{"id":21030,"date":"2024-03-16T14:10:39","date_gmt":"2024-03-16T07:10:39","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/condition-treatment\/breast-cancer\/"},"modified":"2024-05-11T13:25:59","modified_gmt":"2024-05-11T06:25:59","slug":"kanker-payudara","status":"publish","type":"cnt","link":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/","title":{"rendered":"Kanker Payudara"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker payudara adalah pertumbuhan abnormal pada sel-sel yang berada di jaringan payudara. Menurut data WHO, pada 2020, kanker payudara menyebabkan kematian 685.000 orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker payudara lebih sering terjadi pada wanita. Namun, pria juga bisa mengalaminya, meski hanya dalam kasus yang kecil. Kanker ini bisa disembuhkan selama dideteksi sejak masih stadium awal. Semakin dini perawatan dimulai, maka kemungkinan sembuhnya akan semakin tinggi.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d3cd5ae08ff\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d3cd5ae08ff\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Apa_Itu_Kanker_Payudara\" title=\"Apa Itu Kanker Payudara?\">Apa Itu Kanker Payudara?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Jenis_Kanker_Payudara\" title=\"Jenis Kanker Payudara\">Jenis Kanker Payudara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Penyebab_Kanker_Payudara\" title=\"Penyebab Kanker Payudara\">Penyebab Kanker Payudara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Faktor_risiko\" title=\"Faktor risiko\">Faktor risiko<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Gejala\" title=\"Gejala\u00a0\">Gejala\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Stadium_Kanker_Payudara\" title=\"Stadium Kanker Payudara\">Stadium Kanker Payudara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Diagnosis_kanker_payudara\" title=\"Diagnosis kanker payudara\">Diagnosis kanker payudara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Pengobatan_kanker_payudara\" title=\"Pengobatan kanker payudara\">Pengobatan kanker payudara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#Pencegahan\" title=\"Pencegahan\">Pencegahan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Kanker_Payudara\"><\/span><b>Apa Itu Kanker Payudara?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker payudara adalah pertumbuhan abnormal yang terjadi pada jaringan payudara. Payudara sendiri memiliki 3 bagian, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lobulus: kelenjar yang memproduksi susu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Duktus: saluran yang membawa air susu menuju puting<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaringan pengikat: terdiri atas serat jaringan dan lemak yang mengikat organ payudara.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker dapat tumbuh di bagian mana pun pada payudara. Maka itu, jenis kanker umumnya juga dibedakan berdasarkan tempat tumbuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan kanker payudara muncul di duktus atau lobulus. Kanker kemudian menyebar ke luar payudara lewat pembuluh darah dan kelenjar getah bening. Penyebaran ini bisa menandakan kanker mulai memasuki stadium lanjut (metastase).<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Kanker_Payudara\"><\/span><b>Jenis Kanker Payudara<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah jenis kanker payudara yang paling umum:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Invasive ductal carcinoma<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Bermula di duktus dan menyebar ke bagian tubuh lainnya di jaringan payudara.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Invasive lobular carcinoma<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Berasal dari lobulus dan menyebar ke jaringan payudara lain di sekitarnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua jenis tersebut sama-sama bisa menyebar ke organ tubuh lainnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beberapa jenis kanker payudara yang mungkin terjadi, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Ductal carcinoma in situ (DCIS)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ductal Carcinoma In Situ (DCIS) adalah jenis kanker payudara non-invasif yang paling umum. Karsinoma in situ lebih mudah diobati dan memiliki prospek yang lebih baik dibanding kanker invasif.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Lobular carcinoma in situ (LCIS)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lobular Carcinoma In Situ (LCIS) menghasilkan sel-sel abnormal pada kelenjar penghasil susu pada payudara. Sel-sel ini jarang menyebar di luar lobulus ke bagian lain dari payudara atau tubuh.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Kanker payudara peradangan (<\/b><b><i>inflammatory breast cancer<\/i><\/b><b>)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Inflammatory breast cancer<\/em> terjadi akibat sel-sel kanker menghalangi pembuluh limfa di kulit, dan bisa menyebabkan payudara membengkak dan memerah. Jenis ini sebenarnya jarang terjadi, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tetapi sangat agresif karena bisa tumbuh dan menyebar dengan cepat. Bahkan, gejalanya bisa memburuk dalam hitungan hari bahkan jam.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Penyakit Paget<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit paget payudara adalah jenis kanker yang langka pada area puting payudara. Ini muncul sebagai eksim yang mempengaruhi puting dan sering dikaitkan dengan karsinoma payudara invasif atau in situ.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Angiosarcoma<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Angiosarcoma muncul di payudara dan kulit tangan, namun awalnya mulai terbentuk di pembuluh darah atau pembuluh limfatik di payudara. Angiosarcoma bisa tumbuh dan menyebar dengan sangat cepat ke seluruh tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Kanker payudara berulang<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker payudara berulang adalah jenis yang terjadi setelah sebelumnya pernah didiagnosis dan dirawat untuk penyakit yang sama dan dinyatakan bersih dari kanker, namun kembali kambuh. Kondisi ini bisa terjadi saat ada sel kanker yang tidak terdeteksi saat pengobatan, sehingga setelah perawatan selesai, sel kembali berkembang.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21868 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara-300x109.jpeg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara-24x9.jpeg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara-36x13.jpeg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara-48x17.jpeg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Kanker_Payudara\"><\/span><strong>Penyebab Kanker Payudara<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab kanker payudara adalah terjadinya mutasi DNA pada sel-sel di payudara. DNA bertugas memberikan instruksi kepada sel-sel tubuh, termasuk payudara, untuk membelah atau mati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ketika di payudara muncul sel kanker, DNA memberikan instruksi yang salah sehingga pembelah sel terjadi dengan sangat cepat. Pertumbuhan ini dapat membunuh sel-sel sehat di payudara dan akhirnya menggerogoti tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para peneliti sendiri belum tahu pasti apa yang menyebabkan DNA ini bermutasi. Namun, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkannya seperti gaya hidup, jenis kelamin, dan lingkungan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor_risiko\"><\/span><strong>Faktor risiko<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker payudara, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki riwayat kanker payudara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">pernah mengalami masalah pada payudara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">menstruasi pertama di usia yang muda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">menopause pada usia di atas 55 tahun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">seorang wanita<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">jaringan payudara yang padat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">konsumsi alkohol<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki anak pertama pada usia di atas 30 tahun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">tidak pernah hamil<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">pertambahan usia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki mutasi DNA BRCA1 dan BRCA2 yang diturunkan dari orang tua<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">menjalani terapi hormon untuk menopause<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">obesitas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala\"><\/span><b>Gejala\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/tanda-tanda-kanker-payudara-stadium-awal-ini-jangan-diabaikan-kenali-lebih-lengkap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">gejala kanker payudara<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Benjolan di payudara atau ketiak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penebalan atau bengkak di area payudara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekstur kulit jeruk pada kulit payudara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit kemerahan atau berisik pada area puting<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Puting melesak ke dalam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keluar cairan dari puting selain ASI (darah atau cairan lainnya)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan bentuk dan ukuran payudara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri pada area payudara<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, perlu diketahui bahwa tidak semua benjolan payudara adalah kanker.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Stadium_Kanker_Payudara\"><\/span><b>Stadium Kanker Payudara<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/stadium-kanker-payudara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stadium kanker payudara<\/a> dapat dibagi menjadi stadium 0-4:<strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Stadium 0.<\/strong> Kanker belum berkembang dari tempat aslinya (misalnya, saluran payudara atau kelenjar susu). Ini kadang-kadang disebut in situ.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Stadium 1.<\/strong> Kanker telah menyebar ke jaringan lemak payudara atau beberapa sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening yang di ketiak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Stadium 2.<\/strong> Kanker telah menjadi sedikit lebih besar atau lebih banyak sel kanker telah menyebar ke 1-3 kelenjar getah bening<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Stadium 3.<\/strong> Kanker telah menjadi lebih lanjut dan telah menyebar ke dinding dada atau kulit di sekitar payudara Anda, atau telah menyebar ke lebih banyak kelenjar getah bening<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Stadium 4.