fbpx

Pertama di Indonesia, RS Mandaya Royal Puri Hadirkan Terapi Kanker Hati TARE Y-90

Pertama di Indonesia, RS Mandaya Royal Puri Hadirkan Terapi Kanker Hati TARE Y-90

Kanker hati adalah salah satu jenis kanker yang tergolong serius karena sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut dan membutuhkan penanganan yang tepat serta komprehensif. Seiring berkembangnya teknologi medis, kini tersedia berbagai metode pengobatan modern yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas terapi sekaligus menjaga kualitas hidup pasien. Menjawab kebutuhan tersebut, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan terapi kanker hati TARE Y-90 (Transarterial Radioembolization Yttrium-90). RS Mandaya Royal Puri menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menyediakan layanan pengobatan kanker hati dengan metode inovatif ini.

Terapi TARE Y-90 merupakan prosedur minimal invasif yang menargetkan sel kanker secara langsung melalui penghantaran radiasi ke pembuluh darah yang memasok tumor di hati. Dengan pendekatan yang lebih presisi, terapi ini diharapkan mampu mengecilkan ukuran tumor, mengendalikan pertumbuhan kanker, serta memberikan hasil yang lebih optimal dengan risiko yang lebih minimal dibandingkan metode konvensional.

Konsultasi dokter

Terapi TARE Y-90, inovasi penanganan kanker hati di RS Mandaya Royal Puri

TARE Y-90 adalah terapi radiasi modern yang digunakan untuk menangani kanker hati. Nama “Y-90” berasal dari Yttrium-90, yaitu zat radioaktif yang berperan utama dalam prosedur pengobatan ini.

Dalam pelaksanaannya, dokter akan mengalirkan partikel mikro yang mengandung Yttrium-90 ke dalam pembuluh darah yang memasok nutrisi ke tumor di hati. Setelah mencapai lokasi tumor, partikel tersebut memancarkan radiasi dosis tinggi yang bekerja langsung menghancurkan sel kanker, dengan dampak minimal terhadap jaringan hati yang sehat di sekitarnya.

Pendekatan ini terbukti efektif dalam membantu mengecilkan ukuran tumor dan mengendalikan pertumbuhan kanker. Dengan pengendalian penyakit yang lebih baik, pasien berpeluang hidup lebih lama, mengalami keluhan yang lebih ringan, serta mempertahankan kualitas hidup yang optimal.

Kriteria pasien yang dapat menjalani terapi Y-90

Terapi TARE Y-90 dapat menjadi pilihan bagi pasien dengan kanker yang berasal dari hati (kanker primer) maupun kanker yang menyebar ke hati dari organ lain (kanker metastasis). Selain itu, terapi ini juga sering direkomendasikan pada kondisi di mana tindakan operasi tidak memungkinkan untuk dilakukan.

Pada beberapa kasus, letak tumor terlalu dekat dengan pembuluh darah besar sehingga pembedahan berisiko menimbulkan kerusakan hati yang berat. Dalam situasi tersebut, terapi Y-90 berperan penting untuk memperlambat pertumbuhan tumor sekaligus mempertahankan fungsi hati.

Menariknya, pada kondisi tertentu, terapi Y-90 juga dapat digunakan sebagai terapi awal yang membuka peluang bagi pasien untuk menjalani tindakan lanjutan di masa depan, seperti operasi atau transplantasi hati, yang berpotensi memberikan hasil kuratif.

Konsultasi dokter

Tahapan prosedur TARE Y-90 untuk kanker hati

Pelaksanaan terapi TARE Y-90 dilakukan melalui dua tahap utama, yaitu angiogram pemetaan dan penyuntikan partikel Y-90. Kedua tahap ini biasanya dilakukan dengan jeda waktu sekitar dua minggu dan dikerjakan oleh tim medis yang dipimpin oleh dokter spesialis radiologi intervensi dengan panduan teknologi pencitraan.

1. Angiogram pemetaan pembuluh darah

Tahap awal berupa angiogram bertujuan untuk memetakan pembuluh darah yang memasok aliran darah ke tumor hati. Hasil pemetaan ini menjadi acuan penting bagi dokter dalam menentukan jalur terbaik untuk penghantaran partikel Y-90.

Prosedur dimulai dengan membuat sayatan kecil di area selangkangan atau pergelangan tangan sebagai akses menuju pembuluh darah utama. Setelah diberikan anestesi lokal, dokter memasukkan kateter kecil yang diarahkan secara presisi menggunakan panduan pencitraan. Zat kontras kemudian disuntikkan untuk memperjelas jalur pembuluh darah menuju tumor.

Setelah pemeriksaan selesai, kateter dilepaskan dan area sayatan ditutup dengan perban. Karena sayatan sangat minimal, prosedur ini umumnya tidak memerlukan jahitan dan jarang meninggalkan bekas luka. Proses pemetaan ini biasanya berlangsung sekitar 2–4 jam.

2. Proses penyuntikan Y-90

Tahap berikutnya adalah tindakan utama berupa penyuntikan partikel Y-90. Prosedurnya serupa dengan angiogram pemetaan, namun kali ini dokter akan mengalirkan jutaan partikel radioaktif berukuran sangat kecil ke dalam pembuluh darah yang telah dipetakan sebelumnya.

Partikel tersebut akan berhenti di area tumor, menghambat aliran darah ke jaringan kanker sekaligus memancarkan radiasi dengan jangkauan yang sangat terbatas. Dengan mekanisme ini, kerusakan sel kanker dapat dimaksimalkan tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Prosedur penyuntikan Y-90 umumnya memakan waktu sekitar 1–2 jam. Sebagian besar radiasi akan dilepaskan dalam 10 hari pertama setelah tindakan, kemudian menurun secara bertahap. Partikel yang telah meluruh tetap aman dan tidak membahayakan tubuh pasien.

Konsultasi dokter

Manfaat dan keunggulan terapi TARE Y-90

1. Pendekatan yang Terarah

Radioembolisasi bekerja dengan menghantarkan radiasi langsung ke tumor hati, sehingga sel kanker dapat dihancurkan secara optimal tanpa merusak jaringan hati yang sehat. Pendekatan ini membantu meningkatkan efektivitas terapi dan kualitas hidup pasien.

2. Prosedur minimal invasif

Terapi TARE Y-90 termasuk tindakan minimal invasif yang hanya memerlukan sayatan kecil dan anestesi lokal. Hal ini membuat pasien merasakan nyeri yang lebih ringan, waktu pemulihan yang lebih singkat, serta risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan operasi terbuka.

3. Dapat dikombinasikan dengan terapi lain

Radioembolisasi dapat dikombinasikan dengan berbagai metode pengobatan kanker lainnya, seperti kemoterapi atau terapi target, sehingga memberikan pendekatan pengobatan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi.

4. Berpotensi meningkatkan harapan hidup

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa terapi TARE Y-90 dapat membantu meningkatkan angka kelangsungan hidup serta pengendalian penyakit pada pasien tertentu dengan kanker hati atau kanker metastasis ke hati, terutama bila dikombinasikan dengan modalitas terapi lain.

Konsultasi dokter

Terapi TARE Y-90 di RS Mandaya Royal Puri Dikerhakan oleh dokter berpengalaman

Pelayanan terapi TARE Y-90 di RS Mandaya Royal Puri ditangani oleh dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, dokter spesialis radiologi dengan subspesialisasi radiologi intervensi yang berpengalaman dalam berbagai prosedur medis minimal invasif berbasis teknologi pencitraan modern. Pendidikan dokter umum beliau ditempuh di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, dan dilanjutkan dengan pendidikan spesialis radiologi di Universitas Indonesia.

Sebagai radiolog intervensi, dr. Sugianto Santoso menangani berbagai kondisi medis kompleks tanpa perlu pembedahan terbuka, termasuk kanker hati. Keahlian yang beliau kuasai meliputi Radiofrequency Ablation (RFA) untuk nodul tiroid, Microwave Ablation (MWA) untuk tumor dan kanker hati, Transarterial Chemoembolization (TACE), cryoablation, Digital Subtraction Angiography (DSA), serta penanganan aneurisma otak dengan teknik coiling, flow diverter, dan pemasangan stent.

Dengan dukungan teknologi medis terkini dan kompetensi tinggi dalam prosedur minimal invasif, dr. Sugi menghadirkan pilihan terapi kanker hati yang lebih aman, presisi, dan efektif di RS Mandaya Royal Puri, termasuk melalui metode TARE Y-90 dan berbagai terapi intervensi lainnya.

dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 20.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes