Dr. Ben Widaja Masuk Daftar Fortune Indonesia 40 Under 40, Bukti Kepemimpinan Visioner di Mandaya Hospital Group

Dr. Ben Widaja Masuk Daftar Fortune Indonesia 40 Under 40, Bukti Kepemimpinan Visioner di Mandaya Hospital Group

Dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-founder & President Director Mandaya Hospital Group, masuk ke dalam daftar FORTUNE Indonesia 40 Under 40 tahun 2026. 

FORTUNE Indonesia 40 Under 40 adalah daftar yang berisikan figur-figur inspiratif yang belum menginjak usia 40 tahun, namun telah berhasil menyalurkan energi, ide, dan ambisi mereka ke jalur yang berdampak besar.

Berasal dari berbagai bidang, mulai dari bisnis, olahraga, hiburan, sosial, hingga pemerintahan, mereka menunjukkan bahwa keteguhan visi, konsistensi, serta keberanian dalam mengambil langkah strategis tidak harus menunggu usia 40 tahun untuk bisa menciptakan perubahan nyata.

Dr. Ben Widaja merupakan pemimpin muda yang mendefinisikan ulang standar layanan kesehatan di Indonesia melalui inovasi pelayanan, pemanfaatan teknologi medis mutakhir, serta penguatan tim dokter dan profesor yang mampu menangani berbagai kasus, mulai dari penyakit kronis hingga penyakit langka.

Di bawah kepemimpinannya, Mandaya Hospital Group dan Mandaya Royal Hospital Puri menghadirkan berbagai terobosan teknologi medis berskala nasional hingga internasional. Salah satunya adalah menghadirkan Robot Zamenix pertama di Asia Tenggara untuk tindakan batu ginjal yang presisi dan minim risiko.

Selain itu, Mandaya juga menjadi satu-satunya rumah sakit swasta di Indonesia yang mengantongi dua lisensi transplantasi organ sekaligus, yakni transplantasi ginjal dan transplantasi hati. Di bidang onkologi, Mandaya menghadirkan pusat kanker terlengkap di Indonesia, mulai dari Digital PET CT Scan, Linac Radioterapi, Brakiterapi, Imunoterapi, ICG Cancer Surgery, Apheresis, hingga HIPEC.

Tidak hanya itu, berbagai teknologi medis terbaru juga dibawa dan dikembangkan, seperti Rezum untuk pembesaran prostat, HIFU (High Intensity Focused Ultrasound), Cryotherapy, hingga PFA (Pulsed Field Ablation) untuk ablasi jantung, memperkuat posisi Mandaya sebagai rumah sakit rujukan dengan teknologi berstandar global.

Dampak bisnis dan keunggulan eksklusif Dr. Ben Widaja, MBChB(UK) antara lain:

  • Financial excellence: Mandaya Royal Hospital Puri berhasil menembus jajaran 10 rumah sakit dengan pendapatan tertinggi di Indonesia hanya dalam waktu dua tahun sejak mulai beroperasi.
  • Efisiensi: Ia membawa rumah sakit mencapai EBITDA positif dalam enam bulan dan mencatatkan net profit positif dalam 18 bulan sejak pembukaan, dengan dukungan lebih dari 1.200 karyawan.
  • Pionir medis: Ia menjadikan Mandaya sebagai satu-satunya rumah sakit swasta di Indonesia yang mengantongi dua lisensi transplantasi organ sekaligus, yakni ginjal dan hati.
  • Pengakuan Standar: Model operasional Mandaya ia kembangkan hingga diadopsi sebagai benchmark oleh 10 Direktur Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan RI.

Pengakuan Internasional yang diterima oleh Dr. Ben Widaja, MBChB(UK) meliputi:

  • CEO of the Year 2023 (Healthcare Asia Awards)
  • CEO of the Year 2024 (Healthcare Management Excellence Awards)
  • Entrepreneurial Spirit Award 2025 (EY Consulting)

Dengan visi yang kuat, dampak finansial yang signifikan, serta kontribusi medis yang eksklusif, dr. Ben dinilai sebagai kandidat yang sangat layak masuk dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 di sektor kesehatan.

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes