Gagal jantung adalah kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Akibatnya, penderita dapat mengalami berbagai gejala seperti mudah lelah, sesak napas terutama saat beraktivitas atau berbaring, pembengkakan pada kaki dan pergelangan, hingga penambahan berat badan akibat penumpukan cairan. Jika tidak ditangani dengan tepat, gagal jantung dapat memburuk dan meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk gangguan irama jantung, penurunan kualitas hidup, hingga kondisi yang mengancam nyawa.
Untuk membantu masyarakat memahami kondisi ini dengan lebih baik, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RS Mandaya Royal Puri, dr. Abhirama Nofandra Putra, Sp.JP (K), memberikan penjelasan komprehensif mengenai pengobatan dan penanganan gagal jantung.
Contents
Mengenal pengobatan dan penanganan gagal jantung bersama dr. Abhirama dari RS Mandaya Puri

Menurut dr. Abhirama, pengobatan gagal jantung bertujuan untuk mengelola keluhan pasien sekaligus memperbaiki kualitas hidup. Pada kondisi ini, tubuh sering mengalami penumpukan cairan yang menyebabkan pembengkakan dan sesak napas. Dengan penanganan yang tepat, kelebihan cairan dapat dikurangi sehingga pasien dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.
Selain itu, pengobatan gagal jantung juga ditujukan untuk menurunkan risiko perawatan ulang di rumah sakit dan menekan angka kematian. Setiap kekambuhan yang memerlukan rawat inap berpotensi menyebabkan penurunan fungsi jantung secara bertahap, sehingga pengelolaan jangka panjang menjadi sangat penting.
Pengobatan gagal jantung disesuaikan dengan penyebab dan kondisi pasien
Berdasarkan penjelasan dr. Abhirama, penanganan gagal jantung tidak dapat disamaratakan. Pemilihan obat dan terapi sangat bergantung pada fungsi pompa jantung serta penyebab yang mendasarinya. Pada gagal jantung akibat penyakit jantung koroner, pasien mungkin memerlukan obat pengencer darah, obat kolesterol, atau tindakan pada pembuluh darah. Sementara itu, pada kondisi kerusakan otot jantung, pendekatan pengobatan akan berbeda.
Setiap pasien akan menjalani evaluasi menyeluruh agar terapi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi medis masing-masing.
Apabila keluhan masih belum terkontrol dengan obat-obatan, tersedia pilihan terapi lanjutan berupa pemasangan alat medis. Salah satunya adalah cardiac resynchronization therapy, yaitu alat pacu jantung khusus untuk menyinkronkan kerja jantung kanan dan kiri agar fungsi pompa lebih optimal.
Selain itu, pada kondisi tertentu dapat digunakan alat bantu sirkulasi yang lebih lanjut untuk mendukung peredaran darah. Pemilihan terapi ini dilakukan secara individual dan memerlukan pemantauan rutin.
Pentingnya kepatuhan pengobatan dan pola hidup sehat
Pengobatan gagal jantung memerlukan pemantauan jangka panjang dengan penyesuaian dosis obat secara bertahap. Salah satu faktor utama perburukan gagal jantung adalah ketidakpatuhan dalam mengonsumsi obat, sehingga pasien dianjurkan untuk minum obat secara rutin dan tidak menghentikan pengobatan tanpa konsultasi dokter.
Selain terapi medis, pasien juga disarankan menerapkan pola hidup sehat, seperti membatasi konsumsi garam, mengatur asupan cairan sesuai anjuran dokter, tetap melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, serta mengelola stres dengan baik. Pendekatan menyeluruh ini bertujuan untuk menjaga kondisi jantung tetap stabil dan kualitas hidup pasien tetap optimal.
Profil dan keahlian dr. Abhirama dari RS Mandaya Royal Puri

dr. Abhirama merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang juga berperan sebagai konsultan kardiologi intervensi dengan pengalaman dalam menangani berbagai gangguan kardiovaskular. Keahliannya mencakup penanganan penyakit jantung secara komprehensif, baik melalui terapi medis maupun tindakan intervensi.
Pendidikan kedokteran ditempuh dr. Abhirama di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan diselesaikan pada tahun 2011. Selanjutnya, beliau melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di National Cardiovascular Center Harapan Kita, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, hingga meraih gelar spesialis pada tahun 2019.
Untuk memperkuat kompetensi di bidang intervensi jantung, dr. Abhirama mengikuti pelatihan kardiologi intervensi di Renji Hospital yang berafiliasi dengan Shanghai Jiaotong University School of Medicine pada tahun 2025.
Dalam praktiknya sebagai konsultan kardiologi intervensi, dr. Abhirama memiliki keahlian dalam pemasangan ring jantung, penanganan penyakit jantung koroner baik akut maupun kronis, serta prosedur pelebaran pembuluh darah jantung dengan balon atau angioplasti. Didukung latar belakang pendidikan yang solid dan pengalaman klinis yang luas, beliau menjadi salah satu dokter jantung intervensi yang dapat direkomendasikan bagi pasien dengan keluhan kardiovaskular.
Jadwal dr. Abhirama di RS Mandaya Royal Puri
dr. Abhirama Nofandra Putra, Sp.JP (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 09.00 – 15.30 WIB
- Selasa: 09.00 – 15.30 WIB
- Rabu: 09.00 – 12.00 WIB
- Kamis: 09.00 – 15.30 WIB
- Jumat: 09.00 – 15.30 WIB
- Sabtu: 13.00 – 15.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

