Nyeri akibat saraf terjepit di bagian leher dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Salah satu solusi modern yang kini digunakan untuk mengatasi keluhan ini adalah Radiofrequency (RF) Cervical Ablation. Tindakan ini memanfaatkan gelombang radio untuk menghasilkan panas terkontrol pada area saraf tertentu yang menjadi sumber nyeri. Panas tersebut bekerja dengan menonaktifkan sebagian jaringan saraf sehingga sinyal nyeri tidak lagi diteruskan ke otak. Pada kasus saraf terjepit di leher, RF Cervical Ablation membantu meredakan nyeri kronis tanpa operasi besar, dengan prosedur yang minimal invasif dan waktu pemulihan relatif singkat.
Sebagai pusat layanan kesehatan unggulan, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan NERVIOM, Pusat Penanganan Saraf Terjepit Bagian Leher yang dilengkapi dengan teknologi Radiofrequency (RF) Cervical Ablation. Tindakan ini dilakukan dengan dukungan dokter bedah saraf dan dokter spesialis saraf yang berpengalaman, sehingga penanganan saraf terjepit dapat dilakukan secara komprehensif, aman, dan tepat sasaran. Melalui NERVIOM, RS Mandaya Puri berkomitmen memberikan pilihan terapi modern untuk membantu pasien kembali beraktivitas dengan lebih nyaman tanpa nyeri.
Contents
Cara kerja Radiofrequency Cervical Ablation untuk atasi nyeri akibat saraf terjepit di leher
Berikut ini adalah cara kerja dari teknologi gelombang radio atau Radiofrequency Cervical Ablation untuk atasi rasa nyeri akibat saraf terjepit di leher:
- Radiofrequency ablation bekerja dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan dari gelombang radio untuk menargetkan jaringan saraf yang menjadi sumber nyeri.
- Saat gelombang radio diarahkan ke jaringan saraf tertentu, panas yang dihasilkan akan mengganggu fungsi saraf tersebut sehingga sinyal nyeri tidak dapat diteruskan ke otak.
- Dengan terhentinya sinyal nyeri, keluhan nyeri leher akibat saraf terjepit dapat berkurang secara signifikan.
- Dalam prosedur ini, dokter memasukkan jarum kecil berongga ke area saraf yang menyebabkan nyeri.
- Melalui jarum tersebut, elektroda khusus dimasukkan untuk menghantarkan gelombang radio langsung ke saraf target.
- Panas dari gelombang radio akan membentuk lesi kecil pada saraf, sehingga saraf tidak lagi mengirimkan sinyal nyeri ke otak.
- Jaringan dan saraf sehat di sekitar area tindakan tetap terlindungi dan tidak mengalami kerusakan selama prosedur berlangsung.
Baca juga: Mandaya Miliki Pusat Saraf Kejepit di Leher Bernama NERVIOM Berteknologi Neuro Mapping
Berapa lama durasi prosedur Radiofrequency Cervical Ablation?
Prosedur Radiofrequency Cervical Ablation umumnya berlangsung relatif singkat. Berdasarkan area saraf yang ditangani dan jumlah titik saraf yang memerlukan tindakan, durasi prosedur ini dapat memakan waktu mulai dari sekitar 15 menit hingga maksimal 2 jam. Selama tindakan, pasien berada dalam pengawasan tim medis untuk memastikan prosedur berjalan aman dan tepat sasaran.
Keunggulan utama dari Radiofrequency Cervical Ablation adalah waktu pengerjaannya yang efisien dibandingkan tindakan bedah terbuka. Dengan durasi yang relatif singkat dan teknik minimal invasif, pasien tidak memerlukan waktu lama di ruang tindakan serta dapat melanjutkan proses pemulihan dengan lebih cepat. Hal ini menjadikan Radiofrequency Cervical Ablation sebagai pilihan penanganan nyeri saraf terjepit di leher yang praktis dan nyaman bagi pasien.
Apa saja keunggulan teknologi radiofrequency cervical ablation untuk saraf terjepit di leher?
Radiofrequency ablation memiliki sejumlah keunggulan dalam penanganan nyeri akibat saraf terjepit bagian leher, antara lain:
- Membantu meredakan nyeri secara efektif.
- Dilakukan tanpa tindakan operasi.
- Waktu pemulihan sangat singkat, bahkan hampir tanpa masa pemulihan.
- Mengurangi kebutuhan konsumsi obat pereda nyeri.
- Membantu meningkatkan fungsi dan kualitas gerak pasien.
- Pasien umumnya dapat kembali beraktivitas seperti biasa setelah satu hingga dua hari istirahat.
Dokter spesialis penanganan saraf terjepit bagian leher di RS Mandaya Puri
RS Mandaya Puri didukung oleh tim dokter berpengalaman yang memiliki kompetensi khusus dalam menangani saraf terjepit di area leher. Berikut adalah daftar dokter spesialis yang dapat Anda temui di RS Mandaya Royal Puri:
1. dr. Christian Ariono, Sp.BS, FICS

dr. Christian Ariono Sp.BS, FICS adalah dokter spesialis bedah saraf dengan pengalaman luas dalam menangani kasus saraf terjepit, terutama pada leher dan tulang belakang. Selain itu, beliau juga berkompeten dalam bedah tumor saraf, penanganan gangguan pembuluh darah otak, serta berbagai penyakit otak lainnya, termasuk meningitis.
Sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI), dr. Christian menguasai berbagai teknik bedah saraf terkini, mulai dari arthrospine hingga prosedur ACDF (Anterior Cervical Discectomy and Fusion) untuk kasus saraf terjepit yang kompleks.
dr. Christian Ariono Sp.BS, FICS dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00 – 16.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
- Rabu: 08.00 – 16.00 WIB
- Kamis: 08.00 – 16.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 16.00 WIB.
2. dr. Christian Permana, Sp.BS, FTB, FINSS, FICS

dr. Christian Permana, Sp.BS, FTB, FINSS, FICS merupakan dokter spesialis bedah saraf yang berfokus pada penanganan saraf terjepit dengan pendekatan minimal invasif. Berbagai prosedur modern yang dikuasainya meliputi PLDD, PELD, PSLD, ACDF, hingga microdiscectomy.
Pendekatan ini bertujuan meminimalkan trauma jaringan, mengurangi nyeri pascatindakan, serta mempercepat proses pemulihan sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.
dr. Christian Permana, Sp.BS, FTB, FINSS, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Puri pada:
- Selasa: 13.00 – 17.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 17.00 WIB
- Jumat: 13.00 – 17.00 WIB
- Sabtu: 13.00 – 17.00 WIB.
3. dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. Nf.K.Nm.E.G.T.

dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. Nf.K.Nm.E.G.T. adalah dokter spesialis neurologi dengan subspesialisasi epilepsi dan neurofisiologi klinis. Beliau berpengalaman menangani berbagai gangguan kejang dan epilepsi pada pasien anak maupun dewasa.
Dengan keahlian di bidang neurofisiologi, dr. Luh Ari menjadi pilihan bagi pasien yang membutuhkan evaluasi dan penanganan komprehensif terhadap gangguan sistem saraf pusat.
dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. Nf.K.Nm.E.G.T. bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Kamis: 17.30 – 20.00 WIB
- Sabtu: 14.00 – 18.00 WIB.
4. dr. Nurul Fadli, Sp.N

dr. Nurul Fadli, Sp.N adalah dokter spesialis saraf yang berpraktik di Jakarta Barat dan melayani pasien di RS Mandaya Royal Puri. Beliau memiliki keahlian dalam pemeriksaan EMG dan EEG yang berperan penting untuk menilai fungsi saraf serta aktivitas listrik otak.
Melalui pemeriksaan tersebut, dr. Nurul Fadli membantu menegakkan diagnosis berbagai kondisi, mulai dari saraf terjepit, epilepsi, hingga gangguan neuromuskular seperti myasthenia gravis, sehingga terapi dapat diberikan secara lebih tepat.
dr. Nurul Fadli, Sp.N bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 18.00 – 20.00 WIB
- Rabu: 18.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 17.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

