{"id":53215,"date":"2025-11-03T10:11:28","date_gmt":"2025-11-03T03:11:28","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?p=53215"},"modified":"2025-11-03T10:11:28","modified_gmt":"2025-11-03T03:11:28","slug":"penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/","title":{"rendered":"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba menjadi tanda adanya gangguan pada otot, saraf, atau aliran darah. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa berkaitan dengan berbagai penyakit serius, mulai dari gangguan saraf tepi, stroke, hingga kelainan pada tulang belakang. Mengenali penyebab kaki lemas secara tiba-tiba sangat penting agar penanganannya tepat dan tidak menimbulkan komplikasi yang lebih berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">RS Mandaya Royal Puri memiliki tim dokter spesialis yang berpengalaman dalam mendiagnosis dan menangani berbagai penyebab kaki lemas mendadak, baik yang berasal dari gangguan otot, saraf, maupun tulang belakang. Dengan dukungan fasilitas diagnostik modern seperti MRI, CT Scan, dan EMG (elektromiografi), RS Mandaya Royal Puri mampu memberikan evaluasi menyeluruh dan perawatan komprehensif agar pasien mendapatkan hasil pemulihan yang optimal.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d35117c6cef\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d35117c6cef\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#Penyebab_kaki_lemas_tidak_bisa_berdiri_tiba-tiba\" title=\"Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba\">Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#Dokter_otot_dan_saraf_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\" title=\"Dokter otot dan saraf di RS Mandaya Royal Puri\">Dokter otot dan saraf di RS Mandaya Royal Puri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_kaki_lemas_tidak_bisa_berdiri_tiba-tiba\"><\/span><b>Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba yang patut diwaspadai:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Stroke<\/b><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/stroke\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stroke<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti akibat adanya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Kondisi ini dapat menyebabkan mati rasa atau kelemahan mendadak pada wajah, lengan, atau kaki, yang sering kali terjadi di salah satu sisi tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala stroke lainnya dapat meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebingungan mendadak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan berbicara atau memahami ucapan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit kepala hebat secara tiba-tiba<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu sisi wajah tampak menurun atau senyum terlihat tidak simetris<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda atau orang di sekitar mengalami tanda-tanda tersebut, segera hubungi layanan gawat darurat. Penanganan yang cepat sangat penting untuk memperbaiki aliran darah ke otak dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga:<\/b> <a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/terapi-stroke-di-jakarta-barat-tangerang-program-14-30-hari-dengan-neurorestorasi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi Stroke di Jakarta Barat &amp; Tangerang, Program 14 &amp; 30 Hari dengan Neurorestorasi<\/span><\/a><\/p>\n<h3><b>2. Guillain-Barr\u00e9 Syndrome (GBS)<\/b><\/h3>\n<p><iframe title=\"#part1 - Mengenal Guillain-Barren Syndrome bersama Dokter Saraf Langka\" width=\"540\" height=\"960\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Oz4xqQnGS-U?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/guillain-barre-syndrome\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Guillain-Barr\u00e9 Syndrome (GBS)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah gangguan autoimun langka di mana sistem kekebalan tubuh menyerang saraf. Kondisi ini menyebabkan kesemutan dan kelemahan yang biasanya dimulai dari kaki dan tungkai, lalu dapat menyebar ke seluruh tubuh jika tidak segera ditangani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala lain GBS dapat mencakup:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa seperti tertusuk jarum di pergelangan tangan, jari, pergelangan kaki, atau jari kaki<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri hebat yang cenderung memburuk di malam hari<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan menggerakkan mata atau wajah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan kontrol buang air kecil atau buang air besar<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab pasti GBS belum diketahui, namun sering kali dipicu oleh infeksi, seperti flu perut atau infeksi saluran pernapasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun belum ada obat yang menyembuhkan sepenuhnya, terapi medis yang tepat dapat mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Multiple sclerosis (MS)<\/b><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/multiple-sclerosis\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Multiple sclerosis (MS)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, di mana sistem imun tubuh menyerang lapisan pelindung saraf (mielin). Penyakit ini umumnya menyerang orang berusia 20 hingga 50 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MS dapat menyebabkan berbagai gejala yang berbeda pada setiap orang. Mati rasa dan kelelahan adalah gejala yang paling sering muncul. Gejala lainnya meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan otot<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekakuan atau spasme otot<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan berjalan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tremor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri akut maupun kronis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan penglihatan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MS merupakan kondisi jangka panjang yang dapat mengalami masa kambuh dan remisi. Dengan pengobatan dan terapi fisik yang tepat, penderita dapat mengendalikan gejala dan memperlambat perkembangan penyakit.