{"id":24967,"date":"2024-05-18T09:36:34","date_gmt":"2024-05-18T02:36:34","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=24967"},"modified":"2024-05-18T09:36:34","modified_gmt":"2024-05-18T02:36:34","slug":"cedera-rotator-cuff","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/","title":{"rendered":"Cedera Rotator Cuff"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rotator cuff <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah sekumpulan otot dan tendon yang berfungsi menjaga bahu Anda pada tempatnya. Cedera pada rotator cuff bisa menyebabkan Anda kesulitan mengangkat ataupun menggerakkan tangan. Apakah operasi adalah satu-satunya cara untuk mengatasinya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa itu cedera rotator cuff?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rotator cuff adalah sekumpulan otot dan tendon yang berada di bahu. Fungsi utama otot ini adalah menjaga sendi bahu pada tempatnya saat Anda menggerakkannya. Otot rotator cuff memungkinkan Anda melakukan gerakan mengangkat ke atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rotator cuff <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menyebabkan Anda merasakan sakit dan sulit menggerakkan tangan ke atas. Biasanya, jenis cedera yang paling sering berupa robekan. Cedera ini umum terjadi, terutama seiring dengan pertambahan usia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tergantung tingkat keparahannya, pengobatan robekan rotator cuff bervariasi, mulai dari fisioterapi, minum obat antinyeri, hingga operasi.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Jenis-jenis cedera rotator cuff<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rotator cuff adalah sekumpulan otot dan tendon yang mengelilingi sendi bahu dan bertugas menjaga ujung tulang lengan atas tetap berada di soket bahu. Cedera pada rotator cuff dapat terjadi pada ototnya saja, tendon saja, ataupun seluruhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu sebabnya, jenis cedera rotator cuff akan dibedakan berdasarkan bagian yang terdampak ataupun seberapa luas robekan yang terjadi.<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Jenis cedera berdasarkan jaringan yang terdampak<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera rotator cuff juga dapat dikelompokkan berdasarkan jaringan yang terdampak, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tendinitis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Tendinitis terjadi ketika tendon yang berada di dalam rotator cuff mengalami radang dan bengkak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bursitis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Bursa adalah kantong kecil berisi cairan yang menjadi bantalan dan pelumas antara rotator cuff dan tulang bahu. Bantalan ini berfungsi untuk meminimalisir gesekan yang terjadi ketika Anda menggerakkan sendi bahu. Bursitis terjadi ketika otot dan tulang menekan bursa secara berlebihan dan menyebabkan bengkak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Robekan rotator cuff<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Kondisi ini menyebabkan robekan tendon pada rotator cuff. Robekan ini dapat terjadi akibat peregangan pada tendon yang berlebihan atau mengangkat beban yang terlalu berat. Robekan dapat terjadi sebagian (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">partial<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) ataupun seluruhnya (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">complete tear<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>2. Jenis cedera berdasarkan luas robekan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera rotator cuff bisa terjadi seluruhnya ataupun hanya sebagian.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Robek sebagian<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">partial<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Cedera yang terjadi saat tendon, yaitu jaringan yang mengikat antara otot dan tulang jadi robek sebagian. Pada kondisi ini, ada bagian tendon Anda yang masih melekat pada tulang lengan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Robek seluruhnya <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">complete tear<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Cedera rotator cuff yang terjadi saat tendon Anda robek dan lepas seluruhnya dari tulang Anda.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Lihat Juga: Pengalaman Pasien Robek Otot Bahu Operasi di Mandaya Royal Hospital Puri<\/strong><\/p>\n<p><iframe title=\"Testimoni Pasien Robek Otot Bahu Lakukan Operasi Artroskopi Dengan Luka Sayatan Kecil (3 milimeter)\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/bDh8sHhUxg4?start=280&#038;feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h2><strong>Gejala cedera rotator cuff<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala cedera <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rotator cuff <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mungkin Anda alami, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan mengangkat, menurunkan, dan menggerakkan tangan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi \u2018krek-krek\u2019 atau sensasi bahu bergerak ketika menggerakkan bahu pada posisi tertentu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa sakit yang tumpul di bahu saat digerakkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa nyeri memburuk saat malam dan mengganggu tidur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan menyisir atau meraih punggung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lengan menjadi lemah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, dalam beberapa kasus cedera rotator cuff mungkin saja tidak menimbulkan rasa sakit.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-24894 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-300x109.jpeg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-768x279.jpeg 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1536x558.jpeg 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-24x9.jpeg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-36x13.jpeg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-48x17.jpeg 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><strong>Penyebab<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera rotator cuff biasanya terjadi akibat penggunaan sendi bahu yang berlebihan dan berulang terus-menerus dalam jangka waktu panjang. Kondisi ini dapat menyebabkan otot <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rotator cuff <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">iritasi ataupun robek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain penggunaan otot bahu secara berulang dan berlebihan, kecelakaan kerja, seperti terjatuh,\u00a0 juga bisa menjadi penyebab cedera ini terjadi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Degenerasi otot rotator cuff juga jadi penyebab cedera yang paling umum. Kondisi ini biasanya akan semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia. Usia yang bertambah akan membuat beberapa bagian tubuh, termasuk otot rotator cuff jadi lebih aus dan lebih mudah robek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan risiko cedera otot bahu meningkat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Usia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. orang yang berusia di atas 60 tahun lebih berisiko mengalami cedera rotator cuff.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pekerjaan tertentu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Beberapa profesi yang kerap menggunakan bahu secara berulang juga lebih berisiko mengalami cedera rotator cuff, misalnya, tukang kayu atau tukang cat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Beberapa jenis olahraga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jenis olahraga yang mengandalkan bahu juga membuat Anda lebih berisiko mengalami cedera rotator cuff, misalnya, bisbol, tenis, dan angkat berat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Riwayat keluarga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ada kemungkinan cedera rotator cuff diturunkan dalam keluarga karena angka kejadiannya yang lebih umum pada keluarga tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/3-penyebab-radang-sendi-yang-perlu-anda-ketahui\/\"><b>Penyebab Radang Sendi Usia Muda dan Pencegahannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>Diagnosis<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik, seperti melakukan beberapa gerakan pada sendi bahu Anda, untuk melihat seberapa luas rentang gerak sendi bahu Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memastikannya, dokter juga bisa melakukan beberapa pemeriksaan penunjang, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rontgen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Pemeriksaan ini biasanya ditujukan untuk mencari tahu ada tidaknya penyebab lain yang membuat bahu Anda terasa nyeri dan rentang geraknya terbatas, salah satunya <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/condition-treatment\/arthritis\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">artritis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ataupun retak atau patah tulang. Robekan pada rotator cuff biiasanya tidak akan muncul pada rontgen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><i>Ultrasound<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">(USG). Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat struktur jaringan tubuh, khususnya jaringan lunak seperti tendon dan otot. Pada pemeriksaan ini dokter juga dapat melihat kondisi jaringan saat bahu melakukan gerakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>MRI<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. MRI dapat menunjukkan gambaran kondisi tulang dan otot dan jaringan lain di bahu dengan lebih detail.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-24896 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-300x109.jpeg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-768x279.jpeg 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1536x558.jpeg 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-24x9.jpeg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-36x13.jpeg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-48x17.jpeg 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><strong>Pengobatan<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Robekan rotator cuff biasanya tidak dapat sembuh sendiri jika tidak melalui operasi. Meski demikian, tidak semua orang yang mengalami robekan pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rotator cuff <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus menjalani operasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kebanyakan kasus, seseorang yang mengalami robekan rotator cuff bisa tetap menggerakkan bahunya tanpa operasi dengan menjalani serangkaian latihan fisik untuk memperkuat otot bahunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekitar 8 dari 10 orang yang mengalami robekan rotator cuff sebagian mengalami perbaikan gejala dengan fisioterapi walau mungkin membutuhkan waktu yang cukup panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa cara mengobati gejala rotator cuff tanpa operasi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengistirahatkan lengan dari aktivitas sehari-hari<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyangga atau menggunakan gendongan lengan untuk membuat kerja bahu tidak terlalu berat dan memulihkan bahu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kompres dingin pada area bahu yang membengkak untuk meredakan sakit dan bengkak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjalani fisioterapi dan melakukan beberapa latihan peregangan yang dapat menguatkan otot bahu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minum obat antinyeri untuk meredakan rasa sakit yang muncul<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Injeksi steroid oleh dokter apabila diperlukan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/5-obat-radang-sendi-untuk-atasi-nyeri-dan-bengkak\/\"><b>5 Obat Radang Sendi untuk Atasi Nyeri dan Bengkak<\/b><\/a><\/p>\n<h3><strong>Operasi cedera rotator cuff<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus yang berat, seseorang mungkin membutuhkan operasi untuk memulihkan cedera otot bahu yang terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis operasi yang paling sering dilakukan untuk rotator cuff adalah <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/prosedur-artroskopi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">artroskopi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Artroskopi adalah prosedur minimal invasif yang hanya menggunakan sayatan kecil untuk mengobati retakan tulang atau menyambung kembali tendon yang rusak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini merupakan salah satu prosedur yang juga dapat dilakukan di <\/span><a href=\"https:\/\/info.mandayahospitalgroup.com\/orthopedic-movement-center\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mandaya Orthopedic &amp; Movement Centre<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Prosedur ini dapat dilakukan secara rawat jalan. Artinya, pasien dapat langsung pulang pada hari yang sama setelah prosedur dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penting untuk menjalani beberapa terapi yang dokter sarankan setelahnya karena ini akan sangat menentukan pemulihan bahu Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus tertentu, yaitu saat kondisi robekan terlalu parah, dokter mungkin saja menyarankan penggantian tendon sebagai salah satu pengobatan cedera bahu. Pada prosedur ini, dokter akan mengambil tendon yang terdekat untuk melekatkan kembali tulang dan otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kedua prosedur tersebut, beberapa operasi lain untuk mengobati rotator cuff injury adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Operasi tendon terbuka<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memperbaiki tendon yang robek. Prosedur ini dilakukan apabila prosedur artroskopi tidak dapat dilakukan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><i>Shoulder replacement<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">atau penggantian bahu. Jika kerusakan rotator cuff sudah terlalu berat, penggantian bahu menjadi bahu buatan mungkin menjadi pilihan. Prosedur ini disebut juga dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shoulder arthroplasty<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pada prosedur ini, dokter akan memasang sendi buatan pada soket bahu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Lihat juga: Tindakan Pengikisan Tulang Bahu Metode Arthoscopy Kurang dari 1cm &#8211; dr. Troydimas Panjaitan Sp.OT(K)<\/b><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/AsMEw9TFvTI?si=KZUZc6xvJ-Sc5ixH\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera rotator cuff bisa menyebabkan komplikasi berupa kehilangan kemampuan gerak permanen jika tidak ditangani dengan baik. Untuk itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter, terutama jika mengalami nyeri bahu yang tak kunjung hilang bahkan diikuti oleh melemahnya kemampuan gerak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa berkonsultasi dengan <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dr-troydimas-panjaitan-dokter-ortopedi-spesialis-bahu-siku-jakarta-barat-mandaya-royal-hospital-puri\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">dokter spesialis ortopedi yang mengkhususkan diri pada masalah bahu<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mencari tahu penyebab bahu Anda bermasalah. Kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/info.mandayahospitalgroup.com\/orthopedic-movement-center\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mandaya Orthopedic &amp; Movement Centre<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mendapatkan kesempatan konsultasi dengan ahli ortopedi terbaik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempermudah buat janji, Anda bisa langsung <\/span><strong><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\">Chat melalui Whatsapp<\/a>, <a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\">Book Appointment<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, atau download <\/span><strong><a href=\"https:\/\/caredokter.com\/download\/\">aplikasi Care Dokter<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredr.org\/mobile\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21845 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rotator cuff adalah sekumpulan otot dan tendon yang berfungsi menjaga bahu Anda pada tempatnya. Cedera pada rotator cuff bisa menyebabkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1080],"class_list":["post-24967","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-orthopedic-movement-center-id","spesialis-bedah-ortopedi-sub-shoulder-elbow","alfabet-mhg-c"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cedera Rotator Cuff - Penyebab, Gejala, Penanganan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cedera rotator cuff terjadi pada sekumpulan otot dan tendon yang menjalankan fungsi sendi bahu. Usia bisa jadi salah satu penyebab kondisi ini. Usia berapa yang rentan?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cedera Rotator Cuff - Penyebab, Gejala, Penanganan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cedera rotator cuff terjadi pada sekumpulan otot dan tendon yang menjalankan fungsi sendi bahu. Usia bisa jadi salah satu penyebab kondisi ini. Usia berapa yang rentan?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/\",\"name\":\"Cedera Rotator Cuff - Penyebab, Gejala, Penanganan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-05-18T02:36:34+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-18T02:36:34+00:00\",\"description\":\"Cedera rotator cuff terjadi pada sekumpulan otot dan tendon yang menjalankan fungsi sendi bahu. Usia bisa jadi salah satu penyebab kondisi ini. Usia berapa yang rentan?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Cedera Rotator Cuff\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cedera Rotator Cuff - Penyebab, Gejala, Penanganan","description":"Cedera rotator cuff terjadi pada sekumpulan otot dan tendon yang menjalankan fungsi sendi bahu. Usia bisa jadi salah satu penyebab kondisi ini. Usia berapa yang rentan?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cedera Rotator Cuff - Penyebab, Gejala, Penanganan","og_description":"Cedera rotator cuff terjadi pada sekumpulan otot dan tendon yang menjalankan fungsi sendi bahu. Usia bisa jadi salah satu penyebab kondisi ini. Usia berapa yang rentan?","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","og_image":[{"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/","name":"Cedera Rotator Cuff - Penyebab, Gejala, Penanganan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg","datePublished":"2024-05-18T02:36:34+00:00","dateModified":"2024-05-18T02:36:34+00:00","description":"Cedera rotator cuff terjadi pada sekumpulan otot dan tendon yang menjalankan fungsi sendi bahu. Usia bisa jadi salah satu penyebab kondisi ini. Usia berapa yang rentan?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.59-PM-1024x372.jpeg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/cedera-rotator-cuff\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cedera Rotator Cuff"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/24967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}