Vaksin Campak: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

Vaksin Campak: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

Campak merupakan salah satu penyakit infeksi yang sangat menular dan masih menjadi perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dapat menimbulkan berbagai gejala, mulai dari demam tinggi, batuk, pilek, hingga munculnya ruam kemerahan di kulit. Pada beberapa kasus, campak bahkan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak dengan daya tahan tubuh yang lemah.

Salah satu cara paling efektif untuk mencegah infeksi ini adalah melalui vaksinasi. Vaksin campak telah lama digunakan sebagai upaya perlindungan yang aman dan efektif untuk membantu tubuh membentuk kekebalan terhadap virus penyebab campak. Dengan mendapatkan vaksin sesuai jadwal yang dianjurkan, risiko terkena campak serta komplikasi yang ditimbulkannya dapat ditekan secara signifikan.

Karena itu, penting bagi orang tua maupun masyarakat untuk memahami manfaat vaksin campak, jadwal pemberiannya, serta kemungkinan efek samping yang dapat muncul setelah vaksinasi.

Konsultasi dokter

Jenis vaksin campak

Secara umum, vaksin untuk mencegah campak tersedia dalam dua jenis utama, yaitu vaksin MR dan vaksin MMR. Keduanya sama-sama berfungsi untuk melindungi tubuh dari virus campak, namun memiliki cakupan perlindungan yang berbeda.

1. Vaksin campak MR (Measles–Rubella)

Vaksin MR merupakan vaksin yang memberikan perlindungan terhadap dua jenis penyakit sekaligus, yaitu campak (measles) dan rubella. Rubella sering disebut juga sebagai campak Jerman dan dapat menimbulkan risiko serius, terutama jika terjadi pada ibu hamil karena dapat menyebabkan kelainan bawaan pada janin.

Vaksin MR banyak digunakan dalam program imunisasi nasional karena efektif membantu menurunkan angka kejadian campak dan rubella pada anak-anak. Vaksin ini biasanya diberikan melalui suntikan dan direkomendasikan pada usia tertentu sesuai jadwal imunisasi anak.

2. Vaksin campak MMR (Measles–Mumps–Rubella)

Sementara itu, vaksin MMR memberikan perlindungan terhadap tiga penyakit sekaligus, yaitu campak, gondongan (mumps), dan rubella. Gondongan merupakan infeksi virus yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar ludah, terutama di area pipi dan rahang.

Vaksin MMR banyak digunakan di berbagai negara sebagai bagian dari program imunisasi rutin anak. Dengan satu kali suntikan, tubuh dapat membentuk kekebalan terhadap tiga penyakit menular tersebut sekaligus.

Baik vaksin MR maupun MMR sama-sama berperan penting dalam mencegah penyebaran campak. Pemilihan jenis vaksin biasanya disesuaikan dengan program imunisasi yang berlaku serta rekomendasi dari tenaga medis.

Konsultasi dokter

Manfaat vaksin campak

Vaksin MMR membantu melindungi anak dari tiga penyakit yang disebabkan oleh virus, yaitu campak, gondongan, dan rubella, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius. Hampir semua orang yang belum menerima vaksin MMR dapat tertular penyakit tersebut jika terpapar virusnya.

Dengan mendapatkan vaksinasi, anak juga dapat terhindar dari ketidakhadiran di sekolah atau tempat penitipan anak akibat sakit. Selain itu, orang tua juga tidak perlu mengambil cuti kerja untuk merawat anak yang sakit. Vaksinasi juga berperan penting dalam membatasi ukuran, durasi, serta penyebaran wabah penyakit.

  • Untuk campak

Vaksin MMR membantu melindungi anak dari ruam yang tidak nyaman serta demam tinggi yang dapat terjadi akibat infeksi campak.

  • Untuk gondongan

Vaksin MMR membantu melindungi anak dari demam dan pembengkakan kelenjar di bawah telinga atau rahang yang disebabkan oleh gondongan.

  • Untuk rubella

Vaksin MMR membantu mencegah anak mengalami ruam dan demam akibat rubella. Selain itu, vaksin ini juga membantu mencegah penularan rubella kepada ibu hamil, yang dapat menyebabkan cacat lahir serius atau bahkan kematian pada janin jika ibu terinfeksi rubella.

Konsultasi dokter

Jadwal vaksinasi campak

Vaksin MR atau MMR umumnya diberikan dalam dua dosis, yaitu:

  • Dosis pertama pada usia 12–15 bulan
  • Dosis kedua pada usia 4–6 tahun.

Bayi berusia 6–11 bulan yang akan bepergian ke daerah dengan risiko tinggi penularan campak dapat diberikan dosis vaksin lebih awal. Selain itu, orang dewasa yang lahir setelah tahun 1956 dan belum memiliki kekebalan terhadap campak juga dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi.

Kemungkinan efek samping

Sebagian besar orang tidak mengalami efek samping setelah menerima vaksin. Jika efek samping muncul, biasanya bersifat ringan dan dapat meliputi:

  • Nyeri, kemerahan, atau pembengkakan di area suntikan
  • Demam
  • Ruam ringan
  • Nyeri dan kekakuan sendi sementara.

Efek samping yang lebih serius tergolong jarang terjadi. Dalam beberapa kasus, dapat muncul demam tinggi yang berpotensi memicu kejang.

Harga vaksin campak di Mandaya Royal Hospital Puri

Vaksin campak merupakan salah satu langkah penting untuk melindungi anak maupun orang dewasa dari infeksi virus campak yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Di Mandaya Royal Hospital Puri, vaksin campak yang tersedia adalah vaksin MR (Measles–Rubella) yang berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap dua penyakit sekaligus, yaitu campak dan rubella.

Harga vaksin campak atau vaksin MR di Mandaya Royal Hospital Puri adalah Rp1.100.000. Biaya tersebut belum termasuk jasa konsultasi dokter, penggunaan alat medis, biaya administrasi, serta layanan tambahan lainnya yang mungkin diperlukan selama proses vaksinasi. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jadwal vaksinasi maupun estimasi biaya keseluruhan, pasien dapat berkonsultasi langsung dengan tim medis di Mandaya Royal Hospital Puri.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes