Sinusitis merupakan kondisi peradangan pada rongga sinus yang dapat menimbulkan berbagai keluhan, mulai dari hidung tersumbat hingga sakit kepala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Pada beberapa kasus, sinusitis bahkan dapat memicu gangguan tidur dan menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat. Kini, tersedia metode modern seperti balloon sinuplasty yang dapat membantu mengatasi sinusitis secara minimal invasif dengan hasil yang optimal.
Seorang pasien sinusitis bernama Yovan asal Jakarta datang ke Mandaya Royal Hospital Puri untuk menjalani tindakan balloon sinuplasty dengan dokter spesialis THT dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL yang ahli dalam melakukannya. Bahkan, dokter ini telah mengikuti pelatihan intensif di pusat THT ternama di Italia.
“Kalau setelah dari operasi hasilnya bagus, baik untuk yang di tenggorokan dan di hidung, saya tidak ada keluhan. Saya sampai nanya ke istri saya, ‘Masih ngorok nggak?’, aman sih sampai sudah nggak terasa. Karena sebelumnya tuh ngoroknya cukup mengganggu ya, dan ngoroknya itu pun saya merasa ngorok yang saya sendiri sampai henti napas, sampai saya bisa kebangun gitu,” kata pasien.
Contents
Gejala awal hingga diagnosis sinusitis akut
Sinusitis sering kali dianggap sebagai keluhan ringan, seperti pilek biasa. Hal ini juga dialami oleh sang pasien berusia 34 tahun yang awalnya hanya merasakan pilek selama satu hingga dua minggu. Namun, keluhan tersebut tidak kunjung membaik dan justru berkembang menjadi sakit kepala hebat serta nyeri di area wajah, terutama di bagian rahang dan pipi.
“Awalnya saya pilek hampir 1-2 minggu, cuma minum obat-obat biasa, saya pikir sembuh lah nanti kan. Cuma sinusnya kok makin lama nggak sembuh, pada saat itu dicek, dilakukan endoskopi, dilihat dari tenggorokan, dari hidungnya, sinusnya akut ternyata,” cerita pasien.
Setelah menjalani pemeriksaan endoskopi, diketahui bahwa pasien mengalami sinusitis akut. Selain itu, ia juga memiliki gejala lain seperti hidung tersumbat, sulit tidur, hingga mendengkur cukup berat yang bahkan disertai henti napas saat tidur. Kondisi ini tentu sangat mengganggu kualitas hidup sehari-hari dan memerlukan penanganan lebih lanjut.
Tindakan balloon sinuplasty dan prosedur tambahan
“Jadi tindakan yang saya lakukan bareng sama dr. Abdillah itu ada balloon sinuplasty, reduksi konka untuk dua hidung kiri dan kanan, dan uvuloplasty untuk di daerah tenggorokan. Itu tiga tindakan yang langsung dilakukan satu kali operasi bareng dr. Abdillah. Jadi nggak dicicil-cicil, langsung tiga selesai. Jadi nggak bolak-balik, dan dr. Abdillah juga menyanggupi dan itu semua beres sih langsung,” jelas pasien.
Setelah kondisi peradangan dikendalikan dengan pengobatan awal, dokter merekomendasikan tindakan medis berupa balloon sinuplasty. Prosedur ini dilakukan bersamaan dengan reduksi konka pada kedua sisi hidung serta uvuloplasti pada area tenggorokan dalam satu kali tindakan.
Keputusan untuk melakukan beberapa prosedur sekaligus memberikan keuntungan bagi pasien, karena tidak perlu menjalani tindakan secara terpisah. Seluruh proses tindakan berlangsung dengan perencanaan yang matang, sehingga pasien dapat menjalani terapi dengan lebih efisien dan nyaman tanpa harus bolak-balik ke rumah sakit.
Hasil pengobatan dan pemulihan pasien
Setelah menjalani tindakan, pasien merasakan perbaikan yang signifikan. Keluhan hidung tersumbat berkurang, pernapasan menjadi lebih lega, serta tidak lagi mengalami gangguan tidur seperti sebelumnya. Bahkan, masalah mendengkur yang sempat mengganggu juga sudah tidak dirasakan lagi.
Dalam masa pemulihan, pasien tetap menjalani perawatan lanjutan sesuai anjuran dokter, seperti penggunaan obat semprot hidung selama beberapa waktu. Selain hasil medis yang memuaskan, proses administrasi hingga tindakan di rumah sakit juga berjalan dengan lancar dan terorganisir dengan baik.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa penanganan sinusitis yang tepat, didukung oleh dokter berpengalaman dan fasilitas medis yang memadai, dapat memberikan hasil yang optimal serta meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.
Profil, keahlian, dan jadwal praktek dr. Abdillah di RS Mandaya Royal Puri

dr. Abdillah merupakan dokter spesialis THT yang berpraktik di Mandaya Royal Hospital Puri dan memiliki pengalaman dalam menangani berbagai gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan, termasuk radang amandel. Ia juga pernah mengikuti pelatihan intensif di Italia bersama Prof. Lino Di Rienzo Businco, seorang pakar THT internasional yang dikenal pernah menangani sejumlah figur dunia seperti Andrea Bocelli dan Francesco Totti.
Pengalaman internasional tersebut menjadi nilai tambah dalam praktik klinisnya, sehingga dr. Abdillah mampu menghadirkan layanan THT dengan pendekatan modern yang mengacu pada standar global. Dengan ketelitian serta jam terbang yang tinggi, ia menjadi salah satu dokter rujukan dalam penanganan sleep apnea, gangguan dengkuran, serta berbagai masalah THT lainnya.
Dalam praktik sehari-hari, dr. Abdillah menguasai berbagai prosedur THT terkini, termasuk teknik plasma coblation untuk mengatasi radang amandel. Selain itu, ia juga berpengalaman dalam tindakan balloon sinuplasty untuk sinusitis serta pemanfaatan teknologi Quantum Molecular Resonance (QMR) dalam terapi sleep apnea.

dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Rabu: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah proses kunjungan ke RS Mandaya Royal Puri, pasien dapat menggunakan fitur Chat melalui WhatsApp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang tersedia di Google Play dan App Store. Melalui layanan ini, pasien dapat mengatur jadwal konsultasi, melihat nomor antrean, serta memperoleh berbagai informasi penting terkait layanan rumah sakit.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

