{"id":42170,"date":"2025-05-10T11:15:01","date_gmt":"2025-05-10T04:15:01","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=42170"},"modified":"2025-05-10T11:24:46","modified_gmt":"2025-05-10T04:24:46","slug":"rheumatoid-arthritis","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/","title":{"rendered":"Rheumatoid arthritis (RA)"},"content":{"rendered":"<h2><b>Apa itu rheumatoid arthritis?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun kronis yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan pada lapisan sendi (sinovium). Kondisi medis ini paling sering menyerang sendi di jari, tangan, pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki, kaki, dan jari kaki. RA biasanya terjadi pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memengaruhi sendi, RA terkadang berdampak pada bagian tubuh lainnya, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mata<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paru-paru<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jantung<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">RA pun terdiri dari beberapa tahap\/stadium, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><b>Tahap 1:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada RA tahap awal, terjadi peradangan pada jaringan di sekitar sendi. Seseorang mungkin mengalami nyeri sendi dan kekakuan. Jika di-rontgen, dokter tidak akan melihat perubahan yang merusak pada tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tahap 2: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Peradangan telah mulai merusak tulang rawan di sendi. Penderita RA mungkin merasakan kekauan dan penurunan rentang gerak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tahap 3: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Peradangan sudah sangat parah hingga merusak tulang. Penderita akan merasakan lebih banyak nyeri, kekakuan, dan bahkan rentang gerak yang lebih sedikit daripada tahap 2. Dalam tahap ini, pasien mungkin mulai melihat perubahan fisik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tahap 4: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap ini, peradangan berhenti, tetapi sendi terus memburuk. Penderita akan merasakan nyeri hebat, pembengkakan, kekakuan, dan kehilangan mobilitas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Gejala rheumatoid arthritis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda dan gejala RA biasanya terjadi di pergelangan tangan, tangan, atau kaki, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri, pembengkakan, dan kekakuan di lebih dari satu sendi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demam ringan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kehilangan nafsu makan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan berat badan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelelahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mata kering<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dada<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Penyebab rheumatoid arthritis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa penyebab RA yang bisa disimak:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Faktor gen: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa bukti bahwa RA bisa diturunkan dalam keluarga, meskipun risiko mewarisinya dianggap rendah karena gen hanya dianggap memainkan peran kecil dalam kondisi tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Faktor hormon: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">RA lebih umum terjadi pada wanita daripada pria, yang mungkin karena efek hormon estrogen. Tetapi, hubungan ini belum terbukti.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Merokok: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa bukti menunjukkan bahwa orang yang merokok mengalami peningkatan risiko terkena kondisi RA.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Diagnosis rheumatoid arthritis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin sulit bagi dokter untuk mendiagnosis RA pada tahap awal, karena kondisi ini bisa menyerupai kondisi lain, seperti lupus atau arthritis psoriatis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang yang mengalami gejala-gejala dari RA dianjurkan untuk langsung datang ke dokter guna mendapatkan diagnosis dalam waktu 6 bulan sejak timbulnya gejala, sehingga pengobatannya bisa dimulai sesegera mungkin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter akan melihat tanda-tanda klinis peradangan pada pasien dan menanyakan sudah berapa lama mereka mengalami gejala-gejala RA. Selain itu, pasien juga akan diminta untuk menjelaskan seberapa parah gejalanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, dokter bisa melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa adanya pembengkakan, keterbatasan fungsional, atau gejala-gejala lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa tes yang bisa dianjurkan untuk mendiagnosis RA:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Tes darah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejumlah tes darah bisa membantu mendiagnosis RA dan menyingkirkan kemungkinan kondisi lain, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anti-CCP<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor reumatoid<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laju sedimentasi eritrosit (LED atau laju sed)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Protein C-reaktif (CRP)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Pemindaian pencitraan dan sinar-X<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sinar-X atau MRI sendi bisa membantu dokter mengidentifikasi jenis arthritis yang ada dan memantau perkembangan RA dari waktu ke waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengobatan rheumatoid arthritis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatan dini dengan obat-obatan tertentu bisa meningkatkan hasil jangka panjang dari pengobatan RA. Kombinasi obat mungkin lebih efektif daripada terapi obat tunggal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak obat untuk mengurangi nyeri sendi, pembengkakan dan peradangan, serta untuk mencegah atau memperlambat penyakit. Obat-obatan yang bisa diberikan dokter untuk RA meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Disease-modifying antirheumatic drugs<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (DMARDs)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kortikosteroid<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Janus kinase <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(JAK) <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inhibitors<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat biologis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/pusat-orthopedi-motorik\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orthopedic &amp; Movement Center<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di Mandaya Royal Hospital Puri untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dari skrining awal hingga pengobatan arthritis Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Segera buat janji temu dengan fitur <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu rheumatoid arthritis? Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun kronis yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan pada lapisan sendi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1062],"class_list":["post-42170","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-poli-penyakit-dalam","spesialis-penyakit-dalam","alfabet-mhg-r"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rheumatoid arthritis (RA) - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang kronis dan progresif. Kondisi ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri di dalam dan sekitar sendi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rheumatoid arthritis (RA) - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang kronis dan progresif. Kondisi ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri di dalam dan sekitar sendi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-10T04:24:46+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/\",\"name\":\"Rheumatoid arthritis (RA) - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-05-10T04:15:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-10T04:24:46+00:00\",\"description\":\"Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang kronis dan progresif. Kondisi ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri di dalam dan sekitar sendi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Rheumatoid arthritis (RA)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rheumatoid arthritis (RA) - Mandaya Hospital Group","description":"Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang kronis dan progresif. Kondisi ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri di dalam dan sekitar sendi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rheumatoid arthritis (RA) - Mandaya Hospital Group","og_description":"Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang kronis dan progresif. Kondisi ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri di dalam dan sekitar sendi.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_modified_time":"2025-05-10T04:24:46+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/","name":"Rheumatoid arthritis (RA) - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"datePublished":"2025-05-10T04:15:01+00:00","dateModified":"2025-05-10T04:24:46+00:00","description":"Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang kronis dan progresif. Kondisi ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri di dalam dan sekitar sendi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/rheumatoid-arthritis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Rheumatoid arthritis (RA)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/42170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}