Endometriosis dinding perut atau abdominal wall endometriosis (AWE) merupakan kondisi ketika jaringan yang mirip dengan lapisan dalam rahim (endometrium) tumbuh di area dinding perut, seperti pada jaringan otot atau bekas luka operasi, misalnya setelah operasi caesar. Meski tergolong jarang, kondisi ini dapat menimbulkan gejala yang cukup mengganggu, seperti benjolan di dinding perut, nyeri yang terasa semakin kuat saat menstruasi, pembengkakan pada area tertentu, hingga rasa tidak nyaman yang berulang setiap siklus haid. Pada beberapa kasus, nyeri juga dapat muncul saat beraktivitas atau saat area tersebut ditekan.
Selama ini, penanganan konvensional untuk endometriosis dinding perut umumnya dilakukan melalui tindakan operasi. Prosedur ini biasanya melibatkan pengangkatan jaringan endometriosis secara luas dengan margin jaringan sehat minimal sekitar 1 cm untuk mencegah kekambuhan. Namun, pendekatan ini dapat menimbulkan trauma operasi tambahan serta meninggalkan bekas luka baru. Pada kasus dengan ukuran lesi yang besar, terutama jika sudah melibatkan jaringan otot dan fascia, dokter bahkan mungkin perlu memasang mesh sintetis untuk memperkuat dinding perut dan mencegah hernia pascaoperasi, yang tentu dapat menambah rasa nyeri serta beban biaya bagi pasien.
Sebagai alternatif yang lebih minimal invasif, kini tersedia teknologi High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) di RS Mandaya Royal Puri yang berpotensi menjadi solusi untuk menangani endometriosis dinding perut.
Contents
Bagaimana cara kerja HIFU dalam menangani endometriosis dinding perut?

High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) merupakan metode pengobatan non-invasif yang bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasound berintensitas tinggi yang difokuskan secara tepat pada jaringan target di dalam tubuh. Energi ultrasound tersebut menghasilkan panas yang dapat menyebabkan nekrosis koagulasi pada jaringan yang menjadi sasaran, sehingga jaringan tersebut dapat dihancurkan tanpa merusak jaringan normal di sekitarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi HIFU semakin banyak digunakan untuk menangani berbagai kondisi terkait ginekologi, termasuk miom rahim dan endometriosis, karena mampu menargetkan jaringan abnormal secara presisi tanpa memerlukan tindakan operasi terbuka. Metode ini juga dinilai dapat membantu meminimalkan trauma pada jaringan tubuh serta mempercepat proses pemulihan pasien.
Kapan HIFU digunakan untuk endometriosis dinding perut?
Kondisi yang umumnya cocok untuk HIFU:
- Endometriosis dinding perut telah terdiagnosis melalui pemeriksaan USG atau MRI.
- Pasien dapat berkomunikasi dengan baik dengan dokter dan perawat selama proses perawatan.
- Tidak menjalani operasi pada area dinding perut dalam 3 bulan terakhir, terutama prosedur seperti liposuction (sedot lemak).
- Pasien tidak memiliki penyakit penyerta yang berat, seperti penyakit jantung, hipertensi berat, atau diabetes yang tidak terkontrol.
- Pasien mampu berbaring tengkurap selama sekitar 2–3 jam selama prosedur berlangsung.
Perlu diketahui bahwa kriteria di atas hanya sebagai gambaran umum. Keputusan apakah pasien dapat menjalani terapi HIFU atau tidak tetap harus ditentukan oleh dokter HIFU setelah dilakukan pemeriksaan dan diagnosis lebih lanjut.
Kondisi yang tidak dianjurkan untuk HIFU (kontraindikasi):
- Terdapat peradangan atau luka pada kulit di area benjolan atau di sekitarnya
- Terdapat dugaan atau diagnosis kanker (tumor ganas)
- Jalur rambatan gelombang ultrasound menuju jaringan target tidak aman
- Tanda-tanda vital pasien tidak stabil atau dalam kondisi medis yang tidak memungkinkan untuk menjalani prosedur.
Apa saja keunggulan HIFU untuk endometriosis dinding perut?

Berikut ini adalah beberapa keunggulan HIFU untuk endometriosis dinding perut:
- Tidak memerlukan operasi (non-invasif), sehingga proses pemulihan biasanya lebih cepat dibandingkan tindakan bedah
- Hanya membutuhkan sedasi, tanpa perlu anestesi umum
- Ablasi dilakukan secara presisi, sehingga jaringan di sekitarnya tidak ikut rusak
- Risiko tindakan relatif lebih rendah dibandingkan metode pengobatan yang lebih invasif.
Studi klinis: efektivitas HIFU untuk endometriosis dinding perut
Sejumlah penelitian klinis dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa penggunaan HIFU untuk menangani endometriosis dinding perut tergolong aman dan efektif. Terapi ini tidak hanya membantu mengecilkan jaringan endometriosis, tetapi juga mampu mengurangi bahkan menghilangkan nyeri yang sering menjadi keluhan utama pasien.
1. Meredakan gejala nyeri
Salah satu penelitian yang dilakukan pada 51 pasien dengan endometriosis dinding perut menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan. Setelah menjalani terapi HIFU dan dipantau hingga 48 bulan (4 tahun), tidak ada pasien yang lagi mengalami nyeri yang berulang. Tingkat nyeri yang diukur menggunakan VAS (Visual Analog Scale) juga terus menurun seiring waktu. Pada bulan pertama dan keenam setelah tindakan, skor nyeri sudah sangat rendah, dan pada bulan ke-24 hingga bulan ke-48, skor nyeri tercatat 0, yang berarti pasien tidak lagi merasakan nyeri.
2. Mengecilkan endometriosis
Selain meredakan gejala, HIFU juga terbukti efektif dalam mengecilkan ukuran jaringan endometriosis. Dalam penelitian tersebut, ukuran lesi rata-rata sudah menyusut sekitar 25% dalam 1 bulan setelah terapi. Penyusutan ini meningkat menjadi sekitar 82% dalam 6 bulan, lebih dari 96% dalam 12 bulan, dan pada pemantauan 48 bulan lesi bahkan dapat menyusut hingga 100%.
Hasil serupa juga terlihat pada penelitian lain yang melibatkan 30 pasien dengan endometriosis dinding perut yang menjalani terapi HIFU dan dipantau selama 24 bulan. Dalam studi ini, seluruh pasien melaporkan bahwa nyeri yang sebelumnya mereka rasakan akhirnya hilang sepenuhnya. Skor nyeri pasien juga terus menurun secara bertahap dari bulan pertama hingga akhirnya mencapai 0 pada bulan ke-24.
Selain itu, ukuran jaringan endometriosis pada pasien juga mengalami penyusutan yang signifikan. Rata-rata ukuran lesi sudah berkurang sekitar 40% dalam 1 bulan, meningkat menjadi lebih dari 92% dalam 6 bulan, hampir 98% dalam 12 bulan, dan pada 24 bulan pemantauan, jaringan endometriosis dapat menghilang sepenuhnya.
Temuan dari berbagai penelitian ini menunjukkan bahwa HIFU dapat menjadi pilihan terapi yang efektif untuk mengatasi endometriosis dinding perut, terutama bagi pasien yang ingin menghindari tindakan operasi besar. Dengan teknologi ini, jaringan endometriosis dapat ditangani secara lebih presisi tanpa perlu sayatan, sehingga proses pemulihan juga cenderung lebih nyaman bagi pasien.
Dokter ahli HIFU di RS Mandaya Royal Puri
RS Mandaya Royal Puri tidak hanya didukung oleh teknologi medis modern untuk menangani endometriosis dinding perut, tetapi juga diperkuat oleh tim dokter spesialis kandungan yang berpengalaman di bidang kesehatan reproduksi wanita.
Para dokter ini memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman klinis yang mumpuni dalam menangani berbagai masalah ginekologi, termasuk endometriosis dinding perut, gangguan kesuburan, hingga perawatan kehamilan.
1. dr. Gracia Merryane R.G. Rauw, Sp.OG

dr. Gracia Merryane R.G. Rauw, Sp.OG adalah dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang berfokus pada kesehatan reproduksi wanita, kehamilan, serta berbagai masalah ginekologi. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter umum hingga spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.
Dalam praktiknya, dr. Gracia memberikan berbagai layanan kesehatan wanita, mulai dari pemeriksaan rutin, konsultasi program kehamilan, konsultasi laktasi, hingga perencanaan kontrasepsi. Ia juga menangani tindakan medis seperti induksi ovulasi, persalinan normal maupun operasi caesar, serta prosedur ginekologi seperti histerektomi, sterilisasi, laparoskopi, pap smear, SIS, dan LEEP.
dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Rabu: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 11.00 WIB & 13.00 – 18.00 WIB.
2. dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes

dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes merupakan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi konsultan yang memiliki pengalaman luas dalam bidang kesehatan reproduksi dan ginekologi. Ia menempuh pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, melanjutkan pendidikan spesialis di Universitas Hasanuddin, dan meraih gelar konsultan di Universitas Indonesia.
Layanan yang beliau tangani meliputi perawatan prakonsepsi, diagnosis prenatal, fetal imaging, pemilihan metode kontrasepsi, penanganan komplikasi kehamilan, gangguan ginekologi jinak, serta berbagai prosedur minimal invasif.
dr. Doddy F.P. Gultom, Sp.OG (K), M.Kes bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 17.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 12.00 WIB.
3. Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk

Dr. Unedo Hence Markus Sihombing merupakan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dengan subspesialisasi onkologi ginekologi. Beliau menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Sriwijaya, melanjutkan pendidikan spesialis di Universitas Sebelas Maret, serta meraih gelar konsultan dan doktor di Universitas Indonesia.
Dr. Unedo memiliki keahlian dalam menangani berbagai kanker pada organ reproduksi wanita, seperti kanker serviks, kanker rahim, kanker ovarium, kanker vulva, dan kanker vagina. Selain itu, beliau juga menangani kondisi jinak seperti polip dan tumor rahim. Pendekatan yang teliti dan komunikatif membuat pasien merasa lebih nyaman selama proses pemeriksaan dan pengobatan.
Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 13.00 – 16.00 WIB.
4. dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG

dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG adalah dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang memberikan layanan kesehatan wanita secara komprehensif, mulai dari persiapan kehamilan hingga penanganan berbagai gangguan ginekologi. Beliau menempuh pendidikan dokter umum di Universitas Sam Ratulangi, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi di San Juan de Dios Educational Foundation. Untuk menyesuaikan standar praktik di Indonesia, dr. Edward juga mengikuti program adaptasi obstetri dan ginekologi di Universitas Udayana.
Keahliannya meliputi perawatan prakonsepsi, diagnosis prenatal, pemeriksaan pencitraan janin, serta konsultasi kontrasepsi. Ia juga berpengalaman dalam menangani komplikasi medis selama kehamilan, gangguan ginekologi jinak, serta melakukan berbagai tindakan minimal invasif sesuai kebutuhan pasien.
dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 14.00 – 16.30 WIB
- Selasa: 11.00 – 14.00 WIB
- Rabu: 17.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 17.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 10.00 – 14.00 WIB
- Sabtu: 09.00 – 13.00 WIB.
5. dr. Erik Sutandi, Sp.OG

dr. Erik Sutandi, Sp.OG merupakan dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang menangani berbagai kondisi kesehatan reproduksi wanita, termasuk kehamilan, persalinan, serta gangguan hormonal. Ia menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, dan melanjutkan pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi di San Juan De Dios Hospital, Manila, Filipina. Pengalaman akademiknya juga diperkuat dengan program adaptasi residensi di RSUP Sanglah, Denpasar, serta fellowship di bidang endoskopi ginekologi reproduksi dan fertilitas.
Layanan yang beliau tangani meliputi konsultasi kehamilan, program hamil, konsultasi laktasi, induksi ovulasi, induksi persalinan, tindakan kuret, persalinan normal, hingga operasi caesar. Selain itu, dr. Erik juga kompeten dalam pemeriksaan kesuburan, hormonal, TORCH, serta berbagai pemeriksaan penunjang seperti USG kehamilan, USG transvaginal, dan tes prenatal. Ia juga menyediakan layanan kontrasepsi, pap smear, vaksin HPV, serta berbagai prosedur ginekologi lainnya.
dr. Erik Sutandi, Sp.OG bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 17.00 – 20.00 WIB
- Rabu: 14.00 – 16.00 WIB
- Jumat: 17.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 14.00 – 16.00 WIB.
6. dr. Rahmadsyah, Sp.OG(K)FER, M.Kes, MARS

dr. Rahmadsyah, Sp.OG(K)FER, M.Kes, MARS adalah dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialisasi fertilitas yang berfokus pada penanganan masalah kesuburan serta program kehamilan. Ia menyelesaikan pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi serta meraih gelar Magister Kesehatan di Universitas Hasanuddin. Selain itu, ia juga menempuh pendidikan Magister Manajemen Rumah Sakit di Universitas Indonesia.
Dalam praktiknya, dr. Rahmadsyah melayani konsultasi program hamil, pemeriksaan kesuburan, pemeriksaan hormonal, induksi ovulasi, hidrotubasi, hingga prosedur bayi tabung. Ia juga menangani konsultasi kehamilan, persalinan normal, operasi caesar, operasi kehamilan ektopik, tindakan kuret, pemasangan dan pelepasan IUD, suntik KB, susuk KB, pap smear, vaksin HPV, serta berbagai pemeriksaan USG seperti USG kehamilan, USG 4 dimensi, USG kepala bayi, dan USG transvaginal.
dr. Rahmadsyah, Sp.OG(K)FER, M.Kes, MARS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 13.00 – 16.00 WIB
- Selasa: 13.00 – 16.00 WIB
- Rabu: 13.00 – 16.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 16.00 WIB
- Jumat: 13.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 13.00 – 16.00 WIB.
7. dr. Sigit Pradono Diptoadi, Sp.OG

dr. Sigit Pradono Diptoadi, Sp.OG merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang menyelesaikan pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atma Jaya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan residensi obstetri dan ginekologi di Ramon Magsaysay Memorial Medical Center, University of the East.
Beliau memiliki kompetensi dalam konsultasi program kehamilan, induksi ovulasi, konsultasi kehamilan, serta induksi persalinan. Selain itu, dr. Sigit juga berpengalaman melakukan pemeriksaan USG 4D serta menangani berbagai keluhan ginekologi secara menyeluruh.
dr. Sigit Pradono Diptoadi, Sp.OG bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 17.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 17.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 17.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

