5 Tahun Alami Saraf Terjepit, Pulih Berkat Arthrospine oleh dr. Christian Ariono di RS Mandaya Puri

5 Tahun Alami Saraf Terjepit, Pulih Berkat Arthrospine oleh dr. Christian Ariono di RS Mandaya Puri

Saraf terjepit atau hernia nukleus pulposus (HNP) merupakan kondisi ketika bantalan tulang belakang menekan saraf di sekitarnya. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri yang menjalar dari punggung ke bokong hingga kaki, sensasi kesemutan, kebas, bahkan kelemahan otot. Pada beberapa kasus, nyeri bisa terasa seperti ditusuk atau berdenyut hebat, terutama saat berdiri atau berjalan dalam waktu lama. Jika tidak ditangani secara tepat, saraf terjepit dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya.

Kondisi inilah yang dialami oleh seorang pasien bernama Ibu Yenny yang berusia 71 tahun. Dirinya telah menderita saraf terjepit selama kurang lebih 5 tahun. Setelah menjalani tindakan arthrospine bersama dr. Christian Ariono di RS Mandaya Royal Puri, ia merasakan perbaikan gejala yang signifikan dan dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.

“Puji Tuhan umur 71 ya bisa dioperasi cepat sehat… hari ini sudah boleh pulang. Senin dioperasi, Selasanya sudah suruh jalan,” kata pasien dengan bahagia. 

Konsultasi dokter

Awal mula kisah pasien mengalami saraf terjepit

Keluhan awal yang dirasakan pasien adalah nyeri hebat pada kaki, terutama dari betis hingga ke bawah. Nyeri tersebut terasa berdenyut dan semakin memberat saat berdiri lama.

Ia menceritakan: “Awal-awalnya sih ini kaki sakit, sakit pisan kayak jedut-jedut dari betis ke bawah. Kalau sudah berdiri gitu ya sakit, kalau duduk sama tiduran enggak.”

Keluhan tersebut sudah berlangsung sekitar 4–5 tahun. Awalnya hanya didiamkan dan diatasi dengan istirahat serta terapi sederhana. Namun seiring waktu, rasa sakit semakin bertambah berat.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya saraf terjepit di tiga titik tulang belakang, yaitu L2-3, L3-4, dan L4-5. “Ini sudah banyak sih yang saraf kejepitnya, sudah dari tiga titik, ya titik dari L2-3, L3-4, L4-5.”

Pasien bahkan sempat berencana menjalani operasi ke luar negeri sebelum akhirnya memutuskan menjalani tindakan di RS Mandaya Royal Puri setelah mendapat rekomendasi keluarga.

Konsultasi dokter

Apa itu tindakan arthrospine?

Arthrospine merupakan teknik bedah modern yang minimal invasif untuk mengatasi saraf terjepit. Prosedur ini bertujuan mengurangi tekanan pada saraf dengan sayatan kecil dan teknologi visualisasi canggih.

Beberapa keunggulan dan tahapan prosedur arthrospine antara lain:

  • Dilakukan dengan sayatan kecil (minimal invasif)
  • Menggunakan alat khusus untuk mengakses area saraf secara presisi
  • Mengurangi tekanan pada saraf tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya
  • Meminimalkan perdarahan dan nyeri pascaoperasi
  • Mempercepat proses mobilisasi pasien

Pada kasus ini, kondisi tulang pasien masih tergolong baik sehingga tidak memerlukan pemasangan pen atau fiksasi tambahan.

Kondisi pasien pasca tindakan arthrospine

Operasi dilakukan pada hari Senin, dan keesokan harinya pasien sudah diperbolehkan untuk mulai berjalan secara bertahap.

Ia mengungkapkan pengalamannya setelah tindakan: “Senin dioperasi, Selasanya sudah suruh jalan.”

Tak hanya itu, proses pemulihannya pun terbilang cepat. “Puji Tuhan umur 71 ya bisa dioperasi cepat sehat… hari ini sudah boleh pulang.”

Dalam waktu dua hari, pasien dinyatakan cukup stabil untuk kembali ke rumah. Ia juga menjalani fisioterapi untuk membantu pemulihan kekuatan dan kelenturan otot.

Menurut pengakuannya, tindakan yang dilakukan tidak lagi menakutkan seperti bayangannya dulu.

“Dulu mah takut katanya dengar dioperasi, tapi ternyata sekarang kan yang canggih gitu ya, sayatannya kecil, enggak kerasa apa-apa. Sesudahnya juga besoknya sudah suruh jalan.”

Kini, keluhan nyeri yang telah dialaminya selama 5 tahun menunjukkan perbaikan signifikan, dan ia dapat kembali beraktivitas secara bertahap sesuai anjuran dokter.

Konsultasi dokter

Profil dan jadwal praktek dr. Christian Ariono di RS Mandaya Royal Puri

dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS merupakan dokter spesialis bedah saraf yang memiliki keahlian dalam prosedur tulang belakang minimal invasif, termasuk teknik arthrospine untuk menangani kasus saraf terjepit. Dengan pendekatan modern dan presisi tinggi, beliau berfokus pada tindakan yang meminimalkan trauma jaringan serta mempercepat proses pemulihan pasien.

Dalam praktiknya, dr. Christian Ariono menangani berbagai gangguan tulang belakang dan saraf, seperti:

  • Saraf terjepit (HNP)
  • Nyeri punggung kronis
  • Nyeri yang menjalar hingga ke kaki (sciatica)
  • Penebalan ligamen atau pertumbuhan tulang yang menekan saraf.

dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 08.00 – 16.00 WIB
  • Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
  • Rabu: 08.00 – 16.00 WIB
  • Kamis: 08.00 – 16.00 WIB
  • Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 16.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri dan bertemu dengan dr. Sugianto, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes