Radang Amandel pada Anak dan Penanganannya di RS Mandaya Royal Puri

Radang Amandel pada Anak dan Penanganannya di RS Mandaya Royal Puri

Radang amandel pada anak adalah kondisi pembengkakan dan iritasi atau peradangan pada amandel. Amandel merupakan dua jaringan berbentuk oval yang terletak di bagian belakang tenggorokan, masing-masing satu di sisi kanan dan kiri.

Tonsilitis paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Sebagian besar kasus disebabkan oleh infeksi virus yang umum, meskipun infeksi bakteri juga dapat menjadi penyebabnya. Penanganan tonsilitis bergantung pada penyebab yang mendasarinya, sehingga diagnosis yang cepat dan tepat sangat penting. Dahulu, operasi pengangkatan amandel cukup sering dilakukan sebagai terapi tonsilitis, namun saat ini tindakan operasi umumnya hanya direkomendasikan bila tonsilitis sering kambuh, tidak membaik dengan pengobatan lain, atau menimbulkan komplikasi serius.

Sebagai alternatif penanganan yang lebih modern, RS Mandaya Royal Puri menyediakan tindakan plasma coblation untuk operasi amandel, yaitu teknik yang memungkinkan pengurangan jaringan amandel tanpa harus mengangkat seluruh amandel. Dengan metode ini, fungsi alami amandel sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh tetap dapat dipertahankan, sekaligus membantu mengurangi gejala dan kekambuhan tonsilitis secara lebih optimal.

Konsultasi dokter

Gejala radang amandel pada anak

Gejala tonsilitis yang umum meliputi:

  • Amandel tampak merah dan membengkak
  • Adanya lapisan atau bercak berwarna putih atau kuning pada amandel
  • Sakit tenggorokan
  • Kesulitan atau nyeri saat menelan
  • Demam
  • Pembesaran kelenjar getah bening di leher yang terasa nyeri
  • Suara menjadi serak, sengau, atau terdengar berat
  • Bau mulut
  • Sakit perut
  • Nyeri leher atau leher terasa kaku
  • Sakit kepala.

Pada anak-anak yang belum mampu menyampaikan keluhannya dengan jelas, gejala tonsilitis dapat berupa:

  • Air liur berlebihan akibat sulit atau nyeri saat menelan
  • Nafsu makan menurun atau tidak mau makan
  • Anak menjadi lebih rewel dari biasanya.

Kapan harus ke dokter?

Penting untuk segera mendapatkan diagnosis apabila anak mengalami gejala yang mengarah pada radang amandel.

Segera hubungi dokter jika anak mengalami:

  • Sakit tenggorokan disertai demam
  • Sakit tenggorokan yang tidak membaik dalam 24–48 jam
  • Nyeri saat menelan atau kesulitan menelan
  • Lemas berlebihan, mudah lelah, atau menjadi sangat rewel

Segera dapatkan penanganan medis secepatnya apabila anak mengalami gejala berikut:

  • Kesulitan bernapas
  • Kesulitan menelan
  • Air liur keluar berlebihan.

Konsultasi dokter

Penyebab radang amandel pada anak

Radang amandel paling sering disebabkan oleh infeksi virus yang umum. Namun, infeksi bakteri juga dapat menjadi penyebab terjadinya kondisi ini.

Bakteri yang paling sering menyebabkan tonsilitis adalah Streptococcus pyogenes, yang dikenal sebagai streptokokus grup A. Bakteri ini juga merupakan penyebab radang tenggorokan akibat streptokokus (strep throat). Selain itu, jenis streptokokus lain maupun bakteri lainnya juga dapat memicu terjadinya tonsilitis.

Amandel merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berperan sebagai garis pertahanan pertama terhadap kuman dan virus yang masuk melalui mulut. Peran ini membuat amandel berisiko tinggi terpapar infeksi. Namun, fungsi sistem imun pada amandel cenderung menurun setelah masa pubertas, yang dapat menjelaskan mengapa tonsilitis lebih jarang terjadi pada orang dewasa.

