{"id":25029,"date":"2024-05-20T09:26:16","date_gmt":"2024-05-20T02:26:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=25029"},"modified":"2024-05-20T09:26:16","modified_gmt":"2024-05-20T02:26:16","slug":"distrofi-otot","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/","title":{"rendered":"Distrofi Otot"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang mengakibatkan melemahnya otot secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena adanya gangguan dalam produksi atau fungsi protein yang penting untuk kesehatan otot.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali distrofi terjadi pada sekelompok otot tertentu. Namun ada juga kasus di mana kondisi ini dapat memengaruhi otot jantung atau pernapasan sehingga dapat mengancam jiwa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring waktu, penderita kondisi ini akan mengalami kesulitan beraktivitas akibat melemahnya otot. Sayangnya karena gangguan ini bersifat genetik, sampai saat ini belum ada cara pencegahan yang efektif untuk mengatasinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab utama distrofi otot adalah kelainan genetik. Di dalam tubuh manusia terdapat gen yang berfungsi memproduksi protein untuk otot. Saat terjadi kelainan pada gen ini, tubuh tidak memproduksi protein yang diperlukan otot sebagaimana mestinya sehingga menjadi lemah secara bertahap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tergantung dari jenisnya, kondisi ini lebih sering muncul pada anak laki-laki. Tetapi beberapa orang juga bisa mengalaminya setelah dewasa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Gejala\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini ada beberapa jenis distrofi otot. Masing-masing memiliki gejala yang sedikit berbeda satu dengan yang lainnya. Namun semuanya memiliki gejala umum seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melemahnya otot<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekakuan sendi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan berjalan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Atrofi otot<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering terjatuh<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Jenis\u00a0<\/b><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Distrofi otot Duchenne<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini merupakan jenis distrofi otot yang paling sering terjadi. Umumnya dialami oleh anak berusia 3-6 tahun. Kelemahan otot terjadi di bagian pundak dan panggul sehingga menyebabkan anak kesulitan bangun dari posisi telentang. Selain umum, kondisi ini juga terbilang parah karena dapat menyebabkan pembengkakan otot jantung.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Distrofi otot Becker<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mirip dengan distrofi otot Duchenne, hanya saja lebih ringan dan progresnya lebih lambat. Biasanya kondisi ini muncul pada usia remaja hingga 20 tahunan<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Myotonic dystrophy\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis gangguan yang dapat berkembang pada usia berapapun. Biasanya penderita tidak dapat merilekskan otot. Gangguan ini dapat terjadi pada otot wajah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Facioscapulohumeral\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini memengaruhi otot wajah dan pundak.\u00a0 Dapat berkembang pada masa anak-anak atau dewasa, penyakit ini berkembang lambat dan biasanya tidak mengancam jiwa.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Limb-girdle MD\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Limb-girdle muscular dystrophy (MD) adalah sebutan untuk sekolompok penyakit yang menyebabkan otot tangan dan kaki menjadi lemah. Otot yang paling sering terkena adalah yang paling dekat dengan bagian tengah tubuh, terutama bahu, lengan bagian atas, pelvis, dan paha.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Oculopharyngeal\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Distrofi pada otot mata yang disebabkan oleh gangguan genetik. Kondisi ini membuat otot mata menjadi kendur, sehingga kelopaknya sulit terbuka.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Emery-Dreifuss MD\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan ini mengakibatkan kelemahan pada otot betis yang kemudian dilanjutkan dengan melemahnya otot bahu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Diagnosis\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendiagnosis muscular dystrophy, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan riwayat kesehatan keluarga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan fisik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan <a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/electromyography-emg\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tes elektromiografi (EMG)<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biopsi otot<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Penanganan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi distrofi ini memang tidak dapat disembuhkan. Namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan harapan hidup penderitanya. Berikut beberapa penanganan yang bisa dilakukan oleh dokter:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Terapi fisik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: latihan fisik teratur untuk menjaga kekuatan otot yang tersisa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Terapi okupas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">i: membantu penderita beradaptasi dengan perubahan fungsionalitas otot.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Obat-obatan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> penggunaan obat-obatan tertentu dapat membantu mengurangi gejala.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perangkat bantu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> penggunaan alat bantu seperti kursi roda atau penyangga bisa membantu pergerakan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Kapan Harus ke dokter?<\/b><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Munculnya gejala<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika Anda mencurigai adanya gejala distrofi otot, atau merasakan\u00a0 melemahnya otot hingga kesulitan bergerak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Riwayat keluarga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika ada riwayat keluarga dengan distrofi otot, ada baiknya segera berkonsultasi untuk mendeteksi kelainan otot sejak dini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perubahan mendadak: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada perubahan mendadak dalam kemampuan fisik atau mobilitas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui gejala dan jenis distrofi otot penting untuk penanganan yang tepat. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala distrofi otot, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan ragu untuk berkonsultasi di Mandaya Royal Hospital. Poli <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/klinik\/brain-spine-pain-saraf-otak-tulang-belakang-nyeri\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Brain-Spine-Pain <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">kami siap untuk menangani berbagai keluhan otot seperti distrofi otot. Selain itu Mandaya Hospital memiliki<\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/layanan-rehabilitasi-medik\/\"><span style=\"font-weight: 400;\"> layanan rehabilitasi medik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk membantu pasien mengembalikan fungsi ototnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atur janji temu Anda dengan dokter sekarang juga lewat <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><b>Chat Whatsapp<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, halaman <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><b>Book Appointment<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><a href=\"https:\/\/caredokter.com\/download\/\"><b>aplikasi Care Dokter <\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Google Play dan App Store. Selain janji temu, Anda juga bisa memantau nomor antrian dan mendapatkan informasi lengkap lainnya di sana.<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-21845\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang mengakibatkan melemahnya otot secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena adanya gangguan dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1073],"class_list":["post-25029","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-pusat-saraf","spesialis-saraf","alfabet-mhg-d"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Distrofi Otot - Penyebab, Gejala, Penanganan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang membuat otot lemah secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena tubuh kurang memproduksi protein untuk otot.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Distrofi Otot - Penyebab, Gejala, Penanganan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang membuat otot lemah secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena tubuh kurang memproduksi protein untuk otot.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/\",\"name\":\"Distrofi Otot - Penyebab, Gejala, Penanganan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-20T02:26:16+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-20T02:26:16+00:00\",\"description\":\"Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang membuat otot lemah secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena tubuh kurang memproduksi protein untuk otot.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Distrofi Otot\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Distrofi Otot - Penyebab, Gejala, Penanganan","description":"Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang membuat otot lemah secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena tubuh kurang memproduksi protein untuk otot.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Distrofi Otot - Penyebab, Gejala, Penanganan","og_description":"Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang membuat otot lemah secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena tubuh kurang memproduksi protein untuk otot.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","og_image":[{"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/","name":"Distrofi Otot - Penyebab, Gejala, Penanganan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg","datePublished":"2024-05-20T02:26:16+00:00","dateModified":"2024-05-20T02:26:16+00:00","description":"Distrofi otot adalah kelompok penyakit genetik yang membuat otot lemah secara progresif (bertahap). Hal ini terjadi karena tubuh kurang memproduksi protein untuk otot.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/distrofi-otot\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Distrofi Otot"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/25029","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25029"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25029"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}