{"id":24963,"date":"2024-05-17T17:55:15","date_gmt":"2024-05-17T10:55:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?post_type=cnt&#038;p=24963"},"modified":"2024-05-17T17:55:15","modified_gmt":"2024-05-17T10:55:15","slug":"dislokasi-bahu","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/","title":{"rendered":"Dislokasi Bahu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dislokasi bahu adalah kondisi ketika ujung atas tulang lengan atas (bonggol tulang yang menempel di bahu) terlepas dari tempatnya. Kondisi ini menyebabkan penampakan bahu tampak ganjil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab yang paling umum adalah terjatuh atau kecelakaan. Ini merupakan kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan segera.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa itu dislokasi bahu?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dislokasi bahu adalah kondisi ketika bonggol tulang lengan atas yang seharusnya berada di sendi bahu terdorong keluar dari tempatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sendi bahu adalah sendi yang paling fleksibel di seluruh tubuh sehingga memungkinkan lengan melakukan berbagai gerakan. Akan tetapi, fleksibilitas ini juga yang menyebabkan sendi bahu paling sering mengalami dislokasi dibandingkan persendian lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa jenis dislokasi bahu tergantung dari seberapa jauh tulang berpindah dari soket bahu, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><i>Complete dislocations<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">luxation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Dislokasi total yang menyebabkan tulang di dalam sendi bahu terlepas sepenuhnya dan keluar dari soket bahu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><i>Subluxation <\/i><\/b><b>(dislokasi sebagian). <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Dislokasi yang terjadi ketika tulang bahu Anda bergeser akan tetapi persendian dan tulang masih melekat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan penanganan yang tepat, seseorang yang mengalami dislokasi bahu dapat mengembalikan fungsi bahunya seperti sediakala dalam hitungan minggu. Namun, sendi bahu yang tersebut akan jadi lebih rentan mengalami dislokasi lagi.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Gejala dislokasi bahu<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala dislokasi bahu yang tampak jelas adalah kondisi bahu yang mengalami perubahan bentuk (deformitas) disertai rasa sakit yang amat sangat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini ada beberapa gejala yang mungkin Anda alami saat mengalami dislokasi bahu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk bahu yang tidak biasa atau tampak keluar dari tempatnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa sakit yang hebat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahu bengkak dan memar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit menggerakkan bahu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lengan yang melemah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kejang otot<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mati rasa atau kesemutan di area sekitar bahu, seperti leher atau lengan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/lutut-sering-terasa-nyeri-atau-berbunyi-mungkin-anda-menderita-osteoartritis-bagaimana-cara-pengobatannya\/\"><b>Lutut Sering Terasa Nyeri atau Berbunyi? Ini Penyebab dan Pengobatannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>Penyebab dislokasi bahu<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dislokasi bahu dapat terjadi akibat adanya benturan keras atau gerakan tiba-tiba yang ekstrem pada bahu. Kondisi ini biasanya sering terjadi pada trauma atau kecelakaan dan menyebabkan bahu dislokasi total atau sebagian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa penyebab dislokasi bahu yang paling umum:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cedera olahraga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Olahraga yang melibatkan kontak fisik sering menyebabkan seseorang mengalami dislokasi bahu, seperti sepakbola, rugbi, atau hoki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kecelakaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Benturan keras seperti kecelakaan mobil atau motor dapat menyebabkan dislokasi bahu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jatuh<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Posisi jatuh yang menyebabkan sendi bahu jadi tumpuan untuk menahan bobot tubuh juga bisa menyebabkan dislokasi bahu, seperti jatuh dari tangga atau terpeleset.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang pernah mengalami dislokasi bahu sebelumnya juga lebih berisiko mengalaminya kembali dibandingkan mereka yang tidak pernah mengalaminya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beberapa orang yang terlahir dan memiliki fleksibilitas berlebih dibandingkan orang lainnya juga punya risiko yang lebih tinggi mengalami dislokasi bahu.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-24896 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-300x109.jpeg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-768x279.jpeg 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1536x558.jpeg 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-24x9.jpeg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-36x13.jpeg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-48x17.jpeg 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><strong>Diagnosis dislokasi bahu<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu ciri dislokasi bahu yang tampak paling jelas adalah bergesernya lokasi bahu sehingga keluar dari tempatnya. Kondisi ini dapat dilihat dengan mata telanjang dari bentuk bahu yang tidak biasa (deformitas).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain melihat bentuk bahu, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan lain, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengecek pembengkakan dan deformitas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat warna kulit dan sirkulasi darah di tangan untuk melihat ada tidaknya arteri yang terluka saat dislokasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengecek apakah lengan mati rasa atau tidak sebagai tanda ada tidaknya kerusakan saraf selama dislokasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan penunjang, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan sinar-X (rontgen)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/elektromiografi-emg-adalah\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Elektromiografi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (EMG)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">MRI<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">USG<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Pengobatan dislokasi bahu<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatan dislokasi bahu yang utama adalah dengan mengembalikan posisi bahu ke dalam soketnya. Prosedur ini hanya bisa dilakukan oleh dokter terlatih, seperti <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/dr-troydimas-panjaitan-dokter-ortopedi-spesialis-bahu-siku-jakarta-barat-mandaya-royal-hospital-puri\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">dokter ortopedi spesialis masalah bahu<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan mengurut atau memijat tulang yang bergeser karena bisa menyebabkan kondisinya semakin parah dan berisiko merusak jaringan di sekitarnya, seperti otot, pembuluh darah, dan saraf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan untuk dislokasi bahu, antara lain:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan menggerakkan sendi bahu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan berusaha mengembalikan bahu ke posisi semula jika tidak terlatih<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyangga lengan yang terdampak dengan kain gendongan untuk menopang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kompres dingin untuk mengurangi nyeri dan bengkak<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, Anda tetap harus segera ke rumah sakit setelahnya untuk mengembalikan posisinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatan dislokasi bahu tidak selalu membutuhkan operasi. Biasanya, dokter hanya akan mengembalikan posisi tulang ke tempatnya semula. Prosedur ini disebut dengan reduksi tertutup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa pilihan pengobatan dislokasi bahu:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Reduksi tertutup (closed reduction)<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosedur mengembalikan posisi tulang ke tempatnya. Ini adalah prosedur yang paling umum untuk mengatasi dislokasi bahu. Dokter akan memberikan bius lokal untuk membuat area sekitar bahu mati rasa kemudian mengembalikan posisinya dengan manuver tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibutuhkan, dokter akan memberikan Anda sedatif untuk membantu rileks dan mengurangi rasa sakitnya. Saat posisi bahu sudah kembali seperti semula, rasa sakitnya hampir pasti berlangsung membaik.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Imobilisasi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengembalikan posisi bahu, imobilisasi perlu dilakukan. Imobilisasi adalah pembatasan gerak sendi untuk memberikan kesempatan sendi bahu beristirahat dan memulihkan diri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imobilisasi dilakukan dengan memasang bidai, penyangga, atau gendongan lengan agar tangan tidak banyak bergerak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesekali, Anda perlu berlatih menggerakkan bahu dengan gerakan tertentu untuk mencegah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">frozen shoulder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Obat-obatan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa nyeri akibat dislokasi biasanya akan berangsur membaik begitu posisi bahu diperbaiki. Namun, dokter bisa saja memberikan pereda nyeri jika dibutuhkan. Apabila rasa sakit tidak juga membaik setelah minum obat dan setelah posisi sendi kembali, segera konsultasi lagi dengan dokter.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Fisioterapi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat sudah bisa melepaskan penyangga atau gendongan lengan, Anda memerlukan <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/layanan-rehabilitasi-medik\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">fisioterapi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengembalikan fungsi sendi bahu sekaligus memperkuat otot.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanyakan pada dokter latihan yang tepat. Fisioterapi juga membantu mencegah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">frozen shoulder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akibat bahu terlalu lama tidak difungsikan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Operasi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Operasi untuk dislokasi bahu umumnya hanya dilakukan jika ada pembuluh darah dan saraf yang terdampak akibat pergeseran tulang. Dokter juga dapat merekomendasikan operasi jika dislokasi terjadi berulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada minggu-minggu awal, Anda harus mengistirahatkan bahu Anda dan dilanjutkan dengan beberapa bulan terapi fisik sampai bisa kembali menggunakan sendi bahu Anda dengan normal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, dislokasi bahu dapat sembuh dalam waktu 12 minggu. Beberapa orang mungkin butuh waktu sekitar 4 bulan untuk dapat memfungsikan sendi bahunya seperti awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, perlu diketahui bahwa setiap orang memiliki waktu pemulihan yang berbeda-beda bergantung pada seberapa berat pergeseran tulang yang terjadi.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"Mengenal Spesialis Ortopedi Ahli Cedera Bahu dr. Troydimas Sp.OT (K) - Mandaya Royal Hospital Puri\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/AVVgFPIvjNY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/masalah-bantalan-sendi-lutut-dan-pengobatannya\/\"><b>Masalah Bantalan Sendi Lutut dan Pengobatannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>Komplikasi dislokasi bahu<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda perlu segera ke rumah sakit jika curiga mengalami dislokasi bahu. Hampir tidak mungkin membiarkan dislokasi tidak diobati karena sangat membatasi gerakan dan menimbulkan rasa sakit yang hebat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membiarkan dislokasi bahu tidak diobati bisa membuat pembengkakan dan nyeri semakin hebat, tangan melemah, hingga kehilangan kemampuan gerak. Begitu juga jika Anda berusaha mengembalikan posisi sendi dengan memijat, mengurut, ataupun mengembalikannya tanpa pengetahuan medis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, dislokasi bahu juga bisa menyebabkan beberapa komplikasi, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Robekan ligamen, otot, dan tendon yang menopang sendi bahu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerusakan saraf atau pembuluh darah di sekitar sendi bahu yang terdampak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dislokasi bahu berulang\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Pencegahan dislokasi bahu<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dislokasi bahu, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Olahraga rutin untuk memperkuat dan menjaga fleksibilitas otot dan sendi bahu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu bersikap hati-hati untuk mencegah kecelakaan atau cedera yang melibatkan bahu lainnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan pelindung saat berolahraga<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda mengalami dislokasi bahu, pastikan Anda menjalani anjuran dokter dan membuat janji temu sesuai yang disarankan. Jangan lupa pula untuk menjalani fisioterapi selama masa pemulihan agar fungsi sendi bahu bisa kembali normal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi terbaik di <\/span><a href=\"https:\/\/info.mandayahospitalgroup.com\/orthopedic-movement-center\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mandaya Orthopedic &amp; Movement Centre<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk mempermudah buat janji, Anda bisa langsung <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chat melalui Whatsapp<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Book Appointment<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau download <\/span><a href=\"https:\/\/caredokter.com\/download\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi Care Dokter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di Google Play dan App Store<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredr.org\/mobile\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21845 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dislokasi bahu adalah kondisi ketika ujung atas tulang lengan atas (bonggol tulang yang menempel di bahu) terlepas dari tempatnya. Kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1080],"class_list":["post-24963","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-orthopedic-movement-center-id","spesialis-bedah-ortopedi-sub-shoulder-elbow","alfabet-mhg-d"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dislokasi Bahu - Penyebab, Gejala, Pengobatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dislokasi bahu adalah kondisi ketika bonggol tulang lengan terlepas dari soket sendi bahu. Apakah harus operasi untuk mengobati dislokasi bahu?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dislokasi Bahu - Penyebab, Gejala, Pengobatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dislokasi bahu adalah kondisi ketika bonggol tulang lengan terlepas dari soket sendi bahu. Apakah harus operasi untuk mengobati dislokasi bahu?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/\",\"name\":\"Dislokasi Bahu - Penyebab, Gejala, Pengobatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-05-17T10:55:15+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-17T10:55:15+00:00\",\"description\":\"Dislokasi bahu adalah kondisi ketika bonggol tulang lengan terlepas dari soket sendi bahu. Apakah harus operasi untuk mengobati dislokasi bahu?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Dislokasi Bahu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dislokasi Bahu - Penyebab, Gejala, Pengobatan","description":"Dislokasi bahu adalah kondisi ketika bonggol tulang lengan terlepas dari soket sendi bahu. Apakah harus operasi untuk mengobati dislokasi bahu?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dislokasi Bahu - Penyebab, Gejala, Pengobatan","og_description":"Dislokasi bahu adalah kondisi ketika bonggol tulang lengan terlepas dari soket sendi bahu. Apakah harus operasi untuk mengobati dislokasi bahu?","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","og_image":[{"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/","name":"Dislokasi Bahu - Penyebab, Gejala, Pengobatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg","datePublished":"2024-05-17T10:55:15+00:00","dateModified":"2024-05-17T10:55:15+00:00","description":"Dislokasi bahu adalah kondisi ketika bonggol tulang lengan terlepas dari soket sendi bahu. Apakah harus operasi untuk mengobati dislokasi bahu?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2024-05-15-at-2.42.58-PM-1024x372.jpeg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/dislokasi-bahu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Dislokasi Bahu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/24963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}