Penanganan radang amandel pada anak dengan teknologi plasma coblation di RS Mandaya Puri

Dalam prosedur plasma coblation, dokter menggunakan alat khusus yang menyalurkan energi gelombang radio ke dalam cairan saline atau larutan garam fisiologis. Proses ini menghasilkan plasma, yaitu medan energi yang mampu memisahkan jaringan secara sangat presisi hingga tingkat mikroskopis, sehingga tindakan dapat dilakukan dengan akurasi tinggi.

Berbeda dengan teknik operasi konvensional yang mengandalkan suhu tinggi dan berisiko menyebabkan luka bakar pada jaringan, plasma coblation bekerja pada temperatur yang jauh lebih rendah. Karena tidak menimbulkan proses pembakaran, jaringan di sekitar area amandel tetap terjaga, risiko peradangan menjadi lebih kecil, dan masa pemulihan pasien dapat berlangsung lebih cepat.

dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL, dokter spesialis THT RS Mandaya Royal Puri, menjelaskan bahwa teknologi ini efektif untuk menangani radang amandel berulang. Selain itu, plasma coblation juga dapat digunakan pada kasus pembesaran adenoid yang kerap menimbulkan sumbatan jalan napas dan berhubungan dengan kondisi obstructive sleep apnea.

Menurut dr. Abdillah, prosedur plasma coblation memiliki durasi tindakan yang relatif singkat, yakni sekitar 10–15 menit. Waktu pemulihan pascaoperasi pun umumnya lebih cepat jika dibandingkan dengan metode pembedahan tradisional.

Dibandingkan teknik operasi konvensional, prosedur plasma coblation menawarkan berbagai keunggulan yang membuatnya lebih aman dan nyaman bagi pasien, antara lain:

  • Tingkat presisi tinggi, sehingga jaringan amandel dapat ditangani secara akurat tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.
  • Risiko perdarahan lebih rendah karena pembuluh darah dapat tertutup dengan lebih optimal.
  • Minim cedera akibat panas, berkat penggunaan suhu yang lebih rendah.
  • Trauma jaringan lebih ringan, luka operasi lebih kecil, penyembuhan lebih cepat, dan fungsi alami jaringan tetap terjaga.
  • Masa pemulihan lebih singkat, pasien dapat kembali makan, minum, dan berbicara lebih cepat.
  • Nyeri pascaoperasi lebih minimal, sehingga kebutuhan obat pereda nyeri cenderung lebih sedikit.
  • Keamanan lebih baik, dapat diterapkan pada anak maupun dewasa dengan risiko komplikasi yang lebih rendah.

Konsultasi dokter

Profil dr. Abdillah, dokter THT yang ahli tangani radang amandel

dr. Abdillah merupakan dokter spesialis THT yang telah mengikuti pelatihan intensif di Italia bersama Prof. Lino Di Rienzo Businco, seorang pakar THT bertaraf internasional yang dikenal luas karena menangani berbagai tokoh dunia, termasuk penyanyi ternama Andrea Bocelli dan legenda sepak bola Francesco Totti.

Pengalaman klinis di tingkat global tersebut membekali dr. Abdillah dengan kompetensi untuk menghadirkan layanan THT berstandar internasional bagi pasien di Indonesia. Dengan perpaduan keahlian medis, ketelitian, serta dedikasi tinggi, beliau menjadi salah satu dokter rujukan dalam penanganan sleep apnea, gangguan dengkuran, serta berbagai masalah THT lainnya.

Dalam praktiknya, dr. Abdillah menguasai beragam prosedur THT modern. Beberapa di antaranya adalah plasma coblation untuk penanganan radang amandel, balloon sinuplasty untuk terapi sinusitis, serta Quantum Molecular Resonance (QMR) sebagai solusi inovatif untuk sleep apnea.

dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
  • Selasa: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
  • Rabu: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
  • Kamis: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
  • Jumat: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 20.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes