{"id":67944,"date":"2026-07-31T10:50:05","date_gmt":"2026-07-31T03:50:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?p=67944"},"modified":"2026-07-31T10:50:05","modified_gmt":"2026-07-31T03:50:05","slug":"cedera-olahraga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/","title":{"rendered":"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera olahraga adalah cedera yang terjadi saat seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas fisik. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, baik atlet profesional maupun orang yang rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran. Meskipun olahraga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, seperti memperkuat tulang, otot, dan sendi, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera pada sistem muskuloskeletal, terutama jika terjadi benturan, gerakan yang salah, atau latihan yang berlebihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera olahraga dapat terjadi secara tiba-tiba (cedera akut), misalnya akibat terjatuh atau benturan saat berolahraga. Selain itu, cedera juga bisa berkembang secara bertahap akibat penggunaan bagian tubuh yang berulang dalam jangka waktu lama. Tanpa penanganan yang tepat, cedera olahraga berisiko menjadi kronis dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter yang berpengalaman dalam menangani cedera olahraga penting dilakukan agar penyebab cedera dapat diketahui dan penanganan yang sesuai dapat segera diberikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a6e456da6e6a\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a6e456da6e6a\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#Jenis-jenis_cedera_olahraga_yang_umum_terjadi\" title=\"Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi\">Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#Gejala_cedera_olahraga\" title=\"Gejala cedera olahraga\">Gejala cedera olahraga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#Penyebab_cedera_olahraga\" title=\"Penyebab cedera olahraga\">Penyebab cedera olahraga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#Kapan_cedera_olahraga_harus_segera_ditangani_di_IGD\" title=\"Kapan cedera olahraga harus segera ditangani di IGD?\">Kapan cedera olahraga harus segera ditangani di IGD?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#Dokter_orthopedi_spesialis_cedera_olahraga_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\" title=\"Dokter orthopedi spesialis cedera olahraga di RS Mandaya Royal Puri\">Dokter orthopedi spesialis cedera olahraga di RS Mandaya Royal Puri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_cedera_olahraga_yang_umum_terjadi\"><\/span><b>Jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera olahraga dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh, mulai dari tulang, sendi, otot, ligamen, tendon, hingga kepala. Tingkat keparahannya pun bervariasi, mulai dari cedera ringan yang dapat pulih dengan istirahat hingga cedera berat yang memerlukan tindakan medis atau operasi. Berikut beberapa jenis cedera olahraga yang paling sering terjadi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Patah tulang (fraktur)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu kondisi ketika tulang retak atau patah akibat benturan keras, terjatuh, atau gerakan yang tiba-tiba. Pada beberapa kasus, tekanan yang terjadi secara berulang juga dapat menyebabkan stress fracture (retak tulang akibat tekanan berulang).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bursitis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu peradangan pada bursa, kantung kecil berisi cairan yang berfungsi sebagai bantalan di antara tulang, tendon, dan otot. Kondisi ini umumnya terjadi akibat gerakan yang dilakukan berulang kali.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gegar otak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu cedera otak yang terjadi akibat benturan pada kepala sehingga otak bergeser dan membentur bagian dalam tengkorak. Cedera ini lebih sering ditemukan pada olahraga kontak fisik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Memar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu cedera yang terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit setelah benturan. Selain memar pada kulit, benturan juga dapat menyebabkan memar pada otot atau tulang yang memerlukan penanganan lebih lanjut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Dislokasi sendi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu kondisi ketika ujung tulang bergeser atau keluar dari posisi normalnya pada sendi, misalnya dislokasi bahu atau jari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cedera otot<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu robekan atau peregangan otot akibat tarikan yang berlebihan. Cedera ini dapat bersifat ringan hingga berat, tergantung pada tingkat kerusakan otot.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cedera ligamen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu peregangan atau robekan ligamen, jaringan yang menghubungkan tulang dengan tulang dan menjaga kestabilan sendi. Cedera ligamen sering terjadi pada pergelangan kaki, lutut, maupun pergelangan tangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tendinitis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu peradangan pada tendon akibat penggunaan yang berulang dalam jangka waktu lama. Tendon merupakan jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang, sehingga cedera ini sering dialami oleh orang yang rutin melakukan gerakan yang sama saat berolahraga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-akibat-padel-yang-perlu-diwaspadai\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">5 Jenis Cedera Akibat Padel yang Perlu Diwaspadai<\/span><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_cedera_olahraga\"><\/span><b>Gejala cedera olahraga<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala cedera olahraga dapat berbeda-beda, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan cedera yang dialami. Secara umum, cedera olahraga dibagi menjadi cedera akut, yang terjadi secara tiba-tiba, dan cedera kronis akibat penggunaan berulang (overuse injury).<\/span><\/p>\n<h3><b>Gejala cedera olahraga akut meliputi:<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembengkakan atau memar yang signifikan pada area yang cedera.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit atau tidak mampu menopang berat badan pada kaki, lutut, pergelangan kaki, atau telapak kaki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit atau tidak dapat menggerakkan sendi secara normal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan yang nyata pada anggota tubuh yang mengalami cedera.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk tulang atau sendi tampak berubah atau bergeser dari posisi normalnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Gejala cedera olahraga kronis meliputi:<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri yang muncul atau semakin terasa saat berolahraga maupun melakukan aktivitas fisik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembengkakan disertai nyeri tumpul yang tetap dirasakan meski sedang beristirahat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda mengalami gejala-gejala tersebut, terutama jika nyeri tidak membaik setelah beristirahat atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter orthopedi spesialis cedera olahraga untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-cedera-lutut-dan-pengobatannya\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">10 Jenis Cedera Lutut dan Pengobatannya<\/span><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_cedera_olahraga\"><\/span><b>Penyebab cedera olahraga<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera olahraga dapat terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari kecelakaan saat berolahraga hingga kesalahan dalam teknik atau intensitas latihan. Beberapa penyebab cedera olahraga yang paling umum meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Terjatuh<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yang merupakan salah satu penyebab paling sering terjadinya cedera olahraga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Berlatih terlalu keras atau terlalu lama<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, sehingga otot, tendon, maupun ligamen menerima beban yang melebihi kemampuan tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Benturan langsung<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya akibat terkena peralatan olahraga atau bertabrakan dengan pemain lain saat berolahraga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Faktor risiko cedera olahraga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun cedera olahraga sering kali terjadi secara tidak disengaja, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak menggunakan <\/span><b>peralatan pelindung<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> atau perlengkapan olahraga yang sesuai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak melakukan <\/span><b>pemanasan dan peregangan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan baik sebelum berolahraga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memulai latihan dengan <\/span><b>intensitas yang terlalu tinggi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, padahal tubuh belum terbiasa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengikuti <\/span><b>olahraga dengan kontak fisik tinggi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti sepak bola, rugby, atau olahraga lain yang melibatkan benturan antar pemain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan melakukan pemanasan yang cukup, menggunakan perlengkapan yang tepat, serta meningkatkan intensitas latihan secara bertahap, risiko terjadinya cedera olahraga dapat dikurangi.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-acl\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera ACL: Pengertian, Gejala, dan Pengobatan<\/span><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_cedera_olahraga_harus_segera_ditangani_di_IGD\"><\/span><b>Kapan cedera olahraga harus segera ditangani di IGD?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar cedera olahraga dapat ditangani oleh dokter orthopedi spesialis cedera olahraga. Namun, pada kondisi tertentu, cedera olahraga merupakan keadaan darurat yang memerlukan penanganan medis segera di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Segera hubungi ambulans atau pergi ke IGD terdekat apabila mengalami:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kehilangan kesadaran<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berlangsung cukup lama setelah cedera.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cedera pada leher atau tulang belakang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, terutama jika disertai nyeri hebat, mati rasa, atau kesulitan menggerakkan anggota tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Patah tulang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, terutama jika tulang tampak berubah bentuk, menonjol keluar, atau menyebabkan nyeri yang sangat hebat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cedera pada kepala atau wajah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, terutama jika disertai perdarahan, muntah, pusing berat, atau gangguan kesadaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cedera pada mata<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti benturan keras, perdarahan, gangguan penglihatan, atau benda asing yang masuk ke mata.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cedera pada perut (abdomen)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> akibat benturan keras yang menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, atau perdarahan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kondisi darurat berhasil ditangani, pasien dapat dirujuk ke dokter orthopedi spesialis cedera olahraga atau dokter spesialis lain yang sesuai untuk mendapatkan penanganan lanjutan dan program rehabilitasi.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dokter_orthopedi_spesialis_cedera_olahraga_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\"><\/span><b>Dokter orthopedi spesialis cedera olahraga di RS Mandaya Royal Puri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67904\" aria-describedby=\"caption-attachment-67904\" style=\"width: 257px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67904\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1.png\" alt=\"\" width=\"257\" height=\"435\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1.png 257w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-177x300.png 177w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-14x24.png 14w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-21x36.png 21w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/P2217423-1-28x48.png 28w\" sizes=\"(max-width: 257px) 100vw, 257px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67904\" class=\"wp-caption-text\">dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Anda yang mencari dokter untuk menangani cedera olahraga di Jakarta dan Tangerang, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dokter\/dr-venansius-herry-perdana-suryanta-sp-ot-aifo-k-cips\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di RS Mandaya Royal Puri dapat menjadi pilihan. Sebagai dokter spesialis orthopedi dan traumatologi dengan pelatihan khusus di bidang sports injury, beliau berpengalaman menangani berbagai cedera pada sistem muskuloskeletal, seperti cedera ligamen, tendon, otot, sendi, hingga patah tulang akibat aktivitas olahraga maupun aktivitas fisik lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memiliki gelar CF-Sports Injury, dr. Venansius juga menyandang gelar AIFO-K (Ahli Ilmu Faal Olahraga Konsultan) yang menunjukkan kompetensinya dalam pencegahan cedera, rehabilitasi, serta membantu pasien kembali beraktivitas atau berolahraga secara optimal. Beliau juga memiliki sertifikasi CIPS (Certified Interventional Pain Sonologist) dan FIPP (Fellow of Interventional Pain Practice) yang mendukung keahliannya dalam menangani nyeri muskuloskeletal dengan teknik intervensi minimal invasif yang dipandu ultrasonografi (USG).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Venansius menempuh pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, kemudian melanjutkan pendidikan Spesialis Orthopedi dan Traumatologi di Universitas Padjadjaran. Beliau juga mengikuti Overseas Orthopaedic Training Program di Semmelweis University, Budapest, Hungaria, untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilannya dalam menangani berbagai kasus orthopedi dan cedera olahraga sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran terkini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Selasa:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 10.00 \u2013 12.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rabu: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">16.00-20.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jumat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 16.00-20.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sabtu: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">16.00-20.00 WIB.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.<\/span><\/i><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandaya.id\/salesdigital1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredokter.com\/download\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-21845\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Referensi:<\/b><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cleveland Clinic. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sports Injuries<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. (<\/span><a href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/22093-sports-injuries\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/22093-sports-injuries<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Diperbarui terakhir 10 Januari 2024. Diakses pada 31 Juli 2026.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sports Injuries<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. (<\/span><a href=\"https:\/\/www.niams.nih.gov\/health-topics\/sports-injuries\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.niams.nih.gov\/health-topics\/sports-injuries<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Diakses pada 31 Juli 2026.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Better Health Channel. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sports Injuries<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. (<\/span><a href=\"https:\/\/www.betterhealth.vic.gov.au\/health\/healthyliving\/sports-injuries\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.betterhealth.vic.gov.au\/health\/healthyliving\/sports-injuries<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Diakses pada 31 Juli 2026.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cedera olahraga adalah cedera yang terjadi saat seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas fisik. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":67930,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[1208],"class_list":["post-67944","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ortopedi","spesialis-orthopaedi-dan-traumatologi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cedera olahraga merupakan cedera yang umumnya terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas atletik. Jenisnya dapat berupa patah tulang, bursitis, dislokasi sendi, hingga tendinitis. Dokter yang menanganinya adalah dokter ortopedi spesialis cedera olahraga, seperti dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP yang praktik di RS Mandaya Royal Puri.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cedera olahraga merupakan cedera yang umumnya terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas atletik. Jenisnya dapat berupa patah tulang, bursitis, dislokasi sendi, hingga tendinitis. Dokter yang menanganinya adalah dokter ortopedi spesialis cedera olahraga, seperti dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP yang praktik di RS Mandaya Royal Puri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-31T03:50:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mandaya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mandaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mandaya\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\"},\"headline\":\"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya\",\"datePublished\":\"2026-07-31T03:50:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-31T03:50:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\"},\"wordCount\":1344,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg\",\"keywords\":[\"Ortopedi\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\",\"name\":\"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-31T03:50:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-31T03:50:05+00:00\",\"description\":\"Cedera olahraga merupakan cedera yang umumnya terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas atletik. Jenisnya dapat berupa patah tulang, bursitis, dislokasi sendi, hingga tendinitis. Dokter yang menanganinya adalah dokter ortopedi spesialis cedera olahraga, seperti dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP yang praktik di RS Mandaya Royal Puri.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\",\"name\":\"Mandaya\",\"sameAs\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\"],\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya - Mandaya Hospital Group","description":"Cedera olahraga merupakan cedera yang umumnya terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas atletik. Jenisnya dapat berupa patah tulang, bursitis, dislokasi sendi, hingga tendinitis. Dokter yang menanganinya adalah dokter ortopedi spesialis cedera olahraga, seperti dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP yang praktik di RS Mandaya Royal Puri.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya - Mandaya Hospital Group","og_description":"Cedera olahraga merupakan cedera yang umumnya terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas atletik. Jenisnya dapat berupa patah tulang, bursitis, dislokasi sendi, hingga tendinitis. Dokter yang menanganinya adalah dokter ortopedi spesialis cedera olahraga, seperti dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP yang praktik di RS Mandaya Royal Puri.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_published_time":"2026-07-31T03:50:05+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mandaya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mandaya","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/"},"author":{"name":"Mandaya","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301"},"headline":"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya","datePublished":"2026-07-31T03:50:05+00:00","dateModified":"2026-07-31T03:50:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/"},"wordCount":1344,"publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg","keywords":["Ortopedi"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/","name":"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg","datePublished":"2026-07-31T03:50:05+00:00","dateModified":"2026-07-31T03:50:05+00:00","description":"Cedera olahraga merupakan cedera yang umumnya terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas olahraga atau aktivitas atletik. Jenisnya dapat berupa patah tulang, bursitis, dislokasi sendi, hingga tendinitis. Dokter yang menanganinya adalah dokter ortopedi spesialis cedera olahraga, seperti dr. Venansius Herry Perdana Suryanta, Sp.OT, CF-Sports Injury, AIFO-K, CIPS, FIPP yang praktik di RS Mandaya Royal Puri.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg","width":700,"height":400,"caption":"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/cedera-olahraga\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cedera Olahraga: Jenis, Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301","name":"Mandaya","sameAs":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com"],"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/"}]}},"featured_image_src":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2148393915.jpg","category_names":["Artikel"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-08-09 02:13:49","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67944"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67944\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67946,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67944\/revisions\/67946"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67930"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}