Olahraga padel belakangan ini sedang viral dan digemari banyak kalangan karena seru serta menantang. Namun di balik keseruannya, permainan padel yang dilakukan tanpa teknik yang benar, pemanasan yang cukup, atau latihan yang tepat dapat meningkatkan risiko cedera. Salah satu cedera akibat padel yang cukup sering terjadi adalah padel elbow, yang juga dikenal dengan sebutan tennis elbow.
Padel elbow dapat menimbulkan keluhan seperti nyeri, rasa kaku, hingga pembengkakan di area siku, sehingga mengganggu kenyamanan saat beraktivitas maupun bermain olahraga. Untuk menangani kondisi ini secara tepat, RS Mandaya Royal Puri didukung oleh dokter spesialis ortopedi yang berpengalaman dan ahli dalam menangani berbagai cedera siku akibat olahraga, termasuk padel elbow.
Contents
Mengenal padel elbow dan gejala-gejalanya
Padel elbow atau tennis elbow (lateral epicondylitis) adalah cedera pada tendon yang menyebabkan nyeri dan peradangan di area siku. Kondisi ini umumnya termasuk cedera akibat gerakan berulang, yaitu cedera yang terjadi karena satu bagian tubuh digunakan untuk melakukan gerakan yang sama secara terus-menerus hingga jaringan di sekitarnya mengalami kerusakan.
Istilah padel elbow atau tennis elbow digunakan karena cedera ini sering dialami oleh pemain padel/tenis. Namun sebenarnya, kondisi ini terjadi akibat penggunaan berlebihan pada tendon yang menghubungkan otot lengan bawah dengan siku. Dalam istilah medis, epicondylitis berarti peradangan pada tendon, sedangkan lateral menunjukkan bahwa peradangan terjadi di sisi luar siku, yaitu bagian luar saat lengan berada di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke depan.
Tennis elbow merupakan salah satu penyebab nyeri siku yang paling sering terjadi. Meski namanya identik dengan tenis, lebih dari 90 persen kasus justru disebabkan oleh aktivitas lain. Berbagai gerakan yang melibatkan aktivitas menggenggam, memutar pergelangan tangan, atau mengayunkan lengan bawah secara berulang dapat memicu kondisi ini. Jika Anda mengalami cedera siku atau nyeri yang tidak kunjung membaik dalam waktu satu minggu, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga medis agar penanganan bisa dilakukan lebih optimal sejak dini.
Gejala tennis elbow meliputi:
- Nyeri pada siku, terutama di bagian luar
- Siku terasa kaku
- Terjadi pembengkakan di area siku
- Kekuatan genggaman melemah, terutama saat memegang benda seperti raket atau pulpen.
Kapan harus ke dokter?
Segera kunjungi tenaga medis atau dokter jika Anda merasa siku mengalami cedera atau mulai merasakan beberapa tanda berikut ini:
- Siku atau lengan sulit digerakkan
- Siku tampak bengkak atau berubah warna
- Nyeri terasa sangat hebat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari
- Rasa nyeri cukup parah sampai mengganggu waktu tidur
- Nyeri tidak kunjung membaik dan berlangsung lebih dari satu minggu
Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menentukan penanganan yang tepat, sehingga keluhan akibat padel elbow dapat ditangani dengan lebih efektif.
Dokter ortopedi ahli cedera padel di RS Mandaya Royal Puri

Untuk penanganan cedera padel yang menyerang ekstremitas atas atau anggota gerak bagian atas, seperti padel elbow, RS Mandaya Royal Puri didukung oleh dokter ortopedi yang berpengalaman, yakni dr. Jecky Chandra, M.Kes, Sp.OT (K), CIPS, AIFO-K. Beliau telah menangani banyak pasien dengan keluhan cedera akibat aktivitas olahraga padel, sehingga memahami dengan baik karakteristik cedera yang sering terjadi pada siku, lengan, hingga bahu.
dr. Jecky merupakan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi konsultan dengan keahlian khusus di bidang jari, tangan, siku, dan bahu. Beliau berpengalaman melakukan berbagai tindakan kompleks, termasuk penyambungan jari yang terputus akibat cedera traumatik (amputasi) serta penanganan kelainan bawaan seperti sindaktili dan polidaktili. Prosedur tersebut dilakukan menggunakan teknik bedah mikro (microsurgery) yang membutuhkan ketelitian tinggi dan keahlian khusus agar fungsi serta struktur jaringan dapat kembali optimal.
Latar belakang pendidikan dr. Jecky dimulai dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, kemudian dilanjutkan dengan pendidikan Magister Kesehatan (S2) dan Program Pendidikan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi di universitas yang sama. Untuk meningkatkan kompetensi klinisnya, beliau mengikuti berbagai pelatihan lanjutan, termasuk Comprehensive Course in Musculoskeletal Pain Intervention and Regeneration di Precursor Universitas Padjadjaran, Bandung, serta lulus Ujian Sertifikasi Nasional bidang Fisiologi Olahraga dengan gelar AIFO-K. Selain itu, dr. Jecky menyelesaikan pendidikan subspesialis/konsultan Hand, Upper Limb, and Microsurgery di RSUD dr. Soetomo bersama Universitas Airlangga, Surabaya, dan meraih sertifikasi internasional dari World Institute of Pain (WIP) sebagai Certified Interventional Pain Sonologist (CIPS) yang diperoleh di Budapest, Hungaria.
Jadwal praktek dr. Jecky, dokter ortopedi ahli cedera siku di RS Mandaya Royal Puri
dr. Jecky Chandra, M.Kes, Sp.OT (K), CIPS, AIFO-K bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00 – 12.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
- Rabu: 13.00 – 17.00 WIB
- Kamis: 13.00 – 17.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 12.00 WIB
- Sabtu: 17.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

