fbpx

Testimoni Pasien Kanker Usus Besar Stadium 3A Jalani Kemoterapi di RS Mandaya Puri

Testimoni Pasien Kanker Usus Besar Stadium 3A Jalani Kemoterapi di RS Mandaya Puri

Menjalani perjalanan melawan kanker usus besar bukanlah hal yang mudah, terlebih ketika penyakit baru terdeteksi setelah keluhan berulang yang semula dianggap ringan. Banyak pasien dan keluarga merasa kebingungan memilih langkah pengobatan yang tepat, mulai dari menentukan rumah sakit hingga memastikan bahwa mereka mendapatkan pendampingan medis yang menyeluruh. Dalam kondisi tersebut, kejelasan informasi, kenyamanan lingkungan, serta dukungan tenaga medis menjadi faktor penting yang sangat memengaruhi proses pemulihan.

Di Mandaya Royal Hospital Puri, pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh seorang pasien kanker usus besar stadium 3A yang harus menjalani rangkaian kemoterapi setelah operasi. Mulai dari tahap diagnosis, konsultasi dengan dokter onkologi, hingga proses terapi, pasien dan keluarga merasakan perhatian penuh serta lingkungan yang suportif. 

Konsultasi dokter

Perjalanan diagnosis pasien hingga menemukan perawatan yang tepat

Perjalanan seorang pasien berusia lanjut bermula dari keluhan berulang berupa muntah dan diare yang semula dianggap sebagai keracunan makanan. Setelah dua kali dirawat dan menjalani pemeriksaan lanjutan, ditemukan adanya tumor di usus besar yang kemudian dikonfirmasi sebagai kanker kolorektal tipe adenokarsinoma. Kondisi tersebut semakin jelas setelah pemeriksaan endoskopi yang menunjukkan adanya benjolan kecil di usus.

Keluarga kemudian membawa pasien ke Penang untuk menjalani operasi. Prosedur berjalan baik, namun hasil biopsi menunjukkan bahwa kanker telah memasuki stadium 3A, dengan sel kanker yang sudah menyebar ke kelenjar getah bening. Rasa sedih dan kekhawatiran tentu menyelimuti keluarga ketika mendengar hasil tersebut. Namun, berkat dukungan kerabat yang pernah menjadi penyintas kanker, mereka mendapatkan rekomendasi untuk berkonsultasi dengan dokter onkologi di Mandaya Royal Hospital Puri.

Baca juga: Pusat Kanker Usus Besar Kini Ada di Jakarta

Di Mandaya, keluarga merasa sangat terbantu. Dokter yang menangani memberikan penjelasan yang detail, jelas, dan mudah dipahami mengenai langkah perawatan yang perlu ditempuh. Dukungan perawat juga sangat berarti, karena mereka responsif, ramah, dan tetap memberikan edukasi bahkan ketika keluarga bertanya melalui pesan di luar waktu kunjungan rumah sakit. Lingkungan rumah sakit yang menenangkan membuat proses pengobatan terasa lebih ringan bagi pasien maupun keluarga.

Konsultasi dokter

Proses kemoterapi dan hasil yang menguatkan harapan

Setelah mempertimbangkan berbagai opsi, pasien akhirnya memutuskan menjalani seluruh rangkaian kemoterapi bersama dr. Toman T.J Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM di Mandaya Royal Hospital Puri. Total enam kali sesi kemoterapi dilakukan dengan pendampingan penuh dari tim medis, yang selalu memberikan panduan dan memastikan kondisi pasien tetap stabil selama proses berlangsung. Suasana di unit onkologi dinilai sangat nyaman dan jauh dari kesan menakutkan, membuat pasien merasa lebih tenang dan optimis.

Selama menjalani kemoterapi, keluarga juga mendapatkan dukungan tambahan dari komunitas Geng Macan, yaitu kelompok penyintas dan pejuang kanker di Mandaya. Komunitas ini menjadi tempat berbagi cerita, saling menguatkan, dan memberikan informasi yang membantu keluarga memahami proses pengobatan dengan lebih baik.

Pada akhir rangkaian terapi, pasien kembali menjalani PET Scan untuk evaluasi. Hasilnya menunjukkan perkembangan yang sangat baik, memberikan kelegaan besar bagi keluarga. Mereka merasa pelayanan di Mandaya Royal Hospital Puri tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan lingkungan yang positif bagi setiap pasien kanker.

Menurut keluarga, pengalaman menjalani perawatan kanker di Mandaya merupakan perjalanan yang penuh dukungan, harapan, dan pelayanan yang luar biasa dari seluruh tim medis.

Konsultasi dokter

Baca juga: Deteksi Sebaran Kanker Usus Besar dengan Digital PET CT Scan Teknologi Terbaru di RS Mandaya Puri

Profil dan jadwal praktek dr. Toman di RS Mandaya Royal Puri

dr. Toman T.J Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM merupakan dokter spesialis penyakit dalam yang mendalami bidang Hematologi-Onkologi Medik. Beliau memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dimulai dari pendidikan kedokteran di Universitas Indonesia dan kemudian melanjutkan program spesialis di RS Cipto Mangunkusumo.

Untuk memperluas wawasan dan kompetensinya, beliau juga mengikuti program Honorary Fellowship (Clinical Observership) di Department of Hematology, National University Hospital, Singapura. Pengalaman internasional ini memperkaya pendekatan beliau dalam menangani berbagai kasus kanker dan penyakit darah.

Tidak hanya berfokus pada kemoterapi, dr. Toman juga terbiasa menggunakan terapi-terapi onkologi terkini, termasuk imunoterapi, terapi target, hingga prosedur apheresis. Pendekatan komprehensif ini membuat beliau mampu menawarkan pilihan perawatan yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan tiap pasien.

dr. Toman T.J Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 12.00 – 15.00 WIB
  • Kamis: 12.00 – 15.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes