{"id":68493,"date":"2026-08-14T14:23:33","date_gmt":"2026-08-14T07:23:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?p=68493"},"modified":"2026-08-14T14:23:33","modified_gmt":"2026-08-14T07:23:33","slug":"sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/","title":{"rendered":"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia adalah kondisi ketika seseorang perlu bangun untuk buang air kecil lebih sering dari biasanya saat malam hari. Kondisi ini berbeda dengan sering buang air kecil pada siang hari, karena nokturia secara khusus terjadi ketika seseorang terbangun dari tidur untuk pergi ke kamar mandi sebelum kembali tidur hingga pagi.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"Bangun Setiap Malam Karena Kencing, Ketahui Penanganannya Bersama dokte Urologi di RS Mandaya Puri\" width=\"540\" height=\"960\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/fDUM36yMWls?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nokturia cukup umum terjadi, terutama pada orang berusia 50 tahun ke atas. Meski begitu, sering terbangun tengah malam untuk kencing juga dapat menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu. Kebiasaan terbangun beberapa kali pada malam hari dapat mengganggu kualitas tidur dan menyebabkan tubuh terasa lelah pada keesokan harinya. Penanganan nokturia bergantung pada penyebabnya, mulai dari perubahan gaya hidup hingga penggunaan obat-obatan.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital2\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a896a7be486a\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a896a7be486a\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#Apa_penyebab_sering_terbangun_tengah_malam_untuk_kencing\" title=\"Apa penyebab sering terbangun tengah malam untuk kencing?\">Apa penyebab sering terbangun tengah malam untuk kencing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#Ciri-ciri_sering_terbangun_tengah_malam_untuk_kencing_akibat_nokturia\" title=\"Ciri-ciri sering terbangun tengah malam untuk kencing akibat nokturia\">Ciri-ciri sering terbangun tengah malam untuk kencing akibat nokturia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#Tips_mengatasi_sering_terbangun_tengah_malam_untuk_kencing\" title=\"Tips mengatasi sering terbangun tengah malam untuk kencing\">Tips mengatasi sering terbangun tengah malam untuk kencing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#Cara_dokter_mengetahui_penyebab_sering_bangun_tengah_malam_untuk_kencing_nokturia\" title=\"Cara dokter mengetahui penyebab sering bangun tengah malam untuk kencing (nokturia)\">Cara dokter mengetahui penyebab sering bangun tengah malam untuk kencing (nokturia)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#Konsultasi_dengan_tim_dokter_spesialis_urologi_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\" title=\"Konsultasi dengan tim dokter spesialis urologi di RS Mandaya Royal Puri\">Konsultasi dengan tim dokter spesialis urologi di RS Mandaya Royal Puri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_penyebab_sering_terbangun_tengah_malam_untuk_kencing\"><\/span><b>Apa penyebab sering terbangun tengah malam untuk kencing?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab nokturia atau sering terbangun tengah malam untuk kencing dapat berbeda antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan kondisi anatomi dan hormonal membuat beberapa faktor lebih umum terjadi pada jenis kelamin tertentu. Pada laki-laki, misalnya, pembesaran prostat dapat menyebabkan nokturia. Sementara itu, pada perempuan, kondisi seperti kehamilan, persalinan, menopause, dan prolaps organ panggul dapat berperan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beberapa faktor yang dapat menyebabkan nokturia pada siapa saja meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terlalu banyak minum sebelum tidur, terutama minuman beralkohol, bersoda, atau mengandung kafein.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengonsumsi obat yang memiliki efek diuretik, yaitu obat yang meningkatkan produksi urine.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terbentuknya kebiasaan untuk terbangun dan buang air kecil pada malam hari, meskipun sebenarnya kandung kemih belum perlu dikosongkan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nokturia juga dapat berkaitan dengan sejumlah kondisi kesehatan tertentu, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produksi urine yang terlalu banyak, melebihi kapasitas yang dapat ditampung kandung kemih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan produksi hormon antidiuretik (vasopresin), yaitu hormon yang membantu mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/mengenal-diabetes-melitus\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tekanan-darah-tinggi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan darah tinggi (hipertensi)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumbatan pada saluran keluar kandung kemih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interstitial cystitis\/bladder pain syndrome (IC\/BPS) atau sindrom nyeri kandung kemih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-dan-ciri-khas-infeksi-saluran-kemih-isk-panduan-lengkap-pengobatan-dan-penanganan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi saluran kemih (ISK)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/macam-macam-penyakit-jantung\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit jantung<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau gagal jantung kongestif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan tidur, termasuk <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penanganan-obstructive-sleep-apnea-di-rs-mandaya-tanpa-operasi-gunakan-qmr\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">obstructive sleep apnea (OSA)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Restless legs syndrome, yaitu kondisi yang menimbulkan dorongan kuat untuk menggerakkan kaki, terutama saat beristirahat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada orang yang mengalami obstructive sleep apnea, nokturia juga dapat terjadi apabila kondisi tersebut tidak ditangani dengan baik, termasuk ketika pasien tidak menggunakan CPAP (continuous positive airway pressure) sesuai anjuran dokter.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-ciri_sering_terbangun_tengah_malam_untuk_kencing_akibat_nokturia\"><\/span><b>Ciri-ciri sering terbangun tengah malam untuk kencing akibat nokturia<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa ciri yang dapat mengarah pada nokturia meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terbangun untuk buang air kecil dua kali atau lebih dalam satu malam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidur sering terputus karena harus berulang kali pergi ke kamar mandi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa lelah atau kurang bertenaga pada siang hari akibat kualitas tidur yang terganggu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudah merasa kesal atau sulit berkonsentrasi setelah tidur malam yang tidak cukup.