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h3><b>4. Neuropati perifer\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Neuropati perifer adalah kerusakan saraf tepi yang menghubungkan sistem saraf pusat dengan seluruh tubuh. Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera, infeksi, diabetes, atau gangguan tiroid (hipotiroidisme).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala biasanya dimulai dengan mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki, lalu dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Gejala lainnya termasuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan otot<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri yang memburuk di malam hari<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sensasi terbakar atau seperti terkena listrik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri tajam yang menusuk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan berjalan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanganan neuropati perifer tergantung pada penyebabnya. Dokter biasanya akan mengobati penyakit yang mendasari, serta memberikan obat dan terapi untuk meredakan gejala dan memperbaiki fungsi saraf.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Penyakit Parkinson<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit Parkinson adalah gangguan degeneratif pada sistem saraf yang memengaruhi area otak bernama substantia nigra. Gejalanya berkembang secara bertahap, biasanya dimulai dengan gangguan gerakan dan kekakuan otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala lain penyakit Parkinson meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tulisan tangan menjadi kecil atau berubah bentuk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakan melambat (bradikinesia)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekakuan pada lengan atau kaki<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan keseimbangan dan kesulitan berjalan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tremor (gemetar)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan suara<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanganan Parkinson melibatkan obat-obatan, terapi fisik, serta perubahan gaya hidup. Dengan pengobatan yang tepat, pasien dapat mengurangi gejala dan memperlambat penurunan fungsi motorik.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Myasthenia gravis (MG)<\/b><\/h3>\n<p><iframe title=\"Mengenal Penyakit Otot Myasthenia Gravis bersama Ahli Saraf dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Ae023UsSuPU?start=18&#038;feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/myasthenia-gravis\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Myasthenia gravis (MG)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah gangguan neuromuskular yang menyebabkan kelemahan pada otot-otot tubuh yang dikendalikan secara sadar (otot rangka). Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, namun lebih sering dialami oleh wanita di bawah 40 tahun dan pria di atas 60 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala Myasthenia Gravis meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan otot pada lengan, tangan, kaki, atau telapak kaki<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelopak mata turun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penglihatan ganda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan berbicara, menelan, atau mengunyah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><iframe title=\"Pengalaman Pasien Krisis Myasthenia Gravis Lakukan Terapi Plasmapheresis\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/-v5TJnMIZYU?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun belum ada obat yang menyembuhkan MG sepenuhnya, pengobatan dini dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit dan meningkatkan kekuatan otot. Terapi biasanya mencakup obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan dalam beberapa kasus, tindakan operasi.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga:<\/b> <a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/myasthenia-gravis-memahami-penyakit-autoimun-yang-memengaruhi-kekuatan-otot\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal Myasthenia Gravis Bersama dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. E.N.K (K)<\/span><\/a><\/p>\n<h3><b>7. ALS (amyotrophic lateral sclerosis)<\/b><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/amyotrophic-lateral-sclerosis-als\/#:~:text=Penyakit%20amyotrophic%20lateral%20sclerosis%20(ALS,dan%20saraf%20pusat%20seiring%20waktu.\"><span style=\"font-weight: 400;\">Amyotrophic lateral sclerosis (ALS)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau dikenal juga sebagai penyakit Lou Gehrig, adalah penyakit saraf progresif yang merusak sel-sel saraf motorik di otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini sering dimulai dengan kedutan otot dan kelemahan pada kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala awal ALS dapat meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan berjalan atau melakukan aktivitas harian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan menelan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bicara pelo atau sulit berbicara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan menegakkan kepala<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan ALS, namun terdapat terapi dan pengobatan yang dapat membantu mengendalikan gejala, memperlambat perkembangan penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup penderita.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dokter_otot_dan_saraf_di_RS_Mandaya_Royal_Puri\"><\/span><b>Dokter otot dan saraf di RS Mandaya Royal Puri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Anda yang mengalami kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba, mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis saraf yang berpengalaman sangat penting untuk memastikan penyebab dan penanganan yang tepat. RS Mandaya Royal Puri memiliki tim dokter saraf berpengalaman yang berfokus pada diagnosis serta terapi berbagai gangguan otot dan saraf secara komprehensif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa dokter saraf yang dapat Anda temui di RS Mandaya Royal Puri:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dokter\/dr-luh-ari-indrawati-sp-n-subsp-e-n-k-k\/\"><b>dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. E.N.K.(K)<\/b><\/a><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-25950\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/dr.-Luh-Ari-Indrawati-Sp.N-Subsp.-E.N.K.K.jpeg\" alt=\"\" width=\"257\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/dr.-Luh-Ari-Indrawati-Sp.N-Subsp.-E.N.K.K.jpeg 257w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/dr.-Luh-Ari-Indrawati-Sp.N-Subsp.-E.N.K.K-21x24.jpeg 21w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/dr.-Luh-Ari-Indrawati-Sp.N-Subsp.-E.N.K.K-31x36.jpeg 31w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/dr.-Luh-Ari-Indrawati-Sp.N-Subsp.-E.N.K.K-41x48.jpeg 41w\" sizes=\"(max-width: 257px) 100vw, 257px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Luh Ari Indrawati adalah dokter spesialis saraf dan konsultan neurofisiologi klinik dengan keahlian di bidang penyakit neuromuskular (otot dan saraf) serta epilepsi. Beliau menempuh pendidikan dokter umum dan spesialis saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan fellowship di bidang Neuromuscular Diseases di National Center of Neurology and Psychiatry, Tokyo, Jepang.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"Kisah Perjuangan Pasien Myasthenia Gravis Selama 18 Tahun | Pusat Saraf Otot Mandaya\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/rGVRJT42P3Y?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai Konsultan Neurofisiologi Klinik dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Neurology College<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan Qualified Electroencephalographer tersertifikasi ASEPA-ASNA EEG Examination Board (Singapura), dr. Luh berkompeten dalam menangani berbagai gangguan seperti myasthenia gravis, distrofi otot, neuropati, multiple sclerosis, Parkinson, hingga demensia. Beliau juga berfokus pada pemeriksaan berbasis neurofisiologi untuk memastikan diagnosis yang akurat dan perawatan yang personal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. E.N.K.(K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kamis:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 14.00 &#8211; 18.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sabtu: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">14.00 &#8211; 18.00 WIB.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/myasthenia-gravis-memahami-penyakit-autoimun-yang-memengaruhi-kekuatan-otot\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal Myasthenia Gravis Bersama dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. E.N.K (K)<\/span><\/a><\/p>\n<h3><b>2. <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dokter\/dr-nurul-fadli-sp-n\/\"><b>dr. Nurul Fadli, Sp.N<\/b><\/a><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Nurul Fadli adalah dokter spesialis saraf lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dengan keahlian dalam mendiagnosis dan menangani gangguan pada otak, saraf tulang belakang, serta otot. Beliau ahli dalam pemeriksaan elektromiografi (EMG) dan elektroensefalografi (EEG) yang membantu mendeteksi gangguan saraf secara presisi.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"Mengetahui Diagnosis Awal Penyakit Neuromuskular | Mandaya Neuromuscular Center\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/mk5hmeq-Ywg?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Nurul menangani berbagai kondisi neurologis seperti stroke, Parkinson, migrain, epilepsi, neuropati, serta gangguan memori seperti demensia. Pendekatannya menekankan pada rehabilitasi saraf dan pemulihan fungsi tubuh, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup pasien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Nurul Fadli, Sp.N bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Senin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: 18.00 &#8211; 20.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rabu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 18.00 &#8211; 20.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jumat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 17.00 &#8211; 20.00 WIB.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dokter\/dr-djung-lilya-wati-sp-n\/\"><b>dr. Djung Lilya Wati, Sp.N<\/b><\/a><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Djung Lilya Wati adalah dokter spesialis saraf dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman internasional. Beliau menyelesaikan pendidikan kedokteran di Guang Xi Medical University, China (MBBS) dan meraih gelar Master of Clinical Medicine in Neurology dari Chong Qing Medical University, China. Setelah itu, beliau melanjutkan spesialis saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran \/ RS Dr. Hasan Sadikin Bandung.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"Apa Penyebab Stroke? Bagaimana Cara Mencegahnya? - dr Djung Lilya Wati Sp.N (Spesialis Neurologi)\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/I7XrLkIicNs?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Djung berpengalaman dalam menangani berbagai gangguan saraf seperti stroke, vertigo, saraf terjepit, neuropati, myasthenia gravis, dan epilepsi. Dengan pendekatan medis yang teliti, empatik, dan berbasis bukti ilmiah, beliau membantu pasien memulihkan fungsi saraf dan meningkatkan kualitas hidup melalui perawatan menyeluruh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dr. Djung Lilya Wati, Sp.N bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Senin: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">08.00 &#8211; 18.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Selasa: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">08.00 &#8211; 18.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rabu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: 08.00 &#8211; 18.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kamis:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 08.00 &#8211; 18.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jumat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 08.00 &#8211; 18.00 WIB<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sabtu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 08.00 &#8211; 18.00 WIB.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri, gunakan fitur <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredokter.com\/download\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-21845\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba menjadi tanda adanya gangguan pada otot, saraf, atau aliran darah. Kondisi ini tidak boleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53206,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[1138],"class_list":["post-53215","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-poli-bedah-anak","spesialis-bedah-anak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba meliputi stroke, Guillain-Barr\u00e9 syndrome, multiple sclerosis, neuropati perifer, Parkinson, hingga myasthenia gravis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba meliputi stroke, Guillain-Barr\u00e9 syndrome, multiple sclerosis, neuropati perifer, Parkinson, hingga myasthenia gravis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-03T03:11:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mandaya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mandaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mandaya\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\"},\"headline\":\"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri\",\"datePublished\":\"2025-11-03T03:11:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-03T03:11:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/\"},\"wordCount\":1418,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg\",\"keywords\":[\"Poli Bedah Anak\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/\",\"name\":\"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-03T03:11:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-03T03:11:28+00:00\",\"description\":\"Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba meliputi stroke, Guillain-Barr\u00e9 syndrome, multiple sclerosis, neuropati perifer, Parkinson, hingga myasthenia gravis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\",\"name\":\"Mandaya\",\"sameAs\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\"],\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri - Mandaya Hospital Group","description":"Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba meliputi stroke, Guillain-Barr\u00e9 syndrome, multiple sclerosis, neuropati perifer, Parkinson, hingga myasthenia gravis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri - Mandaya Hospital Group","og_description":"Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba meliputi stroke, Guillain-Barr\u00e9 syndrome, multiple sclerosis, neuropati perifer, Parkinson, hingga myasthenia gravis.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_published_time":"2025-11-03T03:11:28+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mandaya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mandaya","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/"},"author":{"name":"Mandaya","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301"},"headline":"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri","datePublished":"2025-11-03T03:11:28+00:00","dateModified":"2025-11-03T03:11:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/"},"wordCount":1418,"publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg","keywords":["Poli Bedah Anak"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/","name":"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg","datePublished":"2025-11-03T03:11:28+00:00","dateModified":"2025-11-03T03:11:28+00:00","description":"Penyebab kaki lemas tidak bisa berdiri tiba-tiba meliputi stroke, Guillain-Barr\u00e9 syndrome, multiple sclerosis, neuropati perifer, Parkinson, hingga myasthenia gravis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg","width":700,"height":400,"caption":"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyebab-kaki-lemas-tidak-bisa-berdiri-tiba-tiba\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Penyebab Kaki Lemas Tidak Bisa Berdiri Tiba-Tiba dan Penanganannya di RS Mandaya Puri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301","name":"Mandaya","sameAs":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com"],"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/"}]}},"featured_image_src":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/2148708072.jpg","category_names":["Artikel"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-04-13 13:22:15","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53215","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53215"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53215\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53216,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53215\/revisions\/53216"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53215"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53215"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53215"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}