{"id":35023,"date":"2024-12-17T13:19:30","date_gmt":"2024-12-17T06:19:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?p=35023"},"modified":"2024-12-17T13:30:55","modified_gmt":"2024-12-17T06:30:55","slug":"gejala-autisme-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/","title":{"rendered":"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Autism spectrum disorder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ASD), alias autisme, adalah suatu <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penyakit-saraf-pada-anak\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan saraf dan perkembangan pada anak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menyebabkannya mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial, berkomunikasi, dan berperilaku. Ada sangat banyak ciri-ciri autisme pada anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala autisme pada anak bisa jadi ringan, tapi anak lainnya mungkin mengalami gejala yang lebih berat. Dengan terapi yang tepat, berbagai tantangan yang dihadapi oleh anak autisme dapat diminimalisir sehingga mereka dapat bergabung dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Ciri-ciri autisme pada anak<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak seperti <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/cara-merawat-anak-dengan-down-syndrome\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">anak dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Down syndrome<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">yang memiliki kekhasan pada tampilan wajahnya, anak autis punya tampilan yang sangat biasa layaknya anak-anak pada umumnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan melalui wajah, gejala autisme pada anak lebih dapat dilihat dari pola perilaku dan interaksi mereka dengan orang lain. Umumnya, ciri-ciri autisme pada anak mulai dapat muncul sejak tahun pertama kehidupannya. Akan tetapi, dapat semakin terlihat ketika anak memasuki usia 2 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, ada pula kasus autisme pada anak yang menunjukkan tahapan perkembangan yang normal pada tahun pertamanya. Namun, akan mengalami kemunduran secara tiba-tiba ketika ia memasuki usia 18-24 bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa tanda autisme pada anak:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Masalah komunikasi dan bahasa<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak yang mengalami autisme umumnya memiliki masalah dalam cara ia berkomunikasi. Ini meliputi kemampuan berbahasanya dan cara anak merespons. Umumnya, tanda-tanda anak autisme jika dilihat dari kemampuan berbahasa, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami keterlambatan bicara (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speech delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mampu menyusun kata atau kalimat karena kemunduran kemampuan berbahasa<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya dapat berkomunikasi secara nonverbal tanpa dapat mengutarakan apa yang ia mau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terus mengulang kata-kata yang sama tanpa memahami penggunaannya (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">echolalia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki nada dan cara berbicara yang berbeda, dapat terdengar monoton tanpa intonasi, berbicara dengan nada tinggi, atau bahkan menyerupai robot<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>2. Masalah dalam interaksi sosial<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu ciri khas autisme pada anak adalah kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Artinya, kemampuan yang dimiliki anak sangat rendah. Hal ini dapat terlihat dari berbagai perilaku, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak merespons ketika namanya dipanggil<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering terlihat tidak mendengarkan sekalipun saat diajak berbicara berdua<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghindari kontak mata dan berwajah datar (tidak berekspresi)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dapat memulai apalagi terlibat dalam pembicaraan dan cenderung berbicara hanya ketika hendak meminta sesuatu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dapat mengekspresikan emosinya dan tidak memahami perasaan orang lain<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih untuk menyendiri dan berkutat dengan satu hal yang menjadi minatnya berulang kali<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat bersikap agresif dalam berinteraksi dengan orang lain<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mampu memahami tanda-tanda nonverbal yang diberikan orang lain, seperti intonasi suara, bahasa tubuh, atau ekspresi wajah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-30948 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h3><strong>3. Mengalami gangguan sensorik<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan sensorik cukup umum ditemukan pada anak yang mengalami autisme. Gangguan sensorik ini membuat anak yang mengalaminya menjadi sangat sensitif (atau sebaliknya, tidak sensitif sama sekali) terhadap rangsangan sensori yang melibatkan pancaindra, seperti suara, cahaya, sentuhan, dan bau tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak autisme dengan gangguan sensorik cenderung akan bereaksi berlebihan pada hal-hal sederhana yang bersifat indrawi, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan reaksi yang berlebihan saat menerima stimulus dari luar, seperti suara, sentuhan, atau cahaya yang bagi kebanyakan orang tampak biasa<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat mudah terdistraksi terhadap suara sekecil apa pun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering menutup telinga atau mata untuk membatasi rangsangan suara atau cahaya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak suka disentuh atau dipeluk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menolak makanan dengan tekstur tertentu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menolak pakaian jenis tertentu yang dianggapnya terasa tidak nyaman di kulit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada jenis gangguan sensorik yang hiposensitif, anak jadi lebih sering memegang benda-benda untuk memuaskan kebutuhan sensoriknya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Lihat juga: Dokter yang Dapat Menangani Autisme di Mandaya Royal Hospital Puri<\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-31930\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/dr.-Lisa-Safira-SpA-K.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"350\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/dr.-Lisa-Safira-SpA-K.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/dr.-Lisa-Safira-SpA-K-257x300.jpg 257w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/dr.-Lisa-Safira-SpA-K-21x24.jpg 21w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/dr.-Lisa-Safira-SpA-K-31x36.jpg 31w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/dr.-Lisa-Safira-SpA-K-41x48.jpg 41w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-33212\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-lisa.png\" alt=\"\" width=\"878\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-lisa.png 878w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-lisa-300x44.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-lisa-768x114.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-lisa-24x4.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-lisa-36x5.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-lisa-48x7.png 48w\" sizes=\"(max-width: 878px) 100vw, 878px\" \/><\/p>\n<h3><strong>4. Gerakan berulang<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya mengucapkan suatu kata berulang-ulang, anak dengan autisme juga cenderung mengulang-ulang gerakan. Kondisi ini disebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stimming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakan yang dilakukan antara satu anak dengan yang lainnya bisa jadi beda. Gejala <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stimming <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada anak dapat berupa menggigiti kuku, menyentuh ujung jari masing-masing secara berulang, berayun ke depan dan belakang, berputar-putar, hingga bertepuk tangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mereka juga cenderung berjalan dengan kaku, dengan tangan di samping tubuh sehingga tampak kikuk.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Masalah perilaku<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak yang memiliki autisme juga cenderung berperilaku berbeda dengan kebanyakan anak usianya. Misalnya saja dalam hal tantrum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau umum bagi anak-anak untuk tantrum ketika tidak mendapatkan keinginannya, anak dengan autisme cenderung lebih mudah marah karena pencetus yang tampak sangat sederhana. Beberapa perilaku khas autisme pada anak, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkutat pada satu tugas tertentu tanpa merasa bosan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki rutinitas spesifik dan menjadi sangat marah ketika ada perubahan kecil terhadap rutinitas tersebut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat emosional terhadap hal-hal remeh<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki toleransi yang rendah terhadap stres sehingga mudah cemas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>6. Gaya bermain yang berbeda<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat umum bagi anak-anak untuk bermain bersama dengan teman-teman sebayanya. Namun, anak dengan autisme memiliki cara bermain yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka cenderung bermain sendirian dan tetap merasa asyik, sehingga tampak sama sekali tidak tertarik untuk bergabung dengan anak lainnya. Di sisi lain, anak dengan autisme juga cenderung tidak bisa bermain bersama-sama dengan anak lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, gejala autisme pada anak jika dilihat dari gaya bermainnya, mereka cenderung bermain dengan lebih teratur, misalnya menyusun mainan berjejer atau merapikannya ke dalam kontainer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak dengan autisme juga cenderung lebih sulit untuk berbaur dalam olahraga permainan karena sulit memahami dan mengikuti aturan permainan.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-30948 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Lihat Juga: Penanganan Autisme dengan Neuromodulasi<\/strong><\/p>\n<p><iframe title=\"Penanganan Epilepsi, ADHD &amp; Autis Dengan Metode Neuromodulasi | Dr. dr. Yetty Ramli, Sp.N (K)\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/aCHMUk4qtnI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h2><strong>Apakah autisme bisa disembuhkan?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga kini, autisme tidak dapat disembuhkan. Akan tetapi, anak dengan autisme dapat berperilaku normal layaknya anak pada usianya. Dengan terapi yang tepat, anak dengan autisme akan dapat mempelajari mengembakan kemampuan sosial, sehingga bisa berinteraksi dengan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa jenis terapi yang dapat diberikan untuk mengatasi autisme pada anak, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi analisis perilaku terapan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi okupasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi wicara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi sensori integrasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Lihat juga: Dokter yang Dapat Menangani Autisme di Mandaya Royal Hospital Puri<\/b><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-31130 size-medium\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/yetti-257x300.jpg\" alt=\"\" width=\"257\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/yetti-257x300.jpg 257w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/yetti-21x24.jpg 21w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/yetti-31x36.jpg 31w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/yetti-41x48.jpg 41w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/yetti-300x350.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/yetti.jpg 514w\" sizes=\"(max-width: 257px) 100vw, 257px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-33315\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-1024x146.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"91\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-1024x146.jpg 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-300x43.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-768x109.jpg 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-1536x219.jpg 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-24x3.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-36x5.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty-48x7.jpg 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dr-yetty.jpg 1754w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda mencurigai munculnya ciri-ciri autisme pada anak, konsultasikan dengan dokter spesialis anak Anda. Bila perlu, Anda juga bisa membawanya ke <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dokter-spesialis-anak-tumbuh-kembang-di-jakarta-barat\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">konsultan tumbuh kembang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memastikan diagnosis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter akan melakukan serangkaian penilaian perilaku dan tahapan perkembangannya untuk mengetahui kondisi yang dialami anak Anda. Bila terdiagnosis autisme, melakukan terapi sedini mungkin dapat membantu anak dalam mencapai kemampuan sosialnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter spesialis anak akan bekerja sama dengan terapis untuk menentukan rencana pengobatan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-30948 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat mengunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/klinik\/anak\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Children\u2019s Clinic<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di Mandaya Royal Hospital untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak sekaligus melakukan terapi dengan para terapis terbaik dan berpengalaman yang kami miliki. Dilengkapi dengan layanan tumbuh kembang khusus anak, Anda dan anak Anda akan mendapatkan perencanaan terapi terbaik demi mengoptimalkan perkembangan buah hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungi kami melalui <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau download <\/span><a href=\"https:\/\/caredokter.com\/download\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store untuk membuat janji temu, memantau antrean, dan konsultasi yang lebih nyaman.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredr.org\/mobile\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21845 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Autism spectrum disorder (ASD), alias autisme, adalah suatu gangguan saraf dan perkembangan pada anak yang menyebabkannya mengalami kesulitan dalam berinteraksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35024,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[1054],"class_list":["post-35023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-poli-anak","spesialis-anak","spesialis-anak-konsultan-saraf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Autism spectrum disorder (ASD), alias autisme, adalah suatu gangguan saraf dan perkembangan pada anak yang menyebabkannya mengalami kesulitan dalam berinteraksi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-17T06:19:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-17T06:30:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mandaya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mandaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mandaya\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\"},\"headline\":\"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua\",\"datePublished\":\"2024-12-17T06:19:30+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-17T06:30:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/\"},\"wordCount\":1038,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg\",\"keywords\":[\"Poli Anak\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/\",\"name\":\"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg\",\"datePublished\":\"2024-12-17T06:19:30+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-17T06:30:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"gejala anak autisme\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\",\"name\":\"Mandaya\",\"sameAs\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\"],\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua - Mandaya Hospital Group","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua - Mandaya Hospital Group","og_description":"Autism spectrum disorder (ASD), alias autisme, adalah suatu gangguan saraf dan perkembangan pada anak yang menyebabkannya mengalami kesulitan dalam berinteraksi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_published_time":"2024-12-17T06:19:30+00:00","article_modified_time":"2024-12-17T06:30:55+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mandaya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mandaya","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/"},"author":{"name":"Mandaya","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301"},"headline":"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua","datePublished":"2024-12-17T06:19:30+00:00","dateModified":"2024-12-17T06:30:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/"},"wordCount":1038,"publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg","keywords":["Poli Anak"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/","name":"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg","datePublished":"2024-12-17T06:19:30+00:00","dateModified":"2024-12-17T06:30:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg","width":700,"height":400,"caption":"gejala anak autisme"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gejala-autisme-pada-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gejala Autisme pada Anak yang Perlu Dikenali Orang Tua"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301","name":"Mandaya","sameAs":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com"],"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/"}]}},"featured_image_src":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/anak-autisme.jpg","category_names":["Artikel"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-04-27 19:58:31","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35023"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35023\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35028,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35023\/revisions\/35028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}