Sakit kepala di belakang mata tidak selalu disebabkan oleh kelelahan atau gangguan ringan, karena pada kondisi tertentu keluhan ini bisa menjadi tanda aneurisma otak. Aneurisma otak adalah kondisi ketika pembuluh darah di otak mengalami penonjolan atau penggelembungan akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Jika tidak ditangani dengan segera, aneurisma otak berisiko pecah dan menyebabkan perdarahan otak yang berbahaya, berpotensi menimbulkan kerusakan saraf permanen, stroke, bahkan mengancam nyawa penderitanya.
Untuk menangani aneurisma otak secara tepat dan aman, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan solusi medis modern dengan dukungan teknologi terkini. Penanganan aneurisma otak dilakukan oleh dokter ahli bedah saraf berpengalaman, yaitu Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, F. N-Onk, PhD, FICS, IFAANS, yang akrab dikenal sebagai Dr. Joy. Dengan keahlian dan pendekatan medis yang komprehensif, RS Mandaya Royal Puri memberikan penanganan aneurisma otak yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Contents
Sakit kepala di belakang mata dan gejala aneurisma otak lainnya
Gejala aneurisma otak secara umum terbagi menjadi dua kelompok, yaitu gejala aneurisma otak yang belum pecah dan gejala aneurisma otak yang sudah pecah. Perbedaan ini penting untuk dikenali karena tingkat keparahan dan risiko yang ditimbulkan bisa sangat berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya:
Gejala aneurisma otak yang belum pecah
Aneurisma otak yang belum pecah sering kali tidak menimbulkan gejala, terutama jika ukurannya masih kecil. Namun, pada aneurisma yang berukuran lebih besar, penonjolan pembuluh darah dapat menekan jaringan otak atau saraf di sekitarnya sehingga memicu keluhan tertentu. Beberapa gejala aneurisma otak yang belum pecah meliputi:
- Nyeri di atas dan di belakang salah satu mata.
- Pupil mata melebar.
- Perubahan penglihatan atau penglihatan ganda.
- Mati rasa pada salah satu sisi wajah.
- Kejang.
Lihat juga: Kisah Para Pasien Aneurisma Otak Mandaya Royal Hospital Puri
Gejala aneurisma otak yang pecah
Aneurisma otak yang pecah merupakan kondisi darurat medis. Gejala utamanya adalah sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba, dan sering digambarkan sebagai sakit kepala terburuk yang pernah dialami. Selain sakit kepala berat, gejala aneurisma otak yang pecah juga dapat meliputi:
- Mual dan muntah.
- Leher terasa kaku.
- Penglihatan kabur atau ganda.
- Sensitivitas berlebihan terhadap cahaya.
- Kejang.
- Penurunan kesadaran atau pingsan.
- Kebingungan.
Mengenali gejala aneurisma otak sejak dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko komplikasi serius dapat diminimalkan.
Bahaya aneurisma otak jika tidak ditangani segera
Ketika aneurisma otak pecah, perdarahan yang terjadi memang biasanya hanya berlangsung dalam hitungan detik. Namun, darah yang keluar dapat menyebabkan kerusakan langsung pada jaringan di sekitarnya dan bahkan mematikan sel-sel otak. Selain itu, perdarahan juga meningkatkan tekanan di dalam tengkorak. Jika tekanan ini menjadi terlalu tinggi, aliran darah dan pasokan oksigen ke otak dapat terganggu, sehingga berisiko menyebabkan penurunan kesadaran hingga kematian.
Jika aneurisma otak pecah dan tidak segera ditangani, beberapa komplikasi serius dapat terjadi, antara lain:
- Perdarahan ulang, yaitu kondisi ketika aneurisma yang sudah pecah atau bocor mengalami perdarahan kembali. Perdarahan ulang dapat menyebabkan kerusakan otak yang lebih berat.
- Penyempitan pembuluh darah otak (vasospasme), yang terjadi ketika pembuluh darah di otak berkontraksi dan menyempit setelah aneurisma pecah. Kondisi ini dapat memicu stroke iskemik akibat berkurangnya aliran darah ke sel-sel otak, sehingga memperparah kerusakan jaringan otak.
- Penumpukan cairan di otak (hidrosefalus), yang terjadi karena darah menghambat aliran cairan serebrospinal di sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Penumpukan cairan ini meningkatkan tekanan pada otak dan dapat merusak jaringan otak.
- Perubahan kadar natrium dalam darah, akibat gangguan keseimbangan elektrolit setelah perdarahan otak. Penurunan kadar natrium dapat menyebabkan pembengkakan sel-sel otak dan berisiko menimbulkan kerusakan permanen.
Oleh karena itu, aneurisma otak merupakan kondisi serius yang memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi yang berbahaya dan mengancam nyawa.
Penanganan aneurisma otak di RS Mandaya Puri
Berikut ini adalah beberapa penanganan aneurisma otak terkini dan modern yang ada di RS Mandaya Royal Puri:
1. DSA coiling untuk penanganan aneurisma otak
DSA coiling merupakan metode minimal invasif yang digunakan untuk menangani aneurisma otak dengan cara menutup tonjolan pembuluh darah menggunakan kawat platinum tipis (coil). Prosedur ini dilakukan dengan bantuan teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA), sehingga dokter dapat memantau dan memastikan penempatan coil secara presisi di dalam aneurisma. Dengan menutup rongga aneurisma, aliran darah ke area yang melemah dapat dihentikan dan risiko pecahnya aneurisma dapat diminimalkan.
Prosedur DSA coiling
- Dokter memasukkan kateter melalui pembuluh darah di area selangkangan atau pergelangan tangan.
- Kateter kemudian diarahkan menuju pembuluh darah di otak dengan panduan pencitraan DSA.
- Kawat platinum tipis (coil) dimasukkan ke dalam aneurisma hingga rongganya tertutup sempurna.
- Setelah aliran darah ke tonjolan terhenti, aneurisma akan mengecil dan risiko pecah berkurang.
Keunggulan DSA coiling
- Tindakan bersifat minimal invasif tanpa perlu membuka tulang tengkorak.
- Risiko perdarahan relatif lebih rendah dibandingkan prosedur bedah terbuka.
- Waktu pemulihan lebih singkat, sehingga pasien umumnya dapat pulih dalam beberapa hari.
- Cocok untuk aneurisma otak yang berada di lokasi sulit dijangkau dengan operasi konvensional.
2. Microsurgery clipping untuk aneurisma otak
Microsurgery clipping adalah prosedur bedah terbuka yang dilakukan untuk menutup aneurisma otak dengan menjepit leher aneurisma menggunakan klip logam khusus. Dengan metode ini, aliran darah ke dalam tonjolan pembuluh darah dapat dihentikan secara langsung sehingga mencegah risiko pecahnya aneurisma.
Prosedur microsurgery clipping
- Dokter melakukan kraniotomi, yaitu membuka sebagian tulang tengkorak untuk mengakses area otak.
- Dengan bantuan mikroskop bedah, aneurisma diidentifikasi secara langsung dan detail.
- Klip logam khusus dipasang pada pangkal aneurisma untuk menghentikan aliran darah menuju tonjolan.
- Setelah klip terpasang dengan aman, tulang tengkorak ditutup kembali.
Keunggulan microsurgery clipping
- Memberikan solusi jangka panjang dengan menutup aneurisma secara langsung dan permanen.
- Risiko kekambuhan aneurisma relatif lebih rendah dibandingkan beberapa metode lainnya.
- Cocok untuk aneurisma berukuran besar atau memiliki struktur yang kompleks.
- Klip logam bersifat permanen dan aman berada di dalam tubuh sepanjang hidup pasien.
Profil Dr. Joy, dokter ahli aneurisma otak di RS Mandaya Royal Puri

Penanganan aneurisma otak di RS Mandaya Royal Puri ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah saraf ternama dan berpengalaman di Indonesia, yaitu Dr. Joy. Beliau menempuh pendidikan khusus di bidang aneurisma otak di University of Helsinki, Finlandia, dan belajar langsung bersama maestro bedah saraf dunia, Prof. Juha Hernesniemi, yang dikenal sebagai salah satu ahli bedah otak legendaris.
Dr. Joy menyelesaikan pendidikan doktoralnya di University of Helsinki dalam waktu 18 bulan 12 hari, sebuah pencapaian luar biasa yang mengantarkannya meraih rekor MURI dengan predikat Dokter yang Lulus S3 Kedokteran Tercepat. Keahlian dan pengalaman internasional tersebut menjadi fondasi kuat dalam penanganan aneurisma otak secara komprehensif, mulai dari diagnosis hingga terapi yang tepat.
Tidak hanya berfokus pada aneurisma otak, Dr. Joy juga memiliki kompetensi dalam menangani berbagai gangguan otak lainnya, termasuk tumor otak. Bahkan, beliau dikenal sebagai salah satu dokter di Indonesia yang terampil melakukan Awake Brain Surgery, yaitu prosedur operasi otak yang dilakukan saat pasien dalam kondisi sadar untuk menjaga fungsi saraf penting tetap optimal.
Jadwal praktek Dr. Joy (Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, F. N-Onk, PhD, FICS, IFAANS) di RS Mandaya Royal Puri adalah sebagai berikut:
- Senin: by appointment
- Selasa: 14.00 – 17.00 WIB
- Rabu: by appointment
- Kamis: 08.00 – 12.00 WIB
- Jumat: 14.00 – 17.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 12.00 WIB
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.