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produktivitas menurun karena tubuh tidak mendapatkan waktu tidur yang optimal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui, nokturia bukan merupakan penyakit, melainkan tanda adanya kondisi tertentu yang mendasari. Karena itu, jika sering terbangun tengah malam untuk kencing terjadi secara terus-menerus, penting untuk mengetahui penyebabnya melalui pemeriksaan medis.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital2\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_mengatasi_sering_terbangun_tengah_malam_untuk_kencing\"><\/span><b>Tips mengatasi sering terbangun tengah malam untuk kencing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi nokturia atau kebiasaan sering terbangun tengah malam untuk kencing, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Batasi minum setidaknya 2 jam sebelum tidur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangi konsumsi kafein dan alkohol jika kedua jenis minuman tersebut membuat gejala semakin sering muncul.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsultasikan obat-obatan yang sedang dikonsumsi kepada dokter, terutama jika obat tersebut diduga memengaruhi frekuensi buang air kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beristirahat dengan posisi kaki lebih tinggi selama beberapa jam pada sore hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan lampu tidur atau lampu malam agar lebih mudah menemukan jalan menuju kamar mandi dan mengurangi risiko terjatuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Letakkan commode atau urinal di dekat tempat tidur jika bangun dan berjalan menuju kamar mandi terasa sulit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap konsumsi cairan dalam jumlah yang cukup. Jangan terlalu membatasi minum pada siang hari karena kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi, rasa ingin buang air kecil yang lebih mendesak, dan sembelit yang justru dapat memperburuk masalah kontrol urine.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, apabila sering terbangun tengah malam untuk kencing disebabkan oleh kondisi medis tertentu, penanganannya perlu disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, jika nokturia berkaitan dengan diabetes, infeksi saluran kemih, pembesaran prostat, atau kondisi lainnya, dokter akan menentukan penanganan yang sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan. Dengan menangani penyebab utamanya, frekuensi buang air kecil pada malam hari diharapkan dapat berkurang.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_dokter_mengetahui_penyebab_sering_bangun_tengah_malam_untuk_kencing_nokturia\"><\/span><b>Cara dokter mengetahui penyebab sering bangun tengah malam untuk kencing (nokturia)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami nokturia sekaligus mencari penyebabnya, dokter akan terlebih dahulu meninjau riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter juga akan menanyakan beberapa hal mengenai gejala yang dialami, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan keluhan sering terbangun untuk kencing pertama kali muncul?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa kali biasanya terbangun untuk buang air kecil dalam satu malam?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat buang air kecil, apakah urine yang keluar banyak atau sedikit?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah jumlah urine setiap kali terbangun mengalami perubahan?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa banyak kafein yang dikonsumsi setiap hari?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa banyak alkohol yang diminum setiap hari?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kebiasaan terbangun untuk kencing mengganggu waktu tidur?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah ada perubahan pola makan atau jumlah minuman yang dikonsumsi belakangan ini?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat apa saja yang sedang dikonsumsi dan kapan waktu penggunaannya?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter juga dapat meminta pasien membuat catatan atau bladder diary untuk membantu mengetahui pola buang air kecil. Catatan ini biasanya berisi informasi mengenai:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah cairan yang diminum setiap hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seberapa sering buang air kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu setiap kali buang air kecil.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa kasus, dokter mungkin memberikan wadah urine khusus yang dilengkapi dengan penanda ukuran. Dengan wadah tersebut, pasien dapat mengukur dan mencatat jumlah urine secara lebih akurat setiap kali terbangun untuk kencing pada malam hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui penyebab yang mendasari nokturia, dokter juga dapat merekomendasikan beberapa pemeriksaan, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes urine (urinalisis) untuk mendeteksi infeksi atau adanya protein dalam urine.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes darah untuk menilai fungsi ginjal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan pencitraan untuk mengetahui apakah kandung kemih dapat kosong sepenuhnya setelah buang air kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistoskopi, yaitu pemeriksaan untuk melihat bagian dalam uretra dan kandung kemih menggunakan alat khusus.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konsultasi_dengan_tim_dokter_spesialis_urologi_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\"><\/span><b>Konsultasi dengan tim dokter spesialis urologi di RS Mandaya Royal Puri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sering terbangun tengah malam untuk kencing terjadi berulang dan mulai mengganggu kualitas tidur, konsultasi dengan dokter spesialis urologi dapat membantu mengetahui penyebab yang mendasarinya. Dokter akan mengevaluasi keluhan, riwayat kesehatan, pola buang air kecil, serta faktor lain yang mungkin berkaitan dengan nokturia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di RS Mandaya Royal Puri, pasien dapat berkonsultasi dengan tim dokter spesialis urologi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mencari kemungkinan penyebab, seperti infeksi saluran kemih, gangguan kandung kemih, pembesaran prostat, maupun kondisi medis lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah penyebab diketahui, dokter akan menentukan pilihan penanganan yang sesuai. Penanganan dapat berupa perubahan gaya hidup, pemberian obat-obatan, hingga tindakan medis tertentu apabila diperlukan. Jangan ragu untuk berkonsultasi jika kebiasaan sering terbangun tengah malam untuk kencing terus berulang atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital2\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredokter.com\/download\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-21845\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Referensi:<\/b><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cleveland Clinic. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nocturia.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><a href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/14510-nocturia\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/14510-nocturia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Diakses pada 14 Agustus 2026.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Urology Care Foundation. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nocturia.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><a href=\"https:\/\/www.urologyhealth.org\/urology-a-z\/n\/nocturia\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.urologyhealth.org\/urology-a-z\/n\/nocturia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Diakses pada 14 Agustus 2026.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Continence Foundation of Australia. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nocturia.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><a href=\"https:\/\/www.continence.org.au\/about-incontinence\/urinary-incontinence\/nocturia\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.continence.org.au\/about-incontinence\/urinary-incontinence\/nocturia\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Diakses pada 14 Agustus 2026.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia adalah kondisi ketika seseorang perlu bangun untuk buang air kecil lebih sering [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":68489,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[1201],"class_list":["post-68493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-urologi","spesialis-urologi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya? - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti minum terlalu banyak sebelum tidur hingga konsumsi obat yang mengandung diuretik. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh kondisi medis, seperti diabetes, hipertensi, hingga infeksi saluran kemih (ISK).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya? - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti minum terlalu banyak sebelum tidur hingga konsumsi obat yang mengandung diuretik. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh kondisi medis, seperti diabetes, hipertensi, hingga infeksi saluran kemih (ISK).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-14T07:23:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mandaya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mandaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mandaya\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\"},\"headline\":\"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya?\",\"datePublished\":\"2026-08-14T07:23:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T07:23:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/\"},\"wordCount\":1164,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg\",\"keywords\":[\"Urologi\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/\",\"name\":\"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya? - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-14T07:23:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T07:23:33+00:00\",\"description\":\"Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti minum terlalu banyak sebelum tidur hingga konsumsi obat yang mengandung diuretik. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh kondisi medis, seperti diabetes, hipertensi, hingga infeksi saluran kemih (ISK).\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\",\"name\":\"Mandaya\",\"sameAs\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\"],\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya? - Mandaya Hospital Group","description":"Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti minum terlalu banyak sebelum tidur hingga konsumsi obat yang mengandung diuretik. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh kondisi medis, seperti diabetes, hipertensi, hingga infeksi saluran kemih (ISK).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya? - Mandaya Hospital Group","og_description":"Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti minum terlalu banyak sebelum tidur hingga konsumsi obat yang mengandung diuretik. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh kondisi medis, seperti diabetes, hipertensi, hingga infeksi saluran kemih (ISK).","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_published_time":"2026-08-14T07:23:33+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mandaya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mandaya","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/"},"author":{"name":"Mandaya","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301"},"headline":"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya?","datePublished":"2026-08-14T07:23:33+00:00","dateModified":"2026-08-14T07:23:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/"},"wordCount":1164,"publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg","keywords":["Urologi"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/","name":"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya? - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg","datePublished":"2026-08-14T07:23:33+00:00","dateModified":"2026-08-14T07:23:33+00:00","description":"Sering terbangun tengah malam untuk kencing atau nokturia bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti minum terlalu banyak sebelum tidur hingga konsumsi obat yang mengandung diuretik. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh kondisi medis, seperti diabetes, hipertensi, hingga infeksi saluran kemih (ISK).","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg","width":700,"height":400,"caption":"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sering-terbangun-tengah-malam-untuk-kencing-nokturia-apa-penyebabnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sering Terbangun Tengah Malam untuk Kencing (Nokturia), Apa Penyebabnya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301","name":"Mandaya","sameAs":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com"],"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/"}]}},"featured_image_src":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/11006.jpg","category_names":["Artikel"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-08-29 16:23:08","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68493"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68493\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68495,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68493\/revisions\/68495"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}