Perawatan paliatif merupakan bentuk perawatan khusus yang bertujuan untuk membantu meringankan gejala, memberikan kenyamanan, serta dukungan bagi pasien yang hidup dengan penyakit serius atau kronis. Tidak hanya berfokus pada pasien, perawatan ini juga memberikan dukungan kepada keluarga dan orang terdekat yang turut terdampak oleh kondisi tersebut. Secara sederhana, perawatan paliatif berfokus pada peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.
Perawatan paliatif hadir sebagai lapisan tambahan dari pengobatan yang sudah dijalani pasien, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan, nilai, dan tujuan masing-masing individu. Perawatan ini dapat diberikan kepada siapa saja, tanpa memandang usia maupun tahap penyakit, sejak awal diagnosis hingga selama proses pengobatan berlangsung.
View this post on Instagram
Di RS Mandaya Royal Puri, terdapat dokter spesialis penyakit dalam subspesialis psikosomatik dan paliatif medik yang ahli dalam memberikan perawatan paliatif, yaitu dr. Isa Akbar Browijoyo, Sp.PD, KPPM, CHT, CI, FINASIM.
Contents
Tujuan perawatan paliatif dan kondisi yang bisa ditangani
Perawatan paliatif dapat diberikan kepada semua usia, baik anak-anak maupun dewasa yang mengalami penyakit serius atau mengancam jiwa. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi gejala, meningkatkan kenyamanan, serta membantu menjaga kualitas hidup pasien selama menjalani pengobatan.
Kondisi yang dapat ditangani meliputi:
- Kanker
- Gangguan darah dan sumsum tulang (termasuk yang memerlukan transplantasi sel punca)
- Penyakit jantung
- Cystic fibrosis
- Demensia
- Penyakit hati tahap akhir
- Gagal ginjal
- Penyakit paru
- Penyakit Parkinson
- Stroke dan penyakit serius lainnya.
Gejala yang dapat diringankan antara lain:
- Nyeri
- Mual dan muntah
- Kecemasan
- Depresi atau perasaan sedih
- Sembelit
- Sesak napas
- Penurunan nafsu makan
- Kelelahan
- Gangguan tidur.
Apa saja manfaat perawatan paliatif?
Perawatan paliatif membantu pasien dalam mengambil keputusan perawatan yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup. Selain itu, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa perawatan paliatif berkaitan dengan sejumlah manfaat berikut:
- Meningkatkan kepuasan pasien dan keluarga atau caregiver
- Meningkatkan kualitas hidup
- Mengurangi kecemasan dan depresi
- Membantu memperpanjang harapan hidup.
Baca juga: Rekomendasi Dokter Hipnoterapi di Jakarta Barat dan Tangerang
Jenis perawatan yang bisa diberikan dokter ahli paliatif
Perencanaan perawatan paliatif dirancang secara khusus untuk menyesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, serta gaya hidup masing-masing pasien. Pendekatan ini bersifat personal, sehingga setiap aspek perawatan dapat disesuaikan untuk memberikan kenyamanan dan kualitas hidup yang optimal. Beberapa komponen yang biasanya termasuk dalam perawatan paliatif antara lain:
1. Manajemen gejala
Rencana perawatan akan mencakup langkah-langkah untuk mengatasi berbagai gejala yang dialami pasien serta meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan. Dokter juga akan membantu menjawab pertanyaan, misalnya terkait apakah obat pereda nyeri yang digunakan akan memengaruhi terapi lain yang sedang dijalani.
2. Dukungan dan pendampingan
Perawatan paliatif juga memberikan dukungan dalam menghadapi berbagai situasi dan keputusan sulit yang mungkin dialami pasien dan keluarga selama menjalani penyakit serius.
Pasien dan keluarga dapat berdiskusi dengan tim paliatif mengenai stres, kebutuhan spiritual, masalah keuangan, hingga bagaimana keluarga menghadapi kemungkinan kehilangan orang tercinta. Tim paliatif juga dapat memberikan arahan atau menghubungkan dengan sumber daya yang tersedia di masyarakat.
3. Teknik untuk meningkatkan kenyamanan
Berbagai metode dapat digunakan untuk membantu meningkatkan rasa nyaman dan kesejahteraan, seperti teknik pernapasan, sentuhan terapeutik, meditasi, visualisasi, atau sekadar mendengarkan musik.
4. Rujukan ke spesialis lain
Dokter atau tim paliatif dapat merujuk pasien ke tenaga medis lain sesuai kebutuhan, seperti spesialis psikiatri, manajemen nyeri, atau pengobatan integratif.
5. Perencanaan perawatan di masa depan
Tim paliatif juga dapat membantu pasien dalam merencanakan perawatan ke depan, termasuk mendiskusikan tujuan dan keinginan terkait pengobatan.
Dokter spesialis penyakit dalam yang miliki keahlian perawatan paliatif di RS Mandaya Royal Puri

dr. Isa Akbar Browijoyo, Sp.PD, KPPM, CHT, CI, FINASIM merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi di bidang psikosomatik dan paliatif medik. Fokus utama beliau adalah menangani pasien dengan keluhan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi psikologis, seperti stres, kecemasan, hingga gangguan emosional yang memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
“Saya itu concern di bidang perawatan yang sifatnya psikosomatik dan paliatif, paling sederhana kasusnya adalah sakit maag yang tidak sembuh-sembuh. Nah di situ biasanya memiliki gejala-gejala kecemasan.”
Dalam prakteknya, dr. Isa banyak menangani pasien dengan penyakit kronis seperti gangguan ginjal maupun kanker, yang kerap disertai dengan tekanan mental, gangguan tidur, hingga kesulitan dalam menjalani aktivitas sosial. Selain itu, beliau juga memberikan perawatan paliatif bagi pasien dengan kondisi penyakit berat, yang mungkin sulit disembuhkan, namun tetap dapat ditangani untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup mereka dari waktu ke waktu.
Pendekatan yang digunakan dr. Isa tidak hanya mengandalkan terapi obat-obatan, tetapi juga memadukan berbagai metode non-farmakologis untuk membantu pasien mencapai kondisi yang lebih stabil secara fisik dan mental. Terapi seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) maupun hipnoterapi menjadi bagian dari pendekatan holistik yang beliau terapkan, termasuk dalam membantu pasien mengelola nyeri tanpa ketergantungan pada obat.
“Selain pengobatan secara konservatif, baik itu menggunakan anti-depresan, anti-ansietas, atau menggunakan obat anti nyeri, tetapi ada terapi yang tidak menggunakan obat, salah satunya adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT), bisa juga dengan hipnoterapi, contohnya adalah pasien-pasien yang nyeri bisa kita atasi nyerinya tanpa menggunakan obat-obatan, atau yang paling sering adalah bisa berdamai dengan keadaan.”
dr. Isa Akbar Browijoyo, Sp.PD, KPPM, CHT, CI, FINASIM bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00-12.00 WIB & 12.00 – 16.00 WIB
- Selasa: 12.00 – 16.00 WIB
- Rabu: 08.00-12.00 WIB & 12.00 – 16.00 WIB
- Kamis: 12.00 – 16.00 WIB
- Jumat: 12.00 – 16.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

