{"id":43367,"date":"2025-05-23T09:54:02","date_gmt":"2025-05-23T02:54:02","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=43367"},"modified":"2025-05-23T09:54:02","modified_gmt":"2025-05-23T02:54:02","slug":"kanker-pankreas","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/","title":{"rendered":"Kanker pankreas"},"content":{"rendered":"<h2><b>Apa itu kanker pankreas?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker pankreas adakah kanker yang terjadi saat sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di luar kendali, sehingga membentuk tumor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pankreas adalah kelenjar yang terletak di antara tulang belakang dan lambung. Fungsinya adalah menghasilkan hormon yang mengendalikan kadar gula darah dan enzim yang membantu pencernaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar kasus kanker pankreas bermula di saluran pankreas. Saluran pankreas utama (saluran Wirsung) menghubungkan pankreas ke saluran empedu umum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor pankreas stadium awal tidak terlihat pada tes pencitraan. Karena alasan ini, banyak orang tidak menerima diagnosis sampai kankernya telah menyebar (metastasis). Selain itu, jenis kanker ini juga resistan terhadap banyak obat kanker, sehingga sulit diobati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa jenis kanker pankreas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tumor eksokrin:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Lebih dari 90% dari semua tumor pankreas adalah tumor eksokrin. Jenis kanker pankreas yang paling umum adalah adenokarsinoma, yang bermula di sel-sel yang melapisi organ tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tumor neuroendokrin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Kurang dari 10% tumor pankreas adalah tumor neuroendokrin (NET). Karsinoma sel islet adalah nama lain untuk NET.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Gejala kanker pankreas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala kanker pankreas sering kali tidak menimbulkan gejala hingga stadiumnya sudah lanjut. Jika sudah parah, tanda dan gejalanya dapat meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit perut yang menjalar ke samping atau punggung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hilangnya nafsu makan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan berat badan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit dan bagian putih mata menguning, yang disebut penyakit kuning<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinja berwarna terang atau mengambang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Urine berwarna gelap<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gatal-gatal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diagnosis baru diabetes atau diabetes yang makin sulit dikendalikan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dan bengkak di lengan atau kaki, yang mungkin disebabkan oleh bekuan darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelelahan atau kelemahan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Penyebab kanker pankreas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa pun bisa terkena kanker pankreas. Namun, penyebab dari kanker ini tidak selalu diketahui secara pasti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang mungkin lebih mungkin terkena kanker pankreas jika:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berusia di atas 65 tahun (kanker pankreas tidak terlalu umum pada orang di bawah usia 40 tahun)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengidap kondisi medis tertentu, misalnya pankreatitis kronis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki riwayat kanker pankreas dalam keluarga<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, banyak juga kasus kanker pankreas yang disebabkan oleh gaya hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Diagnosis kanker pankreas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker pankreas tahap awal sulit untuk dideteksi. Alasannya, dokter tidak dapat merasakan pankreas pasien selama pemeriksaan rutin dan sulit untuk melihat tumornya pada tes pencitraan rutin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dokter mencurigai adanya kanker pankreas, mereka akan merekomendasikan beberapa tes kombinasi, yang mungkin meliputi:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Tes pencitraan<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">CT scan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">MRI\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PET scan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">USG endoskopi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Tes darah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes darah dapat mendeteksi penanda tumor, yaitu zat yang bisa menunjukkan adanya kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kanker pankreas, kadar antigen karbohidrat (CA) 19-9 dapat mengindikasikan adanya tumor. CA 19-9 adalah sejenis protein yang dilepaskan oleh sel kanker pankreas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Laparoskopi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter bisa menggunakan laparoskopi untuk menentukan tingkat keparahan kanker pankreas dan mencari tahu apakah pengangkatannya memungkinkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama prosedur, dokter membuat beberapa sayatan kecil di perut dan memasukkan tabung panjang dengan kamera di ujungnya. Tujuannya agar doker bisa melihat ke dalam perut dan mencari kelainan. Dokter juga sering kali mengambil biopsi selama prosedur yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengobatan kanker pankreas<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Operasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Operasi adalah satu-satunya cara yang realistis untuk menyembuhkan kanker pankreas. Namun, dokter hanya merekomendasikannya jika mereka merasa dapat mengangkat seluruh kanker. Jika tidak, manfaatnya tidak akan signifikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar operasi berhasil, kanker harus dibatasi sepenuhnya pada pankreas. Meskipun demikian, pengangkatan kanker secara total mungkin tidak memungkinkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa teknik pembedahan yang berbeda, tergantung dari lokasi dan ukuran tumor kankernya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kemoterapi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemoterapi menggunakan obat-obatan yang membunuh sel kanker. Dokter bisa memberikan obat kemoterapi dalam bentuk pil atau melalui infus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter menggunakan kemoterapi sebagai pengobatan tunggal, terutama bagi penderita kanker pankreas stadium lanjut. Mereka juga bisa merekomendasikan kemoterapi sebelum operasi untuk mengecilkan tumor atau setelah operasi untuk membunuh sel-sel kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Terapi radiasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi radiasi memanfaatkan sinar-X berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Dokter umumnya menggunakan metode pengobatan ini untuk mengobati kanker pankreas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mandaya Royal Hospital Puri memiliki Pusat Kanker Terpadu yang bisa membantu Anda untuk mendeteksi hingga menangani berbagai macam kanker, termasuk kanker pankreas. Jadi, jangan ragu untuk datang ke rumah sakit kami dan bertemu dengan tim dokter spesialias yang berpengalaman dan ahli di bidangnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan fitur <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu kanker pankreas? Kanker pankreas adakah kanker yang terjadi saat sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1036],"class_list":["post-43367","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-pusat-kanker-terpadu","spesialis-bedah-digestif","spesialis-bedah-umum-sub-bedah-digestif","spesialis-onkologi","alfabet-mhg-k"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kanker pankreas - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di luar kendali, sehingga membentuk tumor.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kanker pankreas - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di luar kendali, sehingga membentuk tumor.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/\",\"name\":\"Kanker pankreas - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-05-23T02:54:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-23T02:54:02+00:00\",\"description\":\"Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di luar kendali, sehingga membentuk tumor.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kanker pankreas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kanker pankreas - Mandaya Hospital Group","description":"Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di luar kendali, sehingga membentuk tumor.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kanker pankreas - Mandaya Hospital Group","og_description":"Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di luar kendali, sehingga membentuk tumor.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/","name":"Kanker pankreas - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"datePublished":"2025-05-23T02:54:02+00:00","dateModified":"2025-05-23T02:54:02+00:00","description":"Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas bermutasi (berubah) dan berkembang biak di luar kendali, sehingga membentuk tumor.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-pankreas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kanker pankreas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/43367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}