{"id":37273,"date":"2025-02-18T10:54:42","date_gmt":"2025-02-18T03:54:42","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=37273"},"modified":"2025-05-20T16:20:57","modified_gmt":"2025-05-20T09:20:57","slug":"tumor-otak","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/","title":{"rendered":"Tumor Otak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor adalah massa jaringan abnormal yang bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh, seperti di otak. Tumor otak adalah kondisi yang tidak boleh disepelekan karena bisa mengancam nyawa jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e0c78dde55a\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e0c78dde55a\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Apa_itu_tumor_otak\" title=\"Apa itu tumor otak?\">Apa itu tumor otak?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Gejala_tumor_otak\" title=\"Gejala tumor otak\">Gejala tumor otak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Kapan_harus_ke_dokter\" title=\"Kapan harus ke dokter?\">Kapan harus ke dokter?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Penyebab_tumor_otak\" title=\"Penyebab tumor otak\">Penyebab tumor otak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Diagnosis_tumor_otak\" title=\"Diagnosis tumor otak\">Diagnosis tumor otak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Pengobatan_tumor_otak\" title=\"Pengobatan tumor otak\">Pengobatan tumor otak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Terapi_setelah_penanganan_tumor_otak\" title=\"Terapi setelah penanganan tumor otak\">Terapi setelah penanganan tumor otak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#Pencegahan_tumor_otak\" title=\"Pencegahan tumor otak\">Pencegahan tumor otak<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_tumor_otak\"><\/span><b>Apa itu tumor otak?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak adalah kumpulan atau massa sel abnormal di otak. Tumor tersebut dapat bersifat kanker (ganas) atau nonkanker (jinak). Saat ada tumor, maka kerja otak dapat terganggu. Pasalnya, saat tumor terus tumbuh, maka tekanan di dalam tulang tengkorak yang melindungi otak akan semakin tinggi. Hal ini dapat memicu berbagai gejala, seperti sakit kepala, gangguan keseimbangan, bahkan sulit bicara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak jinak dan ganas biasanya memiliki gejala yang mirip. Namun, tumor jinak biasanya tidak menyebar ke jaringan lain, sementara kanker otak memiliki kemungkinan menyebar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak jinak juga biasanya memiliki batas yang lebih jelas sehingga lebih mudah diangkat melalui prosedur pembedahan. Biasanya, tumor otak jinak tidak muncul kembali setelah pengangkatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, tumor otak ganas dapat tumbuh dengan cepat dan menyebar ke bagian lain otak atau sistem saraf pusat. Jenis tumor ini bisa menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak dikategorikan sebagai primer atau sekunder, berikut adalah penjelasan lengkapnya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Tumor otak primer<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak primer berasal dari otak Anda. Tumor ini dapat berkembang dari:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel-sel otak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selaput yang mengelilingi otak (meninges)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel-sel saraf<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelenjar, seperti kelenjar pituitari pineal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak primer dapat bersifat jinak ataupun kanker. Pada orang dewasa, jenis tumor otak yang paling umum adalah glioma dan meningioma.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tumor otak sekunder<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak sekunder adalah kanker otak yang paling banyak ditemukan. Tumor ini bermula di satu bagian tubuh dan menyebar, atau bermetastasis, ke otak. Berikut adalah beberapa jenis kanker yang dapat bermetastasis ke otak:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker paru-paru<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker payudara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker ginjal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker kulit.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak sekunder dianggap berbahaya karena sifatnya selalu ganas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_tumor_otak\"><\/span><b>Gejala tumor otak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala tumor otak bervariasi dan bergantung pada bagian otak yang terdampak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa gejala umum dari jenis tumor ini yang patut diwaspadai:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit kepala<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kejang-kejang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa mual terus-menerus, muntah-muntah, dan mengantuk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan mental atau perilaku, seperti masalah ingatan atau perubahan kepribadian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan progresif atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah penglihatan atau bicara.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang, orang dengan tumor di otak mungkin tidak merasakan gejala apa pun pada awalnya, atau gejala-gejala tersebut mungkin berkembang secara lambat seiring berjalannya waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_harus_ke_dokter\"><\/span><strong>Kapan harus ke dokter?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Segera datang ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, terutama jika Anda mengalami sakit kepala yang terasa berbeda dari jenis sakit kepala yang biasa dialami, atau sakit kepala yang memburuk.<\/p>\n<p>Gejala-gejala di atas tidak selalu menandakan bahwa Anda memiliki tumor otak, akan tetapi tetap perlu diperiksa oleh dokter.<\/p>\n<p>Jika dokter umum tidak dapat mengidentifikasi kemungkinan penyebab gejala-gejala Anda, mereka mungkin akan merujuk Anda ke dokter spesialis otak dan sistem saraf untuk pemeriksaan serta tes lebih lanjut, seperti pemindaian otak.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_tumor_otak\"><\/span><b>Penyebab tumor otak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah sejumlah penyebab atau faktor risiko tumor di otak:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Riwayat keluarga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu faktor risiko atau penyebab tumor otak adalah riwayat keluarga. Hanya sekitar 5-10 persen kasus kanker yang diwariskan secara genetik atau turun-temurun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak jarang diwariskan secara genetik. Namun, berkonsultasilah dengan dokter jika Anda memiliki anggota keluarga yang telah menerima diagnosis tumor di otak. Nantinya, dokter dapat merekomendasikan konselor genetik untuk Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Faktor usia<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor risiko tumor di otak selanjutnya adalah usia. Risiko dari sebagian besar jenis tumor otak meningkat seiring bertambahnya usia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Paparan bahan kimia dan radiasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Paparan bahan kimia tertentu, seperti bahan kimia yang mungkin ditemukan di lingkungan kerja, dapat meningkatkan risiko kanker otak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain paparan bahan kimia, paparan radiasi juga dianggap bisa meningkatkan risiko kanker. Orang yang terpapar radiasi pengion (ionizing radiation) memiliki risiko tumor di otak yang lebih tinggi. Anda dapat terpapar radiasi pengion melalui terapi kanker radiasi tinggi atau nuklir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Insiden pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima dan Chernobyl adalah contoh bagaimana orang dapat terpapar radiasi pengion.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diagnosis_tumor_otak\"><\/span><b>Diagnosis tumor otak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendiagnosis tumor di otak, dokter dapat melakukan pemeriksaan neurologis, yakni tes sistem saraf. Selama tes ini, dokter akan memeriksa berbagai fungsi untuk masalah yang mungkin terkait dengan tumor otak. Fungsi-fungsi ini meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekuatan anggota tubuh<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekuatan tangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Refleks<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendengaran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penglihatan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sensitivitas kulit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keseimbangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koordinasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingatan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelincahan mental.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tes ini, dokter dapat menjadwalkan beberapa pemeriksaan tambahan, di antaranya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. CT scan kepala<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CT scan adalah cara bagi dokter untuk mendapatkan hasil pemindaian tubuh yang lebih mendetail. Tes ini bisa dilakukan dengan atau tanpa kontras.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontras digunakan dalam CT scan kepala dengan menggunakan pewarna khusus yang bisa membantu dokter untuk melihat beberapa struktur, seperti pembuluh darah, dengan jelas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. MRI kepala<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pasien menjalani prosedur MRI kepala, pewarna khusus dapat digunakan untuk membantu dokter dalam mendeteksi tumor. MRI berbeda dari CT scan karena tidak menggunakan radiasi. Umumnya, MRI kepala memberikan gambaran yang jauh lebih mendetail tentang struktur otak.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Angiografi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes ini menggunakan pewarna yang disuntikkan ke arteri pasien, biasanya di area selangkangan. Pewarna tersebut nantinya akan mengalir ke arteri di otak dan memungkinkan dokter untuk melihat seperti apa suplai darah tumor. Informasi ini berguna pada saat operasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Sinar-X tengkorak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor di otak dapat menyebabkan patah tulang atau fraktur pada tulang tengkorak. Dengan menggunakan sinar-X, dokter dapat melihat apakah ada patah tulang yang terjadi pada tengkorak pasien.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping itu, sinar-X juga bisa mendeteksi endapan kalsium, yang terkadang terkandung dalam tumor. Endapan kalsium mungkin ada dalam aliran darah jika kanker telah berpindah ke tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Biopsi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama biopsi, bagian kecil dari tumor akan diambil. Selanjutnya, dokter ahli saraf akan memeriksanya untuk mengidentifikasi apakah sel tumor tersebut jinak atau ganas. Biopsi juga akan menentukan apakah kanker berasal dari otak atau bagian tubuh yang lain.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-30948\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" alt=\"Konsultasi dokter\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-300x109.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-768x279.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1536x558.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-36x13.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-48x17.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengobatan_tumor_otak\"><\/span><b>Pengobatan tumor otak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatan tumor di otak bergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi, ukuran, jumlah, dan jenis tumor, usia pasien, hingga kesehatan pasien secara keseluruhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumor otak jinak biasanya bisa diangkat dengan operasi dan umumnya tidak tumbuh kembali. Hal ini sering kali bergantung pada apakah ahli bedah saraf dapat mengangkat seluruh tumor dengan aman atau tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usia juga menjadi faktor yang menentukan jenis pengobatan tumor otak. Sebagai contoh, pengobatan yang cukup dapat ditoleransi dengan baik oleh orang dewasa, seperti terapi radiasi, dapat mencegah perkembangan normal otak anak, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Jadi, terapi radiasi mungkin lebih direkomendasikan untuk orang dewasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter biasanya menggunakan kombinasi terapi untuk mengobati tumor. Pilihan perawatan tumor di otak biasanya meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>Awake Brain Surgery<\/i><\/b><b> (operasi otak sadar)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu pengobatan tumor yang bisa direkomendasikan dokter adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Awake Brain Surgery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/operasi-tumor-otak-dengan-metode-awake-brain-surgery\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Awake Brain Surgery<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah prosedur bedah otak yang dilakukan ketika pasien dalam kondisi sadar. Umumnya, metode bedah ini dianjurkan untuk mengatasi tumor di otak atau kanker otak yang memengaruhi area penting untuk berbicara, mengoordinasi gerakan, atau fungsi lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan dari metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Awake Brain Surgery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk operasi tumor otak adalah dokter bisa memantau respons pasien secara langsung (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) guna memastikan tidak ada kerusakan pada bagian otak yang mengontrol fungsi vital.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam prosedurnya, dokter akan menggunakan anestesi (obat bius) lokal untuk menghilangkan rasa sakit. Sementara itu, pasien akan terus diajak berinteraksi selama operasi untuk memandu tindakan bedah secara lebih presisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>Transnasal Endoscopic Surgery<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatan tumor otak selanjutnya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Transnasal Endoscopic Surgery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu prosedur bedah minimal invasif yang melibatkan penggunaan endoskop fleksibel. Alat ini akan dimasukkan melalui hidung untuk mencapai area dalam otak, seperti kelenjar pituitari dan dasar tengkorak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosedur ini sering kali direkomendasikan untuk mengangkat tumor pituitari, mengatasi kebocoran cairan serebrospinal, hingga melakukan biopsi tanpa harus membuka tengkorak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibandingkan dengan operasi otak konvensional, beberapa kelebihan dan keunggulan dari metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Transnasal Endoscopic Surgery <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah masa pemulihan yang lebih cepat, risiko komplikasi yang lebih rendah, hingga mengurangi bekas luka.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Terapi radiasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam terapi radiasi, dosis tinggi sinar-X digunakan untuk menghancurkan atau mengecilkan sel tumor otak.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>SRS Brain Radiotherapy<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SRS, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stereotactic Radiosurgery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah metode radioterapi presisi yang menggunakan dosis radiasi tinggi untuk menargetkan tumor, kanker, atau kelainan di otak tanpa perlu pembedahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">SRS Brain Radiotherapy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kerap digunakan untuk mengatasi tumor otak, malformasi arteriovenosa (AVM), hingga beberapa gangguan neurologis lainnya, seperti neuralgia trigeminal.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">SRS Brain Radiotherapy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilakukan dengan cara mengarahkan sinar radiasi dari berbagai sudut untuk menghancurkan sel-sel abnormal, sambil meminimalisir kerusakan pada jaringan sehat yang ada di sekitarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Brakiterapi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/brakiterapi-radiasi-internal-untuk-pengobatan-kanker\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Brakiterapi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah bentuk terapi radiasi yang melibatkan penempatan benih radioaktif, kapsul, atau implan lainnya secara langsung di dalam atau di dekat tumor kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kemoterapi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemoterapi adalah pengobatan tumor otak yang melibatkan obat-obatan antikanker. Obat ini bisa membunuh sel kanker di otak dan seluruh tubuh. Pasien mungkin menerima kemoterapi melalui suntikan ke pembuluh darah atau meminumnya sebagai pil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter mungkin merekomendasikan <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/kemoterapi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">kemoterapi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> setelah operasi untuk membunuh sel kanker yang tertinggal atau untuk mencegah sel tumor yang tersisa agar tidak tumbuh lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Imunoterapi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imunoterapi, juga disebut terapi biologis, adalah jenis perawatan yang menggunakan sistem imun tubuh pasien untuk melawan kanker. Terapi ini terdiri dari stimulasi sistem imun untuk membantunya bekerja lebih efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Terapi tertarget<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan terapi tertarget, obat-obatan digunakan untuk menargetkan fitur-fitur tertentu dalam sel kanker, tanpa membahayakan sel-sel sehat. Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi tertarget jika pasien mengalami kesulitan menoleransi efek samping kemoterapi, seperti kelelahan dan mual.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Terapi_setelah_penanganan_tumor_otak\"><\/span><strong>Terapi setelah penanganan tumor otak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Karena tumor bisa tumbuh di bagian otak yang mengendalikan fungsi vital, seperti berbicara, bergerak, hingga penglihatan, pasien mungkin perlu melakukan beberapa terapi setelah pengobatan untuk meningkatkan kualitas hidup.<\/p>\n<p>Terapi setelah penanganan tumor otak dapat meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Terapi bicara:<\/strong> Terapi ini bertujuan untuk mengembalikan dan meningkatkan kemampuan berbicara serta berkomunikasi pasien.<\/li>\n<li><strong>Fisioterapi:<\/strong> Fisioterapi dilakukan untuk mengembalikan kemampuan bergerak dan kekuatan dari otot pasien.<\/li>\n<li><strong>Terapi okupasi:<\/strong> Terapi yang bertujuan untuk mendukung pasien agar bisa beraktivitas normal seperti sedia kala.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pencegahan_tumor_otak\"><\/span><strong>Pencegahan tumor otak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tumor otak tidak bisa dicegah. Namun, Anda bisa menurunkan risikonya dengan cara melakukan perubahan gaya hidup (seperti berhenti merokok) dan menghindari paparan radiasi berlebihan.<\/p>\n<p>Jika Anda memiliki kerabat biologis (saudara kandung atau orangtua) yang telah didiagnosis tumor otak, penting bagi Anda untuk menginformasikannya kepada dokter. Dokter mungkin akan merekomendasikan sesi konseling genetik untuk mengetahui apakah Anda memiliki sindrom genetik bawaan yang terkait dengan tumor otak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/pusat-tumor-otak-aneurisma-mandaya\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-35870 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/otak.png\" alt=\"tumor otak\" width=\"1000\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/otak.png 1000w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/otak-300x150.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/otak-768x384.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/otak-24x12.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/otak-36x18.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/otak-48x24.png 48w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi lebih lanjut seputar tumor otak, jangan ragu untuk mengunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/pusat-kanker-mandaya\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pusat Kanker Terpadu Mandaya<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/pusat-tumor-otak-aneurisma-mandaya\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pusat Tumor Otak Mandaya<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk berkonsultasi langsung dengan tim dokter kami. Pusat Kanker Terpadu di RS Mandaya Puri juga dilengkapi dengan berbagai macam teknologi untuk menangani kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Segera buat janji temu dengan fitur <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-22535\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-1024x371.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"232\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-1024x371.jpg 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-768x278.jpg 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-1536x557.jpg 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-2048x743.jpg 2048w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/caredokter-app-ID-Mobile-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tumor adalah massa jaringan abnormal yang bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh, seperti di otak. Tumor otak adalah kondisi yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1073],"class_list":["post-37273","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-pusat-saraf","spesialis-bedah-saraf","alfabet-mhg-t"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tumor Otak - Gejala, Deteksi, Pengobatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tumor otak adalah kumpulan atau massa sel abnormal di otak. Sel-sel tersebut dapat bersifat kanker (ganas) atau nonkanker (jinak).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tumor Otak - Gejala, Deteksi, Pengobatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tumor otak adalah kumpulan atau massa sel abnormal di otak. Sel-sel tersebut dapat bersifat kanker (ganas) atau nonkanker (jinak).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-20T09:20:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/\",\"name\":\"Tumor Otak - Gejala, Deteksi, Pengobatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\",\"datePublished\":\"2025-02-18T03:54:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-20T09:20:57+00:00\",\"description\":\"Tumor otak adalah kumpulan atau massa sel abnormal di otak. Sel-sel tersebut dapat bersifat kanker (ganas) atau nonkanker (jinak).\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tumor Otak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tumor Otak - Gejala, Deteksi, Pengobatan","description":"Tumor otak adalah kumpulan atau massa sel abnormal di otak. Sel-sel tersebut dapat bersifat kanker (ganas) atau nonkanker (jinak).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tumor Otak - Gejala, Deteksi, Pengobatan","og_description":"Tumor otak adalah kumpulan atau massa sel abnormal di otak. Sel-sel tersebut dapat bersifat kanker (ganas) atau nonkanker (jinak).","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_modified_time":"2025-05-20T09:20:57+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/","name":"Tumor Otak - Gejala, Deteksi, Pengobatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png","datePublished":"2025-02-18T03:54:42+00:00","dateModified":"2025-05-20T09:20:57+00:00","description":"Tumor otak adalah kumpulan atau massa sel abnormal di otak. Sel-sel tersebut dapat bersifat kanker (ganas) atau nonkanker (jinak).","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel-Klik-Di-Sini-2-1024x372.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tumor-otak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Tumor Otak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/37273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}