{"id":68004,"date":"2026-08-01T12:59:19","date_gmt":"2026-08-01T05:59:19","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?p=68004"},"modified":"2026-08-01T12:59:19","modified_gmt":"2026-08-01T05:59:19","slug":"jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/","title":{"rendered":"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera olahraga adalah berbagai jenis cedera olahraga yang dapat terjadi saat seseorang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Olahraga memang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, seperti memperkuat tulang, otot, dan sistem muskuloskeletal. Namun, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan risiko cedera pada tulang, otot, ligamen, tendon, maupun jaringan lunak lainnya. Cedera olahraga dapat disebabkan oleh kecelakaan, latihan yang berlebihan, maupun olahraga yang melibatkan kontak fisik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai jenis cedera olahraga dapat terjadi secara tiba-tiba atau berkembang secara bertahap. Cedera akut umumnya terjadi akibat benturan atau gerakan yang memberikan tekanan berlebihan dalam waktu singkat. Sementara itu, cedera akibat penggunaan berulang muncul ketika bagian tubuh tertentu digunakan secara terus-menerus tanpa waktu pemulihan yang cukup. Jika tidak ditangani dengan baik, cedera olahraga dapat berkembang menjadi cedera kronis yang berlangsung dalam jangka panjang. Meskipun banyak kasus dapat membaik dengan perawatan mandiri di rumah, pemeriksaan oleh dokter tetap disarankan untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital2\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a7ad18c19e53\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a7ad18c19e53\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#Jenis-jenis_cedera_olahraga_yang_umum_terjadi\" title=\"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi\">Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#Bagian_tubuh_yang_paling_sering_mengalami_cedera_olahraga\" title=\"Bagian tubuh yang paling sering mengalami cedera olahraga\">Bagian tubuh yang paling sering mengalami cedera olahraga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#Penanganan_cedera_olahraga_yang_penting_untuk_diketahui\" title=\"Penanganan cedera olahraga yang penting untuk diketahui\">Penanganan cedera olahraga yang penting untuk diketahui<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#Dokter_ortopedi_spesialis_cedera_olahraga_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\" title=\"Dokter ortopedi spesialis cedera olahraga di RS Mandaya Royal Puri\">Dokter ortopedi spesialis cedera olahraga di RS Mandaya Royal Puri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_cedera_olahraga_yang_umum_terjadi\"><\/span><b>Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah jenis-jenis <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">cedera olahraga<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang umum terjadi:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Patah tulang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Patah tulang dapat terjadi ketika tulang menerima benturan atau tekanan yang sangat kuat secara tiba-tiba, misalnya akibat terjatuh, bertabrakan, atau gerakan memutar yang mendadak. Selain itu, tekanan yang terjadi secara berulang dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stress fracture<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (fraktur stres) atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">growth plate fracture<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (fraktur lempeng pertumbuhan), terutama pada anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Bursitis<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bursitis merupakan salah satu jenis cedera akibat penggunaan berulang (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">repetitive strain injury<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang menyerang bursa, yaitu kantung kecil berisi cairan yang berfungsi sebagai bantalan dan peredam gesekan antara tulang dengan jaringan di sekitarnya. Cedera ini umumnya ditandai dengan nyeri, bengkak, dan keterbatasan gerak pada sendi.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Gegar otak\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gegar otak adalah cedera pada otak yang terjadi akibat benturan keras pada kepala sehingga otak bergerak dan membentur bagian dalam tengkorak. Cedera ini sering ditemukan pada olahraga yang melibatkan kontak fisik, seperti sepak bola, tinju, atau rugby.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Memar\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memar terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit sehingga menyebabkan perubahan warna kulit. Meskipun sebagian besar memar hanya mengenai jaringan permukaan, benturan yang lebih keras dapat menyebabkan memar pada otot atau tulang yang memerlukan penanganan medis.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Dislokasi sendi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dislokasi terjadi ketika ujung tulang bergeser atau keluar dari posisi normalnya pada suatu sendi. Misalnya, sendi bahu dapat mengalami dislokasi ketika tulang lengan atas keluar dari soket bahu akibat benturan atau jatuh.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Cedera otot\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera otot terjadi ketika otot meregang secara berlebihan hingga mengalami robekan. Sebagian besar kasus bersifat ringan, tetapi robekan yang berat dapat menyebabkan putusnya serabut otot secara menyeluruh sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Keseleo atau cedera ligamen\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keseleo terjadi ketika ligamen, yaitu jaringan ikat yang menghubungkan tulang dan menjaga kestabilan sendi, meregang terlalu jauh hingga robek. Tingkat keparahannya dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga robekan total pada ligamen.<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Tendinitis<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tendinitis adalah peradangan pada tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh gerakan yang dilakukan secara berulang dalam waktu lama sehingga tendon mengalami iritasi atau kerusakan. Tendinitis merupakan salah satu jenis cedera olahraga yang paling sering terjadi akibat penggunaan berlebihan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">overuse injury<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagian_tubuh_yang_paling_sering_mengalami_cedera_olahraga\"><\/span><b>Bagian tubuh yang paling sering mengalami cedera olahraga<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera olahraga dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh, tetapi beberapa area lebih rentan mengalami cedera karena menerima tekanan yang lebih besar saat berolahraga. Aktivitas fisik umumnya melibatkan banyak pergerakan sendi sehingga sendi beserta jaringan pendukungnya, seperti otot, ligamen, dan tendon, menjadi bagian yang paling sering mengalami cedera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa bagian tubuh yang paling sering mengalami cedera olahraga:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tendon Achilles: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Tendon Achilles adalah jaringan tebal yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit. Tekanan yang berulang atau gerakan yang terlalu kuat dapat menyebabkan tendinitis Achilles (peradangan tendon Achilles) maupun robekan tendon Achilles.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pergelangan kaki: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pergelangan kaki terdiri dari tiga sendi serta berbagai tulang, tulang rawan, ligamen, otot, dan tendon yang bekerja sama untuk menopang tubuh saat bergerak. Cedera yang paling sering terjadi pada area ini adalah keseleo pergelangan kaki\u00a0 dan patah tulang pergelangan kaki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Siku: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Sendi siku rentan mengalami cedera akibat gerakan berulang saat berolahraga. Beberapa kondisi yang umum terjadi antara lain <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/suka-main-padel-waspadai-padel-elbow-rs-mandaya-puri-punya-dokter-yang-ahli-menanganinya\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">tennis elbow<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, golfer&#8217;s elbow, serta bursitis siku, yaitu peradangan pada bursa di sekitar sendi siku.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kepala: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kurang dari 20% cedera olahraga terjadi pada kepala. Sebagian besar berupa cedera ringan, seperti mimisan atau gigi tanggal. Namun, cedera kepala juga dapat berupa gegar otak (concussion) yang memerlukan penanganan medis segera.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Lutut: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Lutut merupakan salah satu sendi yang paling sering mengalami cedera saat berolahraga. Cedera yang umum meliputi robekan ligamen anterior cruciate ligament (<\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-acl\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">ACL<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">), posterior cruciate ligament (PCL), jumper&#8217;s knee (tendinopati patela), serta runner&#8217;s knee, yaitu nyeri di sekitar tempurung lutut akibat penggunaan berlebihan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Otot tungkai: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera otot tungkai cukup sering terjadi, termasuk cedera hamstring dan cedera otot selangkangan. Selain itu, pelari juga rentan mengalami shin splints, yaitu nyeri pada jaringan di sekitar tulang kering akibat aktivitas berulang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bahu: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Bahu merupakan sendi yang memiliki rentang gerak luas sehingga rentan mengalami cedera. Salah satu yang paling sering terjadi adalah cedera pada rotator cuff, seperti robekan tendon dan <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/tendinitis-akibat-padel-kenali-gejala-dan-pengobatannya-ini\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">tendinitis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Kondisi ini sering dijuluki swimmer&#8217;s shoulder karena banyak dialami oleh perenang. Selain itu, bahu juga dapat mengalami patah tulang maupun dislokasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital2\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penanganan_cedera_olahraga_yang_penting_untuk_diketahui\"><\/span><b>Penanganan cedera olahraga yang penting untuk diketahui<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanganan cedera olahraga disesuaikan dengan jenis, lokasi, dan tingkat keparahannya. Cedera ringan umumnya dapat ditangani dengan perawatan di rumah, sedangkan cedera yang lebih serius mungkin memerlukan penanganan medis. Berikut beberapa metode penanganan cedera olahraga:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Metode RICE<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pertolongan pertama untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan, metode RICE meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rest:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ice:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengompres area cedera dengan es selama 15\u201320 menit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Compression:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Membalut area cedera dengan perban elastis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Elevation:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengangkat bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Obat Pereda Nyeri<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter dapat memberikan obat pereda nyeri, baik yang dijual bebas maupun obat resep, sesuai dengan kondisi pasien.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Mengembalikan Posisi Tulang atau Sendi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kasus seperti dislokasi, dokter dapat melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed reduction<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu tindakan mengembalikan posisi tulang atau sendi tanpa operasi.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Operasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera yang berat, seperti robekan ligamen atau patah tulang, mungkin memerlukan tindakan operasi.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Penggunaan gips atau bidai<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gips atau bidai digunakan untuk menjaga posisi tulang atau sendi tetap stabil selama masa penyembuhan.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Rehabilitasi dan fisioterapi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah cedera mulai membaik, rehabilitasi dan fisioterapi membantu mengembalikan kekuatan, kelenturan, serta fungsi bagian tubuh yang cedera sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dengan aman.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dokter_ortopedi_spesialis_cedera_olahraga_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\"><\/span><b>Dokter ortopedi spesialis cedera olahraga di RS Mandaya Royal Puri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67904\" aria-describedby=\"caption-attachment-67904\" style=\"width: 257px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67904\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1.png\" alt=\"\" width=\"257\" height=\"435\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1.png 257w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-177x300.png 177w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-14x24.png 14w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-21x36.png 21w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-28x48.png 28w\" sizes=\"(max-width: 257px) 100vw, 257px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67904\" class=\"wp-caption-text\">dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Anda yang membutuhkan penanganan cedera olahraga di wilayah Jakarta maupun Tangerang, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dokter\/dr-venansius-herry-perdana-suryanta-sp-ot-aifo-k-cips\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di RS Mandaya Royal Puri dapat menjadi salah satu pilihan. Beliau merupakan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi yang memiliki kompetensi khusus dalam menangani berbagai cedera akibat olahraga maupun aktivitas fisik, mulai dari cedera ligamen, tendon, otot, dan sendi hingga patah tulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menyandang gelar CF-Sports Injury yang menunjukkan keahlian di bidang cedera olahraga, dr. Venansius juga memiliki gelar AIFO-K (Ahli Ilmu Faal Olahraga Konsultan). Kompetensi tersebut mendukung kemampuannya dalam membantu pasien mencegah cedera, menjalani rehabilitasi, serta kembali beraktivitas atau berolahraga dengan aman. Beliau juga mengantongi sertifikasi CIPS (Certified Interventional Pain Sonologist) dan FIPP (Fellow of Interventional Pain Practice) yang menunjukkan keahliannya dalam menangani nyeri muskuloskeletal melalui tindakan intervensi minimal invasif dengan panduan ultrasonografi (USG).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perjalanan pendidikannya, dr. Venansius menyelesaikan pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, kemudian melanjutkan pendidikan Spesialis Ortopedi dan Traumatologi di universitas yang sama. Untuk memperluas wawasan dan keterampilan klinisnya, beliau juga mengikuti Overseas Orthopaedic Training Program di Semmelweis University, Budapest, Hungaria, sehingga memiliki pengalaman dalam menerapkan pendekatan terkini untuk menangani berbagai kasus ortopedi dan cedera olahraga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP berpraktik di RS Mandaya Royal Puri dengan jadwal sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Selasa:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 10.00\u201312.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rabu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 16.00\u201320.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jumat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 16.00\u201320.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sabtu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 16.00\u201320.00 WIB.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.<\/span><\/i><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital2\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredokter.com\/download\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-21845\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Referensi:<\/b><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cleveland Clinic. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sports Injuries<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. (<\/span><a href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/22093-sports-injuries\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/22093-sports-injuries<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Diperbarui terakhir 10 Januari 2024. Diakses pada 1 Agustus 2026.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cedera olahraga adalah berbagai jenis cedera olahraga yang dapat terjadi saat seseorang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Olahraga memang memberikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":68000,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[1080],"class_list":["post-68004","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-orthopedic-movement-center-id","spesialis-orthopaedi-dan-traumatologi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi adalah patah tulang, dislokasi sendi, bursitis, hingga tendinitis. Penanganannya meliputi istirahat, meminum obat-obatan pereda nyeri, hingga operasi, tergantung dari tingkat keparahannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi adalah patah tulang, dislokasi sendi, bursitis, hingga tendinitis. Penanganannya meliputi istirahat, meminum obat-obatan pereda nyeri, hingga operasi, tergantung dari tingkat keparahannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-01T05:59:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"401\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mandaya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mandaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mandaya\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\"},\"headline\":\"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya\",\"datePublished\":\"2026-08-01T05:59:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-01T05:59:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/\"},\"wordCount\":1410,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg\",\"keywords\":[\"Orthopedic &amp; Movement Center\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/\",\"name\":\"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-01T05:59:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-01T05:59:19+00:00\",\"description\":\"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi adalah patah tulang, dislokasi sendi, bursitis, hingga tendinitis. Penanganannya meliputi istirahat, meminum obat-obatan pereda nyeri, hingga operasi, tergantung dari tingkat keparahannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg\",\"width\":700,\"height\":401,\"caption\":\"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\",\"name\":\"Mandaya\",\"sameAs\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\"],\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya - Mandaya Hospital Group","description":"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi adalah patah tulang, dislokasi sendi, bursitis, hingga tendinitis. Penanganannya meliputi istirahat, meminum obat-obatan pereda nyeri, hingga operasi, tergantung dari tingkat keparahannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya - Mandaya Hospital Group","og_description":"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi adalah patah tulang, dislokasi sendi, bursitis, hingga tendinitis. Penanganannya meliputi istirahat, meminum obat-obatan pereda nyeri, hingga operasi, tergantung dari tingkat keparahannya.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_published_time":"2026-08-01T05:59:19+00:00","og_image":[{"width":700,"height":401,"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mandaya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mandaya","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/"},"author":{"name":"Mandaya","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301"},"headline":"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya","datePublished":"2026-08-01T05:59:19+00:00","dateModified":"2026-08-01T05:59:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/"},"wordCount":1410,"publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg","keywords":["Orthopedic &amp; Movement Center"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/","name":"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg","datePublished":"2026-08-01T05:59:19+00:00","dateModified":"2026-08-01T05:59:19+00:00","description":"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi adalah patah tulang, dislokasi sendi, bursitis, hingga tendinitis. Penanganannya meliputi istirahat, meminum obat-obatan pereda nyeri, hingga operasi, tergantung dari tingkat keparahannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg","width":700,"height":401,"caption":"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-olahraga-yang-perlu-diwaspadai-kenali-juga-penanganannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Jenis Cedera Olahraga yang Perlu Diwaspadai, Kenali Juga Penanganannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301","name":"Mandaya","sameAs":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com"],"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/"}]}},"featured_image_src":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7038.jpg","category_names":["Artikel"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-08-18 14:38:52","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68004","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68004"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68004\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68006,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68004\/revisions\/68006"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68004"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68004"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68004"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}