{"id":27715,"date":"2024-07-13T11:09:26","date_gmt":"2024-07-13T04:09:26","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=27715"},"modified":"2024-07-13T11:10:47","modified_gmt":"2024-07-13T04:10:47","slug":"limfoma-non-hodgkin","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/","title":{"rendered":"Limfoma nonhodgkin"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kanker ini bermula di sistem limfatik. Sistem limfatik berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Jenis kanker ini paling sering bermula dari kelenjar getah bening.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma non-Hodgkin merupakan kelompok kanker kelenjar getah bening. Jenis kanker ini memiliki subtipe lagi tergantung sel kanker yang terdampak.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa itu limfoma non-Hodgkin?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker yang bermula di sistem limfatik, khususnya kelenjar getah bening. Limfoma non-Hodgkin umumnya bermula di sel limfosit B dan limfosit T (jenis sel darah putih) yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma non-Hodgkin sebenarnya adalah istilah umum untuk menggambarkan limfoma, alias kanker yang bermula di sel limfosit. Terdapat lebih dari 70 subtipe limfoma yang berada di bawah kategori non-Hodgkin. Berbagai jenis limfoma di bawah non-Hodgkin memiliki sifat dan karakter yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma non-Hodgkin dapat bermula di kelenjar getah bening, limfa, sumsum tulang, kelenjar timus, adenoid, amandel, atau saluran pencernaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis lain dari limfoma yang juga umum adalah limfoma Hodgkin. Perbedaan limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin terletak dari karakteristik sel kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Jenis limfoma non-Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis-jenis limfoma non-Hodgkin bisa dibedakan berdasarkan dua hal, yakni dari sel limfosit yang terdampak dan seberapa cepat perkembangan sel.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Jenis limfoma non-Hodgkin berdasarkan jenis sel yang terdampak<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat dua jenis limfoma non-Hodgkin berdasarkan sel limfosit yang terpengaruh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Limfoma sel B<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Limfoma sel B adalah kanker kelenjar getah bening yang bermula di sel limfosit B. Sel limfosit B bertugas untuk membuat antibodi yang dapat melawan bakteri dan kuman penyakit. Salah satu jenis yang paling umum adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">diffuse large B-cell lymphoma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Limfoma sel T<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Limfoma sel T adalah limfoma yang bermula di sel T. Fungsi sel T dalam tubuh adalah menemukan dan menghancurkan kuman penyebab penyakit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Jenis limfoma non-Hodgkin berdasarkan kecepatan pertumbuhan sel<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertumbuhan sel kanker pada limfoma non-Hodgkin bisa sangat agresif atau sangat lambat (indolen).<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Limfoma indolen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Limfoma indolen adalah jenis kanker kelenjar getah bening yang perkembangannya sangat lambat. Orang yang mengalami limfoma indolen biasanya tidak membutuhkan pengobatan segera. Dokter hanya akan memantau gejalanya, sampai nantinya harus melakukan pengobatan. Beberapa jenis limfoma non-Hodgkin indolen, antara lain limfoma folikular, leukemia limfosit kronis, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marginal zone lymphoma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Waldenstr\u00f6m macroglobulinemia<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Limfoma <\/b><b><i>Burkitt<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Burkitt <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah jenis limfoma non-Hodgkin yang berkembang sangat cepat dan bermula di area perut. Jenis limfoma ini lebih banyak menyerang anak-anak ketimbang orang dewasa. Namun, kasusnya cukup langka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><i>Mantle cell lymphoma<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini adalah jenis limfoma non-Hodgkin yang jarang terjadi dan biasanya menyerang laki-laki usia 60 tahun ke atas. Jenis kanker ini berkembang lambat pada awalnya, tapi kemudian menjadi agresif.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/jenis-penyebab-dan-metode-pengobatan-leukimia\/\"><b>6 Jenis Leukemia (Kanker Darah) yang Penting Dikenali<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>Penyebab limfoma non-Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab limfoma non-Hodgkin adalah tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih (leukosit), terutama jenis limfosit. Diduga, mutasi genetik menjadi penyebab tubuh memproduksi terlalu banyak limfosit yang menyebabkan kanker kelenjar getah bening. Namun, para dokter dan ahli belum memahami yang menyebabkan mutasi genetik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, orang yang pernah mengalami infeksi tertentu atau punya masalah dengan melemahnya sistem imun juga lebih mungkin mengalami limfoma non-Hodgkin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami limfoma non-Hodgkin:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berusia di atas 60 tahun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi imunosupresan untuk menekan sistem imun tubuh (salah satunya karena menjalani transplantasi organ)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah mengalami infeksi virus Epstein-Barr atau bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">H. pylori<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paparan kimia, seperti pestisida<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Gejala limfoma non-Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri limfoma non-Hodgkin dapat meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Muncul <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/benjolan-di-ketiak-mungkinkah-kanker\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">benjolan di ketiak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, leher, dan selangkangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembengkakan dan nyeri pada perut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dada, batut, atau sesak napas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelelahan terus-menerus<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demam tanpa sebab di atas 39,5 derajat Celcius\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkeringat di malam hari<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cepat merasa kenyang<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Diagnosis limfoma non-Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, salah satunya adalah memeriksa benjolan yang muncul. Dokter mungkin saja akan memberikan pengobatan terlebih dulu sebelum meminta Anda melakukan pemeriksaan penunjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara mengeliminasi penyebab gejala yang Anda rasakan. Apabila setelah pengobatan yang diberikan benjolan tidak merespons atau gejala tetap muncul, dokter mungkin baru akan meminta Anda melakukan pemeriksaan penunjang, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes darah. Tes darah biasanya dilakukan untuk memeriksa jumlah masing-masing komponen darah dan melihat abnormalitas, salah satunya tes darah lengkap, tes kimia darah, dan laktat dehidrogenase (LDH).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes pencitraan, seperti CT scan, MRI, dan PET scan untuk melihat perkembangan penyakit dan menentukan stadium kanker.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biopsi kelenjar getah bening atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lymph node test. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Biopsi dilakukan dengan mengambil satu atau beberapa kelenjar getah bening untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini untuk menentukan tipe limfoma yang Anda alami.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aspirasi dan biopsi sumsum tulang (<\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/bone-marrow-puncture-bmp\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">bone marrow puncture<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)) untuk melihat keberadaan sel limfoma non-Hodgkin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lumbar pungsi. Apabila limfoma diduga memengaruhi cairan di sekitar sumsum tulang belakang, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lumbar pungsi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Stadium limfoma non-Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil diagnosis di atas menentukan apakah Anda benar mengalami limfoma non-Hodgkin atau tidak, sekaligus stadiumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah stadium kanker limfoma non-Hodgkin:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stadium 1. Pada tahap ini, sel kanker baru ditemukan pada 1 area kelenjar getah bening, atau di organ limfatik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stadium 2. Kanker limfoma non-Hodgkin stadium 2 biasanya menandakan bahwa sel kanker telah ditemukan di dua atau lebih kelenjar getah bening yang berada pada satu sisi diafragma (atas ataupun bawah) atau terlokalisasi di organ limfatik (stadium 2E).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stadium 3. Sel kanker telah ditemukan pada kelenjar getah bening di kedua sisi diafragma (bagian atas dan bawah).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stadium 4. Stadium 4 limfoma non-Hodgkin menandakan sel kanker telah menyebar, termasuk ke luar organ limfatik, seperti hati, sumsum tulang, dan paru, dengan atau tanpa kelenjar getah bening.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda E di belakang menandakan ekstranodal, yaitu saat sel kanker telah menyebar terbatas, misal ke limpa. Apabila penyebaran terlalu jauh, dikategorikan sebagai stadium 4.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kanker ini bermula di sistem limfatik. Sistem limfatik berperan dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[],"class_list":["post-27715","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","spesialis-bedah-digestif","alfabet-mhg-l"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Limfoma nonhodgkin - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening yang umum, selain limfoma Hodgkin. Kanker ini menyerang sistem limfatik yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Limfoma nonhodgkin - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening yang umum, selain limfoma Hodgkin. Kanker ini menyerang sistem limfatik yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-13T04:10:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/\",\"name\":\"Limfoma nonhodgkin - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-13T04:09:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-13T04:10:47+00:00\",\"description\":\"Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening yang umum, selain limfoma Hodgkin. Kanker ini menyerang sistem limfatik yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Limfoma nonhodgkin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Limfoma nonhodgkin - Mandaya Hospital Group","description":"Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening yang umum, selain limfoma Hodgkin. Kanker ini menyerang sistem limfatik yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Limfoma nonhodgkin - Mandaya Hospital Group","og_description":"Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening yang umum, selain limfoma Hodgkin. Kanker ini menyerang sistem limfatik yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_modified_time":"2024-07-13T04:10:47+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/","name":"Limfoma nonhodgkin - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"datePublished":"2024-07-13T04:09:26+00:00","dateModified":"2024-07-13T04:10:47+00:00","description":"Limfoma non-Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening yang umum, selain limfoma Hodgkin. Kanker ini menyerang sistem limfatik yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-non-hodgkin\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Limfoma nonhodgkin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/27715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}