Kenali Penyebab Miom dan Penanganannya Tanpa Operasi dengan HIFU di RS Mandaya Puri

Kenali Penyebab Miom dan Penanganannya Tanpa Operasi dengan HIFU di RS Mandaya Puri

Miom adalah pertumbuhan jaringan otot dan jaringan lain yang terbentuk di dalam atau pada dinding rahim. Sebagian besar miom bersifat jinak (non-kanker) dan merupakan tumor non-kanker paling umum pada wanita. Miom dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti nyeri panggul, perdarahan menstruasi yang banyak atau tidak teratur, hingga rasa tertekan di area perut. Namun, pada beberapa kasus, miom juga bisa tidak menimbulkan gejala sehingga penderitanya tidak menyadari keberadaannya. Penanganan miom biasanya disesuaikan dengan gejala dan kondisi yang dialami pasien. Lantas, apa penyebab miom? 

Di RS Mandaya Royal Puri, penanganan miom bisa dilakukan tanpa operasi dengan teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU). Dengan pendekatan ini, pasien bisa pulih relatif lebih cepat dan kembali beraktivitas dengan nyaman. 

Konsultasi dokter

Apa penyebab miom?

Penyebab pasti kemunculan miom belum diketahui, namun para ahli meyakini bahwa hormon estrogen dan progesteron berperan dalam pembentukannya. 

Sebagian besar miom terjadi pada orang-orang di usia reproduktif. Penelitian menunjukkan bahwa miom cenderung tumbuh ketika kadar hormon tinggi (seperti saat kehamilan) dan menyusut ketika kadar hormon rendah (seperti saat masa transisi menuju menopause).

Ada beberapa faktor risiko yang dapat memengaruhi kemungkinan seorang wanita mengalami miom, antara lain:

  • Obesitas dan indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi.
  • Riwayat miom dalam keluarga.
  • Belum pernah hamil atau melahirkan.
  • Menstruasi pertama di usia yang sangat muda.
  • Usia menopause yang terlambat.

Baca juga: Mengenal Teknologi HIFU untuk Miom di RS Mandaya Royal Puri

Mengenal gejala miom dan bahayanya jika tidak ditangani

Sebagian besar miom berukuran kecil tidak menimbulkan gejala apa pun dan tidak memerlukan pengobatan selain pemantauan rutin oleh tenaga medis Anda. Miom yang lebih besar dapat menyebabkan berbagai gejala, antara lain:

  • Perdarahan berlebihan atau nyeri saat menstruasi.
  • Perdarahan di antara siklus menstruasi.
  • Rasa penuh atau kembung di perut bagian bawah.
  • Sering buang air kecil (dapat terjadi ketika miom menekan kandung kemih).
  • Nyeri saat berhubungan seksual.
  • Nyeri punggung bawah.
  • Sembelit atau rasa tertekan pada rektum.
  • Keputihan yang berlangsung lama (kronis).
  • Tidak bisa buang air kecil atau mengosongkan kandung kemih sepenuhnya.
  • Pembesaran perut yang semakin terlihat, sehingga perut tampak seperti sedang hamil.

Sebagian besar miom rahim tidak menyebabkan komplikasi serius. Namun, komplikasi yang paling umum terjadi meliputi:

  • Nyeri yang tidak tertahankan.
  • Pembengkakan pada area perut atau panggul.
  • Perdarahan berlebihan.
  • Anemia.
  • Infertilitas atau kemandulan (kondisi ini jarang terjadi).

Konsultasi dokter

Mengenal teknologi HIFU untuk miom cara kerjanya

HIFU merupakan teknologi modern non-invasif yang digunakan untuk menangani miom tanpa operasi dan tanpa sayatan. Prosedur ini bekerja dengan mengarahkan gelombang ultrasound berintensitas tinggi dari luar tubuh menuju jaringan miom di dalam rahim. Energi ultrasound tersebut kemudian menghasilkan panas pada titik yang telah ditargetkan secara presisi untuk menghancurkan jaringan miom tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Teknologi HIFU memanfaatkan gelombang ultrasound terfokus untuk menciptakan suhu tinggi pada area miom yang sudah dipetakan sebelumnya. Panas yang dihasilkan akan memicu nekrosis koagulatif, yaitu proses penghancuran sel miom secara selektif. Karena dilakukan dengan tingkat akurasi tinggi, HIFU menjadi salah satu pilihan terapi efektif untuk menangani miom jinak tanpa perlu prosedur pembedahan konvensional.

Berikut adalah tahapan cara kerja teknologi HIFU untuk pengobatan miom:

  1. Fokus gelombang ultrasound: Gelombang ultrasound berintensitas tinggi diarahkan secara tepat ke area miom untuk menghasilkan energi yang terpusat pada jaringan target.
  2. Menghasilkan suhu tinggi: Ketika energi ultrasound mencapai jaringan miom, energi tersebut berubah menjadi panas dan menciptakan titik suhu tinggi pada area tertentu.
  3. Menghancurkan jaringan miom: Panas yang terbentuk akan merusak sel-sel miom dan memicu nekrosis koagulatif sehingga jaringan miom dapat dihancurkan secara efektif.
  4. Menjaga jaringan sehat di sekitarnya: HIFU bekerja dengan akurasi tinggi sehingga area di luar target tetap terlindungi dan jaringan sehat tidak ikut terdampak.
  5. Miom diserap tubuh secara alami: Setelah jaringan miom hancur, tubuh akan menyerapnya secara alami sehingga ukuran miom dapat mengecil secara bertahap seiring waktu.

Keunggulan HIFU untuk pengobatan miom tanpa operasi

Berikut beberapa keunggulan teknologi HIFU dalam menangani miom:

  • Non-invasif: HIFU tidak membutuhkan sayatan maupun operasi terbuka, sehingga risiko infeksi lebih rendah dibandingkan tindakan bedah konvensional.
  • Tanpa radiasi: Teknologi ini menggunakan gelombang ultrasound dan tidak melibatkan radiasi ataupun zat radioaktif.
  • Tidak memerlukan anestesi umum: Prosedur HIFU umumnya dilakukan dengan sedasi ringan atau analgesia sehingga pasien tidak perlu menjalani anestesi total.
  • Membantu menjaga kesuburan: Karena dapat menargetkan miom secara presisi, struktur dan fungsi rahim tetap terjaga sehingga peluang kesuburan pasien dapat dipertahankan.
  • Masa pemulihan lebih singkat: Tanpa luka sayatan, pasien umumnya dapat pulih lebih cepat dan kembali beraktivitas dalam waktu yang lebih singkat.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes