Sudah Berobat ke Malaysia tapi Saraf Kejepit Tak Sembuh, Pasien Ini Pilih Arthrospine Minim Sayatan di RS Mandaya Puri

Sudah Berobat ke Malaysia tapi Saraf Kejepit Tak Sembuh, Pasien Ini Pilih Arthrospine Minim Sayatan di RS Mandaya Puri

Saraf kejepit di tulang belakang bagian pinggang dapat menyebabkan nyeri hebat yang menjalar hingga ke bokong, paha, betis, bahkan telapak kaki. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat berdiri atau berjalan dalam waktu lama. Pada beberapa kasus, pasien bahkan harus membatasi aktivitas karena rasa nyeri yang terus muncul setiap hari.

dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS
dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS

Hal inilah yang dialami oleh seorang pasien bernama Lou Ci Fung, 63 tahun, yang mengalami saraf kejepit pada ruas tulang belakang L4-L5 dan L5-S1. Sebelum menjalani pengobatan di Indonesia, pasien sempat mencari pengobatan hingga ke Malaysia. Namun, setelah menjalani terapi dan pengobatan, keluhannya tidak juga membaik. Akhirnya, pasien mencari second opinion ke RS Mandaya Royal Puri dan menjalani tindakan arthrospine minimal invasif bersama dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS.

“Untuk sekarang ini sudah oke ya (gejalanya), sudah tidak pernah kram lagi, tidak pernah sakit lagi, sudah enakan. Ya, mudah-mudahan ke depannya juga tidak pada kram (lagi),” kata anak pasien sambil menceritakan kondisi ibunya pascaoperasi. 

Konsultasi dokter

Nyeri menjalar dari pinggang hingga kaki, sudah berobat sampai Malaysia

Pasien mengaku mengalami nyeri yang cukup mengganggu sejak sekitar 6 bulan sebelumnya. Rasa sakit dirasakan mulai dari telapak kaki hingga menjalar ke area pinggul dan bokong.

Ilustrasi saraf terjepit.
Diagram showing pinched nerve on human illustration

“Rasanya kaki sakit, dari telapak kaki sampai ke pantat, pinggul. Tiap hari berdiri sakit, jalan sakit. Jalan, sih, bisa tapi nggak jauh,” ujar pasien.

Keluhan tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi terbatas. Pasien mengaku lebih sering duduk karena nyeri akan muncul ketika berdiri atau berjalan terlalu lama.

Sebelumnya, pasien sempat menjalani pemeriksaan MRI yang menunjukkan adanya saraf kejepit. Pasien kemudian mencoba pengobatan konservatif berupa terapi dan obat-obatan. Karena belum membaik, pasien melanjutkan pengobatan hingga ke Kuala Lumpur, Malaysia. Namun, di sana pasien kembali disarankan menjalani terapi terlebih dahulu. Sayangnya, kondisi pasien tetap tidak mengalami perbaikan yang signifikan.

Di sisi lain, beberapa dokter sebelumnya juga menyarankan tindakan pemasangan sekrup atau fiksasi tulang belakang. Karena tidak ingin menjalani prosedur tersebut, pasien akhirnya mencari second opinion (opini kedua) ke RS Mandaya Royal Puri.

Baca juga: 6 Penanganan Saraf Terjepit dengan Metode Minimal Invasif

Tindakan arthrospine minimal invasif dengan satu sayatan kecil

Menurut dr. Christian Ariono, pasien mengalami nyeri pada pinggang kiri yang menjalar hingga paha, betis, pergelangan kaki, dan ujung jari kaki kiri.

“Jadi sudah hampir 6 bulan keluhannya (pasien), pasiennya sudah pernah ke beberapa dokter dan hampir semua dokter mengatakan bahwa pasien ini memerlukan fiksasi atau sekrup,” ujar dr. Christian Ariono. 

Karena pasien menolak pemasangan sekrup, dr. Christian Ariono akhirnya melakukan tindakan arthrospine minimal invasif berupa endoscopic lumbar decompression dan lumbar discectomy.

Tindakan ini merupakan operasi tulang belakang dengan teknik endoskopi yang hanya membutuhkan luka operasi kecil sekitar 1,5 hingga 2 cm.

“Pada pasien ini bahkan kita bisa mencapai dua level, yaitu L4-L5 dan L5-S1 hanya dengan satu insisi,” ujar dr. Christian.

Berikut ini adalah beberapa keunggulan teknik arthrospine dalam penanganan saraf kejepit:

  • Sayatan kecil dan minimal invasif
  • Nyeri pascaoperasi lebih ringan
  • Pemulihan lebih cepat
  • Risiko perdarahan dan infeksi lebih rendah
  • Kerusakan otot dan jaringan lebih minimal
  • Visualisasi saraf lebih jelas dan presisi
  • Bekas luka operasi lebih kecil
  • Lama rawat inap lebih singkat.

Konsultasi dokter

Kondisi pasien membaik setelah operasi

Setelah menjalani tindakan arthrospine minimal invasif di RS Mandaya Royal Puri, pasien mengaku kondisinya kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Untuk sekarang ini sudah oke ya, sudah nggak pernah kram lagi, nggak pernah sakit lagi, sudah enakan,” ujar keluarga pasien.

Perbaikan gejala yang signifikan ini membuat pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman tanpa keluhan nyeri maupun kram yang sebelumnya dirasakan hampir setiap hari.

Bagi pasien yang mengalami nyeri pinggang menjalar hingga kaki, mati rasa, kesemutan, atau kelemahan pada tungkai yang tidak kunjung membaik, pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis bedah saraf penting dilakukan agar penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Konsultasikan keluhan saraf terjepit Anda dengan dr. Christian Ariono di RS Mandaya Royal Puri

dr. Christian Ariono, Sp.BS, FICS merupakan dokter spesialis bedah saraf yang menangani berbagai kasus gangguan saraf, khususnya saraf kejepit pada area leher dan tulang belakang. Selain itu, beliau juga berpengalaman dalam tindakan bedah tumor saraf, penanganan kelainan pembuluh darah otak, hingga berbagai penyakit pada otak termasuk meningitis.

Sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI), dr. Christian menguasai berbagai teknik bedah saraf modern, termasuk prosedur arthrospine dan Anterior Cervical Discectomy and Fusion (ACDF) untuk menangani kasus saraf kejepit dengan tingkat kompleksitas yang beragam.

dr. Christian Ariono Sp.BS, FICS dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 08.00 – 16.00 WIB
  • Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
  • Rabu: 08.00 – 16.00 WIB
  • Kamis: 08.00 – 16.00 WIB
  • Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 16.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes