Penanganan Tumor Tulang Ekor 12,5 cm dengan Metode HIFU oleh dr. Sugianto di RS Mandaya Puri

Penanganan Tumor Tulang Ekor 12,5 cm dengan Metode HIFU oleh dr. Sugianto di RS Mandaya Puri

Penanganan tumor ganas, terutama yang berukuran besar dan berada di lokasi sulit seperti tulang ekor, sering kali menjadi tantangan tersendiri. Namun, perkembangan teknologi medis kini menghadirkan alternatif terapi tanpa operasi, salah satunya adalah High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) yang tersedia di RS Mandaya Royal Puri.

Melalui teknologi ini, pasien dengan tumor besar sekalipun tetap memiliki harapan untuk mendapatkan terapi yang efektif dengan prosedur minimal invasif.

Konsultasi dokter

Kasus tumor tulang ekor hingga 12,5 cm

Dokter radiologi intervensi RS Mandaya Royal Puri, dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, menjelaskan salah satu kasus pasien dengan tumor ganas di area tulang ekor yang cukup kompleks.

“Jadi ini kasus pasien dengan keganasan pada daerah tulang ekor. Ada benjolan yang ukurannya cukup besar, 12,5 cm, yang menghancurkan dua tulang ekor sampai mempengaruhi syaraf di kedua kaki,” jelas dr. Sugianto.

Kondisi ini tidak hanya menyebabkan kerusakan tulang, tetapi juga berdampak pada saraf, sehingga pasien dapat mengalami keluhan seperti nyeri, kebas, hingga gangguan pada kedua tungkai.

Pasien tersebut sebelumnya telah menjalani berbagai terapi, mulai dari operasi, kemoterapi, hingga embolisasi. Namun, hasilnya belum optimal.

“Pasien sudah dioperasi, sudah dilakukan kemoterapi, bahkan sempat dilakukan embolisasi, dan yang terakhir kita kerjakan HIFU,” lanjutnya.

Dalam beberapa kasus, tumor dapat bersifat resisten terhadap kemoterapi, sehingga membutuhkan pendekatan terapi lain.

“Pasien sudah dilakukan kemoterapi, tetapi sepertinya tumor resisten terhadap kemoterapi. Terakhir dilakukan embolisasi dengan etanol memberikan respons yang baik, kemudian ditambah HIFU,” ujar dr. Sugianto.

Kombinasi terapi ini bertujuan untuk memaksimalkan penghancuran jaringan tumor, terutama pada tumor solid yang sulit ditangani dengan metode konvensional.

Konsultasi dokter

Baca juga: Mengenal Teknologi HIFU untuk Miom di RS Mandaya Royal Puri

HIFU: atasi tumor tanpa sayatan dan minim nyeri

Teknologi HIFU di Mandaya
Teknologi HIFU di Mandaya

HIFU merupakan teknologi yang bekerja dengan memfokuskan gelombang ultrasound berintensitas tinggi untuk menghancurkan jaringan tumor secara presisi tanpa operasi.

“Pilihan saat ini karena HIFU ini tanpa sayatan, tanpa operasi, jadi hanya ablasi menggunakan gelombang ultrasound. Pasien juga merasa cukup nyaman,” jelas dr. Sugianto.

Selama prosedur, pasien mungkin merasakan sensasi tertentu akibat efek energi panas dari ultrasound.

“Pasien akan merasakan panas di kulit, dan pada lokasi tertentu seperti kasus ini yang berhubungan dengan saraf di kedua tungkai, bisa terasa kebas atau pegal di kedua kaki,” tambahnya.

Meski demikian, prosedur ini umumnya lebih nyaman dibandingkan operasi terbuka dan memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah.

Sebelum dan sesudah tindakan HIFU, dokter akan melakukan evaluasi menggunakan teknologi pencitraan untuk memastikan efektivitas terapi.

“Jadi sebelum tindakan kita pakai kontras ultrasound, dan sesudah tindakan juga kita kerjakan lagi kontras ultrasound,” terang dr. Sugianto.

Untuk tumor berukuran besar, terapi biasanya dilakukan bertahap.

“Karena ukuran tumor besar, kita follow up setelah treatment, misalnya 1 bulan dilakukan MRI. Sisa tumor yang masih ada bisa dikerjakan HIFU kembali sekitar 2 sampai 3 bulan,” jelasnya.

Selain itu, pasien juga akan diberikan obat untuk mengurangi efek samping seperti pembengkakan akibat proses ablasi.

Konsultasi dokter

Baca juga: Pengobatan Alternatif Medis untuk Kanker Pankreas dengan HIFU: Tanpa Operasi, Hanya Gunakan Ultrasound

Waktu pemulihan yang lebih singkat

Salah satu keunggulan HIFU adalah waktu pemulihan yang relatif cepat dibandingkan operasi.

“Pasien membutuhkan waktu kurang lebih dua hari di rumah sakit, selanjutnya obat bisa diberikan secara rawat jalan,” tutup dr. Sugianto.

Dengan durasi rawat inap yang singkat dan tanpa prosedur pembedahan, HIFU menjadi pilihan menarik bagi pasien yang menginginkan terapi efektif dengan risiko minimal.

HIFU di RS Mandaya Royal Puri menawarkan solusi inovatif untuk penanganan tumor, termasuk tumor tulang ekor berukuran besar yang sulit ditangani dengan metode konvensional.

Dengan pendekatan tanpa operasi, minim nyeri, serta waktu pemulihan yang lebih cepat, teknologi ini menjadi harapan baru bagi pasien, terutama yang tidak merespons terapi seperti kemoterapi.

Konsultasi dokter

Baca juga: HIFU untuk Pengobatan Kanker Hati: Terapi Modern dengan Gelombang Suara untuk Hancurkan Tumor 

Profil dan jadwal praktek dr. Sugianto di RS Mandaya Royal Puri

Terapi HIFU untuk tumor tulang ekor di Mandaya Royal Hospital Puri ditangani oleh dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, seorang dokter spesialis radiologi dengan subspesialisasi radiologi intervensi.

Dalam menjalankan prosedur, beliau memanfaatkan berbagai teknologi pencitraan medis seperti USG, CT scan, MRI, hingga fluoroskopi guna memastikan tindakan dilakukan secara akurat dan tepat sasaran. Selain HIFU, dr. Sugianto juga memiliki keahlian dalam berbagai prosedur minimal invasif lainnya untuk menghancurkan tumor tanpa operasi besar, seperti TACE, Radiofrequency Ablation (RFA), dan Microwave Ablation.

dr. Sugianto menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Kristen Maranatha Bandung, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis radiologi di Universitas Indonesia.

dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad, (K)RI bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 20.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes