Miom rahim atau fibroid adalah tumor jinak yang tumbuh pada dinding rahim. Kondisi ini cukup sering dialami oleh wanita usia reproduktif dan dapat menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu, seperti menstruasi yang sangat banyak, nyeri atau kram pada perut bagian bawah, perut terasa penuh atau membesar, sering buang air kecil, hingga kesulitan untuk hamil pada beberapa kasus.
Selama ini, pengobatan miom umumnya dilakukan melalui terapi konvensional seperti operasi pengangkatan rahim (histerektomi), operasi pengangkatan miom (miomektomi), atau terapi hormonal. Histerektomi diketahui memiliki sekitar 10% risiko komplikasi yang signifikan. Sementara itu, miomektomi memang dapat mempertahankan rahim, namun tetap memiliki risiko kekambuhan miom, munculnya miom baru, atau gejala yang tidak sepenuhnya membaik.
Kini, tersedia alternatif pengobatan miom yang lebih minimal invasif, yaitu HIFU (High Intensity Focused Ultrasound) Ablation. Teknologi ini memanfaatkan gelombang suara (ultrasound) berintensitas tinggi untuk menghancurkan jaringan miom tanpa operasi dan tanpa luka. Teknologi HIFU telah tersedia di Mandaya Royal Hospital Puri sebagai salah satu pilihan terapi modern bagi pasien miom rahim.
Contents
Apa itu HIFU?
HIFU adalah teknologi terapi modern yang menggunakan gelombang ultrasound berenergi tinggi untuk menargetkan jaringan miom secara sangat presisi. Gelombang ini difokuskan pada titik kecil di dalam jaringan miom sehingga menghasilkan panas terkontrol dengan suhu sekitar 60–90°C. Panas tersebut mampu merusak dan mematikan sel miom tanpa perlu tindakan pembedahan. Karena energi diarahkan secara spesifik ke area yang ditargetkan, jaringan sehat di sekitarnya dapat tetap terlindungi.

Setelah sel-sel miom dihancurkan, jaringan tersebut tidak diangkat melalui operasi. Sebaliknya, tubuh akan menyerapnya secara alami dan bertahap dalam beberapa minggu hingga sekitar 90 hari. Prosedur HIFU memiliki sejumlah keunggulan, seperti tidak memerlukan sayatan, tidak menimbulkan luka, serta tidak menggunakan radiasi. Teknologi ini juga telah digunakan di 37 negara dengan lebih dari 500.000 pasien, sehingga menjadi salah satu metode terapi non-invasif yang telah banyak diterapkan di berbagai negara.
Cara kerja HIFU untuk mengatasi miom rahim
Berikut adalah tahapan cara kerja HIFU dalam menangani miom rahim menggunakan gelombang suara tanpa operasi:
- Gelombang ultrasound difokuskan secara sangat presisi ke titik kecil pada jaringan miom dengan ketepatan hingga tingkat milimeter.
- Energi ultrasound yang terfokus tersebut kemudian berubah menjadi panas bersuhu tinggi sekitar 60–90°C.
- Panas ini memicu proses koagulasi protein pada jaringan miom dan menyebabkan kematian sel (nekrosis).
- Sel miom yang telah rusak tidak diangkat melalui operasi, melainkan akan dihancurkan dan diserap oleh tubuh secara bertahap dalam beberapa minggu hingga sekitar 90 hari.
Apa saja manfaat HIFU dalam pengobatan miom rahim?
Berikut beberapa manfaat terapi HIFU dalam menangani miom rahim:
- Bersifat non-invasif, sehingga proses pemulihan biasanya lebih cepat dibandingkan dengan tindakan operasi.
- Hanya memerlukan sedasi, tanpa perlu anestesi umum.
- Pengecilan miom dapat membuat ukuran rahim menjadi lebih kecil, sehingga lebih mendukung peluang untuk terjadinya kehamilan.
- Penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan hingga 85% dalam mengurangi keluhan menstruasi berlebihan (menorrhagia) dan nyeri haid (dismenore).
- Pasien dapat mulai merencanakan kehamilan sekitar 3–4 bulan setelah tindakan.
- Pasien tetap berpeluang menjalani persalinan normal, karena prosedur ini tidak meninggalkan bekas luka pada rahim.
Efektivitas HIFU dalam mengobati miom rahim menurut studi klinis
1. Perbaikan gejala
Berbagai penelitian dari China, Korea, dan Eropa menunjukkan bahwa terapi HIFU dapat membantu mengecilkan ukuran miom secara signifikan. Rata-rata, volume miom dapat berkurang sekitar 60% dalam waktu 3 bulan setelah tindakan. Seiring dengan mengecilnya miom, keluhan yang dirasakan pasien seperti nyeri haid atau perdarahan berlebihan juga dapat berkurang, sehingga kualitas hidup pasien menjadi lebih baik.
Sebuah penelitian yang melibatkan 20 pusat medis di China juga membandingkan terapi HIFU dengan operasi miomektomi dan histerektomi. Hasilnya menunjukkan bahwa hasil jangka pendek HIFU terlihat lebih baik dibandingkan operasi, dan kualitas hidup pasien setelah 1 tahun tindakan setara bahkan bisa lebih baik dibandingkan operasi.
Penelitian lain dari satu pusat medis di Korea juga menunjukkan hasil yang konsisten. Pada penelitian tersebut, ukuran miom rata-rata berkurang sekitar 58% setelah 3 bulan, 66% setelah 6 bulan, dan 77% setelah 12 bulan setelah terapi. Selain itu, tingkat keparahan gejala miom juga menurun secara signifikan, sementara skor kualitas hidup pasien meningkat dalam periode yang sama.
2. Peluang kehamilan
Sejumlah studi juga menemukan bahwa pasien yang menjalani terapi HIFU untuk miom rahim tetap memiliki peluang untuk mengalami kehamilan hingga cukup bulan. Dalam penelitian tersebut, komplikasi saat persalinan maupun setelah melahirkan juga dilaporkan relatif sedikit.
3. Fungsi sistem kekebalan tubuh
Penelitian menunjukkan bahwa fungsi sistem imun pasien cenderung lebih terjaga setelah terapi HIFU dibandingkan dengan tindakan operasi. Hal ini diduga karena HIFU tidak menimbulkan trauma jaringan sebesar operasi, sehingga risiko komplikasi setelah tindakan juga dapat lebih rendah.
4. Fungsi seksual
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa fungsi seksual pasien dapat mengalami perbaikan setelah menjalani terapi HIFU. Perbaikan ini juga ditemukan pada pasien yang menjalani operasi miomektomi, namun HIFU memiliki keunggulan karena tidak memerlukan sayatan operasi.
Dokter ahli miom dan HIFU di RS Mandaya Royal Puri
Selain menghadirkan teknologi HIFU untuk terapi miom tanpa operasi, Mandaya Royal Hospital Puri juga didukung oleh tim dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang berpengalaman. Para dokter ini telah mengikuti pelatihan HIFU secara intensif di China, sehingga mampu memberikan penanganan miom rahim yang tepat sesuai kondisi medis setiap pasien. Perpaduan antara teknologi modern dan kompetensi dokter berpengalaman ini membuat terapi miom dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan aman.
Berikut adalah tim dokter ahli miom dan HIFU di RS Mandaya Royal Puri:
1. dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG

dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang memiliki fokus pada kesehatan reproduksi wanita, pemantauan kehamilan, serta penanganan berbagai gangguan ginekologi, termasuk miom rahim. Ia menyelesaikan pendidikan dokter umum hingga spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, yang menjadi dasar kuat dalam praktik medisnya.
Dalam praktik sehari-hari, dr. Gracia memberikan layanan kesehatan wanita yang menyeluruh, mulai dari pemeriksaan rutin, program kehamilan, konsultasi laktasi, hingga layanan keluarga berencana. Ia juga menangani berbagai prosedur seperti induksi ovulasi, persalinan normal, operasi caesar, serta tindakan ginekologi seperti histerektomi, sterilisasi, laparoskopi, Pap smear, saline infusion sonography (SIS), dan LEEP.
dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG praktek di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Senin: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Rabu: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB.
2. dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes

dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes adalah dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan yang memiliki pengalaman luas dalam menangani masalah kesehatan reproduksi dan gangguan ginekologi. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis di Universitas Hasanuddin dan meraih gelar konsultan di Universitas Indonesia.
Layanan yang ditangani meliputi perawatan prakonsepsi, diagnosis prenatal, pemeriksaan pencitraan janin, konsultasi kontrasepsi, hingga penanganan komplikasi selama kehamilan. Selain itu, beliau juga berpengalaman dalam menangani berbagai gangguan ginekologi jinak dan melakukan prosedur minimal invasif sesuai kebutuhan pasien.
dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Selasa: 17.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 12.00 WIB.
3. Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk

Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing adalah dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialisasi onkologi ginekologi. Pendidikan kedokterannya ditempuh di Universitas Sriwijaya dan Universitas Sebelas Maret, kemudian beliau melanjutkan hingga meraih gelar konsultan serta doktor di Universitas Indonesia.
Sebagai konsultan onkologi ginekologi, beliau menangani berbagai jenis kanker pada organ reproduksi wanita, seperti kanker serviks, kanker rahim, kanker ovarium, kanker vulva, dan kanker vagina. Selain menangani kanker, beliau juga menangani gangguan ginekologi jinak seperti polip dan tumor rahim, termasuk miom, dengan pendekatan medis yang sistematis dan menyeluruh.
Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk praktek di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 13.00 – 16.00 WIB.
4. dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG

dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang memberikan layanan komprehensif untuk kesehatan wanita, mulai dari persiapan kehamilan hingga penanganan gangguan ginekologi. Ia menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Sam Ratulangi, melanjutkan pendidikan spesialis di San Juan de Dios Educational Foundation, serta mengikuti program adaptasi obstetri dan ginekologi di Universitas Udayana.
Keahliannya meliputi perawatan prakonsepsi, diagnosis prenatal, pemeriksaan USG dan pencitraan janin, konsultasi kontrasepsi, hingga penanganan komplikasi kehamilan. Selain itu, beliau juga menangani berbagai gangguan ginekologi jinak serta melakukan prosedur minimal invasif sesuai indikasi medis.
dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Senin: 14.00 – 16.30 WIB
- Selasa: 11.00 – 14.00 WIB
- Rabu: 17.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 17.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 10.00 – 14.00 WIB
- Sabtu: 09.00 – 13.00 WIB.
5. dr. Erik Sutandi, Sp.OG

dr. Erik Sutandi, Sp.OG adalah dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang menangani berbagai aspek kesehatan reproduksi wanita, termasuk kehamilan, persalinan, gangguan hormonal, serta miom rahim. Ia menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Kristen Maranatha Bandung, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis di San Juan De Dios Hospital, Manila, Filipina. Pengalamannya juga diperkuat melalui program adaptasi residensi Obgyn di RSUP Sanglah Denpasar serta fellowship di bidang endoskopi ginekologi reproduksi dan fertilitas.
Layanan yang diberikan meliputi konsultasi kehamilan, program hamil, induksi ovulasi dan persalinan, tindakan kuret, operasi caesar, pemeriksaan kesuburan, evaluasi hormonal, pemeriksaan TORCH, USG kehamilan dan transvaginal, tes prenatal, kontrasepsi, Pap smear, vaksin HPV, serta berbagai prosedur ginekologi lainnya.
dr. Erik Sutandi, Sp.OG praktek di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Senin: 17.00 – 20.00 WIB
- Rabu: 14.00 – 16.00 WIB
- Jumat: 17.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 14.00 – 16.00 WIB.
6. dr. Rahmadsyah, Sp.OG(K)FER, M.Kes, MARS

dr. Rahmadsyah adalah dokter spesialis kandungan dengan subspesialis konsultan fertilitas yang berfokus pada layanan kesuburan dan program hamil. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi serta meraih gelar Magister Kesehatan di Universitas Hasanuddin. Selain itu, beliau juga memperoleh gelar Magister Administrasi Rumah Sakit dari Universitas Indonesia.
Keahlian beliau mencakup evaluasi kesuburan, pemeriksaan hormonal, induksi ovulasi, hidrotubasi, hingga program bayi tabung. Selain layanan kesuburan, beliau juga menangani pemeriksaan kehamilan, persalinan normal maupun operasi caesar, kehamilan di luar kandungan, tindakan kuret, layanan kontrasepsi seperti IUD, suntik, dan implan, Pap smear, vaksin HPV, serta berbagai layanan USG termasuk USG 4D dan transvaginal.
dr. Rahmadsyah, Sp.OG(K)FER, M.Kes, MARS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 13.00 – 16.00 WIB
- Selasa: 13.00 – 16.00 WIB
- Rabu: 13.00 – 16.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 16.00 WIB
- Jumat: 13.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 13.00 – 16.00 WIB.
7. dr. Sigit Pradono Diptoadi, Sp.OG

dr. Sigit Pradono Diptoadi merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi lulusan Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan residensi di Ramon Magsaysay Memorial Medical Center, University of the East, yang memberikan pengalaman klinis luas di bidang kebidanan dan kandungan.
Beliau berpengalaman dalam menangani program hamil, induksi ovulasi, pemantauan kehamilan, hingga induksi persalinan. Selain itu, dr. Sigit juga kompeten dalam melakukan pemeriksaan USG 4D serta memberikan konsultasi berbagai masalah ginekologi untuk membantu pasien menjaga kesehatan reproduksi dan merencanakan kehamilan dengan lebih baik.
dr. Sigit Pradono Diptoadi, Sp.OG bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 17.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 17.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 17.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