<\/strong> Sel kanker payudara telah menyebar dari payudara dan kelenjar getah bening ke bagian tubuh yang lebih jauh. Tempat yang paling umum adalah tulang, paru-paru, hati dan otak<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Tingkat sel kanker<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampel jaringan kanker dapat dilihat dibawah mikroskop. Dengan melihat ciri-ciri sel tertentu, kanker di area payudara dapat dinilai dalam tiga tingkat.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat 1. Sel kanker cenderung tumbuh lambat dan kurang agresif<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat 2. Tingkat menengah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat 3. Sel kanker cenderung tumbuh cepat dan lebih agresif<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Reseptor sel kanker<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa sel kanker payudara memiliki reseptor, yang memungkinkan jenis hormon atau protein tertentu menempel pada sel kanker. Jenis reseptor yang diuji adalah:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes pada sampel sel kanker dapat menunjukkan ada atau tidaknya reseptor estrogen. Estrogen adalah hormon wanita. Secara keseluruhan sekitar 7 dari 10 kanker payudara adalah reseptor estrogen positif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Human epidermal growth factor (HER2), merupakan protein yang dapat mempengaruhi pertumbuhan beberapa sel kanker. Ini ditemukan di permukaan sel payudara normal. Beberapa sel kanker memiliki jumlah reseptor HER2 yang sangat tinggi. Kanker yang memiliki reseptor tingkat tinggi ini disebut HER2-positif.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-journey-breast\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-24587 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-1024x160.png\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"100\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-1024x160.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-300x47.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-768x120.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-1536x240.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-24x4.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-36x6.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-48x8.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diagnosis_kanker_payudara\"><\/span><strong>Diagnosis kanker payudara<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Segeralah pergi ke dokter jika Anda menemukan <a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/ketahui-jenis-benjolan-payudara-ganas-atau-jinak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">benjolan di payudara<\/a> yang tak kunjung hilang. Untuk mendiagnosis kanker payudara, dokter akan melakukan tanya jawab riwayat kesehatan terlebih dulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter kemudian dapat melakukan pemeriksaan fisik payudara klinis (SADANIS). Beberapa pemeriksaan penunjang lain yang dilakukan untuk membantuk menegakkan diagnosis, antara lain:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Mammogram<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mammogram atau <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/6-alasan-mammography-skrining-kanker-payudara-penting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mammografi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah pemeriksaan menggunakan sinar-X untuk memeriksa jaringan payudara. Anda bisa menjalani diagnostik mammografi lebih dari satu kali apabila pada pemeriksaan mammogram yang pertama ditemukan sesuatu yang mencurigakan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. USG payudara<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">USG payudara digunakan untuk memeriksa jenis benjolan payudara apakah berupa tumor ataupun kista.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. MRI payudara<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan MRI payudara dapat memberikan gambaran jaringan payudara yang lebih jelas. Biasanya, pemeriksaan ini dilakukan dengan menyuntikkan cairan kontras agar bisa menghasilkan gambar jaringan yang lebih detail.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Biopsi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/biopsi-payudara-prosedur-jenis-risiko\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Biopsi payudara<\/a> adalah pengangkatan sebagian jaringan payudara untuk diuji di lab. Untuk pemeriksaan ini, dokter akan menyayat kulit dan mengambil jaringan payudara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan ini akan menentukan apakah benjolan di payudara berbahaya, sekaligus menentukan stadium jika merupakan tumor ganas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter juga mungkin menginstruksikan Anda untuk menjalani pemeriksaan darah lengkap serta rontgen dada maupun tulang.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengobatan_kanker_payudara\"><\/span><strong>Pengobatan kanker payudara<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan perawatan yang dapat dipertimbangkan termasuk pembedahan, kemoterapi, radioterapi dan pengobatan hormon. Seringkali kombinasi dari dua atau lebih perawatan akan dilakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pembedahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis operasi yang dapat dipertimbangkan adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Lumpektomi (operasi konservasi payudara)<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/prosedur-operasi-tumor-payudara-lumpektomi-tanpa-membuang-payudara-ada-di-pusat-payudara-mandaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lumpektomi<\/span> <\/a><span style=\"font-weight: 400;\">sering menjadi pilihan jika ukuran tumor tidak terlalu besar. Pada lumpektomi, hanya tumor dan beberapa jaringan payudara saja yang diangkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prosedur ini biasanya akan dilanjutkan dengan perawatan radioterapi agar tidak ada lagi sel kanker yang tersisa di jaringan payudara.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Mastektomi (pengangkatan seluruh payudara)<\/strong>\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/mastektomi-operasi-pengangkatan-payudara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mastektomi<\/a> biasanya dipilih jika tumor berukuran besar atau berlokasi di tengah payudara. Operasi ini bisa dilanjutkan dengan operasi rekonstruksi payudara untuk membuat payudara baru.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Biopsi kelenjar getah bening sentinel\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/sentinel-lymph-node-biopsy-dengan-icg-mapping\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Biopsi kelenjar getah bening sentinel<\/a> adalah cara untuk menilai apakah kelenjar getah bening utama yang mengeringkan payudara mengandung kanker. Jika sudah bersih maka kelenjar getah bening yang tersisa di ketiak tidak perlu diangkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak memungkinkan, satu atau lebih kelenjar getah bening di ketiak dapat diangkat. Ini membantu untuk menentukan stadium penyakit secara akurat dan untuk memandu spesialis mengenai pengobatan apa yang harus disarankan setelah operasi.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Radioterapi\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/radioterapi-sebagai-terapi-lanjutan-pada-pasien-kanker\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Radioterapi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk pengobatan kanker biasanya dilakukan dengan penyinaran radiasi eksternal. Anda akan diminta untuk berbaring di meja dengan mesin yang akan bergerak mengelilingi Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Radioterapi adalah pengobatan yang menggunakan pancaran sinar berenergi tinggi yang difokuskan pada jaringan kanker . Radiasi ini dapat membunuh sel kanker, atau menghentikan sel kanker berkembang biak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kanker payudara, radioterapi seringkali dipilih sebagai pengobatan selain pembedahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika Anda menjalani lumpektomi, maka perawatan umumnya dilanjutkan dengan radioterapi. Ini bertujuan untuk mencegah kanker payudara kembali pada payudara yang sama. Ketika radioterapi digunakan selain pembedahan, ini disebut radioterapi adjuvan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Perawatan hormon<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa jenis kanker payudara dipengaruhi oleh hormon wanita estrogen dan progesteron. Hormon tersebut merangsang sel kanker untuk membelah dan berkembang biak. Sebagian besar estrogen dan progesterone dibuat oleh ovarium.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan hormon bekerja paling baik pada wanita dengan kanker payudara yang responsif terhadap hormon, kadang-kadang bekerja pada kanker yang diklasifikasikan sebagai non-hormon responsif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan hormon termasuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Penghambat estrogen<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tamoxifen bekerja dengan menghalangi estrogen bekerja pada sel. Biasanya dilakukan selama lima tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Penghambat aromatase<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah obat-obatan yang bekerja dengan menghalangi hormon estrogen di jaringan tubuh dan digunakan pada wanita yang telah mengalami menopause. Contoh obatnya adalah anastrozole, letrozole dan exemestane.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Gonadotropin-releasing<\/strong><b> hormone (GnRH) analog<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat-obatan ini bekerja dengan mengurangi jumlah estrogen di ovarium. Jenis yang umum digunakan adalah goserelin dan biasanya diberikan melalui suntikan dan dapat digunakan untuk wanita yang belum mencapai menopause.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Kemoterapi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemoterapi adalah pengobatan kanker dengan menggunakan obat antikanker yang membunuh sel kanker, atau menghentikannya untuk berkembang biak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kemoterapi digunakan tanpa dilanjutkan atau didahului oleh pembedahan, ini dikenal sebagai kemoterapi ajuvan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemoterapi kadang-kadang diberikan untuk mengecilkan tumor sebelum pembedahan, sehingga pembedahan memiliki peluang sukses yang lebih baik. Ini dikenal sebagai kemoterapi neoadjuvan. Jenis kemoterapi yang diberikan tergantung pada jenis kankernya.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Trastuzumab (Herceptin\u00ae)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Trastuzumab (juga dikenal sebagai Herceptin) adalah pengobatan yang dapat diberikan kepada wanita yang memiliki banyak reseptor HER2 pada kankernya. Ini adalah jenis obat yang disebut antibody monoclonal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Obat ini bekerja dengan menempel pada reseptor HER2 pada permukaan sel kanker, sehingga menghentikan sel kanker untuk membelah dan tumbuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, rencana perawatan yang disarankan dapat sangat bervariasi dari kasus ke kasus karena perawatan yang optimal dapat bergantung pada banyak faktor yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan yang digunakan bergantung pada:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran, Kanker itu sendiri, dari ukuran dan stadium, (apakah sel kanker telah menyebar), tingkatan sel kanker, dan jenis hormon (responsif atau HER2) apakah itu hormon responsif atau mengandung hormone HER2<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usia, kondisi kesehatan, riwayat pengobatan sebelumnya. Wanita dengan kanker \u2013 usia Anda, apakah Anda telah mengalami menopause atau tidak, kesehatan umum Anda dan pilihan Anda dalam pengobatan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda harus berdiskusi penuh dengan spesialis yang mengetahui kasus Anda. Dokter akan menjelaskan pro dan kontra, kemungkinan tingkat keberhasilan, kemungkinan efek samping dan informasi lainnya tentang berbagai kemungkinan pilihan pengobatan untuk jenis kanker Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga akan berdiskusi dengan dokter spesialis mengenai tujuan pengobatan Anda. Tujuan pengobatan juga bergantung dari kondisi pasien, contohnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Pengobatan bertujuan untuk menyembuhkan kanker<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kanker yang masih stadium awal, pengobatan dilakukan untuk menyembuhkan, karena peluangnya masih besar. Dokter biasanya menyebut kata sembuh sebagai remisi kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat seseorang sudah remisi kanker, artinya sudah tidak ada lagi tanda-tanda yang menunjukkan bahwa di tubuh masih ada sel kanker. Jika Anda dalam remisi, Anda mungkin sembuh. Namun, dalam beberapa kasus kanker kembali berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian. Inilah sebabnya dokter enggan menggunakan kata sembuh.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Pengobatan mungkin bertujuan untuk mengendalikan kanker\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika penyembuhan dirasa kurang memungkinkan, maka dokter akan melakukan perawatan dengan tujuan untuk mengendalikan pertumbuhan sel kanker agar tidak menyebar terlalu cepat. Ini mungkin membuat Anda bebas dari gejala untuk beberapa waktu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Perawatan mungkin bertujuan untuk meredakan gejala dalam beberapa kasus<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kasus yang paling berat, perawatan biasanya dilakukan untuk mengurangi gejala yang dirasakan. Misalnya, mengecilkan ukuran tumor dan meredakan nyeri. Jika kanker sudah lanjut, Anda mungkin memerlukan perawatan seperti suplemen nutrisi, obat penghilang rasa sakit, atau teknik lain untuk membantu Anda bebas dari rasa sakit atau gejala lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pencegahan\"><\/span><strong>Pencegahan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/timeto-care-prevent-breast-cancer-with-early-detection\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara mencegah kanker payudara<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa dilakukan, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Menjalani gaya hidup yang sehat<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan gaya hidup jadi lebih sehat adalah langkah pencegahan yang bisa dilakukan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, dan makan banyak sayur dan buah dapat menurunkan risiko kanker payudara.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Lakukan deteksi dini<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, melakukan periksa payudara sendiri (SADARI) dan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) dapat mendeteksi kanker payudara sejak dini. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin dini ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Mastektomi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mastektomi atau operasi pengangkatan payudara bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan berkembangnya sel kanker pada payudara.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengangkat jaringan payudara sebanyak mungkin, mastektomi dapat mengurangi risiko hingga 90%.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sama halnya dengan semua operasi, tetap ada komplikasi dan efek samping yang perlu diwaspadai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mastektomi untuk tujuan pencegahan dilakukan pada orang yang secara hasil uji genetik terbukti memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Konsumsi obat<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat tamoxifen tersedia untuk wanita yang memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker di area payudaranya. Tamoxifen dapat digunakan pada wanita yang telah melalui masa menopause serta untuk wanita yang masih mengalami menstrurasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat lainnya adalah raloxifene yang juga dapat digunakan pada wanita yang telah mengalami menopause.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi tamoxifen atau raloxifene tablet biasanya dilakukan setiap hari selama lima tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, kedua obat tersebut tidak memiliki lisensi untuk tujuan mengurangi risiko kanker payudara. Namun, obat tersebut tetap dapat digunakan jika Anda memahami manfaat dan risikonya dan dokter Anda yakin pengobatan tersebut akan membantu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga bisa mengunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/info.mandayahospitalgroup.com\/mandaya-breast-center\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Breast Advance Cancer Center<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (BRAVE) RS Mandaya Royal untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai seberapa sering Anda harus menjalani pemeriksaan dan pemeriksaan apa saja yang diperlukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atur janji temu Anda lewat <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Chat Whatsapp<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, halaman <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Book Appointment<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>aplikasi Care Dokter <\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">download <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Google Play dan App Store. Anda juga bisa memantau nomor antrean agar lebih nyaman dalam berkonsultasi dengan dokter.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/caredr.org\/mobile\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-21845 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded.jpg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-300x109.jpg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-24x9.jpg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-36x13.jpg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CARE-DOKTER-BAWAH-ronded-48x17.jpg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Kanker-Payudara-5.pdf\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-22342 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-12.39.21-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-12.39.21-PM.jpeg 600w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-12.39.21-PM-300x109.jpeg 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-12.39.21-PM-24x9.jpeg 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-12.39.21-PM-36x13.jpeg 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-12.39.21-PM-48x17.jpeg 48w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-journey-breast\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-24587 size-large\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-1024x160.png\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"100\" srcset=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-1024x160.png 1024w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-300x47.png 300w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-768x120.png 768w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-1536x240.png 1536w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-24x4.png 24w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-36x6.png 36w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave-48x8.png 48w, https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Banner-Brave.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Breast Cancer\/ Kanker Payudara adalah kondisi ketika sel kanker terbentuk di jaringan payudara. Breast Cancer bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara.<\/p>\n","protected":false},"template":"","tags":[1078,1037],"class_list":["post-21030","cnt","type-cnt","status-publish","hentry","tag-condition-journey-breast","tag-pusat-benjolan-payudara","spesialis-bedah-onkologi","spesialis-onkologi","alfabet-mhg-k"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kanker Payudara - Mandaya Hospital Group<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Breast Cancer bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kanker Payudara - Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Breast Cancer bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-11T06:25:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/\",\"name\":\"Kanker Payudara - Mandaya Hospital Group\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-03-16T07:10:39+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-11T06:25:59+00:00\",\"description\":\"Breast Cancer bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditions And Treatments\",\"item\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kanker Payudara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kanker Payudara - Mandaya Hospital Group","description":"Breast Cancer bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kanker Payudara - Mandaya Hospital Group","og_description":"Breast Cancer bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu","og_url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_modified_time":"2024-05-11T06:25:59+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/","name":"Kanker Payudara - Mandaya Hospital Group","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg","datePublished":"2024-03-16T07:10:39+00:00","dateModified":"2024-05-11T06:25:59+00:00","description":"Breast Cancer bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#primaryimage","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Banner-biaya-pengobatan-kanker-payudara.jpeg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/kanker-payudara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditions And Treatments","item":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/condition-treatment\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kanker Payudara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt\/21030","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cnt"}],"about":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cnt"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21030"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21030"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}