{"id":21111,"date":"2024-03-01T11:44:42","date_gmt":"2024-03-01T04:44:42","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/condition-treatment\/takikardia\/"},"modified":"2024-08-21T18:13:57","modified_gmt":"2024-08-21T11:13:57","slug":"takikardia","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/","title":{"rendered":"Takikardia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Takikardia adalah kondisi saat jantung berdetak terlalu cepat, yaitu di atas 100 detak per menit. Ini adalah salah satu jenis <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/aritmia-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">aritmia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, alias gangguan irama jantung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Detak jantung normal orang dewasa berada di rentang 60-100 detak per menit. Detak jantung di atas 100 tidak selalu jadi tanda adanya masalah kesehatan. Olahraga dan stres juga bisa menyebabkan seseorang mengalami takikardia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika kondisi ini terjadi bahkan saat sedang beristirahat, Anda sebaiknya waspada.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e796424a28c\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e796424a28c\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#Jenis-jenis_takikardia\" title=\"Jenis-jenis takikardia\">Jenis-jenis takikardia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#Penyebab_takikardia\" title=\"Penyebab takikardia\">Penyebab takikardia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#Faktor_risiko\" title=\"Faktor risiko\">Faktor risiko<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#Gejala_takikardia\" title=\"Gejala takikardia\">Gejala takikardia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#Diagnosis_takikardia\" title=\"Diagnosis takikardia\">Diagnosis takikardia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#Pencegahan_takikardia\" title=\"Pencegahan takikardia\">Pencegahan takikardia<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_takikardia\"><\/span><strong>Jenis-jenis takikardia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Takikardia adalah gangguan irama jantung yang membuatnya berdetak sangat cepat. Ada beberapa jenis takikardia yang dibedakan berdasarkan area jantung yang terdampak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa jenis takikardia:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Sinus takikardia<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sinus takikardia adalah kondisi takikardi yang disebabkan oleh respons tubuh usai olahraga atau karena stres.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini jarang membutuhkan penanganan khusus sebab detak jantung akan kembali normal saat penyebabnya hilang atau Anda beristirahat.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Supraventrikular takikardia<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supraventrikular takikardia (SVT) adalah jenis takikardi yang terjadi di ruang atas jantung (atrium\/serambi) akibat gangguan impuls listrik. Kondisi ini menyebabkan dada berdebar yang hilang dan timbul tiba-tiba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa jenis supraventrikular takikardia, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Atrial fibrilasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Merupakan jenis paling umum dari takikardia. Impuls listrik yang tidak teratur dimulai dari atrium (ruang atas jantung) dan membuat jantung berdetak cepat. Dalam beberapa kasus mungkin tidak diperlukan pengobatan, walau dalam kasus lainnya kondisi ini tidak akan hilang kecuali diobati.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Atrial flutter<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Kondisi ini mirip dengan atrial fibrilasi, akan tetapi impuls listrik yang dihasilkan lebih teratur. Orang yang memiliki atrial flutter umumnya juga memiliki atrial fibrilasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b><i>Paroxysmal atrial tachycardia <\/i><\/b><b>(PAT)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Kondisi ini menyebabkan atrium jantung mengirimkan sinyal listrik secara berlebihan sehingga jantung berdetak terlalu cepat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b><i>Paroxysmal supraventricular tachycardia <\/i><\/b><b>(PSVT)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Merupakan jenis takikardia yang menyebabkan jantung berdetak terlalu cepat tapi dengan irama yang teratur. Kondisi ini membuat Anda tiba-tiba merasakan jantung berdebar kencang tapi kembali normal secara mendadak pula.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>3. Ventrikular takikardia<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ventrikular takikardia adalah aritmia yang terjadi di ruang jantung bagian bawah (ventrikel). Kondisi ini menyebabkan ventrikel tidak terisi sepenuhnya sehingga tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa jenis ventrikular takikardia:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Ventrikular takikardia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kondisi saat detak jantung terlalu cepat, di atas 100 kali per menit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Ventrikular fibrilasi <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah kondisi saat ventrikel jantung bergetar (akibat berdetak sangat cepat, di atas 300 kali per menit), alih-alih memompa dengan teratur. Kondisi ini bisa berdampak fatal apabila detak jantung tidak segera kembali normal.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_takikardia\"><\/span><strong>Penyebab takikardia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Takikardia adalah meningkatnya detak jantung di atas normal (100 detak per menit) akibat beberapa hal. Olahraga atau stres bisa menyebabkan detak jantung seseorang meningkat dan ini adalah hal yang normal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya detak jantung akan kembali normal saat beristirahat atau menenangkan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Takikardia juga dapat disebabkan oleh adanya gangguan impuls listrik yang memerintah jantung untuk berdetak. Beberapa hal yang menyebabkan gangguan impuls listrik pada jantung, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stres<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi kafein atau alkohol secara berlebihan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anemia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hipertiroid<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya aliran darah pada arteri koroner<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan darah rendah atau tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat-obatan tertentu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki penyakit jantung, seperti kardiomiopati dan penyakit jantung koroner<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah mengalami <\/span><a href=\"\/?p=12678\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">serangan jantung<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor_risiko\"><\/span><strong>Faktor risiko<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Takikardia bisa dialami oleh siapa pun, termasuk anak-anak. Meski begitu, berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami takikardia:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penuaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki anggota keluarga yang juga mengalami takikardia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/tekanan-darah-tinggi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">tekanan darah tinggi<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obesitas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_takikardia\"><\/span><strong>Gejala takikardia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Takikardia menyebabkan detak jantung terlalu cepat. Kondisi ini dapat memunculkan gejala berupa jantung yang berdegup kencang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beberapa gejala takikardia yang umum terjadi meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jantung berdebar kencang (palpitasi jantung)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dada<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pingsan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pusing<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sesak napas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Denyut nadi yang cepat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/penangan-penyakit-jantung-bawaan-lebih-efektif-dengan-zero-fluoroscopy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Penangan Penyakit Jantung Bawaan Lebih Efektif dengan Zero Fluoroscopy<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diagnosis_takikardia\"><\/span><strong>Diagnosis takikardia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendiagnosis takikardia, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan serangkaian pemeriksaan atau prosedur medis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa prosedur yang mungkin Anda jalani untuk mengetahui diagnosis, antara lain:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Elektrokardiogram (EKG)<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Elektrokardiogram adalah pemeriksaan untuk merekam detak jantung. Anda akan dipasangkan elektroda di dada, kadang di lengan atau kaki. Nantinya, elektroda ini akan mencatat seberapa cepat atau lambat jantung Anda berdetak.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Holter monitoring<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang, gangguan irama jantung tidak terdeteksi lewat EKG. Maka itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holter monitoring <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan dilakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah prosedur pemeriksaan berupa alat EKG portabel yang dipakai selama satu hari atau lebih untuk mencatat kelainan detak jantung saat beraktivitas yang mungkin terlewat saat EKG.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Event monitor<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serupa dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holter monitoring, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan tetapi alat ini hanya memantau detak jantung Anda selama beberapa menit pada waktu-waktu tertentu.\u00a0 Seringnya, alat ini dipakai selama 30 hari untuk mencatat detak jantung Anda.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Echocardiogram (USG jantung)<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Echocardiogram atau echo jantung, atau USG jantung, adalah pemeriksaan untuk melihat gambaran jantung saat berdetak. Lewat pemeriksaan ini, dokter dapat melihat aliran darah di dalam jantung dan kondisi katup jantung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain lewat USG dokter juga mungkin melihat gambaran jantung lewat rontgen dada, MRI jantung, ataupun CT scan jantung.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Stress test<\/strong><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stress test <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">treadmill test <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat detak jantung Anda saat melakukan aktivitas berat. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di atas treadmill atau menggunakan sepeda statis di rumah sakit atau laboratorium.<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Angiografi koroner<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Angiografi koroner adalah pemeriksaan untuk melihat kondisi pembuluh darah di jantung. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan cairan kontras dan alat rontgen khusus untuk dapat menunjukkan pembuluh arteri koroner.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan ini berguna untuk melihat ada tidaknya penyempitan ataupun penyumbatan di pembuluh darah jantung, sekaligus melihat suplai darah di jantung.<\/span><\/p>\n<h3><strong>7. Elektrofisiologi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Elektrofisiologi dilakukan untuk menemukan area jantung mana yang mengalami gangguan impuls listrik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pemeriksaan ini, dokter akan memasukkan selang tipis ke pembuluh darah yang ada di selangkangan untuk melihat area jantung. Sensor di ujung selang tersebut nantinya akan mencatat sinyal listrik yang dikirim ke hati.<\/span><\/p>\n<h3><strong>8. Tilt table test<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tilt table test atau tes meja miring adalah pemeriksaan untuk mengetahui apakah pingsan yang dialami disebabkan oleh takikardia. Pemeriksaan ini meminta Anda untuk tiduran di atas bidang rata yang akan diubah kemiringannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat bagaimana jantung dan sistem saraf Anda merespons perubahan posisi.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Pengobatan takikardia<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan pengobatan takikardia adalah mengembalikan detak jantung menjadi normal kembali dan mencegah detak jantung terlalu cepat di waktu yang akan datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatannya biasanya akan sangat bergantung dari jenis takikardia yang Anda alami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa pilihan pengobatan takikardia yang mungkin dilakukan:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Manuver vagal<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manuver vagal adalah teknik sederhana untuk menurunkan detak jantung. Manuver vagal bisa dilakukan dengan sengaja batuk, mengejan seperti sedang buang air besar, atau meletakkan kantong es di wajah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini dilakukan untuk merangsang saraf vagus yang berfungsi mengatur detak jantung.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Obat-obatan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika manuver vagal tidak berhasil, dokter akan meresepkan obat-obatan antiaritmia untuk membantu menormalkan kembali detak jantung.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Kardioversi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kardioversi dilakukan dengan cara menempatkan elektroda di dada untuk memberikan kejut listrik pada jantung dan mengatur ulang irama jantung. Prosedur ini dilakukan dalam keadaan darurat atau saat kedua cara di atas tidak bekerja.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Ablasi jantung<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memperbaiki irama jantung, dokter juga mungkin melakukan ablasi jantung. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan selang <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/catheter-lab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">kateter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ke pembuluh darah (biasanya lewat selangkangan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, sensor di ujung kateter akan mengalirkan energi dingin atau panas untuk membuat luka kecil pada jantung. Luka ini akan menghalangi sinyal listrik yang tidak teratur pada jantung sehingga detak jantung normal kembali.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Pemasangan alat pacu jantung\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemasangan pacu jantung dilakukan dengan memasang sebuah alat kecil di bawah kulit di area dada. Alat ini dapat mendeteksi detak jantung yang tidak teratur dan akan mengirimkan sinyal listrik untuk memperbaiki irama jantung.<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Implantable cardioverter-defibrillator (ICD)<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cara mengobati takikardia adalah dengan pemasangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">implantable cardioverter-defibrillator <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ICD). Alat ini diletakkan di bawah kulit dekat tulang selangka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ICD akan mendeteksi detak jantung yang tidak teratur dan mengirimkan kejut listrik tekanan tinggi atau rendah untuk mengembalikan detak jantung. Ini adalah metode pengobatan yang direkomendasikan untuk ventrikular takikardia atau ventrikular fibrilasi.<\/span><\/p>\n<h3><strong>7. Operasi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang prosedur operasi jantung terbuka diperlukan untuk mengatasi takikardia. Operasi ini dilakukan untuk menghancurkan jalur listrik yang menyebabkan takikardia. Prosedur ini dilakukan jika cara lain tidak membuahkan hasil.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/gunakan-rotablator-untuk-atasi-sumbatan-kronis-pada-pembuluh-darah-jantung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Gunakan Rotablator untuk Atasi Sumbatan Kronis Pada Pembuluh Darah Jantung<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pencegahan_takikardia\"><\/span><strong>Pencegahan takikardia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mencegah takikardia adalah dengan menjauhi pemicunya, seperti alkohol, merokok, dan konsumsi kafein. Anda juga bisa menurunkan risikonya dengan cara:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengendalikan tekanan darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makan gizi seimbang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki berat badan ideal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengendalikan stres<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsultasikan pada dokter jika Anda memiliki masalah jantung dalam keluarga, khususnya aritmia. Dokter kami di pusat jantung RS Mandaya Hospital akan siap membantu Anda menjaga kesehatan jantung.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Booking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dokter dengan mudah lewat <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Chat Whatsapp<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau halaman <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Book Appointment<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda juga bisa melakukannya lewat <\/span><a href=\"https:\/\/caredokter.com\/download\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>aplikasi Care Dokter <\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Google Play dan App Store. Selain janji temu, Anda juga bisa memantau nomor antrian dan mendapatkan informasi lengkap lainnya di sana.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-18210\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png\" alt=\"\" width=\"355\" height=\"139\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-300x117.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-768x300.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-24x9.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-36x14.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-48x19.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator.png 1092w\" sizes=\"(max-width: 355px) 100vw, 355px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredokter.com\/download\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20959 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil.jpg\" alt=\"\" width=\"435\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil.jpg 435w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-218x300.jpg 218w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-17x24.jpg 17w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-26x36.jpg 26w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-35x48.jpg 35w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-300x414.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 435px) 100vw, 435px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Takikardia adalah kondisi saat jantung berdetak terlalu cepat, yaitu di atas 100 detak per menit. Ini adalah salah satu jenis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[],"class_list":["post-21111","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","spesialis-jantung-pembuluh-darah-sub-aritmia","spesialis-jantung-dan-pembuluh-darah","alfabet-mhg-t"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Takikardia - Penyebab, Gejala, Pengobatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Takikardia adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat daripada normal. Normalnya, jantung berdetak 60-100 kali per menit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Takikardia - Penyebab, Gejala, Pengobatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Takikardia adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat daripada normal. Normalnya, jantung berdetak 60-100 kali per menit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T11:13:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/\",\"name\":\"Takikardia - Penyebab, Gejala, Pengobatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png\",\"datePublished\":\"2024-03-01T04:44:42+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T11:13:57+00:00\",\"description\":\"Takikardia adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat daripada normal. Normalnya, jantung berdetak 60-100 kali per menit.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Takikardia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Takikardia - Penyebab, Gejala, Pengobatan","description":"Takikardia adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat daripada normal. Normalnya, jantung berdetak 60-100 kali per menit.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Takikardia - Penyebab, Gejala, Pengobatan","og_description":"Takikardia adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat daripada normal. Normalnya, jantung berdetak 60-100 kali per menit.","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_modified_time":"2024-08-21T11:13:57+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/","name":"Takikardia - Penyebab, Gejala, Pengobatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png","datePublished":"2024-03-01T04:44:42+00:00","dateModified":"2024-08-21T11:13:57+00:00","description":"Takikardia adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat daripada normal. Normalnya, jantung berdetak 60-100 kali per menit.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/takikardia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Takikardia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/21111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}