Tindakan High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) kini menjadi salah satu pilihan terapi modern untuk menangani miom tanpa operasi. Di RS Mandaya Royal Puri, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG, baru saja berhasil melakukan prosedur HIFU pada miom berukuran 6×7 cm. Prosedur ini menjadi solusi inovatif bagi pasien yang ingin mengatasi miom dengan metode minimal invasif, tanpa sayatan, serta dengan waktu pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi konvensional.
“Saya putuskan untuk memilih HIFU karena saya menghindari proses angkat rahim, karena rencana ke depannya saya mau rencana untuk program hamil kembali. Makanya, saya putuskan untuk keputusan terbaik ini ya saya memilih HIFU,” ujar sang pasien.
Contents
HIFU jadi solusi untuk miom tanpa operasi
Seorang pasien bernama Angela yang berusia 40 tahun dari Jakarta datang ke Mandaya Royal Hospital Puri dengan keluhan perdarahan menstruasi yang berlangsung cukup lama, bahkan hingga lebih dari 20 hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan adanya mioma uteri dan adenomiosis dengan ukuran miom sekitar 6–7 cm.

Pada kondisi seperti ini, tindakan operasi pengangkatan rahim sering kali menjadi salah satu pilihan terapi. Namun, bagi pasien yang masih memiliki rencana kehamilan di masa depan, opsi tersebut tentu menjadi pertimbangan besar.
Melihat kondisi tersebut, dr. Edward menyarankan penggunaan teknologi HIFU sebagai alternatif penanganan. HIFU bekerja dengan menghancurkan jaringan miom menggunakan gelombang ultrasound berintensitas tinggi tanpa perlu sayatan, sehingga organ rahim tetap dapat dipertahankan.
Baca juga: Mengenal Teknologi HIFU untuk Miom di RS Mandaya Royal Puri
Prosedur HIFU yang nyaman dan minim nyeri
Selama prosedur HIFU, pasien hanya perlu berbaring dalam posisi tengkurap di atas mesin khusus. Proses ini dilakukan dalam kondisi setengah sadar, sehingga pasien tetap nyaman selama tindakan berlangsung.
“HIFU ini sangat membantu banget, prosesnya oke dibantu juga dengan tim medis dari Mandaya Hospital ini yang luar biasa dukungannya. Kemudian saat HIFU kita hanya dibaringkan seperti MRI, cuma kalau MRI itu terlentang, untuk (HIFU) kita tengkurap,” kata pasien.
“Ada rasa seperti hangat rasanya itu tidak terlalu berlebihan. Terus HIFU juga ini tidak terasa sakit, jadi untuk wanita-wanita yang mungkin takut rasa sakit berlebihan ini sih solusi terbaik,” lanjut pasien.
Berbeda dengan operasi konvensional, HIFU tidak menimbulkan luka sayatan. Sensasi yang dirasakan umumnya hanya berupa rasa hangat pada area yang diterapi, tanpa rasa nyeri yang signifikan. Hal ini menjadikan HIFU sebagai pilihan yang lebih nyaman, terutama bagi pasien yang khawatir terhadap rasa sakit atau proses pemulihan yang lama.
Selain itu, tindakan ini juga didukung oleh tim medis yang berpengalaman, sehingga pasien dapat menjalani prosedur dengan aman dan tenang.
Hasil HIFU dan penjelasan dr. Edward tentang kondisi pasien
“Beberapa bulan terakhir, beliau (pasien) mengeluh datang ke saya dengan perdarahan dan nyeri haid. Nah setelah saya melakukan USG, ditemukan ada suatu massa atau benjolan di uterus sebesar 6×7 cm,” kata dr. Edward.
“HIFU kita tawarkan karena teknologi ini tanpa sayatan, tanpa operasi, dan masa penyembuhannya semakin cepat. Mengingat umur dan ingin punya anak lagi, kalau dengan HIFU sendiri karena dia tidak ada luka, sehingga kemungkinan untuk ruptur daripada rahim itu lebih kecil dibandingkan dengan miomektomi,” jelasnya.
Berdasarkan hasil evaluasi setelah tindakan, sebagian besar jaringan miom berhasil dihancurkan, dengan tingkat ablasi mencapai sekitar 80–90%. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa HIFU efektif dalam mengecilkan ukuran miom secara signifikan.
Keunggulan utama dari HIFU adalah tidak adanya luka pada rahim, sehingga risiko komplikasi seperti ruptur rahim di masa kehamilan menjadi lebih rendah dibandingkan tindakan operasi seperti miomektomi. Hal ini menjadi nilai penting bagi pasien yang masih merencanakan kehamilan.
Setelah prosedur, pasien tetap dianjurkan untuk melakukan kontrol dan pemantauan secara berkala selama beberapa bulan ke depan untuk memastikan kondisi rahim dan perkembangan miom tetap terpantau dengan baik.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, HIFU menjadi salah satu solusi modern yang efektif dan aman dalam menangani miom, terutama bagi wanita yang ingin tetap menjaga kesuburan tanpa harus menjalani operasi.
Profil dan jadwal praktek dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG di RS Mandaya Puri

dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang memberikan layanan kesehatan wanita secara komprehensif, mulai dari persiapan kehamilan hingga penanganan berbagai masalah ginekologi.
Beliau menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Sam Ratulangi, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi di San Juan de Dios Educational Foundation. Selain itu, untuk memenuhi standar praktik di Indonesia, dr. Edward juga telah mengikuti program adaptasi obstetri dan ginekologi di Universitas Udayana.
Dalam praktik klinisnya, dr. Edward memiliki kompetensi dalam perawatan prakonsepsi, diagnosis prenatal, serta pemeriksaan pencitraan janin. Ia juga berpengalaman dalam memberikan konsultasi metode kontrasepsi, menangani komplikasi selama kehamilan, serta mengelola berbagai kasus gangguan ginekologi jinak. Tidak hanya itu, dr. Edward juga terampil dalam melakukan tindakan minimal invasif sesuai dengan kebutuhan dan kondisi medis pasien.
dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 14.00 – 16.30 WIB
- Selasa: 11.00 – 14.00 WIB
- Rabu: 17.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 17.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 10.00 – 14.00 WIB
- Sabtu: 09.00 – 13.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

