atau tumor berukuran besar seperti yang dialami David. Tindakan yang dilakukan pada pasien ini adalah near-total tiroidektomi, yaitu pengangkatan lobus kanan kelenjar tiroid secara keseluruhan dan sebagian besar lobus kiri, dengan tetap menjaga struktur-struktur vital di sekitarnya.

Prosedur near-total tiroidektomi pada pasien dilakukan dengan mengangkat satu lobus kanan dan sebagian besar lobus kiri dari kelenjar tiroid. Indikasi utamanya adalah adanya benjolan di lobus kanan serta kadar thyroglobulin yang sangat tinggi, yaitu 1.096 ng/mL. Sepanjang operasi, tim dokter berfokus pada preservasi saraf pita suara, kelenjar paratiroid, dan pembuluh-pembuluh darah penting, dengan bantuan teknologi IONM yang terus memantau kondisi saraf secara langsung.

Sejak hari pertama pasca operasi, David sudah mampu berkeliling kamar rawat inap dan berlatih berjalan. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat besar dan kompleksitas prosedur yang baru saja ia jalani. Pemulihan cepat ini mencerminkan tidak hanya keberhasilan teknis operasi, tetapi juga kesiapan fisik David dan kualitas perawatan pasca-operasi yang diberikan oleh tim medis Mandaya Royal Hospital Puri.

Baca juga: Fungsi Kelenjar Tiroid pada Tubuh Manusia

Pasca operasi suara pasien tetap aman, langsung bisa bernyanyi

Momen yang paling ditunggu-tunggu David akhirnya tiba ketika ia sadar dari anestesi. dr. Enos langsung mendatanginya dan melakukan tes sederhana, yaitu meminta pasien untuk bernyanyi. Permintaan yang terdengar tidak biasa ini sebenarnya merupakan cara efektif untuk segera mengevaluasi fungsi pita suara pasien setelah operasi.

David pun bisa bernyanyi tanpa masalah. Selain pita suaranya yang berfungsi normal, ia juga tidak merasakan keluhan lain yang sering menyertai prosedur bedah di area leher, seperti mual, nyeri saat menelan, maupun dahak berlebihan di tenggorokan. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi IONM yang dikombinasikan dengan keahlian tim bedah berpengalaman di RS Mandaya Royal Puri mampu memberikan hasil operasi tiroid yang aman dan memuaskan.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes