{"id":27631,"date":"2024-07-13T11:06:07","date_gmt":"2024-07-13T04:06:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=27631"},"modified":"2024-07-13T11:05:35","modified_gmt":"2024-07-13T04:05:35","slug":"limfoma-hodgkin","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/","title":{"rendered":"Limfoma Hodgkin"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening (limfoma). Di dalam tubuh, kelenjar getah bening termasuk ke dalam sistem limfatik. Sistem limfatik ini berperan dalam sistem kekebalan tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma Hodgkin terjadi ketika sel kanker menyerang sel darah putih tertentu, yakni limfosit, yang berada di sistem limfatik. Itu sebabnya, kanker kelenjar getah bening termasuk juga ke dalam kanker darah.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa itu limfoma Hodgkin?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma Hodgkin, atau dulu dikenal sebagai penyakit Hodgkin, adalah kondisi ketika sel limfosit yang ada di sistem limfatik berkembang secara abnormal. Limfosit adalah salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh, yakni untuk melawan kuman penyebab penyakit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem limfatik terdiri atas beberapa kelenjar getah bening dan beberapa organ. Kelenjar getah bening dapat ditemukan di seluruh tubuh, tapi yang paling sering berada di perut, selangkangan, dada, ketiak, dan leher.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, limpa, kelenjar timus, amandel, dan sumsum tulang juga merupakan anggota sistem limfatik. Kanker limfoma Hodgkin ini dapat terjadi di area mana pun dari sistem limfatik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, limfoma Hodgkin termasuk jenis kanker darah yang lebih jarang terjadi.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Penyebab limfoma Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab utama dari limfoma Hodgkin adalah pertumbuhan sel limfosit B yang tidak normal dan terlalu cepat. Hal ini membuat sel yang dihasilkan rusak, sehingga akhirnya kemudian mendesak dan merusak sel-sel sehat. Hal itu menyebabkan fungsi limfosit tidak berjalan sebagaimana mestinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga kini, belum diketahui apa yang menyebabkan sel limfosit B berkembang secara abnormal. Dugaan yang paling kuat adalah adanya mutasi DNA pada sel darah putih, meski belum jelas juga apa yang menyebabkannya bermutasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami limfoma Hodgkin, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berusia di atas 20 tahun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki riwayat keluarga yang mengalami limfoma Hodgkin<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berjenis kelamin laki-laki<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah terinfeksi virus Epstein-Barr<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki daya tahan tubuh yang lemah, seperti konsumsi imunosupresan (penekan sistem imun) atau mengalami infeksi HIV.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Gejala limfoma Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa gejala limfoma Hodgkin yang perlu Anda waspadai:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Muncul <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/benjolan-di-ketiak-mungkinkah-kanker\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">benjolan di ketiak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, leher, dan selangkangan yang biasanya tidak terasa nyeri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelelahan ekstrem<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demam tanpa sebab di atas 39,5 derajat Celcius<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keringat berlebihan di malam hari sampai membasahi tempat tidur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan berat badan tanpa sebab<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gatal di kulit, terutama setelah mandi atau minum alkohol<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembengkakan atau nyeri pada perut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dada<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Diagnosis limfoma Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendeteksi limfoma Hodgkin, dokter akan melakukan serangkaian tes, dimulai dari tanya jawab riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik. Biasanya, dokter akan memeriksa apakah ada benjolan di area leher, ketiak, dan selangkangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan penunjang, seperti:<\/span><\/p>\n<h3><strong>Tes darah<\/strong><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/pemeriksaan-hematologi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan hematologi <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">ini umumnya bertujuan untuk melihat jumlah masing-masing komponen darah dan melihat kemungkinan virus yang berhubungan dengan limfoma Hodgkin. Berikut ini adalah beberapa jenis tes darah yang mungkin dilakukan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan darah lengkap<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes kimia darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laju endap darah (LED) atau erythrocyte sedimentation rate (ESR)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biopsi sumsum tulang (<\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/bone-marrow-puncture-bmp\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">bone marrow puncture<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Tes pencitraan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes pencitraan biasanya menggunakan sinar-X, gelombang suara, gelombang magnet, atau radioaktif untuk melihat kondisi tubuh Anda. Pemeriksaan ini biasanya akan membantu dokter menentukan penyebab munculnya benjolan dan menentukan stadium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tes pencitraan yang mungkin dilakukan untuk mendiagnosis limfoma Hodgkin, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rontgen dada<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">CT scan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">MRI<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PET scan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Scan tulang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">USG<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Biopsi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendiagnosis limfoma Hodgkin, dokter mungkin akan mengambil sampel jaringan, biasanya salah satu atau beberapa kelenjar getah bening, untuk diamati dan diuji di laboratorium.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Tes lainnya<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tes yang juga mungkin dokter lakukan untuk mendiagnosis limfoma Hodgkin, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes hepatitis B dan C<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes HIV<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Stadium limfoma Hodgkin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari hasil berbagai pemeriksaan di atas, dokter dapat menentukan apakah Anda memiliki limfoma Hodgkin atau tidak. Selain itu, dokter juga dapat menentukan stadium kanker kelenjar getah bening yang Anda alami lewat pemeriksaan di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stadium limfoma Hodgkin ditandai dengan angka 1-4. Secara umum, semakin rendah angkanya, semakin sedikit dampak sel kanker pada tubuh.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Stadium 1<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker hanya ditemukan di satu area kelenjar getah bening atau organ limfoid (misal kelenjar timus).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker ditemukan di 1 bagian di luar organ limfatik (disebut stadium 1E).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Stadium 2<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker ditemukan di 2 atau lebih area kelenjar getah bening, pada area yang sama dari diafragma (bagian atas saja atau bawah saja).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker telah menyebar dari satu area kelenjar getah bening, ke organ yang paling dekat dengan kelenjar tersebut (stadium 2E).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Stadium 3<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker telah ditemukan di area kelenjar getah bening kedua sisi diafragma (atas dan bawah).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker telah berada di area kelenjar getah bening bagian atas diafragma dan di limpa.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Stadium 4<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker telah menyebar luas, setidaknya ke organ yang jauh dari sistem limfatik, misalnya hati, sumsum tulang, atau paru.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Limfoma Hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening (limfoma). Di dalam tubuh, kelenjar getah bening termasuk ke dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1036],"class_list":["post-27631","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-pusat-kanker-terpadu","spesialis-bedah-digestif","alfabet-mhg-l"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Limfoma Hodgkin - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening termasuk ke sistem limfatik yang berperan dalam sistem imun tubuh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Limfoma Hodgkin - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening termasuk ke sistem limfatik yang berperan dalam sistem imun tubuh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-13T04:05:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/\",\"name\":\"Limfoma Hodgkin - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-13T04:06:07+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-13T04:05:35+00:00\",\"description\":\"Limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening termasuk ke sistem limfatik yang berperan dalam sistem imun tubuh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Limfoma Hodgkin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Limfoma Hodgkin - Mandaya Hospital Group","description":"Limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening termasuk ke sistem limfatik yang berperan dalam sistem imun tubuh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Limfoma Hodgkin - Mandaya Hospital Group","og_description":"Limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening termasuk ke sistem limfatik yang berperan dalam sistem imun tubuh.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_modified_time":"2024-07-13T04:05:35+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/","name":"Limfoma Hodgkin - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"datePublished":"2024-07-13T04:06:07+00:00","dateModified":"2024-07-13T04:05:35+00:00","description":"Limfoma hodgkin adalah salah satu jenis kanker kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening termasuk ke sistem limfatik yang berperan dalam sistem imun tubuh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/limfoma-hodgkin\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Limfoma Hodgkin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/27631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}