Apakah radang amandel perlu operasi? Jawabannya tidak selalu. Pada banyak kasus, radang amandel dapat membaik dengan pengobatan medis. Namun, jika radang amandel bersifat kronis, sering kambuh, atau disertai infeksi yang berat hingga mengganggu aktivitas dan kualitas hidup, dokter dapat merekomendasikan tindakan operasi sebagai solusi yang lebih efektif.
Apabila operasi memang diperlukan, RS Mandaya Royal Puri menyediakan metode penanganan modern dengan teknologi plasma coblation. Tindakan ini memungkinkan dokter menangani jaringan amandel yang bermasalah tanpa harus mengangkat amandel secara keseluruhan, sehingga fungsi alami amandel sebagai bagian dari sistem imun tubuh tetap dapat dipertahankan.
Contents
Apakah radang amandel perlu operasi?
Radang amandel tidak selalu memerlukan operasi. Sebagian besar kasus, terutama yang disebabkan oleh infeksi virus, dapat membaik dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu atau dapat ditangani dengan pengobatan medis sesuai anjuran dokter.
Operasi amandel (tonsilektomi) umumnya baru dipertimbangkan apabila radang amandel memiliki kondisi tertentu, antara lain:
- Bersifat kronis atau sering kambuh, meskipun sudah mendapatkan pengobatan.
- Tidak membaik dengan terapi obat, sehingga gejala terus berulang atau menetap.
- Menimbulkan gangguan pernapasan, seperti mendengkur berat atau sleep apnea.
- Infeksi tergolong berat, disertai komplikasi atau keluhan yang signifikan.
- Sangat mengganggu kualitas hidup pasien, termasuk aktivitas sehari-hari, tidur, dan produktivitas.
Operasi radang amandel di RS Mandaya Puri, gunakan teknologi plasma coblation minim sayatan
Plasma coblation adalah teknologi medis modern yang digunakan untuk menangani radang amandel dengan cara yang lebih lembut dan minim sayatan. Sederhananya, teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan energi khusus untuk mengatasi jaringan amandel yang bermasalah tanpa membakar atau merusak jaringan sehat di sekitarnya.
Dalam prosedurnya, dokter menggunakan alat khusus yang mengalirkan energi gelombang radio ke dalam larutan garam (saline). Dari proses ini terbentuk plasma, yaitu energi yang dapat memisahkan jaringan secara sangat halus dan presisi. Karena bekerja pada suhu yang lebih rendah dibandingkan operasi konvensional, tindakan plasma coblation tidak menimbulkan efek terbakar pada jaringan, sehingga risiko nyeri dan peradangan menjadi lebih kecil.
Salah satu keunggulan utama plasma coblation adalah dokter tidak perlu mengangkat amandel secara keseluruhan. Dengan demikian, fungsi alami amandel sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh tetap dapat dipertahankan. Teknologi ini efektif untuk menangani radang amandel yang sering kambuh, serta dapat digunakan pada kasus pembesaran adenoid yang dapat menyebabkan sumbatan jalan napas dan memicu dengkuran atau obstructive sleep apnea. Prosedurnya pun relatif singkat, sekitar 10–15 menit, dengan waktu pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi amandel konvensional.
Keunggulan penanganan radang amandel dengan plasma coblation:
- Presisi tinggi, jaringan amandel yang bermasalah dapat ditangani secara akurat tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.
- Amandel tidak diangkat seluruhnya, sehingga fungsi alami amandel sebagai sistem imun tetap terjaga.
- Risiko perdarahan lebih rendah, karena pembuluh darah dapat tertutup dengan lebih optimal.
- Minim cedera akibat panas, berkat penggunaan suhu yang lebih rendah dibandingkan operasi tradisional.
- Trauma jaringan lebih ringan, luka lebih kecil dan proses penyembuhan berlangsung lebih cepat.
- Masa pemulihan lebih singkat, pasien dapat kembali makan, minum, dan berbicara lebih cepat.
- Nyeri pasca tindakan minimal, karena peradangan yang terjadi lebih sedikit.
- Prosedur lebih aman, dapat dilakukan pada anak maupun dewasa dengan risiko komplikasi yang lebih rendah.
Dokter ahli radang amandel jebolan Italia di RS Mandaya Puri, dr. Abdillah

dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL merupakan dokter spesialis THT yang berpraktik di RS Mandaya Royal Puri dan memiliki kompetensi khusus dalam penanganan radang amandel. Ia telah menjalani pelatihan intensif di Italia bersama Prof. Lino Di Rienzo Businco, seorang pakar THT berkelas dunia yang berpengalaman menangani berbagai figur internasional, termasuk penyanyi ternama Andrea Bocelli dan legenda sepak bola Francesco Totti.
Bekal pengalaman internasional tersebut memungkinkan dr. Abdillah menghadirkan layanan THT dengan standar global bagi pasien di Indonesia. Dengan perpaduan keahlian klinis, ketelitian, dan dedikasi tinggi, ia kerap menjadi dokter rujukan dalam penanganan modern berbagai gangguan THT, mulai dari sleep apnea dan dengkuran hingga masalah saluran pernapasan atas lainnya.
Selain menguasai teknologi plasma coblation untuk menangani radang amandel, dr. Abdillah juga berpengalaman dalam melakukan balloon sinuplasty pada kasus sinusitis serta penerapan teknologi Quantum Molecular Resonance (QMR) untuk penanganan sleep apnea.
dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Rabu: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

