{"id":25152,"date":"2024-05-25T09:44:54","date_gmt":"2024-05-25T02:44:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/"},"modified":"2024-05-25T09:45:57","modified_gmt":"2024-05-25T02:45:57","slug":"perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/","title":{"rendered":"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/mengenal-diabetes-melitus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes melitus<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kondisi ketika kadar gula darah melonjak tinggi akibat adanya masalah pada produksi insulin atau cara tubuh merespons insulin. Sebenarnya, ada berbagai jenis diabetes. Tapi, diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 adalah tipe yang paling sering membuat orang bingung. Padahal diabetes tipe 1 dan 2 memiliki sejumlah perbedaan mendasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 akan sangat berguna, baik bagi dokter ataupun pasien, dalam menentukan rencana pengobatan.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e15a4a8276b\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e15a4a8276b\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#Perbedaan_diabetes_tipe_1_dan_2\" title=\"Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2\">Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#Pemeriksaan_diabetes_tipe_1_dan_2\" title=\"Pemeriksaan diabetes tipe 1 dan 2\">Pemeriksaan diabetes tipe 1 dan 2<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#Pasien_Diabetes_Mampu_Berhenti_dari_Ketergantungan_Obat\" title=\"Pasien Diabetes Mampu Berhenti dari Ketergantungan Obat\">Pasien Diabetes Mampu Berhenti dari Ketergantungan Obat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_diabetes_tipe_1_dan_2\"><\/span><strong>Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat penting bagi dokter untuk mengetahui jenis diabetes yang Anda alami. Sebab, ini akan sangat menentukan pilihan pengobatan diabetes yang tepat untuk Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa perbedaan diabetes tipe 1 dan 2:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Penyebab<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan paling mendasar dari diabetes tipe 1 dan 2 terletak di penyebabnya. Diabetes tipe 1 terjadi karena tubuh tidak memproduksi insulin sama sekali sehingga kadar gula dalam darah jadi tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, orang dengan <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/recognize-diabetes-type-2\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">diabetes tipe 2<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sel tubuhnya menjadi tidak sensitif terhadap insulin. Akibatnya, insulin tidak dapat masuk ke sel tubuh untuk mengubah glukosa menjadi energi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes tipe 1 diyakini disebabkan oleh penyakit autoimun yang menyerang sel-sel beta penghasil insulin di pankreas. Diabetes tipe 2 terjadi karena resistensi insulin.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Kemunculan gejala<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, gejala diabetes tipe 1 dan 2 cenderung mirip, tapi perbedaan keduanya dapat dilihat dari waktu kemunculannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada masa anak-anak. Itu sebabnya, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/recognize-diabetes-type-1\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">diabetes tipe 1<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> disebut juga dengan diabetes juvenil (diabetes pada anak). Semetara, diabetes tipe 2 terjadi pada usia yang lebih dewasa (umumnya sekitar 40 tahun).<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/silent-heart-attack-in-diabetes-patient\/\"><b>Waspada <\/b><b><i>Silent Heart Attack <\/i><\/b><b>pada Pasien Diabetes<\/b><\/a><\/p>\n<h3><strong>3. Faktor risiko<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal-hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami suatu kondisi tertentu disebut dengan faktor risiko.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes tipe 1 dapat meningkat risikonya akibat infeksi atau penyakit tertentu dan genetik. Peluang Anda mengalami diabetes tipe 1 lebih besar jika memiliki anggota keluarga yang juga mengalami diabetes tipe 1. Sementara, Anda berpeluang lebih besar mengalami diabetes tipe 2 jika memiliki gaya hidup tidak aktif (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedentary lifestyle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan tidak sehat.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Pengobatan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk tahu perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 karena pengobatannya juga berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang punya diabetes tipe 1 akan bergantung pada suntik insulin sepenuhnya. Sementara itu, orang dengan diabetes tipe 2 tidak selalu membutuhkan insulin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila perubahan pola hidup sudah cukup untuk mengendalikan kadar gula darah, orang dengan diabetes tipe 2 bahkan bisa tidak perlu minum obat diabetes.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Prevalensi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah kasus antara diabetes tipe 1 dan 2 juga berbeda. Secara umum, diabetes tipe 1 lebih jarang terjadi dibandingkan dengan diabetes tipe 2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes tipe 1 lebih umum terjadi pada anak-anak, sedangkan diabetes tipe 2 lebih umum pada orang dewasa. Walau demikian, diabetes tipe 2 saat ini mulai umum terjadi sejak usia remaja.<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Pencegahan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sisi pencegahan juga jadi salah satu perbedaan antara diabetes tipe 1 dan 2. Dibandingkan dengan diabetes tipe 2, diabetes tipe 1 lebih sulit dicegah. Sebab, kondisi ini disebabkan oleh kekeliruan sel tubuh mengenali sel-sel beta di pankreas sebagai zat berbahaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, diabetes tipe 2 sangat mungkin dicegah dengan pola makan tinggi serat, rutin berolahraga, dan menjaga berat badan ideal.<\/span><\/p>\n<h3><strong>7. Kemungkinan sembuh<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan diabetes tipe 1 secara total. Dalam artian, belum ditemukan obat yang bisa memulihkan kembali sel-sel beta penghasil insulin yang telah rusak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, fokus pengobatan yang dilakukan adalah untuk mencegah gejala diabetes memburuk dan menyebabkan komplikasi. Meski begitu, penelitiannya terus berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, walau secara umum tidak bisa sembuh total, orang yang mengalami diabetes tipe 2 bisa berada dalam kondisi remisi, yaitu saat kadar gula darah stabil dalam waktu lama tanpa minum obat. Namun, cara ini perlu konsistensi dalam menjaga pola makan dan olahraga.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/?p=22967\"><b>Tips Merawat Kaki Penyandang Diabetes<\/b><\/a><\/p>\n<h3><strong>8. Pola makan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, baik orang diabetes tipe 1 maupun 2, harus menjalankan pola makan tinggi serat. Namun, untuk orang dengan tipe 1 mungkin sedikit lebih kompleks.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang dengan diabetes tipe 1 perlu fokus menghitung karbohidrat sehingga membutuhkan konsultasi dengan ahli gizi untuk menghitungnya, dan dengan dokter penyakit dalam untuk menghitung jumlah insulin yang dibutuhkan sehabis makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini diperlukan karena tubuh tidak memproduksi insulin sama sekali sehingga perlu tahu takaran yang tepat untuk mencegah hipoglikemia ataupun hiperglikemia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, pola makan orang diabetes tipe 2 biasanya tidak seketat orang dengan diabetes tipe 1. Fokus pola makan pada orang diabetes tipe 2 adalah makan makanan sehat dan bergizi seimbang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering kali, menurunkan berat badan, diet rendah kalori, menghindari beberapa pantangan diabetes, seperti makanan olahan dan tinggi lemak, jadi cara untuk mengendalikan kadar gula darah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Lihat Juga: Pemasangan Stent untuk Hindari Amputasi Kaki Pada Pasien Diabetes<\/strong><\/p>\n<p><iframe title=\"Hindari Amputasi Kaki Total, Pasien Diabetes Lakukan Pemasangan\u00a0Stent di Mandaya Royal Hospital Puri\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/p60WeAaa7xg?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemeriksaan_diabetes_tipe_1_dan_2\"><\/span><strong>Pemeriksaan diabetes tipe 1 dan 2<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes tipe 1 dan 2 dapat diketahui dengan menggunakan pemeriksaan yang sama. Kriteria yang digunakan untuk penentuan diabetes tipe 1 dan 2 juga cenderung sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter bisa meminta Anda melakukan pemeriksaan HbA1C atau pemeriksaan kadar gula darah puasa dan 2 jam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">post-prandial <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk melihat cara tubuh Anda merespons insulin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pemeriksaan itu tidak menentukan jenis diabetes yang Anda alami. Dokter dapat meminta beberapa pemeriksaan tambahan untuk memastikan penyebab diabetes yang Anda alami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang mengalami diabetes tipe 1 biasanya perlu segera ke dokter karena gejalanya yang muncul secara tiba-tiba. Sementara, pada orang diabetes tipe 2 yang gejalanya muncul perlahan mungkin tidak selalu terlihat.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pasien_Diabetes_Mampu_Berhenti_dari_Ketergantungan_Obat\"><\/span><b>Pasien Diabetes Mampu Berhenti dari Ketergantungan Obat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/-JRAwNtKbyg?si=ik7eYXAeT__5Go6x\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, jika Anda memiliki faktor risiko diabetes, seperti obesitas dan kurang olahraga, lakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi kadar gula darah Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa memastikan seberapa sering Anda perlu melakukan pemeriksaan kadar gula darah lewat berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kami di <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/klinik\/diabetes-tiroid\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Endocrine &amp; Thyroid Clinic<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> RS Mandaya Royal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di klinik terpadu ini, Anda akan mendapatkan pelayanan yang lengkap mulai dari konsultasi masalah kesehatan yang Anda alami sekaligus saran tentang nutrisi lewat konsultasi ahli gizi. Untuk mempermudah buat janji, Anda bisa langsung <\/span><strong><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\">Chat melalui Whatsapp<\/a>, <a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\">Book Appointment<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, atau download <\/span><strong><a href=\"https:\/\/caredokter.com\/download\/\">aplikasi Care Dokter<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredr.org\/mobile\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21844 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diabetes melitus adalah kondisi ketika kadar gula darah melonjak tinggi akibat adanya masalah pada produksi insulin atau cara tubuh merespons [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25150,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[1062],"class_list":["post-25152","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-poli-penyakit-dalam","spesialis-penyakit-dalam","spesialis-penyakit-dalam-sub-endokrin-metabolik-diabetes"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama menyebabkan kadar gula darah melonjak, tapi keduanya punya perbedaan, sehingga cara menanganinya juga berbeda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama menyebabkan kadar gula darah melonjak, tapi keduanya punya perbedaan, sehingga cara menanganinya juga berbeda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-25T02:44:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-25T02:45:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mandaya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mandaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mandaya\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\"},\"headline\":\"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu\",\"datePublished\":\"2024-05-25T02:44:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-25T02:45:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/\"},\"wordCount\":914,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg\",\"keywords\":[\"Poli Penyakit Dalam\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/\",\"name\":\"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-25T02:44:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-25T02:45:57+00:00\",\"description\":\"Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama menyebabkan kadar gula darah melonjak, tapi keduanya punya perbedaan, sehingga cara menanganinya juga berbeda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"perbedaan diabetes tipe 1 dan 2\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\",\"name\":\"Mandaya\",\"sameAs\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\"],\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu - Mandaya Hospital Group","description":"Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama menyebabkan kadar gula darah melonjak, tapi keduanya punya perbedaan, sehingga cara menanganinya juga berbeda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu - Mandaya Hospital Group","og_description":"Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama menyebabkan kadar gula darah melonjak, tapi keduanya punya perbedaan, sehingga cara menanganinya juga berbeda.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_published_time":"2024-05-25T02:44:54+00:00","article_modified_time":"2024-05-25T02:45:57+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mandaya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mandaya","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/"},"author":{"name":"Mandaya","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301"},"headline":"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu","datePublished":"2024-05-25T02:44:54+00:00","dateModified":"2024-05-25T02:45:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/"},"wordCount":914,"publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg","keywords":["Poli Penyakit Dalam"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/","name":"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg","datePublished":"2024-05-25T02:44:54+00:00","dateModified":"2024-05-25T02:45:57+00:00","description":"Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama menyebabkan kadar gula darah melonjak, tapi keduanya punya perbedaan, sehingga cara menanganinya juga berbeda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg","width":700,"height":400,"caption":"perbedaan diabetes tipe 1 dan 2"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/perbedaan-diabetes-tipe-1-dan-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Wajib Anda Tahu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301","name":"Mandaya","sameAs":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com"],"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/"}]}},"featured_image_src":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/diabetes.jpg","category_names":["Artikel"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-04-24 04:53:14","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25152","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25152"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25152\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25153,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25152\/revisions\/25153"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}