Pengapuran lutut atau osteoartritis yang sudah mencapai stadium lanjut dapat menyebabkan nyeri hebat, kesulitan berjalan, hingga perubahan bentuk kaki. Kondisi ini dialami oleh seorang pasien bernama Ibu Vonne yang akhirnya menjalani operasi ganti lutut total (Total Knee Replacement/TKR) di RS Mandaya Royal Puri.
Melalui tindakan yang dilakukan oleh dr. Paulus Ronald Hibono, Sp.OT (K) dengan bantuan teknologi robotik CORI, Ibu Vonne mendapatkan penanganan untuk mengatasi osteoartritis lutut yang sudah cukup parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Saya operasi Jumat jam 8, jadi hari ini masih 2 hari (setelah operasi) saya sudah latihan ke toilet dan sudah bisa jalan sendiri dengan bantuan alat,” kata Ibu Vonne, 2 hari pasca operasi.
Contents
Awal mula keluhan setelah terjatuh
Ibu Vonne menceritakan bahwa keluhan lututnya semakin terasa setelah mengalami kecelakaan dan terjatuh. Ia kemudian datang ke unit gawat darurat RS Mandaya Royal Puri untuk menjalani pemeriksaan.
“Pada awalnya tanggal 7 saya kecelakaan. Saya jatuh terus kemudian saya ke UGD di rumah sakit ini. Dan pada saat itu saya difoto dan saya ketemu dengan dokter Paulus.”
Setelah pemeriksaan lanjutan dan konsultasi kedua pada tanggal 13 Januari, diketahui bahwa ia mengalami osteoartritis lutut grade 3–4. Kondisi lututnya juga sudah mengalami perubahan bentuk yang cukup signifikan.
“Kaki saya tuh udah bentuknya bengkok karena sudah 19 derajat yang menyebabkan kaki saya panjang sebelah kanan. Jadi kanan pendek, sebelah kiri panjang.”
Perbedaan panjang kaki tersebut membuat pinggangnya terasa tertarik dan memicu keluhan lain pada tubuh, termasuk nyeri pinggang hingga skoliosis pada punggung.
Baca juga: Lutut Sering Terasa Nyeri atau Berbunyi? Ini Penyebab dan Pengobatannya di RS Mandaya Puri
Pernah menjalani operasi lutut sebelumnya
Sebelum menjalani operasi ganti lutut total, Ibu Vonne pernah menjalani operasi lutut pada tahun 2019 karena bantalan lutut yang robek.
Namun setelah operasi tersebut, ia masih mengalami berbagai keluhan. Dalam beberapa tahun berikutnya, bentuk kaki perlahan menjadi semakin bengkok hingga mencapai sudut sekitar 19 derajat.
Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Ia mengaku sering merasakan nyeri pada lutut kanan, berjalan pincang, hingga kesulitan saat naik tangga.
Selain itu, ia juga sering tersandung dan bahkan beberapa kali terjatuh akibat kondisi lutut yang tidak stabil.
Baca juga: 10 Jenis Cedera Lutut dan Pengobatannya
Memutuskan menjalani operasi ganti lutut total
Setelah berdiskusi dengan dr. Paulus, diputuskan bahwa kondisi osteoartritis yang sudah parah tersebut lebih tepat ditangani dengan operasi ganti lutut total atau TKR.
Pada prosedur ini, sendi lutut yang rusak akan diganti dengan sendi buatan untuk membantu mengurangi nyeri sekaligus memperbaiki fungsi lutut.
Ibu Vonne juga memilih metode operasi dengan bantuan teknologi robotik yang tersedia di RS Mandaya Royal Puri.
Robot CORI merupakan teknologi robotik modern yang membantu dokter dalam melakukan operasi ganti lutut (baik total maupun parsial) dengan tingkat presisi yang tinggi. Sistem robotik ini memungkinkan dokter memetakan anatomi lutut pasien secara real-time selama operasi, sehingga penempatan implan dapat disesuaikan secara lebih akurat dengan kondisi tulang pasien.
Dengan bantuan robot CORI, prosedur operasi menjadi lebih presisi, kerusakan jaringan sehat dapat diminimalkan, serta berpotensi membantu meningkatkan hasil operasi dan proses pemulihan pasien.
Ibu Vonne mengaku semakin yakin setelah mengetahui pengalaman dr. Paulus Hibowo yang telah melakukan banyak tindakan TKR.
“Saya juga baca pengalaman beliau sudah 100 kali dan hampir tiap hari melakukan TKR. Tentu kan jam terbang sudah tinggi.”
Baca juga: 7 Penyebab Lutut Sakit Saat Ditekuk
Proses pemulihan setelah operasi
Operasi ganti lutut total dilakukan pada hari Jumat dini hari. Setelah operasi, Ibu Vonne mulai menjalani proses pemulihan serta fisioterapi.
Dalam waktu sekitar dua setengah hari setelah operasi, ia sudah mulai berlatih berjalan dan melakukan aktivitas dasar secara mandiri seperti pergi ke toilet.
Meskipun masih merasakan nyeri dan bengkak pada lutut—yang merupakan hal wajar setelah operasi—kondisinya menunjukkan perkembangan yang baik. Beberapa hari setelah operasi, ia juga sudah diperbolehkan pulang oleh dokter.
Setelah menjalani pengalaman tersebut, Ibu Vonne mengaku merasa puas dengan pelayanan yang ia terima di RS Mandaya Royal Puri.
Ia bahkan telah merekomendasikan dokter dan rumah sakit ini kepada beberapa teman serta tetangganya yang memiliki keluhan serupa.
Menurutnya, pengalaman pasien yang baik sering kali menjadi rekomendasi tepat bagi orang lain yang sedang mencari pengobatan.
Profil dan jadwal dr. Paulus di RS Mandaya Royal Puri

dr. Paulus Ronald Hibono, Sp.OT(K) Hip & Knee merupakan dokter spesialis ortopedi dengan subspesialisasi pada penanganan sendi lutut dan pinggul. Ia memiliki keahlian dalam berbagai tindakan ortopedi, termasuk operasi penggantian sendi lutut, khususnya dengan bantuan teknologi robotik modern.
Dalam praktiknya, dr. Paulus juga berpengalaman menangani beragam masalah pada lutut dan pinggul, seperti cedera ACL, osteoartritis, robekan meniskus, kista lutut, hingga patah tulang di sekitar sendi. Keahliannya dalam bidang ini membuatnya sering menangani kasus gangguan sendi yang membutuhkan tindakan bedah maupun terapi lanjutan.
Selain itu, dr. Paulus juga dikenal sebagai salah satu pelopor penggunaan teknologi robotik CORI untuk operasi lutut di Indonesia. Berkat pengalamannya tersebut, ia menjadi delegasi tunggal dari Indonesia yang diundang untuk menghadiri CORI Robotic Summit di Jerman, sebuah forum internasional yang membahas perkembangan teknologi robotik dalam operasi ortopedi.
dr. Paulus Ronald Hibono, Sp.OT (K) Hip & Knee bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00 – 13.00 WIB
- Selasa: 17.00 – 20.00 WIB
- Rabu: 14.00 – 17.00 WIB
- Kamis: 14.00 – 17.00 WIB
- Jumat: 14.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 14.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

